NovelToon NovelToon
Gadis Culun Kesayangan

Gadis Culun Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / Nikahmuda
Popularitas:829
Nilai: 5
Nama Author: RalenS

seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...

Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....


Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....


" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Culun tapi menarik

Jasmine berdiri di depan sebuah ruangan dengan nampan berisi makanan dan minuman di tangan nya

" Kamu pasti bisa Jasmine,hanya mengantar makanan setelah itu kamu bisa pergi" gumam nya setelah berusaha untuk tetap terlihat tenang...

Jasmine memperbaiki posisi kacamata nya lalu membuka pintu itu perlahan...

Jasmine menunduk sambil melihat ke lantai dan memegang erat nampan itu agar tidak terjatuh...

Sementara itu sepasang mata yang tak pernah lepas memperhatikan dirinya saat memasuki ruangan itu...

" Selamat siang tuan muda, mohon maaf karena sudah membuat anda menunggu" ujar Jasmine tapi tak berani menatap kedepan

Jasmine menunggu jawaban tapi hasilnya nihil, sedangkan jantung nya sedari tadi berdetak kencang....

"Saya kemari mengantarkan pesanan tuan", Jasmine menyebutkan pesanan Laurenzo tanpa ada yang terlewat

" Apakah semua pesanan nya sudah sesuai tuan,jika sudah saya ingin undur diri untuk melanjutkan pekerjaan saya" ujar Jasmine

" Jasmine Amora, apa itu benar nama kamu?" tanya Laurenzo William

Jasmine masih terus diam tanpa berani menatap sang lawan bicara...

" Memiliki seorang kakak perempuan bernama Isadora,aku sangat penasaran dengan nya" ucap Laurenzo

Deg

Jasmine mematung lalu mengangkat wajahnya dan menatap mata Laurenzo William..

" Dia tau identitasku" batin Jasmine

" Kenapa menatap ku seperti itu?,apa karena aku sangat tampan?" tanya Laurenzo dengan Percaya diri

Entah kenapa dirinya tiba' sangat banyak bicara tidak seperti biasanya....

" Cantik tapi sayang penampilan mu membuat mataku sakit " ucap Laurenzo tersenyum meremehkan

" Kamu sangat berbeda dengan kakak mu yang cantik, seksi dan aku sepertinya tertarik menjadi kan dia salah satu wanita ku" ucap Laurenzo dengan sengaja entah apa tujuannya...

Jasmine tanpa sadar mengepalkan tangannya,raut terkejut terlihat jelas,dan satu lagi tatapan nya sangat tajam...berbeda dengan penampilan yang terlihat sangat culun dan lemah...

" Jangan pernah menyentuh kakak ku" ujar Jasmine

" Kenapa? Kamu sangat menyayangi nya?" tanya Laurenzo

" Apa yang Kamu inginkan?" tanya Jasmine

" Memangnya apa yang bisa di berikan gadis culun seperti mu?" tanya balik Laurenzo

" Jika Anda merasa tidak terima dengan kejadian kemarin,aku akan bertanggung jawab dengan menyajikan makanan tanpa membuat kesalahan seperti kemarin" tutur Jasmine

" hahahaha,apa kamu pikir aku sangat kesusahan mendapatkan makanan, apalagi hanya makanan biasa seperti ini?" tanya Lorenzo dengan angkuh...

" Jadi apa mau anda sebenarnya tuan?,jika bukan karena masalah kemarin lalu apa yang membuat anda mengikuti saya bahkan sampai ke rumah,dan kenapa tiba-tiba anda ingin agar di buatkan ruangan khusus,jika makanan ini bukanlah sesuatu yang menarik atau yang anda sukai?" tanya Jasmine dengan menggebu'

" Kamu" ucap Laurenzo singkat

" Maksud tuan apa?" tanya Jasmine yang tak paham

" Kelinci kecil yang sangat menarik " ujar Laurenzo yang semakin membuat Jasmine tidak mengerti

Bagi Jasmine itu bukanlah jawaban atas pertanyaan nya, justru jawaban Laurenzo semakin membuat nya tidak paham...

" Saya rasa tugas saya sudah selesai tuan,saya pamit"

Jasmine ingin berlalu tanpa mendengar jawaban Laurenzo

" Selangkah saja kamu berani keluar , Isadora,dan kedua teman mu itu yang akan menanggung akibatnya " ancam Laurenzo

Laurenzo merasa tidak suka saat Jasmine menatap nya biasa saja tidak seperti wanita lain yang jika melihat nya maka mereka seperti cacing kepanasan, menatap nya dengan tatapan yang sangat menjijikan bagi Laurenzo...

" Mari kita lihat sejauh mana kamu berusaha untuk terlihat biasa saja,atau ini hanya bagian dari rencana mu kelinci kecil"gumam Laurenzo dalam hati yang menganggap sikap Jasmine hanyalah kepura-puraan untuk menarik perhatian nya....

Jasmine mengepalkan tangannya,rasa tidak suka terhadap Laurenzo perlahan tumbuh di hatinya

Jasmine berbalik dan menatap datar pada Laurenzo

" Tuan jika tuan membenci saya maka cukup saya saja, jangan pernah melibatkan orang-orang terdekat saya" ujar Jasmine

"Mereka tidak bersalah" ucap Jasmine

Laurenzo berjalan mendekati Jasmine melihat itu Jasmine mundur perlahan sampai posisi nya terpojok saat ini dan tidak bisa kemana mana

Laurenzo meremas pundak Jasmine tanpa sadar membuat Jasmine meringis kesakitan

"Awwww" pekik nya lirih sambil memejamkan matanya, tanpa sadar Jasmine mengigit bibir menahan rasa perih di lengan nya

Deg

Deg

Deg

Berada dengan jarak sedekat ini membuat jantung Laurenzo berdebar, apalagi saat melihat Jasmine mengigit bibir nya

"Sial, bagaimana mungkin hanya melihat nya mengigit bibir seperti itu membuat ku rasanya ingin menerkam nya saja, tidak mungkin aku menyukai gadis culun ini"batin Laurenzo

Tangan nya terlepas dari pundak Jasmine, Jasmine membuka matanya perlahan dan saat itu Laurenzo baru menyadari jika mata Jasmine sembab

" Pergi" ujar Laurenzo

Jasmine tanpa berkata' segera Pergi, Laurenzo menatap punggung gadis itu yang mulai tak terlihat lagi

Laurenzo mendudukkan dirinya di sofa, kepala nya bersandar dan mengarah ke atas sambil menutup matanya....

" Culun tapi kenapa bisa membuat ku hampir saja hilang kendali"gumamnya dalam hati

" Aku selalu melihat perempuan bahkan yang berpakaian kurang bahan, berusaha menggoda ku tapi aku merasa jijik tapi gadis itu berbeda, tampilan nya sederhana tak ada yang menarik sama sekali " ujarnya lirih

Jasmine berlari ke arah toilet dan bersandar di balik pintu...

" Nafasnya sangat terasa di wajahku , mungkinkah"

Jasmine segera menggeleng kan kepala saat memikirkan sesuatu yang membuat nya malu...

" Bagaimana caranya aku bisa lepas dari tugas ini,jika sekarang aku masih bisa selamat tapi kedepannya siapa yang tau" ujar Jasmine...

" Apa aku harus membicarakan ini pada Naya dan Alan, tapi apa mungkin mereka akan percaya " bimbang Jasmine

" Tidak aku harus mengurusnya sendiri,kak Dora, Naya dan Alan mereka tidak boleh terlibat dalam masalah ini,aku harus bisa menyelesaikan sendiri " pikir Jasmine.

Jasmine berjalan menuju dapur di sana sudah ada Naya dan Alan yang menunggu nya dengan cemas....

" Jasmine,kamu baik' saja?" tanya Naya

" Apa yang terjadi disana jas, kenapa kamu lama sekali?" tanya Alan karena merasa khawatir juga...

" Semuanya baik-baik saja jangan khawatir dan aku juga baik' saja"ucap Jasmine

"Tapi aku merasa Kamu menyembunyikan sesuatu",selidik Naya merasa kurang yakin

"Membawa makanan, meletakkan dan menunggu komentar nya tentang makanan itu,dan aku sudah di sini dengan tampilan seperti sebelumnya, tanpa noda di baju atau terluka sedikit pun "ucap Jasmine dengan tegas...

" Itu artinya kamu baik' saja dan tuan muda tidak memberikan komentar buruk " ujar Alan yang langsung paham dengan penjelasan Jasmin

" Benar sekali kak Alan" jawab Jasmine tersenyum kecil...

" Syukurlah " ucap Alan merasa lega

Valery yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka merasa ada yang tidak beres pada saudara sepupu nya itu

"Jasmine disana kurang lebih 15 menit terhitung saat memasuki ruangan, lalu balik dengan keadaan yang sama, tanpa wajah tertekan,dan tampa jejak air mata di wajahnya"ujar Valery mencoba mencerna semuanya....

" Aneh,ini bukan Laurenzo yang seperti biasa "

Setahu Valery,sepupu nya itu sangat tidak suka jika berada dalam satu ruangan dengan wanita asing, dan paling lama wanita itu akan bertahan 2 menit

Bukan hanya itu setiap wanita yang akan keluar, mereka akan keluar dengan reaksi yang berbeda-beda,ada yang raut wajah kesal,ada yang bajunya kotor karena minuman dan Paling sering dalam keadaan menangis karena harapan nya pupus....

Valery tersenyum kecil saat menyimpulkan hasil pemikiran nya

" Jatuh cinta memang indah hehehe " gumam Valery....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!