NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali: Mengubah Takdir Cinta Kita

Terlahir Kembali: Mengubah Takdir Cinta Kita

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: riri-can

Alexa Steviola mati mengenaskan bersama janinnya saat terjadi kecelakaan tunggal, saat membuka mata dia tidak percaya jika dia terbangun sebelum kecelakaan itu terjadi.

Diberikan kesempatan kedua Alexa tidak menyia-nyiakannya lagi, dia tidak akan mengejar cinta Lucas suaminya lagi, dia memilih untuk mundur mencoba menjalani hidup yang lebih tenang tanpa harus memaksa Lucas mencintainya.

Lucas sendiri adalah pria yang dia jebak hingga dirinya hamil, Lucas awalnya adalah tunangan Catherine yang merupakan bibi Alexa, hanya karena rasa cemburunya pada Catherine membuatnya gelap mata. Kehidupan kali ini dia memilih untuk mundur, tidak ada gunanya memaksakan perasaan seseorang apalagi Lucas yang dikehidupan sebelumnya sangat mencintai Catherine.

Tetapi perubahan Alexa membuat Lucas kebingungan bahkan Lucas marah saat Alexa berkata ingin bercerai dengannya, Lucas berkata sampai kapanpun dia tidak akan melepaskan Alexa.

Mampukah Alexa mengubah takdir hidupnya? Stay tune!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Baby Boy

Dokter Evans menggerakkan transducer USG secara perlahan di atas perut Alexa yang berbalut gel dingin. Garis-garis bayangan di layar monitor mulai membentuk struktur janin secara lebih jelas.

​"Kondisi fisik bayi Anda sangat baik, Nyonya Clinton," ujar Dokter Evans lembut sambil menunjuk titik-titik organ di layar.

"Detak jantungnya kuat dan stabil. Usia kandungan Anda saat ini sudah memasuki bulan kedelapan, tepatnya sekitar 33 minggu."

​Alexa menahan napas, matanya tak berkedip menatap layar. "Bulan kedelapan..."

​"Benar. Sekitar 4 sampai 5 minggu lagi, bayi ini akan siap lahir ke dunia," tambah Dokter Evans ramah.

​Dalam hati, Dokter Evans sebenarnya sangat penasaran. Rasanya amat aneh melihat seorang calon ibu dari kalangan atas baru memeriksakan kondisi kandungannya secara menyeluruh di usia kehamilan yang sudah tua seperti ini. Namun, Dokter Evans memilih untuk menutup rapat mulutnya dan tidak bertanya lebih jauh.

​Apalagi tadi sebelum pemeriksaan dimulai, Ben asisten pribadi Lucas sudah menegaskan dengan nada dingin dan kaku bahwa segala detail mengenai kehamilan ini adalah privasi tingkat tinggi yang tidak boleh bocor.

"​Lagipula," batin Dokter Evans menduga-duga dalam hati, bukan rahasia umum lagi kalau para petinggi dan konglomerat di negara ini sering memiliki wanita simpanan.

"Mungkin wanita ini adalah simpanan Tuan Clinton... mengingat seluruh media tahu Tuan Clinton sudah bertunangan dengan Catherine Ebera."

​Dokter Evans segera menepis pikiran pribadinya dan kembali fokus meneliti layar monitor.

"Semua organ vital janin berkembang sempurna. Namun..." Dokter Evans menghentikan usapan alatnya sejenak dan menatap Alexa dengan raut serius.

"Kondisi fisik dan emosional Anda yang harus ekstra diperhatikan, Nyonya."

​Alexa menoleh pelan. "Kondisi saya, Dokter?"

​"Ya. Tekanan darah Anda sedikit rendah, dan ada tanda-tanda kelelahan mental," jelas Dokter Evans penuh kehati-hatian.

"Di usia kehamilan 8 bulan ini, Anda tidak boleh stres, terlalu banyak pikiran, atau menanggung beban emosional yang berat. Hal itu bisa memicu kontraksi dini yang mengancam keselamatan kandungan Anda."

​Alexa mendengarkan penjelasan itu dengan sangat serius. "Baik, Dokter. Saya akan mengingatnya."

​Di sisi lain tempat tidur, Lucas berdiri tegap tanpa mengalihkan pandangannya dari wajah Alexa. Pria itu menyadari ada bulir air mata jernih yang menetes perlahan menelusuri pipi pucat istrinya.

"​Apakah dia menangis karena terharu melihat janin itu?" batin Lucas. Ada dorongan asing di dalam dadanya untuk mengulurkan tangan dan mengusap air mata Alexa, tetapi jemarinya justru tertahan di saku celananya.

​Dokter Evans menekan beberapa tombol pada panel mesin USG untuk mengubah mode tampilan.

"Nah, sekarang mari kita lihat penampakan wajah dan jenis kelaminnya dengan mode 5D."

​Layar monitor berubah menampilkan citra berwarna keemasan dan pink yang jauh lebih nyata. Raut wajah kecil sang bayi terlihat jelas sedang meringkuk tenang dengan jemari mungil menempel di pipinya.

​"Selamat, Tuan dan Nyonya Clinton," ucap Dokter Evans tersenyum hangat.

"Bayi Anda berjenis kelamin laki-laki. Lihat di bagian ini, posisi organ intimnya sangat jelas."

​Lucas mematungkan diri. Mata abu-abu gelapnya terkunci rapat pada citra visual wajah bayi laki-laki di layar.

"​Laki-laki?" bisik suara hati Lucas.

​Emosi asing yang mendalam merayapi dadanya. Ada sedikit gejolak perasaan aneh yang tak terdefinisikan. Kenapa bukan perempuan? Jika saja bayi ini perempuan... apakah dia akan tumbuh dengan wajah yang sangat cantik seperti Alexa?.

​Seketika itu juga, Lucas tersentak kaget dengan jalan pikirannya sendiri. Kenapa ia bisa memikirkan hal semacam itu? Kenapa ia mendadak membandingkan kecantikan Alexa?.

​Dokter Evans terkekeh pelan memecah kecanggungan. "Bentuk hidung, garis rahang, dan struktur wajahnya sangat tegas. Tampaknya bayi laki-laki ini mengambil banyak gen dari ayahnya. Mirip sekali dengan Tuan Clinton."

​Mendengar ucapan sang dokter, sudut bibir Lucas tanpa sadar terangkat tipis. Sebuah ukiran senyum tipis yang amat samar menghiasi wajah tampannya yang biasa sedingin es. Pria itu menatap bagian wajah janin di layar dengan binar mata yang mendadak melunak.

​"Dia... mirip denganku?" gumam Lucas sangat pelan, hampir tak terdengar.

​"Sangat mirip, Tuan Clinton. Ketebalan bibir dan bentuk dahinya persis seperti Anda," sahut Dokter Evans yakin.

​Alexa menatap layar 5D itu dengan tatapan penuh keharuan. Rasa bersalah yang teramat besar menghantam hatinya. Selama delapan bulan ini, ia begitu buta oleh obsesi kekanak-kanakan dan keputusasaan hingga mengabaikan malaikat kecil di dalam rahimnya sendiri. Namun bayinya ternyata tumbuh begitu kuat dan bertahan sejauh ini di dalam perutnya.

​"Maafkan Mama ya, Sayang..." bisik Alexa sangat pelan seraya mengusap perutnya dengan lembut.

​Pemeriksaan berlangsung selama beberapa puluh menit hingga seluruh organ internal, pasokan darah tali pusat, dan posisi plasenta selesai diperiksa. Setelah semuanya dipastikan dalam keadaan aman, Dokter Evans menyuruh perawat membersihkan sisa gel di perut Alexa.

​"Semua hasil tes darah dan catatan perkembangan akan saya cetak," kata Dokter Evans seraya mencuci tangannya di wastafel.

"Nyonya Clinton perlu mengonsumsi vitamin penambah darah dan nutrisi tambahan. Yang paling penting, pastikan pikiran Anda selalu tenang."

​"Terima kasih banyak, Dokter Evans," tutur Alexa sopan seraya duduk perlahan di tepi tempat tidur periksa.

​Lucas melangkah mendekat, mengulurkan tangannya kaku untuk membantu Alexa berdiri secara stabil. Alexa sempat ragu sejenak, namun akhirnya menerima uluran tangan suaminya. Genggaman tangan Lucas terasa sangat kokoh dan hangat, menopang tubuh Alexa yang masih sedikit lemas.

​"Ben," panggil Lucas kaku tanpa menoleh.

​Ben yang berdiri siaga di dekat pintu langsung melangkah maju. "Ya, Tuan Lucas?"

​"Urus semuanya sekarang," perintah Lucas singkat.

​"Baik, Tuan. Segera saya selesaikan," jawab Ben patuh lalu berbalik keluar ruangan dengan cekatan.

​Dokter Evans menyerahkan selembar foto USG cetak pertama pada Alexa. "Ini foto kenang-kenangan untuk Anda, Nyonya."

​Alexa menerima lembaran foto itu dengan kedua tangannya. Matanya berbinar menatap gambar mungil anaknya. Perasaan hangat dan kedamaian yang sudah lama hilang kini perlahan merayapi hatinya. Rasa bersalahnya sedikit terobati setelah mendengar langsung ketegasan detak jantung anaknya yang begitu sehat.

​Lucas melirik ke arah foto di genggaman Alexa, lalu menatap samping wajah istrinya yang kini terlihat jauh lebih tenang dari sebelumnya.

​"Ayo pulang," ucap Lucas datar namun nadanya tidak lagi setajam biasanya.

​Alexa mendongak, menatap mata abu-abu Lucas lalu mengangguk pelan. "Iya."

​Mereka berjalan berdampingan keluar dari ruang periksa menuju koridor VIP rumah sakit. Meski tidak ada pertukaran kata-kata yang romantis di antara keduanya, kesunyian yang mengelilingi langkah kaki mereka sore itu terasa jauh lebih hangat dibanding hari-hari sebelumnya.

Bersambung...

Baby boy dalam beberapa minggu lagi akan launching guys? Siap2 bawa hadiah buat jenguk yaa.🤭😁

1
Muliyana Wa
bangaat👍
nimo nimo
sip thor
nimo nimo
sip
Pa Muhsid
pengalaman pribadi kayaknya 🤭
Pa Muhsid
eta hanjakal sanajan sagede gunung Uhud oge anger we datang na paneuri da ari tihela mah pendaftaran akang ngarana, mamam penyesalan, tor boleh bantu pites Lukas gak soalnya geregetan mau cium pake kampak
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
di awal bab dijelaskan pke piyama handuk, trs pke celana pendek kok skr pke celana panjang? lupa ya thor 🤣
sasip
katanya lukas suami posesif, kog dari pertama mamanya mau nyelenggarain pesta ultah, enggak ada niat ngajak istri sendiri.. malah sibuk gandengan sama mantan pacar? aga aneh seh kepribadian lukas neh.. 😉🤭😅
Nita Erlina
jgn² Alexa bukan anak kandung y
Satrio Juli
sepupu kan mamanya, kala di Jawa dan Islam nasab anak ikut ayah ya ga masalah,
ga tabu juga di Jawa khusus daerah masih ada , sepupu nikah sama sepupu, kadang demi menjaga warisan agar ga jatuh keluar dari keluarga🤭
yang di maksud sepupu sedarah itu kakak adek sama laki2, itu dilarang, misalnya
kakak laki2 punya anak laki2, dan adeklaki2 punya anak perempuan,ini yang ga bisa nikah,, itu sepupu sedarah
Satrio Juli
bener banget Lucas ngeselin polll
Satrio Juli
pantes di kasih kesempatan kedua samaTuhan, biar tau betapa kejam dan jahate Lucas,
Satrio Juli
semangat alexa
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
gak masalah nikah dg sepupu yg ptg bukan sodara kandung
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
bukannya putra bungsu ya thor
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
jordan apa tdk tau klo catherin itu anaknya siena?
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
ini tinggal di London kan ya. bukan di indo? diluar negri gak ada istilah anak haram. disana sdh biasa ada anak diluar nikah.
It's me Ri🥕: Kemarin jelasin begitu ke pembaca katanya buat aja kak, agak2 emang pembaca kak, banyak maunya, tak buatin pake mata uang Pounds malah disuruh buatkan ke kurs indo😭 serba salah author, kadang ada pembaca ga ngerti hal begituan, gamau ribet. Jadi untuk mempermudah pembaca author edit lagi🙏
total 1 replies
Lucas Bradd
Good ide Thor tambah karmanya
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
jordan kok diam aj, apa dia tdk tau klo catherin anaknya siena?
Lucas Bradd
Katanya uda nikah tapi Koq disuruh jauh in pusing deh
Lucas Bradd
Thor bukannya Alexa dulunya galak tapi di ceritanya kelihatan takut dan lemah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!