NovelToon NovelToon
Sebelum Mereka Menemukanku

Sebelum Mereka Menemukanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / CEO
Popularitas:453
Nilai: 5
Nama Author: sansan ryn

Ariana merasakan bahwa dirinya tengah dalam bahaya,keluarga nya yang dibantai namun sang ayah tidak ditemukan,lalu ariana bertemu dengan 3 pria tampan Siapakah mereka? baca kisahnya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sansan ryn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serba Salah

"Ada apa ayah,aku lelah sekali",jawab zein pelan sambil menahan ngantuk.

Daren telah memastikan sendiri bahwa zein bukanlah sosok misterius itu.

Mengingat bahwa daren tidak memiliki musuh,dirinya heran mengapa ada orang yang nekat menerobos keamanan rumahnya.

"Sial siapa yang tadi menguping pembicaraanku",ucap daren kesal.

Tiba tiba adi datang dengan tergesa-gesa,"Tuan saya tidak menemukan apapun di CCTV seperti nya ini sudah direncanakan".

"Kurang ajar,siapa orang itu berani sekali dia",ucap daren.

Berbeda dengan aru dia memang mencurigai zein,sejak awal aru menyadari sesuatu yang aneh pada laki laki itu.

Mengapa zein datang saat ariana mendapat sebuah teror peringatan? aru berusaha memikirkan semuanya.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa bisa saja zein juga terlibat atas surat teror itu,walaupun bukan ancaman.

Aru ingin berjasa untuk ariana tanpa campur tangan alveric.

Aru merasa alveric memang menyukai ariana namun tidak berani untuk mengungkapkannya.

"Aku tidak ingin ariana menjadi milik alveric,walaupun alveric dan ariana sejak kecil selalu bersama tapi hubungan mereka tidak lebih hanya sebatas kakak dan adik"

Tok

Tok

Tok

"Masuk saja",ucap aru.

"Aru mama baru saja mendapat kabar bahwa kanaya akan menginap dirumah ini untuk beberapa waktu",ucap mama aru.

Aru menaikan alisnya,menatap heran sang mama,"Kanaya yang dulu sering sekali menangis?".

"Iya yang saat itu ingin bermain bersamamu tapi kamu selalu menghindar karna tidak suka mendengar tangisannya yang berisik haha",jelas sang mama.

"Kenapa dia tidak menyewa apartemen atau hotel saja misalnya",ucap aru.

"Mama sengaja menyuruh dia menginap disini supaya kamu ada temanny dan supaya kalian menjadi lebih dekat",jelas mama aru.

Aru menyimpulkan bahwa mama nya akan menjodohkan aru dengan kanaya.

Namun bagaimana caranya aru menolak itu,mama nya jelas jelas tidak menyukai ariana hanya karna asal usul nya yang tidak jelas.

"Mama ingin masa depanmu cerah aru,ayah mu juga begitu jadi semoga kamu dan kanaya bisa akur ya.."

"Satu hal lagi,mama tidak suka kamu mendekati ariana atau bahkan sampai menjalani hubungan dengan nya",jelas mama aru.

Saat itu semangat aru untuk melindungi ariana pupus begitu saja,mendengar perkataan sang mama hati aru hancur berkeping-keping.

"Kenapa mama tidak menyukai ariana?memangnya apa salah dia?",tanya aru.

Sang mama menghela nafas panjang,"Dengar baik baik aru,pertama kita tidak tahu asal usul ariana dan keluarganya seperti apa dan kedua mama tidak menyukai anak itu dia seperti nya hanya menginginkan hartamu saja".

Aru terdiam,aru tahu semakin dia menjawab pertanyaan mama nya pasti dia akan di cap sebagai anak durhaka.

"Atur saja sesukamu ma",jawab aru pasrah.

Mamanya pergi meninggalkan kamar aru,aru kesal dia melemparkan semua barang barang yang ada dikamarnya sampai menjadi berantakan.

"Arrghhhh"

"Apa sekarang aku benar benar kalah dari alveric"

"Padahal aku yang selalu maju paling depan untuk membuktikan betapa sayangnya aku pada ariana"

"Sekarang aku harus bagaimana!"

Aru mengacak acak rambutnya sampai menjadi kusut,dirinya memandang cermin,"Kenapa harus seperti ini?kenapa?"

Sejak tadi mama nya menguping dari balik pintu,memang berat untuk aru namun menurut mama nya itu adalah pilihan yang baik.

"Maafkan mama aru,mama hanya ingin yang terbaik untuk kamu",ucap sang mama pelan.

Kadang yang terbaik menurut kita belum tentu baik menurut anak.

Tugas anak hanya menuruti perkataan orangtuanya sekalipun itu menyakiti hatinya.

Haripun berganti,pagi itu hujan deras mengguyur kota Jepang.

Ariana terbangun dan membuka matanya perlahan,hal yang dia lihat pertama kali adalah alveric yang tertidur di kursi rumah nya.

Ariana menghampiri alveric,menyibakkan rambut alveric yang menutupi sebagian matanya.

Rambut berwarna silver gelap itu selalu membuat ariana terpukau,"Tampan".

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!