NovelToon NovelToon
KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:627
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Aku tidak pernah menyesal memilihmu untuk memiliki cintaku ,walaupun pada akhirnya kamu melupakan cintaku padamu",
Isvara.

Dexano menangis setelah melihat vidio yang ditinggalkan Isvara untuknya di hari pernikahan dexano .
"Maafkan aku Vara ,aku tidak pernah melupakan cintamu untukku ,cintamu selalu ada di dalam hatiku sampai jantungku berhenti berdetak ,aku hanya milikmu Vara,tunggu aku " .

Bagaimana kisah cinta Isvara dan dexano pada akhirnya........

HAPPY READING

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

Isvara mengangguk "aku jatuh cinta pada pandangan pertama ,sejak aku menolongmu saat kecil dan saat aku menolongmu di dalam hutan" lirih Isvara sambil malu malu.

Dexano tersenyum senang,lalu memeluk Isvara."Aku mencintaimu Vara" ucap dexano.Isvara mengangguk "aku juga mencintaimu" jawab Isvara.

Dexano lalu melepaskan pelukannya lalu menatap wajah Isvara."Aku akan selalu menjagamu ,kamu harus selalu di sisiku ok,jangan pernah meninggalkanku" ucap dexano.Indira mengangguk "aku tidak akan pergi ,aku akan tetap ada di sisimu" ucap Isvara .Dexano mengangguk.

"oh iya ini ada gaun ,kamu pakai ya ,tapi aku tidak tahu ukurannya pas untukmu atau tidak " ucap dexano.Indira mengangguk "aku coba dulu ya", ucap Indira .Indira lalu berjalan ke kamar mandi untuk berganti pakaian.

Beberapa menit kemudian Indira selesai berganti pakaian lalu keluar dari kamar mandi ,Dexano yang mendengar pintu kamar mandi terbuka pun membalikkan badannya ,dexano terpesona melihat Isvara yang memakai gaun itu .

Isvara yang melihat dexano menatapnya tak berkedip pun menunduk malu , "Ada apa ,apa aku tidak cocok memakai gaun ini?" tanya Isvara.Dexano langsung tersadar dari lamunannya, "Kamu sangat cocok memakai gaun ini,sebenarnya gaun ini milik mendiang ibuku " ucap dexano.

" Berarti gaun ini sangat berarti buatmu ,aku akan melepaskannya " ucap indira berbalik badan ingin Menganti gaun itu ,Namun tangannya di tarik dexano hingga badannya menubruk badan milik dexano.

"Kamu sangat cocok memakai gaun ini ,jangan ganti baju,justru aku yang minta maaf padamu karena aku tidak bisa memberikanmu baju baru ,tapi aku janji nanti selesai sarapan aku akan mengajakmu ke mall kita berbelanja sepuasnya di sana,ok" ucap dexano.

Isvara menatap mata dexano , "Baiklah , terima kasih dexano" ucap Isvara tulus.Dexano tersenyum lalu mengecup dahi Isvara."Ayo makan sarapanmu lalu minum obat ya " ucap dexano.Isvara mengangguk lalu berjalan ke sofa dan mulai memakan sarapan miliknya dan meminum obat, setelah selesai dexano menepati ucapannya untuk mengajak Isvara pergi ke mall.

Di mall Isvara tersenyum senang karena sudah lama dia tidak ke mall karena kesibukannya di butik dan tekanan dari rumahnya.Dexano yang melihat Isvara tersenyum pun ikut tersenyum . Sampainya di salah satu butik di mall itu dexano mengengam tangan Isvara dan memasuki butik itu .

Karyawan di butik itu pun menyambut kedatangan Isvara dan dexano dengan sopan , "Selamat datang nona tuan ,ada yang bisa saya bantu?" tanya salah satu karyawan di butik itu . Isvara tersenyum ,dan dexano menyuruh karyawan itu mengeluarkan semua koleksi gaun di butik itu . Karyawan itu pun mengangguk lalu menyuruh karyawan lainnya untuk membantunya mengeluarkan koleksi gaun untuk dexano dan Isvara.

Tak lama semua koleksi terbaik gaun di butik itu ada di hadapan Isvara dan dexano, Dexano tersenyum "Pilihlah gaun yang kamu suka " ucap dexano pada Isvara.Isvara mengangguk ,lalu mulai memilih gaun yang menurut nya bagus, beberapa menit kemudian Isvara selesai memilih gaun .

"Kurasa ini cukup untukku"ucap Isvara,dexano yang awalnya sedang bermain handphone langsung mengalihkan perhatiannya ke arah Isvara,dexano melotot tak percaya , "Isvara kamu yakin,kenapa kamu cuma mengambil 3 gaun ,apa kamu tidak menyukai model gaun di butik ini?" Tanya dexano bertubi tubi .

Isvara gelagapan " Aku menyukai model gaun di toko ini ,semua sangat cantik cantik ,namun aku hanya butuh tiga saja, aku kan punya " jawab Isvara namun terpotong ucapan dexano .

"Sudah aku tidak mau tahu kamu harus mengambil gaun yang banyak , kak tolong bungkus semua gaun yang dipegang kekasihku tadi ,bungkus lalu total " ucap dexano mutlak, Isvara kaget "tidak usah dexano aku sudah punya baju banyak ,nanti aku ambil di " ucap Isvara terpotong lagi , "stttt aku tidak suka penolakan Vara,terima saja ok" ucap dexano.

Tak lama salah satu karyawan mendekati ke arah dexano memberikan tagihan pembayaran pada dexano,dexano langsung mengeluarkan black card miliknya dan memberikan pada karyawan itu.

Setelah beberapa menit karyawan itu kembali lagi untuk memberikan kartu milik dexano."Terima kasih telah berbelanja di toko kami,semuga puas dengan pelayanan di toko kami"ucap karyawan itu. "Hmm nanti semua belanjaan akan diambil orang suruhan saya ,siapkan saja" ucap dexano, karyawan itu mengangguk.

Isvara dan dexano keluar dari butik itu . Isvara melihat ke arah playzone , "dexano ayo kita kesana" ucap Isvara ,dexano melihat ke arah tempat yang ditunjuk Isvara,dexano mengernyitkan dahinya "Tidak Isvara tempat itu sangat kekanakan Kanakan sekali,ayo aku akan mengajakmu ke tempat lain saja,nah kesana ke toko perhiasan ,ayo" ucap dexano sambil menarik Isvara ke toko perhiasan

Isvara masih merengek ke dexano "tapi aku mau ke timezone dexano aku mohon" mohon Isvara.Dexano menghiraukan Isvara dan tetap berjalan ke arah toko perhiasan.Di dalam toko perhiasan dexano tersenyum melihat anting yang terlihat cantik jika Isvara mamakainya.

"Vara lihat ,bukankah ini cantik " ucap dexano pada Isvara,Isvara masih memberengut kesal,Dexano yang tidak mendengar jawaban dari Isvara pun menoleh pada Isvara ,dexano mengerutkan dahinya "ada apa Isvara,jangan cemberut dong,kamu mau apa hmm"ucap dexano membujuk Isvara.

"Sudah aku bilang aku mau pergi ke time zone" ucap Isvara sambil menghentakkan kakinya ke lantai."Tempat itu sangat kekanakan Vara,lihat kamu memilih ini saja ya ,lihat sangat cantik cantik sekali bukan,kamu mau yang mana hmm" ucap dexano.

Isvara marah , "Ya udah kalau kamu tidak mau ke sana aku ke sana sendiri bye" ucap Isvara sambil berjalan keluar dari toko perhiasan.Dexano terkejut "Vara" teriak dexano ,namun Isvara sudah meninggalkannya .

Dexano pun menyusul Isvara yang sedang ngambek padanya,Sampainya di Timezone Isvara ingin membayar kartu untuk bermain ,namun tiba tiba sebuah tangan mengeser tangannya yang ingin membayar "pakai uangku saja,simpan uangmu" ucap dexano pada Isvara.

Isvara merengut kesal "udah mbak pakai uangku saja,kan aku yang ingin bermain " ucap Isvara, karyawan timezone itu bingung , "pakai uangku ,aku tidak akan membuatmu mengeluarkan sepeser uang pun jika ada di sampingku" ucap dexano lagi .

Karyawan timezone itu pun mengambil uang milik dexano ,"Saya ambil uang milik masnya aja ya kak ,soalnya memang sudah tanggung jawab seorang pria membiayai wanita jika mengajak keluar hehehe" ucap karyawan itu.

Dexano tersenyum penuh kemenangan .Karyawan itu memberikan kartu bermain pada Isvara ,Isvara mengambilnya lalu berjalan ke arah permainan yang ingin dimainkannya ,diikuti dexano dibelakangnya ,Isvara menatapnya sinis "Katanya ini tempat kekanak Kanakan kenapa kamu ikut kesini " ucap Isvara.

1
halo saya author baru nara_sena, kita saling dukung yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!