NovelToon NovelToon
PERJUANGAN ALI

PERJUANGAN ALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Anak Genius / Action
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Hidup dalam kemiskinan memang membuat kita sering kali terjebak dan tak bisa berkutik. setiap kali ingin bangkit, ada saja badai yang menghalangi.

ini adalah seorang anak yang berjuang membantu perekonomian keluarga nya menjadi lebih baik. tak henti henti nya Ali bangkit dari badai yang menerpa nya.
bagaimana kisah nya, apakah Ali akan berhasil membawa keluarga nya terbebas dari kemiskinan tersebut..... ikuti kisah Ali disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.7

 Melihat jam dinding menunjukkan pukul 13.20, Ali merasa cemas. Dia takut terlambat datang ke sekolah nya itu. Dia saat ini duduk di depan gapura yang lumayan dekat dari sekolahan.

 "Dinda kok lama sekali ya?"

Dinda yang sedang mengerjakan tugas nya, langsung menoleh ke arah jam dinding yang ada di depan ruang kelas nya. tatapan nya juga sama, memikirkan kakak nya, yang saat ini pasti sedang menunggu nya.

"Bu, saya sudah selesai!" ucap Dinda yang dengan segera mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru nya.

"Kamu sudah memastikan jawabnya dinda?" tanya guru yang berusaha agar tak terlalu terburu buru. Masih ada beberapa menit lagi.

"Sudah Bu, aku sudah selesai mengerjakan nya." ucap nya mantab.

"Baiklah, kamu boleh pulang."

Dengan tersenyum tipis, dia langsung membereskan barang barang seperti alat tulis nya, dan langsung dimasukan ke dalam tas sekolah nya.

"Hati hati ya nduk."

"Terima kasih Bu guru. Dinda pamit ya."

 Gadis kecil itu langsung berlari menuju ke gerbang sekolahan. Dia takut kakak nya menunggu terlalu lama.

Hanya butuh 15 menit untuk sampai ke depan gapura tempat kakak nya menunggu. gadis kecil itu tampak kelelahan saat berlari agar kakak nya tidak terlambat.

"Kakak!" pekik nya dengan senang saat melihat ali sudah rapi dengan pakaian sekolah nya, dan hanya menggunakan sendal jepit yang usang.

"Dek, kamu kok lama sekali?" tanya Ali yang langsung bergegas memakai sepatu yang baru saja di lepas oleh adik nya.

"Aku tadi habis ngerjain soal yang Bu guru berikan kakak. Maaf ya, aku tadi benar benar cepat mengerjakan nya." ucap nya tertunduk lesu saat melihat kakak nya menunggu terlalu lama di sini.

Ali yang melihat wajah adik nya yang tampak sendu, langsung memeluk nya.

"Maaf ya dek, kakak ga bermaksud memarahi kamu. besok kamu ngerjain soal nya dengan santai aja ya, masih ada waktu beberapa menit sebelum kelas kakak di mulai. Yowes, bawa sendal jepit kakak pulang ya dek. Kamu hati hati jalan nya."

"Iya kakak." ucap Dinda sambil menyalami tangan kakak nya dengan tersenyum lebar.

"Treng....Treng....Treng.... mendengar suara itu, Ali langsung bergegas masuk ke pagar sekolahan. karena itu menandakan bahwa kelas nya akan segera di mulai.

"Woi Ali!" pekik salah satu bocah laki laki bertubuh gemuk yang menatap Ali dengan tatapan Sinis nya.

"Ada apa Raka?" tanya Ali dengan tatapan tenang nya. Dia sama sekali tak pengaruh dengan tatapan tajam dari Raka. baginya Raka sama seperti nya yang tak perlu di takuti .

 Raka merupakan dari kepala desa kampung nya, tingkah dan perilaku nya yang sombong, membuat nya bisa bertindak semena-mena disini. Apalagi ayah nya seorang kepala desa.

"Dasar anak miskin! Masih berani kamu menunjukkan wajah mu di sekolahan ini."

"Ini merupakan tempat mencari ilmu. bukan mencari ribut, lagian aku ga akan mundur dari sekolahan ini!" ucap Ali dengan nada tenang nya. tanpa pengaruh dari ucapan raka yang suka mengganggu nya.

"Dasar anak miskin.....beri pelajaran untuk nya!" ucap Raka yang langsung memerintahkan kepada teman nya itu, untuk memberikan Ali pukulan.

Dengan bergegas Ali langsung menghindar, tapi langkah nya di cegat oleh raka.

"Mau kemana ha! Kau tak boleh masuk...ayo teman teman hajar anak miskin ini."

"Baik bos!"

"Bugh...bugh....bugg.... Serangan demi serangan Ali di pukuli oleh teman teman Raka. Tapi anak itu tetap saja belum melakukan perlawanan. Ali membiarkan wajah nya di pukuli, karena ini akan membuat raka akan takluk nanti nya.

"Argh.... Jeritan kesakitan yang ali rasakan, membuat Raka tersenyum puas. Anak miskin itu tak ada yang membela. Ali selalu menjadi sasaran yang tepat untuk nya.

1
Dinda Putri
yah di gantung lanjut thooorrrrr semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪semangat
Dinda Putri
semangat terus up nya thoorrr
Soraya
hadir thor lanjut
macha late: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!