NovelToon NovelToon
ILUSI HANGAT

ILUSI HANGAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:707
Nilai: 5
Nama Author: zayyana

"Elian sengaja menciptakan neraka, hanya agar ia bisa menjadi satu-satunya surga tempat Lyra bersandar."

Menyembunyikan kecantikan di balik sikap tertutup adalah cara Lyra Anya Cassandra bertahan hidup di SMA Elit Gava. Statusnya sebagai siswi yatim piatu penerima beasiswa menuntutnya untuk tidak terlihat.

Namun, sebuah kotak bekal siang yang sederhana menghancurkan seluruh pertahanannya.

Lyra mendadak menjadi target perundungan yang kejam. Di tengah keputusasaan itu, hanya Elian cowok paling berpengaruh di sekolah yang bersedia menjadi pelindungnya.

Lyra mengira itu keberuntungan, tanpa tahu bahwa Elian sendiri yang menyalakan api neraka demi memaksanya datang kepelukan elian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zayyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bayang-Bayang Sang Donatur

Di lantai tiga SMA Elit Gava, suasananya sangat mewah. Ruangan khusus ini hanya untuk anak-anak orang kaya. Sofa kulit hitam berjejer di dekat jendela yang menghadap ke lapangan golf mini sekolah.

Devan Raditya duduk di sofa sambil main game. Di sebelahnya, anak-anak konglomerat lain sedang tertawa keras sambil memamerkan kunci mobil sport baru mereka.

Namun, Elian Gava Alaric tidak peduli dengan kegaduhan itu. Ia duduk menyendiri di kursi dekat jendela. Pikirannya masih tertinggal pada kotak plastik hijau pudar di dalam tasnya.

"El, lo dari tadi diam aja. Ada masalah?" tanya Devan tanpa menoleh dari layar monitor.

"Bukan," jawab Elian singkat sambil memutar gelas jusnya.

"Terus kenapa? Muka lo aneh banget hari ini," gurau Devan lagi sambil bangkit berdiri dan berjalan mendekati jendela. "Ada anak beasiswa baru yang bikin masalah?"

Mendengar kata anak beasiswa, Elian langsung teringat nama Lyra Anya Cassandra. Gadis kelas Sepuluh-Empat itu punya senyuman yang terlalu hangat.

"Devan," panggil Elian pelan namun tegas.

"Ya? Kenapa, El?" tanya Devan sambil melipat tangan di dada. Ia tahu kalau Elian sudah memanggilnya dengan nada seperti itu, berarti ada perintah penting.

"Cari tahu jadwal harian kelas Sepuluh-Empat selama seminggu ini. Kirim ke ponselku sekarang," perintah Elian dingin.

Devan mengernyitkan dahinya bingung. "Sepuluh-Empat? Itu kan kelas anak-anak reguler di ujung koridor barat. Lo mau ngapain sama mereka, El?"

Elian menoleh perlahan, menatap Devan dengan mata hitamnya yang tajam. "Jangan banyak bertanya, Dev. Lakukan saja."

"Oke, oke. Gak usah natap gue kayak gitu," sahut Devan sambil mengangkat kedua tangan tanda menyerah. Ia langsung merogoh saku seragamnya dan menelepon staf tata usaha sekolah. "Sepuluh menit lagi datanya masuk ke email lo."

Bel tanda masuk berbunyi dengan nyaring. Murid-murid mulai berjalan kembali ke kelas masing-masing. Elian menyandang tas ranselnya lalu berjalan santai menyusuri koridor.

Sebuah notifikasi bergetar di saku jasnya. Elian membuka ponsel dan melihat berkas jadwal pelajaran kelas Sepuluh-Empat yang dikirim Devan.

Hari Selasa, jam ke-5: Kelas Sejarah di Laboratorium Lantai Dua.

Sebuah rencana kecil mulai tersusun di kepala Elian. Ia ingin melihat gadis penuh warna itu lagi dari dekat.

Saat jam pelajaran kelima dimulai, koridor lantai dua sangat sepi. Elian melangkah tenang sambil membawa beberapa map OSIS sebagai alasan jika ada guru yang lewat. Langkahnya melambat saat mendekati ruang laboratorium sejarah.

Dari balik jendela kaca yang terbuka sedikit, mata Elian langsung mengunci sosok Lyra. Gadis itu duduk di barisan dekat jendela sambil memakai kacamata bulat. Rambut hitam panjangnya hari ini digerai bebas. Ia tampak sangat fokus menulis catatan.

Elian bersandar di dinding koridor, tepat di samping pintu laboratorium. Ia memperhatikan bagaimana jemari kurus Lyra menari lincah di atas buku tulis. Setiap gerak-gerik kecil gadis beasiswa itu terasa sangat menarik di mata Elian. Rasa ingin memiliki mulai tumbuh sedikit demi sedikit di dadanya.

_"_"_

Sore harinya, bel pulang sekolah berbunyi. Elian berdiri di balkon lantai dua, mengawasi gerbang keluar sekolah. Tak lama kemudian, Lyra berjalan keluar gerbang bersama beberapa temannya. Mereka tampak mengobrol sambil tertawa lepas.

Mata Elian menyipit saat melihat Lyra tidak pergi ke halte bus, melainkan berjalan kaki menyusuri trotoar menuju arah distrik komersial di belakang sekolah.

Elian langsung berjalan menuju area parkir bawah tanah, tempat mobil sedan hitam mewah dan sopir pribadinya sudah menunggu.

"Pak Joko, ikuti gadis berkuncir kuda yang berjalan di trotoar itu. Jaga jarak aman agar tidak terlihat," perintah Elian saat duduk di kursi belakang.

"Baik, Den Elian," sahut sopir paruh baya itu patuh sambil menyalakan mesin mobil.

Dari balik kaca mobil yang gelap, Elian terus menatap Lyra. Perjalanan itu berakhir di depan sebuah ruko tua berlantai dua di sudut jalan. Di depannya terdapat papan nama kayu bertuliskan: Toko Kue Tradisional Nenek.

Aroma mentega dan kayu manis yang manis tercium samar hingga ke luar. Elian menurunkan kaca mobilnya sedikit, menghirup aroma yang mengingatkannya pada nasi goreng mentega kemarin siang.

Ia melihat Lyra mendorong pintu kaca toko tersebut hingga lonceng kecil di atasnya berdenting. Melalui etalase kaca, Elian melihat seorang wanita tua berambut putih menyambut Lyra dengan pelukan hangat.

Lyra segera meletakkan tasnya, mengikat rambutnya menjadi kuncir kuda, lalu memakai celemek motif bunga-bunga sebelum mulai membantu neneknya membersihkan meja toko.

Mata Elian berkilat di balik kegelapan mobil. Sebuah senyuman misterius terukir di wajah tampannya. Tempat ini adalah seluruh dunia bagi Lyra.

Elian menaikkan kembali kaca mobilnya hingga tertutup rapat saat mobilnya kembali melaju membelah jalanan.

"Toko kue..." bisik Elian pada kesunyian di dalam mobil. Rasa posesif yang pekat mencengkeram pikirannya. "Mari kita lihat seberapa lama dunia kecilmu yang damai ini bisa bertahan, Lyra."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!