NovelToon NovelToon
Jeratan Cinta & Dendam

Jeratan Cinta & Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Obsesi / Roman-Angst Mafia
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Irma Nirmala

Alicia Roses hidup di panti asuhan sejak dia berumur lima tahun, setelah kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan.


Bibinya Melinda Stone merampas seluruh harta warisan milik Alicia dan membuang Alicia kecil ke panti asuhan.

Hidup selama dua puluh lima tahun dengan membawa dendam, untuk memuluskan rencana balas dendam nya Alicia menerima lamaran dari pria yang sangat terobsesi dengan nya.

Revano Ace Draco pria gila yang memiliki kekuasaan mengerikan di dunia gangster.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Nirmala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07

...****************...

Malam itu dunia bawah tempat transaksi ilegal dilanda kegemparan.

Di forum gelap internasional, sebuah pengumuman muncul dengan huruf merah mencolok.

BOUNTY ANNOUNCEMENT

Target: Mr A

Hadiah: $10.000.000

Status: Hidup atau mati.

Pesan itu dikirim langsung oleh organisasi yang dipimpin Alesandro Glusen.

Bounty sebesar itu tentunya sangat menggiurkan bagi para pembunuh bayaran.

Di sebuah bar rahasia, dua anggota gangster sedang menatap layar tablet dengan mata membelalak.

“Sepuluh juta dolar?”

“Gila.. bahkan kepala mafia besar saja kadang tidak dihargai setinggi itu.”

Seorang pria lain ikut mendekat.

“Mr A pasti orang yang sangat berbahaya.”

“Dia hacker yang membobol sistem intelijen negara dan memegang banyak sistem keamanan kelompok mafia.”

“Kalau kita menemukan identitasnya.., ”

Pria pertama tertawa kecil.

“kita bisa pensiun dengan banyak uang.”

Namun seorang gangster tua yang duduk di pojok hanya menggeleng pelan.

“Kalian terlalu naif dan menganggap remeh musuh.”

Mereka menoleh.

“Kenapa ?, itu hanya satu orang saja jika dikepung pasti kalah juga.”

Pria tua itu menyesap wiski.

“Orang yang bisa mempermainkan seluruh mafia, tidak akan mudah ditemukan dan lagi pula tidak ada yang tau pasti apakah Mr A bekerja sendiri atau ada kelompok gangster berpengaruh yang melindunginya.”

...----------------...

Markas Revano..

Di markas organisasi yang dipimpin Revano Ace Draco, suasana lebih tenang.

Brian masuk ke ruang kerja Revano dengan wajah serius.

“Tuan, Red Devils memasang bounty sepuluh juta dolar untuk Mr A.”

Revano yang sedang membaca laporan hanya tersenyum tipis.

“Seperti yang kuduga, Alessandro selalu gegabah dalam bertindak.”

Brian menyilangkan tangan.

“Ini akan membuat semua pemburu di dunia bawah mencari dia.”

Revano meletakkan dokumennya.

“Itu memang tujuan Alessandro.”

“Memancing Mr A keluar?”

Revano menggeleng pelan.

“Tidak. Dia ingin melihat siapa yang akan melindungi Mr A.”

Brian langsung mengerti.

“Jika kita bergerak, Red Devils akan tahu.”

Revano berdiri dan berjalan ke jendela.

“Alessandro sangat cerdas tapi juga terlalu naif.”

Brian bertanya hati-hati,

“Apakah kita harus memperingatkan Alicia?”

Revano tersenyum tipis.

“Tidak perlu.”

“Kenapa?”

Revano menatap kota yang penuh lampu malam.

“Wanita itu jauh lebih berbahaya dari yang mereka bayangkan.”

" Bukankah kau ingin tau mengapa aku memilih nya menjadi sekutu?"

Brian terdiam sejenak lalu mengangguk.

" Kau akan tau seberapa banyak informasi rahasia yang dipegangnya dan seberapa licik dan cerdasnya wanita itu." ungkap Revano disertai senyuman miring.

...----------------...

Apartemen Alicia...

Di sisi lain kota di gedung apartemen..

Ruangan apartemen Alicia hanya diterangi cahaya layar monitor.

Beberapa layar menampilkan video berbeda.

Rekaman transaksi senjata.

Rekaman pembunuhan.

Transfer uang ilegal.

Semua bukti kejahatan milik Red Devils beserta identitas sekutu-sekutunya.

Di salah satu video terlihat wajah jelas Alesandro Glusen sedang berbicara dengan beberapa pejabat korup.

Alicia bersandar santai di kursinya.

Di layar lain terlihat forum gelap yang penuh diskusi tentang dirinya.

“Sepuluh juta dolar.. Cih ..!” gumamnya.

Ia tersenyum kecil.

“Murah sekali untuk kepalaku, itu bahkan tidak sampai lima persen harta kekayaan ku.”

" Ternyata Alessandro sangat miskin.."

Tangannya mulai mengetik cepat.

Sistem enkripsi berlapis aktif.

Server luar negeri terhubung.

Beberapa firewall internasional ditembus dalam hitungan detik.

Alicia berbicara pelan pada dirinya sendiri.

“Biasanya aku hanya mengirim pesan kecil.. Atau usikan menganggu”

" Tapi ..., mari kita bermain-main Alessandro."

Layar lain menampilkan jaringan keuangan Red Devils.

Rekening bank.

Crypto wallet.

Server transaksi.

Ia menekan tombol enter.

Senyum Alicia perlahan berubah dingin.

“aku akan memberi kalian hadiah besar sebagai permulaan.”

Serangan Dimulai

Di markas Red Devils.

Tiba-tiba alarm sistem berbunyi keras.

“WARNING — SECURITY BREACH.”

Seorang teknisi panik.

“Sistem keuangan kita sedang diserang!”

“Firewall jebol!”

Yang lain berteriak,

“Server transaksi offline!”

Di tengah kekacauan itu, Alesandro Glusen masuk ke ruang kontrol dengan langkah tenang.

“Apa yang terjadi?”

Seorang teknisi gugup menjawab,

“Tuan.. seseorang masuk ke sistem utama kita.”

“Siapa?”

Teknisi menatap layar dengan wajah pucat.

“Sinyal digitalnya, sama seperti yang pernah kita lihat sebelumnya.”

Alesandro menyipitkan mata.

“Mr A.”

Pesan Tanpa Kata

Di layar utama markas Red Devils, semua sistem tiba-tiba berhenti.

Kemudian satu jendela hitam muncul.

Hanya ada satu simbol.

Huruf besar berwarna merah.

' A '

Ruangan hening dalam ketegangan.

Alesandro tersenyum perlahan.

“Jadi kau memilih perang..”

Salah satu anak buahnya bertanya gugup,

“Tuan, apa yang harus kita lakukan?”

Alesandro menatap layar itu dengan penuh minat.

“Tidak ada.”

“Tidak ada?”

“Biarkan dia bermain.”

Teknisi panik berteriak lagi,

“Tuan! Dana kita”

“dipindahkan!”

“Sebagian besar crypto wallet kita kosong!”

Ruangan menjadi kacau.

Namun Alesandro justru tertawa kecil.

“Luar biasa, sangat cepat.”

Ia menatap huruf A di layar.

“Mr A, kau benar-benar tidak mengecewakanku.”

Di Apartemen Alicia

Alicia menutup laptopnya perlahan.

Di layar terakhir terlihat satu laporan.

Transfer berhasil.

Sebagian besar dana Red Devils dialihkan ke ratusan rekening anonim.

Alicia berdiri dan berjalan menuju jendela apartemennya.

Lampu kota berkilauan di bawah.

“Sepuluh juta dolar untuk kepalaku” katanya pelan.

Ia tersenyum tipis.

“Sekarang kalian kehilangan jauh lebih banyak dari itu.”

Alicia mengambil ponselnya dan mengirim satu pesan anonim ke seseorang.

Pesan itu hanya berisi satu kalimat.

"Permainan dimulai."

Di dua tempat berbeda dengan reaksi yang berbeda juga.

Revano tersenyum membaca berita kekacauan Red Devils.

Sementara Alessandro berdiri di ruang server yang lumpuh total.

...****************...

1
yula
lama banget up thor
yula
💪💪💪💪💪 thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!