NovelToon NovelToon
Janda Kesayangan Tuan Mafia

Janda Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mafia
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ini merupakan Novel Sekuel dari Melepas para Benalu,

Wina tak pernah menyangka kisah hidupnya yang tragis membuatnya akhirnya bisa bertemu dengan lelaki yang sangat kejam tapi sangat mencintai dan menyayangi dirinya yaitu Alexander

Alexander adalah seorang Mafia kelas kakap yang bahkan polisi juga sangat segan kepadanya.

Pertemuan tidak sengaja itu pun menjadikan Tuan Mafia yang terkenal kejam dan tidak berperasaan itu akhirnya memiliki tempat pulang dan orang yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Alex berjalan masuk menuju ruangan Keluarga Wina dirawat, dia sengaja memberikan mereka ruangan yang paling besar dirumah sakit ini agar mereka semua bisa dirawat didalam ruangan yang sama.

Sedangkan didalam ruangan tempat Ratna dan Leo dirawat terjadi perbincangan hangat sepasang kekasih yang akan melangsungkan pernikahan nantinya.

"Aku bersyukur kita semua selamat, beruntung kita dapat pertolongan tepat waktu".

Ratna tersenyum lembut kepada Leo, kekhawatiran saat dirinya terbangun dan mencari keberadaan kekasih hatinya itu pun lenyap seketika.

"Aku juga senang, setelah kita semua aman, baru kita rencanakan pernikahan kita, untuk saat ini kita harus berjaga-jaga".

Ratna menganggukkan kepalanya pelan, tapi matanya menatap sesuatu dibalik Tirai karena disana terlihat seperti ada orang lain selain mereka.

" Sepertinya ada orang lain dibalik tirai selain kita, kita harus waspada". Ratna berusaha untuk berdiri agar bisa mengantisipasi keadaan begitu juga dengan Leo.

Ratna berjalan mendekati tirai untuk mengetahui siapa yang berada disana, mereka harus berjaga-jaga karena mereka sedang berada dalam ancaman seperti perkataan Alex tadi di ikuti Leo dari belakang

"Siapa ka. ". Ucapan Ratna terhenti begitu melihat seseorang yang dia kenal sedang membelakangi mereka.

lelaki yang tadinya membelakangi tirai pun berbalik dan menatap Ratna dengan mata membesar, dia tidak menyangka jika mereka semua berada di ruangan yang sama saat ini

"Ben".

" Ratna, Leo".

Ucap Mereka bersamaan, mata mereka saling memandang dan kini memekik kesenangan karena bertemu.

"Astaga, aku tidak tahu kalau kamu berada di ruangan ini, kok bisa? ". Tanya Ratna tidak menyangka.

"Aku juga tidak tahu, apa mungkin Alex sengaja memasukkan kita keruangan yang sama karena khawatir jika ada yang sengaja mencari kita". Ucap Ben sambil menebak.

"Aku rasa seperti itu". Leo yang berada dibelakang Ratna ikut menyahut.

Keduanya duduk dibrangkar tempat tidur Ben, mereka saling memandang kebingungan.

Tok.. tok..

Suara ketukan pintu membuat ketiga orang menoleh, awalnya Ratna dan juga Leo tidak tahu jika diseberang tirai ada Ben yang dirawat, mereka baru tahu setelah panggilan video call itu berakhir.

"Kamu sudah datang". Ucap mereka begitu mereka melihat Alex masuk kedalam ruangan mereka diikuti dokter dibelakangnya.

Aura wibawa dan tegas itu langsung memenuhi ruangan mereka, Alex berjalan dengan santai dan menatap mereka dengan tatapan biasa dan dingin.

Mereka awalnya waspada mendengar suara ketukan dari luar kamar, sejak Alex mengatakan penyebab kecelakaan pesawat yang mereka tumpangi, ketiganya selalu waspada.

"Aku datang menjemput kalian sekarang, dokter akan membantu kalian untuk pindah kerumah, aku sudah mempersiapkan ruangan perawatan untuk kalian di rumahku".

Ketiganya mengangguk senang, itu artinya mereka akan bertemu dengan Wina di rumah Alex.

"Terus bagaimana dengan Wira dan Tania, mereka masih dirumah sakit, apa kita akan meninggalkan mereka disini?, takutnya mereka diculik untuk jadi tahanan". Jawab Ratna khawatir.

Kedua anak Wina itu sudah seperti anaknya sendiri, dia sangat menyayangi mereka berdua.

"Kamu tenang saja mereka akan ikut kalian juga hari ini, mereka baru saja sadar". Ucap Alex dengan wajah tegas.

Mereka bertiga membulatkan matanya, tatapan lega mereka perlihatkan saat Alex mengatakannya.

"Syukurlah jika seperti itu, aku lega mendengarnya".

Mereka semua mengelus dadanya sambil mengucapkan rasa syukur karena kedua anak Wina sudah sadar, mereka sungguh-sungguh khawatir dengan keadaan mereka apalagi mereka bertiga ingat dengan jelas kalau keduanya akan terkena radang paru-paru karena berada lama didalam laut yang dingin.

"Ayo, kita rapikan diri kalian sebelum pulang". Perintah Alex dengan mutlak.

Mereka semua mengangguk, tubuh mereka sedikit merinding merasakan aura dominan yang Alex keluarkan, mereka merasa segan entah karena apa.

Setelah mengurus ketiganya, Alex meninggalkan mereka untuk menjemput Wira dan Tania, anak dari Wina yang berada diruangan sebelah mereka, langkahnya tegas dan juga mantap.

Matanya menangkap suatu keanehan yang berada di ujung lorong, tangannya mengepal melihatnya, ternyata orang-orang itu sudah mengepung rumah sakitnya itu dan menyamar.

"Kalian pikir akan keluar dari sini hidup-hidup jika berani melawanku". Tatapan elangnya kini berubah semakin tajam dan dingin.

"Pastikan mereka tidak melewati batas, aku akan masuk mengambil kedua keponakanku". Perintahnya kepada anak buahnya itu.

"kalian sudah bangun?". Tanyanya hangat dan ramah.

Wajah garangnya tadi berubah teduh dan penuh dengan kelembutan.

Kedua anak itu tersentak kaget dan juga ketakutan, mereka tidak mengenal Alex dan takut.

Melihat reaksi keduanya Alex tersenyum tulus dan lembut.

"Kalian jangan takut yah, om adalah kakak angkat bunda kalian, sekarang kalian ikut sama om yah, diluar ada paman Leo, paman Ben dan juga tante Ratna, kita pulang kerumah, disana ada bunda kalian".

Keduanya saling melempar pandangan, ada keraguan dimata mereka, mereka takut jika itu hanya kebohongan semata.

Alex mendekati mereka kemudian mengelus kepala keduanya dan tersenyum lembut

"Jangan takut, ayo, biar om gendong kalian". Ucapnya pelan.

Setelah selang oksigen dan juga bantuan inpus dilepas, Alex menggendong keduanya karena mereka masih lemah.

Ketiganya keluar dan mendapati keberadaan ketiga orang yang disebutkan Alex tadi.

"Paman, bibi". Girang keduanya melihat ketiga orang itu.

Mereka langsung meminta berpindah kepada mereka tetapi Alex menggelengkan kepalanya pelan.

"Mereka masih sakit nak, mereka belum bisa menggendong kalian, lihatlah kepala mereka masih diperban ". Ucap Alex dengan lembut.

Ketiga orang dewasa itu saling bertukar pandang, wajah Alex terlihat sangat hangat dan lembut kepada keduanya.

"Yah". Ucap mereka berdua dengan kecewa sekaligus khawatir.

"Tidak apa Lex, biarkan kami yang menggendong mereka, kami bisa kok". Ucap Ratna kasihan karena raut kecewa mereka.

Alex menatap Ratna dengan tajam, dia bahkan dengan jelas mendengar penjelasan dari dokter jika mereka belum bisa beraktivitas berat.

Nyali Ratna menciut seketika melihat tatapan Alex seperti itu kepadanya.

"Maaf". Cicitnya ketakutan

"Maaf nak, kalian sama ajudan dulu yah, Tante dan om kalian belum bisa beraktivitas berat, mereka juga baru sadar seperti kalian, mereka masih sakit dan dalam pemulihan ".

Keduanya mengangguk walau kecewa tetapi mereka berusaha mengerti perkataan itu.

Mereka semua berjalan keluar ruangan menuju parkiran tetapi langkah mereka terhadang oleh orang-orang berseragam hitam .

"Serahkan mereka, kalian tidak bisa pergi dari sini sebelum kalian menyerahkan kelima orang itu secara baik-baik". Ucap Mereka semua menodongkan senjata.

Para ajudan Alex kini mengelilingi mereka membentuk barisan untuk melindungi mereka.

"Kalian pikir kalian siapa?". Alex memasukkan tangannya pada saku celananya dan berjalan kedepan menghadapi mereka.

"Jangan banyak bicara, serahkan mereka sekarang juga, kami akan ledakkan kepala kalian jika tidak menurut, kami sudah mengepung rumah sakit ini". Ucap Salah satu dari mereka dengan sombong.

Alex terkekeh pelan dan menatap mereka dengan menantang

"Aku tidak mau, kalian mau apa?".

1
Ayudya
lah cari mati aja si Pras ma adeknya🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lanjut kak
I Love you,
aka😁😁😁🤣🤣🙏🙏
Ayudya
semoga Wina bisa bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!