NovelToon NovelToon
Crowned Villains :The End Of Old World

Crowned Villains :The End Of Old World

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Fantasi
Popularitas:291
Nilai: 5
Nama Author: Asjoe the writer

Dunia adalah sebuah luka yang menolak untuk sembuh. Di Utara, perang suci antara Holy Kingdom dan Demon Realm tak kunjung usai. Di Selatan, tirani matriarki menciptakan perbudakan sistematis terhadap kaum pria. Sementara di Timur, jutaan nyawa menjadi tumbal bagi ambisi Federasi dan Aliansi. Bahkan di Barat, Kekaisaran Berline yang agung telah membusuk dari dalam akibat korupsi, nepotisme, dan kelaparan yang mencekik rakyatnya.Saat dunia memprediksi keruntuhan Berline akan menjadi awal dari domino kehancuran global, sebuah anomali muncul dari balik bayangbayang. Bukan pahlawan yang bangkit, melainkan Chara Initiative Organization (CIO). Sebuah organisasi villain yang kejam dan tak terduga. Lewat kudeta berdarah, mereka merebut tahta Berline dan memulai langkah radikal untuk menjungkirbalikkan tatanan dunia yang lama. Bagi mereka, dunia yang rusak tidak butuh diperbaiki; dunia butuh dihancurkan untuk dibangun kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asjoe the writer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Paranoia di Takhta Merah

Jika Federasi adalah kumpulan pedagang dan bangsawan yang bangga akan kehormatan, maka Aliansi adalah raksasa yang dibangun di atas keringat buruh dan kepatuhan mutlak kepada Takhta Merah. Di ibu kota Aliansi, sebuah kota industri yang selalu tertutup kabut asap batu bara, Sekretaris Agung Volkov duduk di meja bundar yang sangat besar.

Di depannya, para jenderal dengan medali yang memenuhi dada mereka tampak berkeringat dingin. Kabar mengenai kekalahan telak di Barloa sudah cukup buruk, namun laporan dari Kerajaan Azof—negara satelit yang seharusnya menjadi alat mereka untuk menekan Federasi—jauh lebih mengerikan.

"Jadi, kalian ingin aku percaya," Volkov memulai, suaranya tenang namun mengandung ancaman mematikan.

"bahwa Azof, yang kita persenjatai dengan ribuan budak tempur dan penyihir elemen, baru saja menyerahkan kedaulatannya kepada sebuah... 'organisasi' dari Barat?"

"Bukan sekadar menyerah, Kamerad Agung," sapa Jenderal Petrov dengan suara bergetar.

"CIO tidak datang sebagai penakluk biasa. Mereka datang sebagai 'penasihat'. Namun, kenyataannya, militer Azof telah lumpuh. Unit pengintai kita yang dikirim ke perbatasan tidak ada yang kembali dalam keadaan utuh. Mereka yang selamat bicara tentang senjata yang bisa membunuh ksatria sebelum mantra sempat diucapkan."

Volkov menyipitkan mata. Baginya, teknologi adalah milik negara. Ide tentang organisasi swasta atau "korporat" yang memiliki kekuatan militer melebihi negara adalah penghinaan terhadap ideologi Aliansi.

"Mereka menggunakan bubuk hitam," lanjut Petrov. "Sesuatu yang mirip dengan peledak tambang kita, tapi lebih terkonsentrasi. Dan mereka tidak menggunakan penyihir untuk meledakkannya. Mereka menggunakan mekanisme mekanis."

"Budak-budak kita mulai berbisik," tambah seorang menteri di sampingnya.

"Mereka mendengar bahwa di Berline, CIO menghapus perbudakan dan memberikan makanan kepada siapa saja yang mau bekerja di pabrik mereka. Ini berbahaya, Kamerad Agung. Jika rakyat kita berpikir ada 'surga' di Barat, revolusi yang kita bangun selama ini akan runtuh dari dalam."

Volkov berdiri, bayangannya memanjang di lantai aula.

"Siapkan pasukan cadangan di sektor Timur. Kita tidak akan membiarkan 'virus' Barat ini menyebar. Jika CIO ingin bermain perang, kita akan menenggelamkan mereka dengan jumlah manusia yang tak terbatas. Beritahu Azof, jika mereka tidak mengusir CIO dalam satu minggu, kita akan meratakan seluruh kerajaan mereka bersama orang-orang Berline itu."

Satu Minggu Kemudian – Markas Besar CIO, Berline

Berbeda dengan aula Aliansi yang penuh kepulan asap rokok dan ketegangan, kantor Aris sangat tenang. Hanya ada suara jarum jam dinding dan desis halus dari radiator pemanas.

Di meja Aris, terletak sebuah laporan uji lapangan yang diberi stempel merah: PROJECT VANGUARD – PHASE 1 SUCCESSFUL.

"Hanya sepuluh orang untuk melumpuhkan satu peleton kavaleri elit?" Aris bergumam sambil membaca data statistik korban. Ia menyesap kopi hitamnya yang pahit—satu dari sedikit kemewahan yang berhasil ia replikasi di dunia ini.

"Ya, Sir," asistennya, seorang wanita muda dengan seragam administrasi yang rapi, menjawab.

"Tingkat akurasi pada jarak 100 meter mencapai 85%. Namun, ada keluhan mengenai asap dari bubuk mesiu yang masih terlalu tebal. Hal itu bisa mengungkap posisi penembak jika pertempuran berlangsung lama."

Aris meletakkan laporan itu dan menatap ke luar jendela. Di bawah sana, ia bisa melihat barisan rakyat Berline yang dulunya pengemis, kini berbaris rapi menuju pabrik-pabrik manufaktur. Mereka memakai seragam kerja, wajah mereka bersih, dan mereka memiliki tujuan.

"Asap adalah masalah teknis yang bisa diselesaikan dengan alkimia lebih lanjut," ucap Aris datar.

"Yang menarik bagiku adalah reaksi Aliansi. Mereka baru saja mengirim ultimatum ke Azof."

"Apakah kita akan mundur dari Azof, Sir?"

Aris tertawa kecil, suara tawa yang tidak memiliki kehangatan.

"Mundur? Tidak. Aliansi baru saja memberiku alasan sempurna untuk menguji Main Battle Tank prototype kita dalam waktu dekat. Mereka pikir jumlah manusia adalah segalanya. Mereka lupa bahwa satu mesin yang efisien bisa melakukan pekerjaan seribu orang tanpa perlu diberi makan atau hak asasi."

Ia mengambil pena bulu, namun menggunakannya dengan gaya orang modern yang menandatangani kontrak bisnis.

"Kirim instruksi ke unit Azof. Jangan menyerang lebih dulu. Biarkan Aliansi masuk ke wilayah kita. Aku ingin dunia melihat apa yang terjadi ketika 'ideologi tua' menabrak 'kenyataan baru'. Oh, dan berikan unit kavaleri Federasi di Barloa sedikit 'hadiah' berupa sampel peluru yang tertinggal. Biarkan mereka terus ketakutan dalam kegelapan."

Bagi Aris, dunia ini bukan medan perang. Ini adalah pasar yang sedang ia ambil alih secara paksa.

1
anggita
mampir like👍 iklan ☝saja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!