NovelToon NovelToon
AMBISI SANG SELIR

AMBISI SANG SELIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Uswatun Kh@

Chunxia tak pernah merasakan kehangatan keluarga sejak kecil. Kematian semua anggota keluarga mengubah hidupnya. Kini, ia hidup hanya untuk balas dendam. Ia berlatih dan berlatih hingga dewasa. Chunxia kecil mengubah namanya menjadi Zhen Yi, bahkan, ia rela bekerja di rumah bordir demi memuluskan rencananya.

Hingga saat ia menjadi Selir seorang Raja yang dikenal kejam dan tak punya rasa belas kasih. Ia harus berpura-pura menjadi wanita yang lemah lembut dan penurut, namun yang tak mereka sadari Zhen Yi memiliki rencana yang besar. Demi sebuah ambisi yang besar ia rela memanipulasi orang-orang yang begitu tulus padanya.

Putra Mahkota yang terpikat dengan kecantikannya bahkan sampai rela merebutnya dari sang Kaisar. Akhirnya perlahan kokohnya kerajaan goyah.

Mampukah Zhen Yi melancarkan aksi balas dendamnya? Atau justru, ia akan terjebak dalam permainan balas dendamnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uswatun Kh@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07. AMSALIR

Perayaan malam tahun baru kali ini sangat meriah. Kaisar memerintahkan semua rakyat untuk berpesta dan bersenang-senang. Namun, di tengah suka cita itu banyak hati orang tua yang harus terluka.

Raja yang di kenal bengis itu, memerintahkan anak buahnya untuk membawa setiap gadis cantik di kota itu. Bukan di jadikan selir atau pelayan di istana, namun sebagai pemuas nafsu.

Semua orang, yang anaknya atau pun calon istri mereka harus rela dengan titah itu, jika tidak nyawa mereka sebagai taruhannya.

Zhen Yi berjalan dengan anggun menuju aula utama di mana Kaisar dan para pejabat istana berkumpul. Di sanalah ia akan tampil.

"Hei, jalang!" teriakan itu menghentikan langkahnya. Dari arah taman seorang wanita muda menghampirinya.

Ru Xuan, dengan gaun sutra merah muda berjalan mendekat. Tatapan matanya jelas memperlihatkan ketidak sukaannya.

Zhen Yi sedikit membungkuk untuk memberi hormat. Ia tahu betul siapa gadis di hadapannya itu. Dia adalah putri kesayangan Selir Ling Xian. Namun, sikapnya sering membuatnya kesal.

"Jalang sepertimu, berani sekali masuk ke istana. Apa kau mau mencoba merayu orang-orang di istana, hah! Apa kau salah satu wanita pemuas nafsu ayahku?" cecarnya, matanya melotot tajam.

Dengan wajah tertunduk, Zhen Yi menjawab, "Saya bukan bagian dari mereka Putri. Saya di undang khusus oleh istana."

Ru Xuan berdecih sinis. "Cih. Manusia hina sepertimu mana mungkin diundang ke istana? Kau hanyalah wanita penghibur dari rumah bordir, tidak pantas kakimu menginjakkan kaki di tempat suci ini!"

"Pengawal!" teriaknya sembari menoleh ke arah dua pria berseragam di belakangnya. "Cepat seret wanita ini keluar! Jangan biarkan dia mengotori istana dengan keberadaannya yang rendah."

Ru Xuan tidak bertindak tanpa alasan. Ia begitu mencintai Long Fei, namun belakangan ia menyadari bahwa Long Fei terobsesi pada Zhen Yi. Hal itulah yang menyulut api kebencian di hatinya.

Kedua pengawal segera bergerak maju. Namun, tepat saat mereka hendak mencekal lengan Zhen Yi, seorang kasim datang menginterupsi dengan suara lantang.

"Hentikan!" teriaknya sambil bergegas menghampiri. Kasim Bao menepis kasar tangan kedua pengawal tersebut.

Ia membungkuk sekilas untuk memberi hormat pada Ru Xuan. "Maaf, Tuan Putri. Kali ini tidak ada yang boleh mengusirnya. Jika itu terjadi, Anda harus siap menghadapi kemarahan Yang Mulia Kaisar."

"Apa? Tapi... dia hanya seorang pelacur, Kasim Bao!"

"Maaf, Tuan Putri. Anda terus-menerus melabeli saya sebagai wanita penghibur, bahkan pelacur. Apakah Anda menyaksikannya sendiri? Pernahkah Anda melihat saya melayani pria-pria itu?" sela Zhen Yi dengan tenang namun tajam.

Ru Xuan memalingkan wajah dengan angkuh. "Heh, apa lagi pekerjaanmu kalau bukan itu? Kau tinggal di rumah bordir, sudah jelas apa statusmu."

"Sudah cukup! Kita tidak punya waktu lagi. Nona Zhen Yi, silakan ikut dengan saya. Waktunya telah tiba untuk tampil," tegas Kasim Bao. Ia melangkah lebih dulu, disusul oleh Zhen Yi. Sebelum benar-benar pergi, Zhen Yi sempat menoleh ke arah Ru Xuan dan melempar senyum tipis yang penuh makna.

Merasa diremehkan, Ru Xuan meremas ujung roknya hingga kusut. Dengan langkah kasar, ia mengikuti mereka masuk ke dalam.

Di dalam aula utama yang benderang, meja-meja tertata dengan rapi. Aroma arak yang kuat memenuhi ruangan. Setiap sudut dihiasi kain sutra dan lampion merah yang menambah kemeriahan suasana. Para pejabat istana, bangsawan, dan anggota keluarga kerajaan telah duduk di tempat masing-masing. Hilir mudik para dayang yang melayani tamu semakin menambah keriuhan pesta malam itu.

Saat langkah kaki Zhen Yi memasuki aula, gemerincing gelang kakinya seketika mencuri perhatian seisi ruangan. Semua mata terpaku, terpesona oleh penampilan Zhen Yi yang memukau.

Tubuhnya yang tinggi semampai dibalut hanfu yang melekat indah mengikuti lekuk tubuh, menciptakan siluet yang membuat siapa pun terpana. Kaisar Wang Mo-Yuan bahkan tak sanggup memalingkan pandangan. Dengan kasar, ia mendorong menjauh beberapa wanita yang sedari tadi melayaninya demi melihat Zhen Yi lebih jelas.

Zhen Yi segera berlutut dengan anggun untuk memberikan penghormatan. "Hamba memberi hormat kepada Yang Mulia Kaisar."

"Bangkitlah. Apakah kau wanita yang tersohor memiliki suara dan tarian yang indah itu?" tanya Sang Kaisar dengan nada antusias yang tak ditutup-tupi.

Zhen Yi bangkit berdiri dengan gerakan perlahan. Ia sedikit menundukkan kepala. "Yang Mulia terlalu menyanjung. Hamba hanyalah rakyat jelata yang berusaha memberikan yang terbaik."

Perlahan, ia memberanikan diri menatap ke arah singgasana. Namun, darahnya seketika berdesir hebat saat matanya bertemu dengan pria yang duduk di sana. Tubuh Kaisar masih tampak kekar dan bugar meski usianya tak lagi muda. Guratan keriput terlihat jelas di wajahnya, namun sorot matanya masih menyimpan ketajaman yang mengintimidasi.

Sang penguasa yang memiliki ribuan selir itu kini telah berusia lebih dari lima puluh tahun, namun ambisi dan nafsunya seolah tak kunjung padam. Ia tak peduli berapa banyak istri yang telah mengisi istana belakang, setiap kali melihat wanita cantik, gairah di matanya seketika berkobar kembali.

1
Karin Efendhy
visualnya ga muncul
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟: masak sih kak.. tapi di pembaca lain muncul loh
total 1 replies
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
berhasil zhen yi
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
makin seru
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
wow tapi kok zhen yi mau aja sih layani kaisar n pangeran
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
zhen yi bergerak dengan penuh perhitungan
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
masuk perangkap pangeran
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
zhen yi bermain cantik dan halus🤣
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
duh dali semoga tepat waktu ya
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
visualnya pas thor💕🌸
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
wah ada nama aq di sebut thor, mumpuni🤣
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
jahe merah+kayu manis memang bikin anget tubuh
༺⬙⃟⛅เภє๓🫠
sebenernya Zhen yii punya dendam apa 🤔
Ar_15❄
baru awal lhoo ya....
Ar_15❄
klo mau ada misi jgn pake perasaan deh...
takutnya kacau nnti
Ar_15❄
lhooo kog acting....
mancing sesuatu yaaa
Ar_15❄
baru ini baca genre fantim....
gass aja balas dendam nya💪💪💪
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦•§͜¢•ʝєηνу⒋ⷨ͢⚤Ꮶ͢ᮉ᳟🦢
hmm mulai nih, pangeran mulai jatuh cinta dan Zhen yi mulai memainan rencana balas dendam nya🤭 tapi takut nya nanti Zhen yi kejebak sama permainan nya sendiri 🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦•§͜¢•ʝєηνу⒋ⷨ͢⚤Ꮶ͢ᮉ᳟🦢
benar" macam tengok dracin 😭😭

sorry ya keskip bab 3, karna iklan nya tuh😭 maaf aja dah lama ga baca di novel 🙂‍↕️🙏
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟: iyaa kak
total 1 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iya makanya kmu hrus hati2
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦༄⃞⃟⚡OLENG.comKᵝ⃟ᴸ
good job Zhen Yi. target langsung masuk perangkap 😝🤣🏃🏃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!