Di masa lalu, Sheng Long adalah Kaisar Iblis Kuno terkuat yang pernah ada. Kekuatannya begitu mengerikan hingga seluruh ras bersatu hanya untuk satu tujuan—menyegelnya selamanya.
Menolak tunduk pada takdir, Sheng Long membelah jiwanya dan bereinkarnasi demi menghindari segel tersebut. Ia terlahir kembali sebagai putra Keluarga Shen, namun dengan harga yang kejam. Kekuatan masa lalunya tersegel, tubuhnya lemah, dan ia dicap sebagai tuan muda sampah yang sakit-sakitan.
Menganggap keberadaannya sebagai aib, keluarganya menikahkannya dengan seorang gadis sederhana yang tak memiliki latar belakang apa pun. Namun justru dari gadis itulah, Shen Long merasakan kehangatan dan ketulusan yang tak pernah ia miliki sebelumnya. Untuk pertama kalinya, ia merasakan arti kebahagiaan.
Sayangnya, kebahagiaan itu menjadi dosa di mata keluarganya.
Didorong oleh iri dan kebencian, mereka merebut gadis itu dari hidupnya. Tindakan kejam tersebut menghancurkan segel yang membelenggu jiwa Sheng Long. Kaisar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7: Restorasi Jiwa dan Janji Kebangkitan
Keheningan yang mematikan menyelimuti gubuk yang telah hancur itu. Di tengah kepulan debu dan genangan darah, Shen Long duduk bersila di depan jasad Lin Er. Matanya terpejam, namun aura hitam yang pekat terus berputar di sekelilingnya seperti pusaran badai.
"Tubuh fana ini..." gumam Shen Long, suaranya bergema dengan nada ganda—antara suara pemuda lemah dan suara berat Sang Kaisar Iblis. "Benar-benar rapuh. Untuk saat ini, aku hanya mampu menarik setengah dari otoritas asliku. Jika kupaksakan lebih, raga ini akan hancur sebelum dendamku terbalas."
Shen Long menarik napas dalam. Ia mulai memandu aliran energi kuno yang meledak dari jiwanya untuk memperbaiki setiap jengkal meridiannya yang cacat. Dalam dunia kultivasi yang ia ingat, terdapat sembilan tingkatan ranah yang harus dilalui oleh setiap makhluk:
1.Pengerasan Dasar: Tahap awal menguatkan fisik dan tulang agar mampu menampung energi.
2.Arus Qi: Mulai merasakan dan mengalirkan energi alam ke dalam tubuh.
3.Inti Qi: Memadatkan energi menjadi bola padat di dalam dantian.
4.Penyatuan Roh: Menyatukan kesadaran pikiran dengan energi yang dimiliki.
5.Manifestasi Roh: Energi mulai bisa dibentuk menjadi wujud fisik di luar tubuh.
6.Jiwa Sejati: Tahap di mana jiwa menjadi abadi dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada raga fana.
7.Transformasi Esensi: Mengubah seluruh struktur tubuh menjadi esensi energi murni.
8.Domain Kehendak (Awal/Menengah/Akhir): Kemampuan mengendalikan ruang di sekitar hanya dengan niat dan kehendak.
9.Puncak Abadi (Awal/Menengah/Akhir): Ranah tertinggi di mana seseorang menjadi penguasa hukum alam dan keabadian.
BUM!
Ledakan energi terjadi di dalam tubuh Shen Long. Hanya dalam hitungan detik, ia melompati ranah demi ranah. Dari seorang manusia tanpa kekuatan, ia menembus Pengerasan Dasar, Arus Qi, hingga mencapai Jiwa Sejati. Tekanan energinya membuat tanah di sekitarnya amblas sedalam satu meter.
"Cukup untuk saat ini." ucapnya sambil membuka mata. Kilatan merah darah di pupilnya kini permanen.
Ia menatap jasad Lin Er untuk terakhir kalinya. Dengan gerakan tangan yang anggun, ia menjentikkan jarinya. Ruang di depan Lin Er terbelah, menyingkap sebuah dimensi hampa yang dipenuhi ribuan kristal hitam yang dingin—sebuah dimensi saku yang diciptakan oleh kehendaknya.
Jasad Lin Er perlahan melayang masuk ke dalam dimensi tersebut, di mana waktu berhenti berputar sehingga tubuhnya akan tetap utuh selamanya.
"Istirahatlah yang tenang, istriku," bisik Shen Long, nadanya melembut sesaat sebelum kembali mendingin. "Tunggu aku di sana. Setelah aku mencapai Puncak Abadi kembali dan merebut tubuh asliku, aku bersumpah akan menjemputmu dari pelukan kematian. Takdir tidak akan kubiarkan memisahkan kita lagi."
Shen Long berdiri tegak. Ia mengulurkan tangan kanannya ke udara. ZING! Sebuah pedang hitam dengan ukiran naga merah yang haus darah muncul dalam genggamannya. Namanya adalah "Pembantai Surga".
Tanpa peringatan, Shen Long mengayunkan pedangnya ke arah langit. Sebuah garis hitam vertikal melesat, membelah awan darah dan menciptakan ledakan sonik yang menghancurkan seluruh kaca bangunan di kediaman keluarga Shen yang berjarak beberapa kilometer.
"Keluarga Shen..." Shen Long menatap ke arah kediaman utama dengan senyum yang mengerikan. "Pesta kalian baru saja dimulai."
Di kediaman utama, Shen Po yang sedang minum teh tiba-tiba memuntahkan darah saat merasakan tekanan roh yang begitu dahsyat menghantam rumahnya. Dari kejauhan, ia melihat sosok pria berjubah hitam terbang di angkasa, membawa maut yang tak terelakkan.
Ceritanya makin seru.
Terimakasih atas updatednya.