NovelToon NovelToon
Perselingkuhan Suamiku

Perselingkuhan Suamiku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Beda Usia / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reni t

Alena mengorbankan usia mudanya dengan menikahi Aviano. Dia menikah di usia yang terbilang masih sangat muda yaitu 18 tahun. Dirinya bahkan mengubur dalam-dalam impiannya untuk berkuliah dan lebih memilih menjadi ibu rumah tangga. Mengurus rumah dan 2 buah hatinya adalah pekerjaannya sehari-hari.

5 tahun pernikahan mereka, hal yang mengejutkan pun terkuak, Alviano suaminya ternyata diam-diam memiliki wanita lain. Dia telah mengkhianati kesetiaan, ketulusan bahkan semua pengorbanan yang telah di lakukan oleh istrinya selama ini.

Akankah Alena bertahan demi kedua buah hatinya, memaafkan dan memberi kesempatan kedua kepada suaminya itu? Atau, dia akan memilih mundur dan mengejar cita-citanya yang sempat dia kubur dalam-dalam?

"Perselingkuhan Suamiku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Ibu

Ckiit!

Taksi yang di tumpangi oleh Alena akhirnya tiba di depan kediaman orang tuanya. Wanita itu segera membuka pintu mobil setelah membayar tagihan taksi terlebih dahulu. Lian tetap berada di dalam gendongannya, sementara Lani dia papah untuk keluar dari dalam mobil tersebut.

"Hati-hati, sayang," ucap Alena lembut, saat kedua kaki mungil sang putri mulai menapaki aspal. Dia pun melindungi kepala putrinya itu agar tidak terbentur atap mobil.

Sang supir membantunya untuk mengeluarkan koper besar milik Alena. Koper tersebut di letakkan tepat di sampingnya kini. Setelah itu, supir tersebut kembali memasuki mobil dan meninggalkan Alena juga kedua putra-putrinya di sana.

Alena menatap rumah besar milik kedua orang tuanya itu. Pagar putih tinggi menjulang berada di hadapannya kini. Hatinya benar-benar berkecamuk, apa yang akan dia katakan kepada ibu dan juga ayahnya nanti? Apa dirinya akan berkata jujur prihal perselingkuhan suaminya? Alena mengigit bibir bawahnya keras. Mengingat bahwa kedua orang tuanya sempat menentang keputusannya untuk menikah muda kala itu membuat perasaanya semakin dilanda rasa dilema.

"Kenapa Mommy diam saja? Kenapa kita gak masuk, Mom?" tanya Lani, mendongakkan kepalanya menatap wajah sang ibu.

Alena menundukkan kepalanya menatap wajah sang putri. Senyuman kecil pun dia layangkan. Luka di hatinya akan dia sembunyikan, baik dari kedua orang tuanya maupun dari kedua putra-putrinya. Masalah kelangsungan rumah tangganya ke depan, dia serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Alena yakin bahwa Tuhan telah menyiapkan sesuatu yang indah di balik masalah yang sedang dia hadapi saat ini.

"Kita masuk, sayang. Eyang pasti senang dengan kedatangan kita," jawab Alena menyudahi lamunan panjangnya.

Kedua kakinya mulai melangkah, membuka pintu pagar lalu masuk ke dalamnya. Lian berada di dalam gendongannya, tangan kanannya menggenggam erat telapak tangan Lani, sementara tangan kirinya menarik koper besar. Mereka pun berjalan memasuki halaman dan segera di sambut oleh Bi Surti yang saat ini sedang menyiram halaman, asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman orang tuanya tersebut.

"Non Alena? Astaga, Non kapan datang?" tanya Bibi segera berjalan menghampiri, wanita paruh baya itu segera membantu Alena membawakan koper besar miliknya.

"Aku baru saja sampai, Bi. Ibu sama ayah ada di dalam?"

"Ada, Non. Kopernya biar saya yang bawa. Astaga, Non ke sini sama siapa? Den Alviano mana?"

"Mas Alvian gak ikut, Bi. Dia sibuk."

"Non ke sini sendiri, bawa anak-anak?"

Alena hanya tersenyum kecil. Dia pun berjalan ke arah pintu.

Ceklek!

Pintu pun di buka lebar. Alena bersama kedua buah hatinya masuk ke dalam rumah. Dia menatap sekeliling, sudah lama sekali sejak terakhir kali dia berkunjung ke rumah orang tuanya itu.

"Alena? Lani, Lian?"

Terdengar suara sang ibu, beliau nampak terkejut dengan kedatangan putri juga sang cucu yang secara tiba-tiba tanpa kabar dan berita. Wanita paruh baya itu pun segera menghampiri dan menggendong Lani sang cucu.

"Ibu," sapa Alena menyalami ibundanya juga memeluknya sekejap.

"Ya Tuhan, kenapa kamu gak bilang kalau mau datang kemari?" tanya ibu menatap penuh rasa rindu wajah sang putri.

"Aku memang sengaja mau membuat kejutan untuk ibu. O iya, ayah mana?" tanya Alena menatap sekeliling.

"Ayahmu masih di kantor, beliau belum pulang."

"Hmm! Begitu. Aku lelah, aku langsung istirahat ya."

Nyonya Inggrid menatap sekeliling mencari keberadaan menantunya. Keningnya pun nampak di kerutkan merasa heran. Apakah putrinya datang hanya sendirian? Kemana Alviano?

"Len ... Suamimu mana?" tanya Sang ibu seketika merubah raut wajahnya.

"Mas Vian sibuk, bu. Banyak pekerjaan di kantor," jawab Alena mencoba untuk bersikap biasa saja.

"Yakin kamu gak bohong?"

"Eyang, cucu ... aku aus ..." Lian yang saat ini berada di dalam gendongan ibunya seketika merentangkan kedua tangannya meminta untuk di gendong oleh sang nenek.

"Lian haus? Ayo Eyang bikinkan susu buat kamu. Lani turun dulu ya, Eyang mau bikinkan susu untuk adik kamu."

Lani mengangguk patuh. Dia pun perlahan di turunkan oleh sang nenek. Wajah gadis itu terlihat kelelahan.

"Aku juga mau susu, Eyang," pinta Lani.

"Mari ikut Eyang. Sekalian kita main di taman belakang."

Lani dan Lian mengangguk seraya tersenyum senang.

"Lebih baik kamu istirahat, Len. Anak-anak biar sama ibu, wajah kamu pucat sekali."

"Terima kasih, bu. Kalian berdua jangan nakal ya, Mommy mau istirahat dulu sebentar, oke?"

"Baik, Mommy. Kami janji gak akan nakal," jawab Lani dengan suara cempreng khas anak kecil.

Alena mengusap kepala putrinya penuh kasih sayang. Satu kecupan pun mendarat di pucuk kepala putrinya lembut dan penuh kasih sayang. Setelah itu, dia berjalan ke arah di mana kamarnya berada.

Ceklek!

Pintu kamar pun di buka lalu kembali di tutup rapat juga di kunci setelah dia masuk ke dalamnya. Alena memejamkan kedua matanya, mencoba untuk menetralisir pikiran dan hatinya. Wanita berusia 23 tahun itu menarik napas panjang lalu menghembuskannya secara perlahan.

"Tenang Alena, semua ini akan segera berlalu. Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hambanya. Kamu pasti bisa, aku pasti bisa," lirih Alena berbicara kepada diri sendiri.

Perlahan dia mulai berjalan ke arah kamar mandi lalu masuk ke dalamnya. Alena melucuti satu-persatu pakaiannya hingga tubuhnya benar-benar polos tanpa sehelai benangpun. Wanita itu berjalan ke arah shower, kran shower pun dia putar pelan. Buliran air seketika mengalir deras tepat mengenai kepalanya.

"Kamu jahat, Alviano. Aku benci sama kamu, hiks hiks hiks!" tangis Alena pecah juga pada akhirnya.

Bibirnya memang berkata bahwa dia akan kuat menghadapi semua ini, tapi tidak dengan hatinya. Dia tidak sanggup menghadapi perselingkuhan suaminya. Perasaanya tidak terima cintanya di duakan, bahkan pengorbanannya merasa di sepelekan.

"Brengsek! Brengsek! Brengsek! Kamu brengsek, Alviano. Hiks hiks hiks!" Geram Alena membiarkan buliran air shower membasuh tubuh polosnya juga menangis sesenggukan di bawah guyuran air shower yang terasa dingin sebenarnya.

Bruk!

Tubuh Alena akhirnya ambruk.

BERSAMBUNG

...****************...

1
Dewi Sri
Hadir
WHATEA SALA
Selingkuh gak ada obatnya,sembuh nya kku sudah di patok.
Dwi Setyaningrum
kok ruang ICU thor ga k UGD dl ya 🤔
Katherina Ajawaila
udh cinta' aja yg di bahas biar itu anak pada kabur masing" . ribet
Katherina Ajawaila
gedek juga liat Alena td nangis" giliran di sure lupa tuh sm tangisan anak lah lebai sama ja dengn vian aslinya sih kamu kesepian lena di senggol dikit langsung aja nyosor 😡
Katherina Ajawaila
lena makany jd perempuan juga jgn muna. 🤭
Katherina Ajawaila
keren lah Outhour yg baca jd napsu SMP emosi 🤭
Katherina Ajawaila
anak" jd korban, mm n dady hanya mikirin ego masing" anak ngk di pikirin 🥺
Katherina Ajawaila
makanya lena, pengadilan juga bisa bertindak sejak pisah anak jd sakit, krna kmu sibuk kuliah dan sudah punya calon, batin anak kamu ngk pikirin, kamu hanya pikir anak ngumpul. bisa senang kalau di ajak pergi tapi dgn calon pp baru, perasaan amak ngk kamu pikirin. 🤨
Katherina Ajawaila
makanya lena, anak lg sakit jgn halu mikir laku" sama aja nanti sm Vian, 11,12 ntar maaf saya khilaf. aneh perempuan loh. biasa nya lebih. kuat soal hati. jadi gemes😆
Katherina Ajawaila
lena egois juga mentingin kesenNgan dia tapi anak menderita nanti nyesel loh kalau lian knp" baru bilang nyesel khilaf. lagu lama kaset kusut 😡
Katherina Ajawaila
kasiankknyaLena, ketemu cewek yg di anggap sangat baik" ngk taunya baik" Gila lendir 🤑
Katherina Ajawaila
April kena batunya jalang berenda, demen sih cari masang yg berkelas kena baru nya skrng. 😡
Katherina Ajawaila
pasti kk nya lena ngk tau yg dia sebetulnya" perempuan pelakor itu nempel sm dia, org perempuan bergilir yg! bertopeng, menjijikkan 🤑
Katherina Ajawaila
lena jgn mau kalau smo di taksir sm dosen sengkle alias killer ada aja, masalah tiap hari 😡
Muppin🧚🏻‍♀️: Kisah tentang Diana Rosemary Falika— yang diusir oleh orang tuanya, dikhianati, dihancurkan, dan ditinggalkan dalam kondisi hamil.

Saat ia mulai sembuh karena satu pria yang dia anggap tulus.

lelaki dari masa lalunya kembali, membawa rahasia yang bisa membuat Diana hancur dan memilih pergi jauh membawa bayinya .

✨ Baca SCARLET MEMORIES sekarang.

Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa❤️
total 1 replies
Katherina Ajawaila
mantap, udh cipika cipiki bisa ya blng kilaf
Katherina Ajawaila
Ee April. ada donk harga diri jd perempuan udh di ojos ya, situ juga jd perempuan. sadar diri suami org loh gampang banget. buka kaki. apa x piala. bergilir kerja kantor hanya. kedok doang x, kalau gadis pasti ngk mau

🤑🤑🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🤑🤭🤭🤭🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
kasihan Alena, sok" tegar ternyata roboh juga. ketahuan pasti sm momy mu🤭
Katherina Ajawaila
maknya jd laki" jgn mudah blng cinta aya ayam berak aja, bego
Katherina Ajawaila
skrng nangis nanti ketemu jalang nya lupa sm anak dan istri lagu lama kaset kusut 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!