NovelToon NovelToon
Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.

Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan

Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kayla Yang Bijak

Diva membanting semua barang yang ada di dalam kamarnya. Ia berteriak sambil mengacak-acak rambut nya.“Wanita itu.. wanita itu..apa istimewanya wanita itu sehingga Bara lebih perduli pada wanita itu tanpa memperdulikan perasaan ku!"

Suara benturan benturan barang yang jatuh semakin terdengar membuat kamar berantakan – buku meja terbalik, vas bunga pecah di lantai, dan bantal, selimut terlempar ke sudut kamar.

"Wanita itu hanya seorang Ob berbeda dengan ku yang merupakan seorang pramugari jelas aku lebih baik dari wanita itu!" teriak Diva lagi sambil menendang kursi kecil yang ada di dekat ranjangnya. "Aku sudah mencoba segalanya – dari menyiapkan makanan kesukaannya hingga selalu ada di sisi dia setiap saat, tapi kenapa justru dia lebih memperhatikan seorang wanita rendahan yang baru saja dia temui belakangan ini?!"

Diva kemudian menjatuhkan diri ke atas ranjang, menangis sambil menutupi wajahnya dengan bantal. "Padahal aku dan Bara sudah mengenal satu sama lain sejak lama...lalu apa aku kurang baik dari dia hiks hiks hiks?"

Suara tangisan semakin terdengar jelas oleh mamanya.“Diva apa yang yang terjadi nak, sudahlah kamu tidak perlu memikirkan pria itu lagi!”

“Sudahlah ma kamu jangan terlalu memanjakan Putri mu itu, lihatlah sekarang dia hanya mempermalukan kita!”Ujar papa Diva yang terlihat sangat tidak perduli dan meminta istrinya untuk membiarkan Diva menghabiskan waktu untuk menangis sepuasnya .

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Bara yang baru pertama kali datang ke kontrakan Aluza di buat terkejut karena kontrakan Aluza yang tidak layak untuk di tempat tinggali. dan tempatnya ada di perempatan gang dan di samping rongsokan.

“Ini kontrakan atau gubuk sih?"Tanya Bara bercampur cibiran.

“Kenapa, apa menurut kamu ini aneh?”tanya Aluza ketika melihat Ekspresi tak biasa dari wajah pria yang telah memecat nya dari bandara.“Lagi pula kontrakan ini terpaksa aku sewa karena ini adalah satu-satunya cara cepat untuk berangkat bekerja waktu di bandara kemarin"

Bara mengerutkan dahinya.“Cara cepat..bukan kah waktu itu kamu sering telat?"

“Mungkin karena bekerja di bawah pengawasan kamu, makanya aku telat“Jawab Aluza asal.

"Hah?! Apa hubungannya sama Saya?!" Bara sedikit menyeringai dengan tatapan yang bercampur antara kesal dan lucu. "Kalau karena aku kamu jadi sengaja telat, itu alasan yang paling tidak masuk akal yang pernah saya dengar!”

Bara melangkah masuk ke depan teras kontrakan dan melihat sekeliling lagi, "Padahal kalau kamu kerja dengan baik, saya juga nggak akan susah-susah pecat kamu.

“Hey, apa yang kamu lakukan. cepat pulang sana! lalu apa kamu mau aku di cap orang-orang di sekitar sini sering memasukan seorang pria ke dalam kontrakan!”Kata Aluza ketus, secara terang-terangan mengusir Bara.

"Saya cuma mau melihat kondisi tempatmu saja, tidak ada maksud lain!" lanjut Bara sambil berjalan mundur perlahan menjauhi teras.Kemudian Bara mengeluarkan dompetnya dan mengambil beberapa uang bewarna merah.lalu ia berikan pada Aluza.

“Ini uang untuk mu anggap saja uang ini berupa imbalan karena kamu telah membantu saya untuk menjadi pacar pura-pura di depan keluarga saya dan Diva”

Aluza memandangi uang itu tidak bermaksud ingin menerima nya. malahan dia menyuruh Bara untuk menyimpan uangnya kembali.

"Itu cuma hal kecil" ucap Aluza dengan nada sedikit kesal, bahkan sedikit menjulurkan bibirnya. "Aku bantu kamu bukan karena mau dapat uang tapi ini tentang balas Budi yang sempat kamu katakan kemarin. Jadi aku sama kamu itu sama-sama impas, ngerti!”

Aluza mendorong tangan Bara yang masih memegang uang kembali ke arahnya, "Simpan uangmu itu ya Pak Bara. Kalau kamu benar-benar mau berterima kasih, cukup jangan lagi selalu menyalahkan aku sebagai pencuri,dan jangan bilang kalau aku sering telat karena kerja bawah kamu. Selain itu, kalau aku terima uang ini rasanya seperti aku jadi seperti orang yang hanya mau membantu kalau ada bayaran saja. Padahal saya bukan seperti itu!"

“Oke, saya akui awal pertama bertemu dengan mu saya sudah salah paham tapi kalau kamu ingin saya bisa kok membantu kamu bekerja di bandara lagi?”

Aluza bersedekap sambil menggeleng kepalanya.“Aku sudah bekerja di tempat lain, tentunya pekerjaan itu sangat membuat ku nyaman.“Aluza melirik jam di tangan nya lantas melihat Bara.“Kamu Mending pulang, karena ini sudah malam dan aku juga ada shift kerja pagi besok"

Bara mengangguk paham, sambil melihat ke arah langit yang memang sudah mulai gelap "Ya kamu ini sudah larut malam." Bara sedikit mengintai pandangannya ke luar kontrakan Aluza sebelum kembali menatap Aluza.“Baiklah kalau begitu saya pulang dulu!"Bara mulai mengangkat tangan nya sebagai tanda perpisahan.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Keesokan paginya Keyla kembali pulang kerumah karena semalam ia menginap di tempat sahabat nya. kemudian ia berjalan ke meja makan dan hanya ada Bara di sana.

“Kamu sudah pulang?”Tanya Bara sebelum Keyla memulai pertanyaan duluan.

“Hmm seperti yang kakak lihat,”lalu Keyla mulai memandangi sekitar nya.“Di mana mama,papa, dan juga kakek kak Bara?"tanya Keyla sembil mendudukkan bokong di kursi makan miliknya.

Bara diam sejenak sambil fokus mengoleskan selai coklat ke roti tawar.“Coba kamu panggil mama di kamar nya?"

Keyla mengerutkan dahi, lalu menghembuskan nafasnya.“Kakak berantem yah sama mama? karena tidak biasanya mama dan papa tidak berada di meja makan jam segini. tapi kalau kakek siapa terbiasa tanpa sarapan pagi,”Keyla pun perlahan turun dari tempat duduknya.“Aku mau panggil mama dulu kak"

Keyla berjalan keluar dari ruang makan, "Mama... Mama!" panggilnya sambil mencari mamanya di sekitar rumah. Suara mamanya terdengar dari arah kamar, "Keyla kamu sudah pulang..”

Keyla masuk ke kamar mama dan melihat mama sedang rebahan,“Ma kenapa masih di kamar? ayo kita sarapan dulu”

“Mama tidak lapar, Key. Mama tidak enak badan," kata mama nya sambil memejamkan mata.Keyla duduk di tepian ranjang mamanya.“Mama sama kak Bara kenapa sih, apa ada masalah!?”

Tiba-tiba papa keluar dari kamar mandi.“Semalam mama mu sama kakak mu bertengkar hebat..

“Bertengkar hebat karena masalah apa pa?”tanya Keyla begitu penasaran.

“Kakak mu semalam mengenalkan pacar barunya kepada mama dan papa bahkan keluarga Diva juga bahkan kamu sendiri pasti paham dong key apa yang terjadi selanjutnya”

“Apa! kak Bara punya pacar selain kak Diva!?”Jawab Keyla merasa terkejut.“Tapi kira-kira siapa pa, pacar baru nya kak Bara aku sangat penasaran?"

“Hey Keyla untuk apa kamu bertanya tentang pacar baru kakak mu. tidak jelas sekali, pokoknya apapun itu mama tidak merestui kakak mu dengan siapapun kecuali mama akan kembali merestui hubungan kakak mu dengan wanita pilihan mama yaitu Diva!"

"Hah mama jangan terlalu keras sama kak Bara! Kak Bara juga udah gede, harusnya bisa memilih sendiri siapa orang yang dicintainya kan? Padahal hubungan itu kalau dipaksakan nggak akan bahagia juga..mama!”Celetuk Keyla.

Mama mendadak terdiam sejenak, matanya sedikit memerah sebelum akhirnya menghela nafas panjang

"Kamu ngerti apa Keyla kamu itu masih sangat kecil. Mama hanya mau yang terbaik buat kakakmu! Diva anaknya keluarga baik-baik, pekerjaan pramugari, pasti cocok bersanding dengan kakak mu. Kalau dengan orang yang dia pilih sendiri, bagaimana bisa mama percaya?" ujar mama dengan nada yang terdengar keras.

"Tapiii mamaaa... bahagia itu bukan dari apa yang orang lain pikir terbaik kan? Kalau kak Bara tidak senang, apa gunanya semua itu?" Keyla memegang tangan mama perlahan, "Mama bisa aja dulu kenalan sama orang yang dicintain kak Bara? Biar mama tahu juga siapa dia sebenarnya, bukan cuma langsung menolak..."

“Hooh dasar anak ini! sudah sana pergi masuk kamar mu. bukan nya malah bela mama.."

Keyla mengernyitkan dahi sedikit, wajahnya penuh kesal tapi juga merasa kasihan sama mama.“Yaudah deh aku mau masuk ke kamar saja, aku ngantuk pengen lanjuti tidur!"Keylà menghentakkan kakinya sebelum pada akhirnya ia meninggalkan mama dan papanya di dalam kamar mereka.

Setelah Keyla keluar, terdengar bunyi pintu kamar ditutup dengan sedikit keras. Di dalam kamar, mama dan papa saling melihat satu sama lain sebelum mama menghela nafas lagi.

1
anggita
mampir ng👍like sana iklan☝aja. moga novelnya lancar.
Elzaluza2549: terima kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!