NovelToon NovelToon
Jodoh Tak Diundang

Jodoh Tak Diundang

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Nikahmuda / Duda / Ibu Pengganti
Popularitas:583.9k
Nilai: 5
Nama Author: saputri90

Nayla Putri Atmaja (21) seorang gadis riang yang tengah menempuh pendidikan di sebuah universitas swasta di kota Jakarta, tak pernah menyangka hidupnya akan serumit ini setelah ia bertemu dengan Bayu Pratama (30). Seorang dosen muda yang mengisi mata kuliah di semester lima. Selain menjadi seorang dosen Bayu merupakan seorang pengusaha muda. Pria yang cukup sukses dan berpendidikan tinggi, namun menyandang status duda beranak satu.

Entah disengaja ataupun tidak pertemuan mereka di kampus menjadi awal kisah cerita mereka dimulai. Hidup Bayu yang semula terlihat begitu datar, kini berubah menjadi sangat menyebalkan ketika takdir mempertemukan dirinya dengan sosok Nayla yang memiliki sikap menjengkelkan, merepotkan, banyak maunya, bicara sembarangan dan blak-blakan. Sangat berbanding terbalik dengan kehidupan Bayu yang terlihat begitu tenang, datar dan tertutup.

Mau tau kelajutan kisah mereka selanjutnya? Yuk simak terus cerita Jodoh Tak Diundang...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saputri90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JTD Bab 7

Tok... Tok... Tok [ Suara pintu diketuk].

"Non, buka pintunya Non," suara Mbok Jum heboh di balik pintu kamar Nayla.

"Non, bangun Non, calon suami Non sudah datang dengan kedua orang tuanya," kembali Mbok Jum bersuara dengan suara yang cukup keras.

Mbok Jum yakin Nona mudanya ini sedang tidur. Merasa tak sanggup membangunkan Nayla, Mbok Jum pun akhirnya kembali ke ruang tamu untuk menghampiri Riska.

"Nyonya maaf sepertinya Non Nay tidur," ucap Mbok Jum yang berbisik di telinga Riska.

Mendengar ucapan Mbok Jum, mata Riska seketika membola, tangannya mengepal sempurna menahan kesal. Bisa-bisanya putri bungsunya itu tidur di waktu yang tak tepat.

Riska segera permisi kepada kedua calon besannya kemudian berjalan cepat ke lantai dua menghampiri kamar Nayla.

"N A Y L A," pekik Riska di balik pintu, tentunya dengan menggedor-gedor pintu kamar Nayla yang suaranya begitu keras hingga terdengar ke ruang tamu.

Kedua calon mertua Nayla, Ratna dan Tuan Tama saling memandang satu sama lain, seakan sedang bicara melalui tatapan mata mereka, mengenai apa yang terjadi hingga Riska memekikkan nama anaknya sambil menggedor-gedor pintu kamar begitu kerasnya,hingga terdengar ke ruang tamu dimana kini mereka berada.

Melihat hal itu ayah Nayla, Tuan Gunawan Atmaja terlihat tersenyum penuh arti dan berkata, "Putri bungsuku itu, memang seperti itu suka sekali tidur dan sulit dibangunkan, mohon di maklumi ya Tama, Ratna," ucap Ayah Nayla dengan tak enak hati.

"Iya tak apa kok Gun, kami bisa mengerti, mungkin dia kelelahan," ucap Ratna. Yang tahu pasti calon menantunya itu habis di kerjai oleh putra semata wayangnya.

Jika saja tadi ia tidak datang ke kampus untuk mendatangi putranya, mungkin Nayla saat ini masih berada di kampus, menginput nilai membantu pekerjaan sang putra.

"NAYLA, BUKA PINTUNYA ATAU BUNDA___," ucapan Riska terpotong, saat Nayla dengan penampilan berantakannya muncul setelah pintu kamarnya ia buka.

"Apa sih Bun, marah-marah?" tanya Nayla yang seakan lupa jika ia di suruh ke kamarnya untuk bersiap karena akan ada calon suami dan calon mertuanya datang untuk melamarnya.

"Jangan pura-pura amnesia Nay! Sungguh ini bukan waktu yang tepat untuk bercanda. Cepat mandi dan bersiap! Kedua calon mertua mu sudah ada di ruang tamu," omel Riska yang mendorong Nayla ke kamar mandi.

"Tapi Bun__"Nayla masih berusaha menolak perjodohan ini, namun belum selesai ia berucap Riska sang bunda sudah memotong ucapannya dan terus mendorong tubuhnya yang sudah bau kecut seperti kalajengking masuk ke dalam kamar mandi.

"Gak ada tapi-tapi, cepat mandi! Jangan bikin Ayah sama Bunda malu!" potong Riska yang kemudian menyalakan shower hingga akhirnya tubuh Nayla basah dengan pakaian yang masih melekat di tubuhnya.

"Tega banget sih Bunda, ya Allah semoga jodoh Nay, bukan Om-om botak yang memiliki perut buncit," batin Nayla yang begitu nelangsa dengan nasibnya.

Setelah memastikan putrinya mandi, Riska segera menyiapkan baju untuk dikenakan putrinya itu. Baru saja ia meletakkan baju kebaya sederhana di atas ranjang Nayla, tiba-tiba saja Silvi datang ke kamar Nayla dengan tergesa-gesa.

"Bun, sudah biarkan Nayla, Silvi yang urus. Bunda di panggil sama ayah untuk segera turun," ucap Silvi dengan nafasnya yang terputus-putus karena ia berjalan begitu cepat dan tergesa-gesa.

"Ada apa Sil, kenapa nafas kamu sampai terengah-engah seperti ini? Kaya orang habis ngejar maling aja," tanya Riska begitu penasaran pada menantunya itu.

"Hadduh Bun, Silvi gak bisa jelasin, mendingan Bunda turun saja, biar tahu lebih jelasnya!" pinta Silvi yang merasa tak bisa menjelaskan apa yang terjadi di ruang tamu, yang sangat membuat Riska begitu penasaran.

Untuk menghilangkan rasa penasarannya, segera Riska turun kebawah, ia turun dengan langkah lebarnya. Sesampainya di ruang tamu, ia melihat Bayu yang sudah hadir beserta seorang pria yang tak Riska kenali.

Suasana di ruang itu terlihat mencengkam, terlihat dari wajah serius yang terpancar baik dari suaminya maupun dari kedua calon besannya berbeda dengan raut wajah Bayu dan juga pria asing yang duduk di sebelahnya.

Riska yang sudah duduk di samping suaminya segera menyenggol lengan suaminya, "Ayah katakan ada apa ini? Kenapa wajah kalian semua terlihat begitu serius? Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Riska bertubi-tubi pada Gunawan.

"Bunda, Bayu mau menikahi Nayla putri kita malam ini juga, dia juga sudah membawa penghulu ke rumah kita," jawab Gunawan apa adanya.

Seketika raut wajah Riska nampak terkejut, bola matanya terlihat seperti ingin keluar dari cangkangnya, mulutnya pun terlihat terbuka lebar. Segara ia menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.

"Apa ini tidak terlalu terburu-buru Nak Bayu?" tanya Riska saat dia sudah terlihat tenang.

"Tidak Tante, lebih cepat lebih baik, saya tidak mau menunda-nunda yang pada akhirnya saya bisa kehilangan Nayla," jawab Bayu yang seolah telah mengenal Nayla.

"Ayah bagaimana ini? Jika Ayah setuju dan tidak keberatan, Bunda sih bagaimana Ayah saja, toh sama saja bukan, memang dalam waktu dekat ini mereka akan menikah?" tanya Riska pada suaminya.

"Ya, Bunda benar, kalau begitu mari kita nikahkan anak kita malam ini," jawab Gunawan yang kemudian mengajak kedua sahabatnya untuk menikahkan anak mereka.

"Kalau begitu, cepat panggil putri mu, Gun!" pinta Tuan Pratama yang terlihat bahagia.

"Ok, kalian tunggulah sebentar, aku akan membawa putriku dan mengatakan padanya malam ini tidak ada lamaran tapi langsung ijab kabul," ucap Tuan Gunawan yang kemudian beranjak berdiri dan pergi meninggalkan ruang tamu. Ia berjalan begitu semangat menghampiri kamar Nayla.

Sesampainya di kamar Nayla sudah rapih menggunakan kebaya yang di siapkan sang Bunda. Wajah Nayla juga sudah terlihat cantik karena Silvi sudah me-make over wajah polosnya dengan alat-alat make up milik kakak iparnya itu.

"Ya ampun ini benar anak Ayah, biasanya penampilannya kaya kuyang sekarang cantik banget seperti princess nyasar dari kayangan," puji Gunawan sekaligus menghina putrinya yang sudah nampak cemberut karena mendengar ucapan Gunawan itu.

"Ayah jahat banget sih mulutnya, minta di cabein ya?" Sahut Nayla yang mencubit lengan Gunawan, sampai Gunawan terlihat meringis kesakitan.

"Aduh sakit Nay, kok nyubitnya kencang banget pake sih kamu," protes Gunawan sembari mengusap lengannya yang sakit karena dicubit Nayla.

"Iya maaf, sengaja. Ngomong-ngomong Ayah mau ngapain kesini? Jangan bilang kalau calon laki Nay udah gak sabar nunggu calon bininya turun!" tebak Nayla yang segera dijawab dengan anggukan kepala oleh sang Ayah. Nayla berdecih melihat jawaban sang Ayah.

"Dengar Nay, malam ini, mereka tak jadi melamar kamu," ucap Gunawan yang membuat Nayla tersenyum senang.

"Bagus dong Yah, kalau begitu Nay gak perlu turun kebawah," sahut Nayla dengan senyum yang terus terpancar di wajahnya. Nayla sangat senang jika lamaran ini di batalkan, itu artinya dia tak perlu memutuskan hubungannya dengan Tyo, kekasihnya.

"Eits, kamu jangan senang dulu Nay, dia memang tak jadi melamar kamu malam ini, tapi dia akan menikahi kamu malam ini juga," ucap Gunawan yang membuat Nayla terkejut.

"Apa?? Nikah?? Malam ini???" pekik Nayla yang terkejut bukan main. Mimpi apa dia semalam, mengalami nasib seperti ini. Status kelajangannya akan hilang dalam semalam.

Nayla terdiam sesaat, entah apa yang dipikirkan gadis ini, yang pasti kini Nayla merasa tubuhnya tak lagi bertulang, ia tak sanggup lagi berdiri tegak, tubuhnya pun perlahan tapi pasti merosot ke lantai. Silvi dan Gunawan yang melihat itu segera menopang tubuh Nayla.

"Nay..." Silvi memanggil nama adik iparnya itu ketika tubuh Nayla makin lunglai ke dasar lantai.

Ayah mertua dan menantunya itupun membantu Nayla untuk kembali berdiri, entah mengapa Gunawan merasa putrinya tak sungguh-sungguh terkulai lemas.

Gunawan sadar betul jika sang putri sedang bermain peran. Gunawan pun pada akhirnya melepaskan topangan di tubuh Putrinya begitu saja, alhasil bokong Nayla pun mencium lantai bersamaan dengan Silvi yang tak kuat menopang tubuh Nayla.

"Aduh Ayah kok di lepas, Silvi jadi jatuh kan Yah," protes menantunya yang ikut terjatuh karena ulah adik iparnya yang penuh drama.

"Nayla cukup! Jangan berakting, ini bukan panggung teater, ingat satu hal yang penting ini putri ayah yang tengil, kalau sampai kamu menolak ataupun membatalkan pernikahan ini, nama kamu akan ayah hapus dari daftar Kartu Keluarga, dan itu artinya semua fasilitas yang kamu rasakan akan Ayah tarik," ancam Gunawan yang membuat Nayla segera bangkit dari posisinya.

Ia melupakan rasa sakit pada bokongnya akibat terjatuh tadi dan segera memasang senyum kuda di depan sang ayah.

1
Ulna Yana
kak , update dong 😔😭
laelatul qomar
Luar biasa
💗vanilla💗🎶
dihh pake diucapin lagi
Ella Ella
ceritanya mkin amburadul Thor
Pipit F 🤩
Naylul emang kang kompor suka kalo sodara-sodaranya susah
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
siap2 ajalah para opa2🤭🤭🤭pembalasan nay lbh kejam🤣🤣
bayangan
🤭🤣🤣🤣 bapknya sendiri aja tkut sama kelakuan anaknya si naylul 🤣🤣
Ramadhani Kania
siap2 y oppa2 d marahi nenek uyut....🤭😂😂
Wu Shi Des
bagus Thor, semangat up nya...
Pipit F 🤩
waduh mode adu domba ini mah sesama kakek kakek 🤣🤣
emang bener-bner si Nayla
Pipit F 🤩
kena skak matt
Pipit F 🤩
emang istri durhakim 😅
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
nay hbs makn dimsum mendptkan wangsit🤭
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣🤣
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣nay tau aja yg mahalan🤦‍♀️
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
🤣🤣🤣msh mode marah2
bayangan
wah si nayla mau adu domba ni ke kakek abraham 🤣 bakalan seru tuh kakek kakek adu mulut gegara sinayla 😅
🍒⃞⃟🦅🥑⃟gaibfarm🦉𝐕⃝⃟🏴‍☠️
otaknya bnr² encerr si Naylul
Pipit F 🤩
kasian ini para pelayan di grebek para tetua mafia emak rmak 😅🤣
Pipit F 🤩
istri istri mode singa semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!