NovelToon NovelToon
Prince Bodyguard

Prince Bodyguard

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: pera

Letizia Philip dari kecil hingga dewasa mendapat perlakuan buruk terhadap Ibu tirinya, karena tidak mau membuat cemas dan khwatir Ayahnya di tutupinya semua dan menerima semua perlakuan ibunya. Hari-harinya di jalani seperti biasa senyumnya yang indah menjadi obat baginya mengurangi tekanan hidupnya yang begitu pahit, mungkin sebagian orang-orang melihatnya dia wanita yang beruntung justru kebalikannya, Letizia sesekali mengunjungi tempat favoritnya yaitu Panti Asuhan di sana Letizia menghabiskan masa kecilnya bersama anak-anak Panti dan menemukan seorang sahabat yang baik Yana Rich, keluarga Letizia tidak ada yang tahu selama ini Letizia bermain di Panti Asuhan bahkan disana dia sesekali mengajari anak-anak Panti. Para pekerja panti sangat senang melihat Letizia yang begitu baik dan tidak mau mamandang status bahkan Letizia sesekali membawa makanan lebih dari restoran Ayahnya untuk dibawanya. Tidak terasa kebiasaan Letizia tercium oleh ibunya dan melarangnya untuk kembali Panti......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

Setelah selesai sarapan pagi Letizia dan Mark pulang ke rumah karena Dokter sudah mengijinkannya pulang.

"Mark..."

"Iya kak", Mark mendudukkan Letizia ke Kursi roda.

"Bagaimana kamu bisa membanyar biaya pengobatan kakak?", Mark terdiam kaku mendengar pertanyaan Letizia. Di hadapkannya Wajahnya ke wajah Letizia Mark menarik nafas.

"Itu juga kak Mark bingung, petugas Administrasi mengatakan ada yang membayar pengobatan kakak mereka tidak mau memberitahukan Mark?".

"Benarkah...?"

"Siapapun dia kak semoga rezekinya berlimpah"

"Kamu benar Mark"

"Mari Kita pulang kak", Senyum Mark ke luar dan Letizia mengelus kepala Mark dan akhirnya mereka menuju ke rumah.

Flash back off

William memperhatikan gerak gerik Mark di lihatnya Mark terlihat gusar di Taman Rumah Sakit.

"Hallo...Ibu Mark butuh uang untuk biaya pengobatan kakak?"

"Uang ibu tidak ada, salah sendiri kenapa membawa si tengik itu ke Rumah Sakit", ucap Maria ketus.

"Ibu...", suara Mark meninggi dan di bantingnya ponselnya dan hancur.

"Ayah...kenapa cepat sekali meninggalkan kami?"

Hiks...hiks...hiks...

William membuang nafas dan menuju ke bagian Administrasi.

Flash back on

Di kediaman Alm.Paul Philip Maya dan Maria baru selesai sarapan pagi dan menuju ke ruang tengah.

"Mami...?"

"Iya sayang?", duduk.

"Sepertinya sudah waktunya Mami..."

"Buarrrrr....", Maya membuang gelas minumannya ke lantai.

"Pelayan...", teriak Maya, Pelayan berlari menuju ke ruang tengah gemetaran.

"Ada yang Nona butuhkan?", ucap Pelayan gugub.

"Maya sayang, Apa yang yang mau kamu lakukan?", tanya Maria khawatir.

"Lihat saja Mami...kejutannnn", senyum Maya keluar menakutkan Pelayan tersebut semakin gemetaran.

"Maya jangan kamu bilang....??"

"Iya Mami...Pelayan pergi ke kamar Letizia beresin itu semua barangnya dan buang,,,Cepattt", perintah Maya. Pelayan tersebut langsung berlari. Tidak lama Pelayan itu keluar membawa dua koper besar dan menuju ke pintu keluar namun Maya menghentikannya.

"Tunggu!"

"I..iiya..Nona?", Maya berdiri dan menghampiri Koper Letizia di tumpahkannya air dari gelas Maria ke Koper Letizia. Pelayan tersebut kaget karena barang di dalam sangatlah penting.

"Buang...!", perintah Maya.

"B..ba...baikk Nona", ucap Pelayan sambil berjalan ke pintu sebelum sampai Letizia dan Mark tiba dan melihat Ke pelayan.

"Bi...Koper Litizia kenapa?"

"Nona...bibi minta Maaf"

"Apa maksudnya ini bi susi", tanya Mark.

"Pelayan", teriak Maya. Mark masuk mendorong kursi roda Letizia ke dalam dan melihat Maya duduk manis.

"Maya...Apa maksud semua ini?", ucap Letizia, Maya berdiri dan melipat tangan di dadanya dan terseyum sinis, di hampirinya Letizia dan di tumpahkannya Wine ke wajah Letizia.

"Plakkkk...", sebuah tamparan keras mendarat ke pipi Letizia.

"Rasain enak...", tanya Maya dingin dan tidak memperdulikan, Mark terlihat geram dan mendorong Maya agak jauh dan akhirnya terjatuh.

"Maya...", teriak Mark

"Brak...duarrrr"

"Aaauuu", Maria berteriak karena kakinya tertusuk pecahan, Maya berdiri dan tidak terima melihat Maria kesakitan langung kesetanan dan menampar Mark sangat keras dan mengeluarkan darah segar dari sudut bibir tipisnya.

"Plakkkk...!", kejadian pagi itu Letizia tidak tahan dan kembali hampir pingsan.

"Mark hentikan semua ini", teriak Letizia.

"Pelayan...itu Koper dan orangnya buang dari sini, aku tidak sudi melihatnya", ucap Maya geram.

"Kakak mengusir Letizia?", ucap Mark dingin.

"Diam kau bodoh ini bukan urusanmu kau juga keluar...", ucap Maya geram.

1
©heezyyy ®ich
/Chuckle/
Lynz Alarick
thor.. william kan tau kalo mark itu adiknya letizia.. knp william ga nanya ama mark yah 🙄
Lynz Alarick
bagus koq
ummah ahmarla
🤣🤣🤣🤣sama kayak suamiq anti pizza
🇲🇾WatiAsahi
author...aku tak paham dengan Zia..Zia bila dengan William sangat kasar...sangat garang...tapi bila dengan ibu tiri dan Maya sangat lemah sampai pingsan..adakah Zia seorang pengecut..???
Murni Ulina Boru Aritonang
salah paham dah ini
Igusti Nyoman Nadi
tambah seru lo ceritanya
Igusti Nyoman Nadi
awal baru baca ceritanya bagus lo. semangat ya bikin nulis novel saya sangat suka membaca terimakasih
SuNenti TeRsana
$
Dona
baru lihat profil langsung link semoga sukses Thor 👌👌👌
pera: Sukses juga buat mu kak 😘
total 1 replies
Kenzi Kenzi
calon bini
Kenzi Kenzi
ikatan bathin sama papi nya
Sri Utami
kartunya.... kartunya Thor kok blm kasih ya William ke letizia
💥Meg🔥
ceitanya membingungkan. alurnya gak jelas...
Amrih Ledjaringtyas
gitu dong sedikit gebrakan💪💪
Amrih Ledjaringtyas
oon bangeeetttt🤣🤣🤣
Amrih Ledjaringtyas
letizia ama william bar" bnget,to giliran ama maya& mak tiri kaga berani lawan. payahh
Amrih Ledjaringtyas
bar"nyaaa
Amrih Ledjaringtyas
hahaha
Amrih Ledjaringtyas
muter" y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!