NovelToon NovelToon
(Bukan) SUAMI PURA-PURA

(Bukan) SUAMI PURA-PURA

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:614.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: UmiLovi

Menikah adalah penyatuan dua insan yang saling mencintai dalam ikatan pernikahan. Ikatan sakral yang disatukan atas nama Tuhan.
Tapi apa jadinya bila pernikahan itu dilakukan oleh dua insan yang tak saling mengenal satu sama lain?

Annastasia Camellia Winata, pewaris tunggal kerajaan bisnis Properti Winata Group terpaksa menikah dengan pria bernama Kiandro Bagaskara yang tiba-tiba saja dijodohkan padanya. Pria aneh dari kalangan jelata yang tak jelas asal usulnya.

Kekhawatiran akan hilangnya status sebagai pewaris tunggal Perusahaan Properti Winata Group membuat Ann terpaksa menyetujui pernikahan tersebut. Tentu saja, Ann yang workaholic, egois dan perfeksionis lebih dulu menyodorkan perjanjian pernikahan kontrak pada Kian sebelum mereka saling mengucapkan janji suci di hadapan Tuhan.

Kontrak sakti yang berisi enam pasal, lengkap dengan surat perceraian yang sudah di tandatangani oleh Ann. Yang akhirnya membuat hidup Kian yang tenang, stabil dan bahagia tiba-tiba saja berubah penuh drama.

Lantas apakah mempermainkan janji pada Tuhan tidak mendapatkan balasan? Siapa sebenarnya sosok Kian hingga orang tua Ann bersikeras menikahkan lelaki itu dengan putrinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UmiLovi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Frustasi

Semalaman Ann tak bisa tidur. Pikirannya melantur ke mana-mana. Ia tak habis pikir Daren tega membiarkannya menikah dengan lelaki pilihan Papanya. Ulu hatinya terasa sakit seperti tertusuk belati yang sudah berkarat, tersayat dan terlukai.

Tiga tahun menemani Daren tanpa pernah memprotes waktunya yang selalu dikalahkan oleh syuting, roadshow dan sederet kesibukan lainnya. Ann tak pernah meminta lebih. Ia selalu berusaha memahami posisi Daren dan mengalah padanya.

Mentari sudah menyapa sejak tiga jam yang lalu dan Ann masih betah bersembunyi di balik selimutnya yang tebal dan hangat. Hari ini ia sudah harus memberi keputusan pada Papanya. Dan ia sudah pasrah pada apapun yang akan terjadi nanti. Dengan siapapun ia akan menikah dan seperti apapun orangnya, mungkin dialah jodoh Ann yang sebenarnya.

Tidak. Ann tidak dibutakan oleh harta. Ia hanya berusaha realistis dan pasrah. Papanya benar, ia tidak bisa terus menerus menunggu Daren.

Perlahan Ann mengangkat tubuhnya dan duduk bersandar di sandaran ranjang. Tepat di saat itu, ponselnya bergetar di meja nakas. Ann meliriknya sekilas.

Love is calling...

Ann membuang muka dan membiarkan ponsel itu terus bergetar tanpa berniat untuk mengangkatnya. Hatinya terlanjur sakit atas penolakan Daren semalam, tidak ada lagi yang perlu dijelaskan setelah semalam ia mengakhiri semuanya. Tidak ada lagi Daren dalam lembaran kisah hidupnya.

Ann turun perlahan dari ranjang dan memutuskan untuk mandi sebelum turun menemui Papanya. Rasa pening spontan mengganyang kepalanya saat Ann berdiri dan hendak mengayunkan langkahnya menuju kamar mandi. Kurang tidur, makan tidak teratur dan depresi sepertinya membuat tubuhnya mulai memberontak. Sejenak Ann menghentikan langkahnya dan bersandar di dinding. Air matanya kembali menetes namun dengan cepat Ann menyekanya. Ia tak ingin lagi menangisi Daren.

Satu jam kemudian, Ann turun ke lantai satu menggunakan lift. Ia takut pingsan bila nekat turun melalui tangga. Kepala dan tubuhnya masih terasa ringan seperti kapas.

"Di mana Papa, Bik?" tanya Ann saat ia tak menemukan Papanya di meja makan.

"Di taman, Non. Sedang ngobrol sama tamunya tadi," sahut Bik Sum sopan.

Ann memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu. Ia meminta Bik Sum membuatkan seporsi omelet dan susu cokelat hangat secepatnya. Suasana hatinya boleh buruk, namun ia tetap harus mengisi perutnya dengan makanan.

Setengah jam kemudian, usai sarapan dan menghabiskan susu cokelatnya, Ann menyusul Papanya ke taman di bagian samping rumahnya yang megah dan luas. Ia menemukan Papanya sedang asyik mengobrol dengan seorang lelaki di gazebo di dekat kolam renang.

"Oh, itu Ann!" Papanya tersenyum lebar saat melihat Ann berjalan mendekat ke tempat mereka berdua mengobrol.

Jonathan berdiri dan menyusul Putrinya. Ia menggandeng Ann menuju gazebo tadi.

Ann memperhatikan lelaki yang duduk di gazebo dengan wajah tertunduk.

"Kian, kemarilah!" titah Jonathan saat ia melihat Kian masih duduk di tempat semula.

Lelaki bernama Kian itu berdiri, ia menatap Ann sekilas namun kemudian menunduk lagi dengan gugup. Kedua tangannya saling menggenggam dengan erat.

Ann memindai penampilan Kian. Not bad. Tingginya hampir menyamai Daren, bahkan mungkin lebih tinggi sedikit.

"Dia Kian, calon suamimu!"

Ann terbelalak. Ia menolehi Papanya dengan syok. Jonathan tersenyum dan mengangguk pasti. Ann kembali memperhatikan Kian yang sesaat lalu ia pikir hanyalah calon karyawan baru di rumah ini.

Penampilan Kian yang tadinya nampak lumayan keren seketika berubah menjadi sangat lusuh di mata Ann. Tidak mungkin ia menikah dengan lelaki dengan model begini?! Apa Papanya tidak salah pilih?? Bagaimana mungkin seorang Ann menikah dengannya? Apa kata dunia?!!

Kian mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Ann. Cukup lama tangan itu terulur sebelum kemudian Ann menyambutnya dengan risih.

"Kian."

"Annastasia!"

Lekas Ann melepas tangan itu dan menggosokkan telapak tangannya sendiri ke roknya. Ia tak ingin bekas sentuhan lelaki itu menempel di tubuhnya.

Kian memperhatikan tangan Ann yang di gosokkan ke bagian belakang roknya dengan sedih. Kesan pertamanya pada Ann pastinya tak semenarik yang ia bayangkan.

"Kalian mengobrollah. Papa mau menelefon Lukas di dalam sebentar!" Jonathan memperhatikan Kian dan Ann.

Ann menolehi Papanya dan menggeleng sebagai kode bahwa ia tak ingin ditinggalkan sendirian. Namun Jonathan tetap tak acuh dan berbalik pergi. Ann mendesah kecewa.

Kian yang melihat itu lekas berbalik dan kembali duduk di gazebo. Ia paham bila tak mungkin Ann akan menyukainya secepat ini.

"Kamu kenal Papaku sejak kapan?!" tanya Ann penasaran.

Kian terkesiap. Ia menoleh pada Ann yang sudah menatapnya penuh selidik.

"Sejak dua tahun yang lalu."

"Baru dua tahun dan Papa sudah nekat menikahkan Putrinya dengan orang yang baru ia kenal? Hebat! Pake pelet apa?"

Kian terhenyak. "Pelet?"

"Iya, pelet! Nggak mungkin Papaku bisa segampang itu nikahin aku sama kamu kalo bukan karena ilmu hitam yang kamu pake!"

Kian menggeleng cepat. "Saya tidak pernah memakai ilmu hitam apapun."

"Masa? Terus imbalan apa yang kamu dapet setelah kita menikah? Perusahaan? Rumah? Atau vila??"

"Kenapa berbicara seperti itu?"

"Nggak mungkin Papa nggak memberimu imbalan apapun! Aku tahu dengan jelas orang sepertimu pasti mengincar harta kami, ya, kan?!"

Kian menahan debaran di dadanya yang semakin memanas mendengar hinaan Ann. Tidak apa bila Ann tidak menyukainya, tapi menghinanya seperti ini jelas sangat keterlaluan.

"Sepertinya kamu salah menilai saya. Tolong jangan samakan saya dengan orang-orang yang kamu maksud. Dan tentang pernikahan itu, saya pun tidak menyetujuinya. Jangan berpikir saya akan dengan mudah menerima perjodohan ini." Kian berdiri dan menatap Ann dengan tajam.

Ann yang masih berdiri tak jauh dari Kian dengan tangan bersedekap di dada hanya merespon dengan senyum kecut.

"Bulshit!" desis Ann lirih.

"Saya datang kemari karena menghormati Pak Nathan sebagai orang yang telah banyak membantu saya dulu. Jangan salah tanggap dan mengira saya setuju untuk menikah denganmu!" jelas Kian.

Ann membuang muka. Nafasnya tertahan untuk beberapa saat setelah mendengar penjelasan Kian.

"Terima kasih untuk hinaanmu hari ini. Saya permisi." Kian menarik tas waistbagnya dan berlalu dengan tubuh bergetar menahan emosi.

Sekilas aroma parfum lelaki itu terendus indra penciuman Ann. Aroma kayu dan lime yang maskulin. Ann berbalik dan mengawasi lelaki bernama Kian itu pergi. Tubuh jangkungnya berjalan dengan cepat menyusuri koridor rumah Ann dan menghilang.

Ann mendesah letih. Ia tak bermaksud berkata kasar pada Kian, entah mengapa ia malah menjadikan lelaki itu pelampiasan amarahnya pada Daren. Padahal melihat penampilan Kian yang polos dan apa adanya, Ann yakin bila dia adalah lelaki yang baik. Ann kembali menoleh ke ujung koridor di mana Kian tadi melewatinya. Apa ia terlalu kasar??

*****************

1
vika fitri
karyamu menarik tor😘
falea sezi
ann murahan udah kek lacurrr
falea sezi
wanita murahan
ione
Luar biasa
Romi Putra
setuju....
novel alur dan jalan cerita bagus sangat di sayangkan blom banyak yg like.....
#tetap semangat author....
#mudah2an bisa jadi salah satu nominasi novel favorite ya...
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: terimakasih banyak 🥰 sayangnya author sekarang sudah fokus di rumah baru. bisa mampir di IG @laloviii untuk apdet karya-karya baru author yang nggak kalah seru.
total 1 replies
Anew elauzah
baca dari awal sampai bab ini..gak ada yg terlewatkan, semua bab bagus , menarik.ceritanya beda dr yg lain
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: 🥰 terimakasih banyak bestie 🫶🏻
total 1 replies
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: Terima kasih banyak, Bestie 🫶🏻
total 1 replies
Stevanie Anggia
cerita kian dan ann lanjut di judul apa kak?? masih penasarann
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: Hai, Kak. Ada di judul I love you, Mr. CEO. Tapi cuma sebagai figuran aja. ☺️.
Btw, terima kasih sudah membaca.
total 1 replies
Debby Ayu Chesa
ann keterlaluan banget, yang sabar ya kien..
Si_a
👍
Libsa Mujiyandasari
Luar biasa
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: Terimakasih banyak, Bestie 🥰🫶🏻❤️
total 1 replies
handa_seokjin🥀
dasar Annastasia bodohhhhhhhhhh nagis q gra2 kmu, 😭😭😭😭 Thor mas kian kapan bahagia y😭
Sherlitya Pratama
Luar biasa
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: Terimakasih banyak, Bestie
total 1 replies
Mng Icut
acuhin aja istri kaya gitu mah banyak cewe yg lebih baik di luaran sana,
Ririn Nursisminingsih
tinggalin pergi aja kian biar tau rasa
Ririn Nursisminingsih
0tw bucin ann
Ririn Nursisminingsih
a kok kesel sama ana yaa...udah tinggalin aja ken
Dewi Maia
novel sebagus ini like nya knp cuma segitu. . semangat terus nulisnya ya thor..
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: 🥰 terima kasih banyak supportnya, Bestie ❤️
total 1 replies
Dewi Maia
semangat nulisnya thor
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: Terima kasih, Bestie ❤️
total 1 replies
laode ilham
baik
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii: Terima kasih ❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!