Seorang penggemar anime tiba-tiba terbangun di sebuah pulau terpencil di dunia Naruto. Saat kebingungan mencari jalan keluar, sebuah sistem misterius muncul.
One Piece System.
Dengan sistem ini, ia dapat memperoleh karakter-karakter dari dunia One Piece sebagai bawahannya. Namun, untuk mendapatkan mereka, ia harus membangun reputasi dan pengaruh.
Bajak laut, Angkatan Laut, hingga tokoh-tokoh besar One Piece—semuanya bisa menjadi bagian dari kekuatannya.
Di dunia Naruto yang penuh konflik, ia harus menentukan jalannya sendiri.
Membangun kekuatan dari balik bayangan, atau menjadi legenda yang dikenal seluruh dunia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RabilMuhammadTahir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33: Permukiman Klan Kaguya dan Bintang Intelijen
Matahari pagi naik perlahan melemparkan pendar sinar keemasan yang membelah permukaan air tenang Teluk Karang Hantu. Angin pantai berhembus lembut membawa aroma kayu jati baru dan garam laut murni.
Tiga kapal perang faksi Gale—Kapal Perang Lautan Merah (Flagship), Kapal Sloop Bertiang Dua, dan Kapal Perintis 01—merapat dengan sempurna di sepanjang dermaga kayu jati mengapung, memandu dua kapal kargo Kiri yang membawa empat puluh warga pengungsi klan Kaguya yang baru saja dibebaskan dari pertempuran Selat Tanduk Hantu.
Di atas geladak kapal kargo terdepan, Kaguya Gen bersama dua prajurit Kaguya yang sudah lebih dulu bergabung dengan faksi Gale melompat turun ke atas pasir pantai dengan mata berbinar-binar haru.
Ketika para tetua dan warga pengungsi Kaguya melangkah turun dari tangga kapal, Kaguya Gen berlari mendekati mereka, merangkul tetua klan dengan erat.
"Paman! Kalian selamat!" seru Gen dengan suara bergetar emosional.
Tetua pengungsi Kaguya—seorang pria tua berambut putih tirus bernama Kaguya Masa—meneteskan air mata haru, memegang bahu Gen. "Gen! Kami mengira seluruh garis keturunan kita telah habis dibantai oleh pasukan Kirigakure di perbatasan timur... Siapa yang telah membebaskan kalian dan menyediakan perlindungan megah di teluk ini?"
Gen berbalik, menunjuk ke arah Rian yang berdiri tenang di anjungan pantai pasir putih bersama Smoker, Tashigi, Izo, dan para perwira lainnya.
"Beliau adalah Tuan Rian," tegas Gen dengan nada suara yang dipenuhi penghormatan mutlak. "Pimpinan tertinggi faksi Gale—kekuatan maritim adidaya yang telah melindungi klan kita dan menyediakan rumah baru di bawah panji mereka!"
Tetua Kaguya Masa bersama tiga puluh sembilan warga pengungsi Kaguya melangkah mendekati Rian. Tanpa ragu sedikit pun, seluruh warga pengungsi Kaguya berlutut di atas pasir pantai pasir putih, menundukkan kepala mereka di hadapan Rian.
"Tuan Rian yang mulia!" seru Kaguya Masa penuh dedikasi. " Atas nama seluruh anggota klan Kaguya yang tersisa, kami bersumpah akan mendedikasikan seluruh tenaga, tulang, dan kesetiaan kami untuk mengabdi pada faksi Gale!"
Rian merapatkan mantel bertudung hitamnya, menatap empat puluh warga Kaguya tersebut dengan pandangan mata yang tenang dan penuh kalkulasi kepemimpinan. Atribut Intelligence 16 miliknya mengonfirmasi bahwa penambahan empat puluh warga Kaguya ini meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan tenaga kerja faksi di Teluk Karang Hantu secara drastis.
"Berdirilah," suara Rian datar namun memancarkan otoritas yang tak terbantahkan. "Di bawah panji Gale, kalian tidak akan pernah menjadi buronan atau korban pembantaian lagi. Gen akan memandu kalian menuju area lembah karang bagian dalam untuk mendirikan permukiman resmi."
"Terima kasih yang tak terhingga, Tuan Rian!" jawab Masa dan seluruh warga Kaguya serentak seraya bangkit berdiri dengan semangat hidup yang baru.
Sementara warga klan Kaguya dipandu oleh Gen dan Yuki Hyouba menuju area lembah karang selatan untuk mendirikan tenda dan bangunan kayu permukiman, proses bongkar muat barang pampasan perang dari pertempuran Selat Tanduk Hantu berjalan dalam ketertiban yang luar biasa tinggi.
Smoker dan Tashigi memimpin pemindahan lima tahanan baru—Jonin Taketori Ryūza bersama empat perwira Anbu Kirigakure—menuju ruang tahanan bawah (brig) Kapal Perang Lautan Merah.
Di dalam sel tahanan redup berdinding kayu jati berlapis rantai besi tebal, Ryūza dan anak buahnya dijebloskan ke dalam sel yang berdampingan dengan Hozuki Mangetsu, Terumi Koga, Jonin Kurosawa, Kapten Gark, Hozuki Ryuji, dan belasan Anbu Kiri lainnya.
Hozuki Mangetsu mendongak dari balik jeruji selnya, menatap Ryūza yang mukanya memar akibat benturan pukulan Kurohige pada bab sebelumnya.
"Ryūza..." gumam Mangetsu parau dengan suara tersengal. "Rupanya armada logistik timurmu juga dihantam oleh kegelapan pria raksasa itu..."
Taketori Ryūza menundukkan kepalanya dalam kepasrahan mutlak, menyandarkan tubuhnya ke dinding kayu kapal. "Pria raksasa berjanggut hitam itu... Dia bukan manusia biasa, Mangetsu. Chakra Doton milikku dikunci total hanya dengan satu sentuhan tangannya... Faksi Gale ini berada di tingkatan monster yang tidak sanggup dipahami oleh Kirigakure."
Di luar sel, Smoker memutar kunci besi pintu sel dengan dentang KANG yang kokoh, lalu melangkah kembali ke geladak bersama Tashigi.
Tashigi menyampaikan laporan pencatatan logistik pampasan perang kepada Rian di kabin kayu utama:
Senjata Disita Tambahan: 30 bilah Ninjato konduktif chakra Kiri, 50 bilah Kunai, 80 bilah Senbon, dan 1 bilah tombak bercabang tiga Ryūza.
Total Kas Faksi Terkonfirmasi: 360.400 Ryo murni (350.400 Ryo di Pos Hagi/Kabin + 10.000 Ryo di Markas Utama Pulau Ren).
Di galangan kayu sebelah barat Teluk Karang Hantu, pengerjaan konstruksi kapal induk super Heavy Galleon Flagship & Ironclad Keel berlangsung dengan kecepatan yang gila!
Franky, Paulie, dan Kaku bekerja dalam ritme sinergi Trio Master Galangan Kapal yang luar biasa efisien.
TAK! TAK! TAK! CIIIISSS!
Franky berdiri di atas panggung kayu galangan, menggunakan lengan besinya untuk memasang katup kompresi udara bertenaga cola pada saluran pendorong Coup de Vent mini di bagian buritan kapal. Rambut birunya diposisikan mendatar, matanya melotot penuh semangat.
"SUUUUUUPER!" seru Franky membahana. "Saluran pendorong udara siap dipasang! Paulie, kencangkan baud-baud pelapis baja konduktif di sisi lambung kiri!"
Paulie yang mengisap cerutunya seraya memegang palu besi tebal membalas teriakannya, "Jangan menyuruhku, Pervert! Aku sudah mengunci dua puluh plat baja tempa di bagian lambung bawah! Kaku! Bagaimana dengan perisai lunas Seastone-nya?!"
Kaku melayang turun dari atas tiang kerangka kapal menggunakan Geppo, mendarat anggun di tumpuan kayu. Topi capiknya terpasang rapi, sementara burung merpati Hattori bertengger tenang di bahunya.
"Oho? Pelapisan lunas bertulang Seastone dan Ancient Ore sudah terpasang lima puluh persen, Paulie," ujar Kaku jernih. "Dengan bantuan tenaga sepuluh prajurit Kaguya yang mengangkut balok kayu jati, pengerjaan kapal induk ini akan selesai dalam waktu kurang dari satu minggu."
Rian melangkah mendekati galangan barat, mengamati perkembangan pesat pengerjaan Galleon Tiga Tingkat tersebut. Atribut Intelligence 16 miliknya mengonfirmasi bahwa kehadiran kapal induk Heavy Galleon ini kelak akan menjadi markas bergerak berkapasitas 200 personel yang sanggup mengarungi laut lepas antar-negara secara mandiri.
Jelang pukul sepuluh pagi, suasana di pantai pasir putih bagian dalam Teluk Karang Hantu terasa hening dan terisolasi.
Rian melangkah menjauh menuju ujung semenanjung batu karang selatan yang sepi, merapatkan mantel bertudung hitamnya. Melalui radar Kenbunshoku Haki (Advanced)-nya yang kini merentang luas dalam radius 500 meter, Rian memindai seluruh perimeter pulau, mengonfirmasi bahwa tidak ada satu pun gangguan visual atau sensor di sekelilingnya.
Rian memanggil antarmuka semi-transparan biru sistem di dalam pikirannya. Di kolom Inventory, sebuah tiket perekrutan berstempel kilau keemasan ungu yang memancarkan pendar energi spiritual dan ilmu intelijen tingkat tinggi—Character Recruitment Ticket (Epic) yang diperoleh dari hadiah misi intersepsi logistik Selat Tanduk Hantu pada bab sebelumnya—siap untuk dieksekusi.
Rian mengevaluasi kebutuhan strategis faksi Gale saat ini. Dengan bertambahnya jumlah wilayah, aset pasar gelap, tahanan bernilai tinggi, dan persiapan ekspansi internasional menuju Negara Api, faksi Gale membutuhkan sosok perwira jenius yang ahli dalam analisis intelijen, sejarah kuno, penyusupan rahasia, serta penguasaan teknik pertarungan jarak dekat yang sanggup mengunci gerakan ninja musuh secara mutlak.
"Sistem," perintah Rian secara mental dengan nada mantap, "gunakan Character Recruitment Ticket (Epic) sekarang."
HUMMMMMMMMM!
Seketika, pendar cahaya keemasan bercampur ungu pekat yang sangat silau, megah, dan anggun membumbung tinggi dari permukaan batu karang menuju angkasa! Pressure udara di sekitar semenanjung bergetar halus saat pendar energi ilmu pengetahuan dan manipulasi fisik yang luar biasa memancar dari panggilannya!
Kelopak-kelopak bunga sakramental gaib beterbangan di udara terbuka, menyebarkan aroma wangi yang lembut membelah hembusan angin laut.
Partikel-partikel cahaya ungu keemasan itu memadat secara pelan dan sangat anggun di atas batu karang, membentuk siluet sosok wanita bertubuh tinggi semampai, anggun, mempesona, dengan rambut hitam lurus bergelombang yang jatuh di bahunya, mengenakan gaun malam berkerah tinggi berwarna biru gelap yang sangat elegan, serta mantel pendek yang melilit pinggulnya.
Ketika pendar cahaya itu memudar total, tampaklah sosok wanita cendekiawan dan agen rahasia paling berbahaya dari dunia One Piece!
Nico Robin!
(All Sunday / Straw Hat Pirates Archaeologist & Master Assassin) dari dunia One Piece! Seorang perwira tingkat Epic yang menguasai kekuatan Buah Iblis Hana Hana no Mi, ilmu arkeologi kuno, bahasa rahasia, serta manipulasi taktis kelas atas!
[SISTEM NOTIFIKASI: Perekrutan Karakter Berhasil]
Nama Karakter: Nico Robin (All Sunday)
Kategori: Epic
Asal: Ohara / Baroque Works / Straw Hat Pirates Archaeologist
Status/Kekuatan:
Strength: 38
Speed: 42
Vitality: 40
Stamina: 38
Intelligence: 65
Keahlian Utama:
Hana Hana no Mi (Flower-Flower Fruit): Memungkinkan pengguna menumbuhkan organ tubuh (tangan, mata, telinga, atau klon tubuh penuh) di permukaan mana pun dalam jangkauan pandangan mata untuk melancarkan kuncian pematah tulang (Clutch, Veinte Fleurs, Cien Fleurs, Gigantesco Mano) atau melakukan pengintaian rahasia.
Master Archeologist & Ancient Code Analysis: Keahlian membaca tulisan kuno, gulungan jutsu rahasia, dan memetakan struktur politik sejarah dunia.
Stealth, Espionage & Assassination: Keahlian menyusup dan menggali informasi intelijen dari jaringan bawah tanah.
Busoshoku Haki (Basic): Zirah kehendak dasar untuk memperkuat kuncian organ raksasanya.
Loyalitas: Tingkat Dasar (Sistem Binding) - Mematuhi perintah Host sebagai pimpinan tertinggi faksi Gale, mempertahankan sifat anggun, tenang, gaya bicaranya yang halus, humor gelapnya yang khas, serta interaksi uniknya dengan Franky, Kaku, Smoker, dan Kurohige.
Atribut Intelligence 65 milik Nico Robin—yang dipadu dengan kekuatan Hana Hana no Mi—menciptakan Puncak Kepala Divisi Intelijen dan Taktis tertinggi bagi faksi Gale!
Nico Robin membetulkan posisi lengannya yang bersilang anggun di dada, menyunggingkan senyum halus dan misterius seraya menyapu pandangan matanya yang biru jernih ke arah sekeliling perairan Teluk Karang Hantu.
"Fufufu..." tawa halus Robin mengalun merdu bercampur nada humor gelapnya yang khas. "Lautan yang sangat tenang... Dan di udara ini, aroma chakra serta energi kuno terasa begitu pekat."
Robin menoleh pelan, menatap sosok Rian yang berdiri tenang lima meter di hadapannya. Senyum anggunnya semakin mengembang dengan kepatuhan binding sistem yang sangat dalam.
"Senang bertemu dengan Anda, Host muda," suara Robin jernih dan sangat tenang. "Namaku Nico Robin. Seluruh ilmu analisis kuno, pengintaian rahasia, dan kekuatan Hana Hana no Mi-ku berada di bawah komando penuh faksi Gale."
Rian menyunggingkan senyum dingin penuh kepuasan dari balik tudung hitamnya.
"Selamat datang di faksi Gale, Robin," respon Rian datar. "Keahlian intelijenmu adalah kunci utama kita untuk membongkar rahasia-rahasia terkunci di dunia ini."
Pada saat yang bersamaan, dari arah tebing pengawas, Franky, Kaku, Smoker, Tashigi, Izo, dan Kurohige Teach yang merasakan kemunculan aura baru melangkah mendekati semenanjung batu karang.
Ketika Franky melihat Nico Robin berdiri anggun di samping Rian, Franky merentangkan kedua lengan besinya ke udara seraya berteriak gembira!
"OW! ROBIN!" seru Franky gembira. "Kau juga bergabung di faksi SUUUUPER ini?!"
Robin berpaling ke arah Franky, tertawa halus. "Fufufu... Franky. Senang melihatmu masih belum memakai celana panjang di tempat ini."
Paulie yang berjalan di samping Franky seketika memegang keningnya seraya menggerutu kasar, "Oi! Jangan ingatkan dia tentang celana panjangnya lagi!"
Kaku membetulkan topi capiknya, meraba paruh hidung perseginya seraya menatap Robin dengan pandangan tua yang sangat tenang. "Oho? Miss All Sunday... Takdir rupanya membawa mantan agen Baroque Works dan mantan agen CP9 bertarung di bawah panji yang sama."
Robin tersenyum anggun pada Kaku. "Dunia ini penuh dengan kejutan yang menarik, bukan, Kaku-san?"
Smoker menghembuskan asap cerutunya dalam-dalam, matanya menyipit sangat tajam menatap Robin. "Nico Robin... Wanita berbahaya yang dicari pemerintah dengan nilai buronan tinggi sejak usia delapan tahun."
Kurohige Teach yang berjalan paling belakang memegang botol minumannya, melepaskan tawa serak "ZEHAHAHAHA!" yang menggelegar. "ZEHAHAHA! Nico Robin! Wanita yang sanggup membaca sejarah kuno! Faksi Gale benar-benar berkumpul bersama orang-orang paling berbahaya di lautan! ZEHAHAHA!"
Robin melirik Kurohige dengan tenang tanpa sedikit pun keraguan. "Marshall D. Teach... Skenario organisasi yang sangat megah di bawah komando Tuan Rian."
Denting suara sistem yang sangat nyaring, bergema, dan memancarkan pendar warna keemasan ungu membahana di dalam pikiran Rian merespons lahirnya Puncak Kepala Divisi Intelijen ini.
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Master Espionage Agent]
Membuka perekrutan Nico Robin sebagai Kepala Divisi Intelijen dan Penyusupan Rahasia faksi Gale.
Reward: +300 System Point.
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Archeological Insight]
Memiliki anggota faksi yang memiliki keahlian membaca dan menganalisis gulungan-gulungan kuno serta rahasia sejarah dunia Ninja.
Reward: +200 System Point.
Rian memanggil antarmuka sistemnya secara mental untuk mengalkulasi akumulasi poin terbarunya secara presisi sesuai database cerita.
[Kalkulasi System Point:] 2.650 SP (sisa sebelumnya) + 300 SP (achievement Espionage) + 200 SP (achievement Archeological) \= 3.150 SP!
Satu jam kemudian, suasana di dalam kabin kayu utama Pos Terdepan 2 dipenuhi oleh diskusi intelijen tingkat tinggi yang dipimpin oleh Nico Robin dan Rian.
Di atas meja kayu tebal, berjejer rapi seluruh gulungan rahasia yang berhasil disita faksi Gale dari pertempuran-pertempuran sebelumnya:
Gulungan Peta Rahasia Anbu Kirigakure
Peta Patroli Perbatasan Timur Kirigakure
Peta Lokasi Benteng Karang Hitam
Gulungan Kode Akses Logistik Timur Kirigakure
Gulungan Jutsu: Suiton: Suirō no Jutsu (Water Prison)
Gulungan Jutsu: Suiton: Suijinheki (Water Wall)
Nico Robin duduk anggun di kursi kayu, jemari tangannya yang lentik membuka satu per satu gulungan ninjutsu dan peta intelijen Kiri tersebut. Atribut Intelligence 65 miliknya memproses kerumunan simbol chakra dan kode rahasia Kiri dengan kecepatan yang luar biasa menakjubkan!
"Fufufu..." Robin tertawa halus seraya menunjuk susunan segel pada gulungan Water Prison. "Struktur aliran chakra di dalam gulungan ini sangat mirip dengan formula jebakan hidro-mekanis kuno. Bagi orang biasa tanpa jaringan chakra, gulungan ini hanya terlihat seperti lukisan rumit, tetapi susunan simbolnya membentuk pola pengunci massa air yang sangat logis."
Rian merapatkan mantel bertudung hitamnya, menatap Robin. "Apakah kau bisa membongkar kode-kode rahasia Anbu Kiri dari gulungan ini, Robin?"
"Tentu saja, Tuan Rian," jawab Robin jernih seraya menyilangkan tangannya di dada. "Dengan menyelaraskan kode akses dari gulungan Mangetsu dan peta Anbu, aku telah memetakan jalur komunikasi terselubung Kirigakure. Dalam tiga hari ke depan, jaringan Anbu Kiri akan meluncurkan divisi pembersih rahasia menuju wilayah pesisir pulau utama untuk mengeksekusi sisa-sisa klan Kaguya yang terisolasi."
Izo mengibaskan kipas perang bajanya, matanya menyipit cerdas. "Artinya, markas besar Kirigakure belum menyadari bahwa empat puluh pengungsi Kaguya telah kita selamatkan dan berada di teluk ini."
"Benar, Izo-san," lanjut Robin anggun. "Mizukage Keempat Yagura saat ini sedang mengalami tekanan paranoid yang sangat hebat akibat jatuhnya Benteng Karang Hitam dan hilangnya armada logistik Ryūza. Kirigakure menduga ada faksi militer besar dari negara luar yang sedang bersiap mengepung Negara Air dari laut."
Rian menyunggingkan senyum dingin penuh kalkulasi dari balik tudung hitamnya. Atribut Intelligence 16 miliknya menyusun skenario taktis jangka panjang. Paranoia Kirigakure adalah celah terbesar yang akan dimanfaatkan oleh faksi Gale untuk mengunci dominasi perairan Negara Air secara mutlak sebelum mengekspansi jaringan menuju Negara Api dan Konoha!
"Robin," instruksi Rian tegas. "Ambil alih pengelolaan terminal siput Encrypted Den Den Mushi Master Terminal. Pantau seluruh lalu lintas komunikasi sinyal Kiri dan jaringan pasar gelap Gordo di Hagi."
"Serahkan padaku, Tuan Rian," jawab Robin lembut seraya membungkuk anggun.
Sore hari menjelang senja, perairan Teluk Karang Hantu diliputi oleh suasana kekuatan yang sangat kokoh, teratur, dan harmonis.
Di lembah karang selatan, empat puluh warga klan Kaguya dibantu oleh Kaguya Gen dan warga Yuki telah menyelesaikan pembangunan rumah-rumah kayu jati permukiman baru mereka. Di galangan barat, suara dentang palu besi Franky, Paulie, dan Kaku menggema serentak mempercepat penyelesaian kerangka kapal induk super Heavy Galleon Flagship. Di puncak tebing, Izo bersama Unit Penembak Jitu memantau laut lepas. Di pantai pasir putih, Kurohige Teach sedang duduk meminum ale bersama Johnny seraya tertawa terbahak-bahak "Zehahaha!". Dan di dalam kabin, Nico Robin bersama Tashigi mengelola arsip intelijen dan keuangan faksi.
Rian melangkah ke ujung anjungan pantai pasir putih, merapatkan mantel bertudung hitamnya seraya menatap bentangan laut lepas yang berkilauan disiram pendar matahari tenggelam.
Rian memanggil antarmuka status sistemnya secara menyeluruh untuk mengonfirmasi seluruh data canon, status finansial, inventaris, dan reputasinya yang terbarui secara mutlak, akurat, dan tanpa retcon.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
SYSTEM STATUS
Nama: Rian Usia: 20 Level: 1
Strength: 15 Speed: 17 Vitality: 15 Stamina: 15 Intelligence: 16
System Point: 3.150 SP Reputation:
Public Reputation: 2.400 (Pelindung Pesisir Timur)
Underworld Reputation: 3.600 (Penguasa Bawah Tanah Mutlak)
Military Reputation: 2.500 (Ancaman Bencana Militer Kiri)
Skills:
Rokushiki: Kami-e (Basic)
Rokushiki: Geppo (Basic)
Rokushiki: Tekkai (Basic)
Rokushiki: Soru (Basic)
Rokushiki: Rankyaku (Basic)
Rokushiki: Shigan (Basic)
Navigation (Basic)
Kenbunshoku Haki (Advanced - 500m Radius)
Busoshoku Haki (Intermediate)
Characters:
Johnny (Uncommon - Bounty Hunter) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Smoker (Rare - Marine Captain) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Tashigi (Rare - Marine Ensign) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Paulie (Rare - Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Izo (Epic - Whitebeard Pirates 16th Division Commander) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Kaku (Epic - CP9 / Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Marshall D. Teach / Kurohige (Legendary - Blackbeard Pirates Admiral) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Franky / Cutty Flam (Epic - Straw Hat Pirates Master Shipwright) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Nico Robin / Miss All Sunday (Epic - Straw Hat Pirates Archaeologist) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Inventory:
Basic Hunting Knife (1)
Kapak Besi Kecil (1)
Kompas Kuningan (1)
Tali Tambang Rami (Sisa 3 meter)
Pelindung Dahi Kirigakure Tergores (1)
Jurnal Pelayaran Kuno (1)
Kantong Air Kulit (2 Liter)
Roti Gandum Kering (2)
Kunai Standar Kiri (225)
Senbon Konduktif/Biasa (408)
Ninjato Standar/Konduktif Kiri (80)
Ninjato Khusus Mangetsu (1)
Tombak Ryūza (1)
Parang Pemotong Kayu Tebal (5)
Kapak Ganda Bajak Laut (2)
Pedang Berantai Koga (1)
Gulungan Jutsu: Suiton: Suirō no Jutsu (1)
Gulungan Jutsu: Suiton: Suijinheki (1)
Gulungan Peta Rahasia Anbu Kiri (1)
Peta Patroli Perbatasan Timur Kirigakure (1)
Peta Lokasi Benteng Karang Hitam Kirigakure (1)
Gulungan Kode Akses Logistik Timur Kirigakure (1)
Topeng Porselen Anbu Terbelah (1)
Buku Catatan Pialang Es Hitam (1)
Den Den Mushi Pair (1 di Pos Hagi, 1 di Markas Pulau Ren)
Encrypted Den Den Mushi Sub-Station (1 di Gudang Hagi)
Den Den Mushi Fleet Broadcast Sub-Station (1 di Kabin Pos 2)
Encrypted Den Den Mushi Master Terminal (1 di Kabin Pos 2)
Dokumen Sewa Gudang Sektor Sekunder #08 (1)
Dokumen Kontrak Pengawalan Resmi Serikat Pedagang Bebas (1)
Heavy Marine Cannon Package (6 Units - Installed)
Blueprint: Seastone Coated Hull & Marine Sub-Keel (Applied)
Blueprint: Heavy Galleon Flagship & Ironclad Keel (Applied - Under Construction)
Flintlock Musket & Precision Ammunition Package (20 Sets)
Marine Physical Training Manual (1)
Civilian Merchant Staff Package (3 Persons)
Advanced Weapon Forging Blueprint (Applied)
Chakra-Conductive Marine Cutlass (20)
Chakra-Penetrating Flintlock Ammunition (298 Butir)
Uang Tunai: 360.400 Ryo (Total Keseluruhan Terpusat di Pos Hagi/Pulau Ren)
Kapal Sloop Bertiang Dua (1)
Kapal Perang Lautan Merah (1 - Flagship)
Kapal Perintis 01 / Eks-Anbu Cutter (1)
Achievement:
First Survival
World Discovery
Tactical Advantage
Civilized Footprint
Founder
Naval Dominance
Fleet Expansion
Martial Mastery
Shinobi Hunter
Commander Assembly
Marine Bureaucracy
Anbu Suppressor
Multi-Island Expansion
Master Shipwright
Underworld Merchant
Six Powers Initiate
Bloodline Protector
Ancient Material Collector
Merchant Escort Hegemony
Master of Escorts
Jonin Suppressor
Fleet Commander
Haki Dual Wielder
Dual-Front Strategist
Hunter-nin Hunter
Chakra Ore Acquisition
Master Arsenal Forger
Fortress Conqueror
Black Ops Perfection
Darkness Incarnate
Legendary Commander Assembly
Darkness Unleashed
International Escort Master
Shinobi Swordsman Interrogator
Shipwright Trinity
Eastern Maritime Dominance
Kaguya Lineage Safeguard
Master Espionage Agent
Archeological Insight
Organization: Gale (Level 3 - Regional Maritime Power) Territory:
Markas Utama: Tebing Barat (Pulau Ren)
Pos Terdepan 2: Teluk Karang Hantu (Kepulauan Hagi)
Aset Bawah Tanah: Gudang Sektor Sekunder #08 (Kota Pelabuhan Hagi)
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Malam merambat tenang menyelimuti perairan Teluk Karang Hantu. Dengan kehadiran Nico Robin sebagai Kepala Divisi Intelijen, sembilan perwira lintas faksi One Piece, kas modal sebesar 360.400 Ryo, 3.150 System Point, permukiman klan Kaguya yang kokoh, serta percepatan pembuatan kapal induk super Heavy Galleon, faksi Gale telah berdiri tegak sebagai faksi adidaya terkuat yang siap menyongsong babak dominasi puncak di lautan dunia Shinobi.