NovelToon NovelToon
Mechabest

Mechabest

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Masa Depan / Penyelamat / Action
Popularitas:319
Nilai: 5
Nama Author: Ayyasy Asy-Syaif

​Kota Mecha, pusat teknologi tercanggih di dunia, kini menjadi incaran kota-kota luar yang iri dan ingin menghancurkannya. Demi menjaga kedamaian, pemerintah dan perusahaan Mechabest mencari pahlawan generasi baru berhati mulia untuk menggantikan para pahlawan senior yang pensiun.

​Kehidupan empat sahabat—Yasing, Maul, Alfian, dan Sahla—berubah drastis ketika agen rahasia mendatangi rumah mereka dan mengundang mereka mengikuti trial khusus. Berbekal Jam Perubah berkekuatan berbasis keahlian hewan, mereka harus bekerja sama menghadapi musuh, menguasai mode robot masing-masing, dan bertahan dari petualangan yang penuh aksi sekaligus aksi kekonyolan khas persahabatan mereka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayyasy Asy-Syaif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mecha Elegant & Mecha Kamuflase

Melihat ancaman dari Kota Shadowtech yang semakin nyata, Prof. Einstein langsung memanggil seluruh jajaran utama Mechabest ke Ruang Komando. Situasi ini bukan lagi sekadar latihan atau penanganan peretas kelas teri. Ini adalah operasi pengintaian tingkat tinggi.

"Kita tidak bisa cuma menunggu mereka menyerang," tegas Prof. Einstein sambil menatap layar peta jaringan Shadowtech. "Kita harus tahu sejauh mana mereka telah membangun Dark Mecha. Karena itu, saya memutuskan untuk menurunkan kembali dua personel senior kita ke lapangan."

Prof. Einstein menatap Teh Caca dan Opik secara bergantian.

"Caca, Opik... tugas kalian adalah mengintai markas rahasia Shadowtech di perbatasan. Ambil data sebanyak mungkin tanpa memicu perang terbuka," perintah sang Profesor.

"Siap, Prof!" jawab Teh Caca dan Opik serempak.

Yasing, Maul, Alifian, dan Sahla yang berada di ruangan itu langsung terbelalak.

"Wah! Teh Caca sama Bang Opik mau turun gunung?!" seru Yasing dengan mata berbinar-binar. "Gua kira Bang Opik cuma bisa duduk manis di depan laptop sambil nyeruput kopi!"

Opik menaikkan kacamata canggihnya sambil menyeringai tipis. "Lu meremehkan ahli analisis data Mechabest, Yasing? Sebelum gua memegang sistem komputer, gua ini agen operasi rahasia."

"Bentar, bentar..." sela Sahla yang penasarannya kumat. "Kalau Bang Pasya kan kalajengking-cobra, Teh Kelay hiu-ubur-ubur... Nah, kalau Teh Caca sama Bang Opik jam perubahnya punya kekuatan hewan apa aja?"

Teh Caca tersenyum anggun, membetulkan posisi kerudung taktisnya. "Jam Mechabest milik gue dirancang khusus untuk efisiensi dan estetika pertempuran. Namanya Mecha Elegant, dengan lima modul kekuatan hewan yang melambangkan keanggunan."

Teh Caca menekan jam tangannya, memperlihatkan lima ikon bercahaya keemasan:

Mode Merak (Emas & Ungu): Mengandalkan perisai bulu hologram yang memantulkan serangan laser sekaligus membutakan pandangan musuh dengan pesona cahayanya.

Mode Angsa (Putih Perak): Zirah penerbangan yang sangat fleksibel, memungkinkan pergerakan meluncur mulus di udara tanpa menimbulkan hambatan angin.

Mode Kupu-kupu (Merah Muda & Biru): Bergerak sangat cepat dengan jejak energi beracun penenang yang mengacaukan kesadaran musuh.

Mode Flamingo (Merah Muda Emas): Mengutamakan keseimbangan luar biasa dan serangan tendangan terukur berkecepatan tinggi.

Mode Kuda Laut (Biru Jingga): Zirah pergerakan dalam air dan area bertekanan tinggi dengan manipulasi gelombang suara yang lembut namun mematikan.

"Wah, gila... Anggun banget tapi ngeri!" celetuk Alifian kagum. "Teori keanggunan berdarah dingin ini mah!"

"Lalu Bang Opik?" tanya Maul dengan raut muka sok cool-nya, walau matanya jelas-jelas penasaran.

Opik menepuk Mecha Watch khusus di pergelangan tangannya yang memancarkan pendar cahaya hijau pudar. "Tugas pengintaian butuh keahlian menyatu dengan alam dan lingkungan. Jam gua bernama Mecha Kamuflase, dibekali enam kekuatan hewan spesialis penyamaran."

Opik memamerkan enam ikon modul hewannya:

Mode Bunglon (Hijau Daun): Zirah yang bisa mengubah warna dan teksturnya secara instan, menyatu sempurna dengan latar belakang apa pun hingga tak terlihat.

Mode Gurita Cincin Biru (Biru Pudar): Mampu membiaskan cahaya sekitar dan meloloskan diri dari celah sempit sambil menyebarkan kabut pengacau sensor.

Mode Belalang Sembah (Cokelat Kayu): Menyatu dengan medan struktur/pepohonan, dilengkapi bilah pemotong senyap untuk melumpuhkan target tanpa suara.

Mode Macan Tutul Dahan (Abu-abu Hitam): Menghilangkan jejak hawa panas tubuh (thermal signature) dan bergerak tanpa suara di medan terjal.

Mode Ikan Flounder (Perak Pasir): Mampu menyamarkan diri di permukaan tanah atau lempengan baja, membuat sensor radar melintasi tubuhnya tanpa terdeteksi.

Mode Burung Potoo (Cokelat Tua): Mode diam total yang membekukan aliran sinyal energi, membuat penggunanya dianggap sebagai benda mati oleh sistem keamanan AI.

"Bisa hilang?! Bisa enggak terdeteksi radar?!" Sahla menutup mulutnya tak percaya. "Gila! Bang Opik kalau mau ngintip gosip orang enggak bakal ketahuan dong!"

"Gua pahlawan, Sahla, bukan tukang gosip kayak lu," balas Opik datar, membuat Maul tertawa kecil dengan muka plenger-nya.

Teh Caca menatap empat juniornya dengan pandangan hangat namun tegas. "Selama gue dan Opik menjalankan misi pengintaian, pertahanan Kota Mecha sepenuhnya ada di tangan kalian, Pasya, dan Kelay. Jangan bikin rusuh, tetap latihan, dan siap siaga kalau ada sinyal darurat."

"Siap, Teh Caca!" jawab Yasing, Maul, Alifian, dan Sahla serempak sambil melakukan penghormatan khas Mechabest.

Dengan koordinasi penuh dari tim senior dan kesiapan generasi baru, misi pengintaian ke jantung ancaman Kota Shadowtech pun resmi dimulai!

1
Ayyasying
GG BANGET BANG! GACORRR!!N/Drool//Drool//Smile/
Dwi Agustina
keren banget ceritanya 👍👍
Dwi Agustina
keren Abang, lnajutkan berkarya 💪💪😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!