Akira putriansyah adalah seorang gadis SMA yang mempunyai paras cantik disekolah nya kerap kali ia selalu menjadi primadona yang membuatnya banyak dibenci oleh setiap siswi disekolah nya,Akira juga memiliki gummy smile yang membuatnya sering merasa insicure,padahal menurut orang lain Akira sangat manis karna gummy smile nya terlihat ketika sedang tersenyum.
namun saat ia tepat berusia 17 tahun Akira dijodohkan dengan seorang anak sahabat mamanya karena terikat oleh janji yang pernah diucapkan mamanya saat dulu.
awalnya Akira menolak kasar perjodohan itu namun ia terpaksa menerima perjodohan itu ketika tahu pacarnya berselingkuh dengan sahabat nya dibelakang nya dan ia hanya dimanfaatkan, untuk membalaskan dendam dan luka hatinya Akira terpaksa menerima perjodohan ini.
tetapi kemudian Akira yang awalnya cuma buat membalaskan rasa sakit hatinya kepada sang mantan malah berbanding terbalik ia justru jatuh cinta dengan suaminya yang terkenal dingin dan angkuh bahkan Akira sendiri tau bahwa suaminya sama sekali tidak mencintainya dan masih terjerat masa lalu,bahkan Akira melakukan pernikahan
kontrak selama satu tahun.
bagaimana kelanjutan kisahnya apakah akira berhasil merebut hati suaminya dan tetap mempertahankan rumah tangganya atau malah berakhir kandas ditengah jalan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon silfiavista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 7:setuju menerima perjodohan
*Akira sampai di depan pagar rumahnya*
"makasih ya kak"ucap Akira
"ya buruan gih masuk ntar Lo masuk
angin lagi"
"Ira deluan masuk ya kak"ucap Akira sambil tersenyum
*raihan langsung melajukan motornya
dan segera pergi*
saat Akira membuka pintu rumah mama langsung menyambut nya dengan wajah khawatir.
"kamu dari mana aja Ra,kamu baik2 aja kan? itu lutut kamu kenapa?ucap mama"
"Ira gak papa ma,oh iya Ira mau minta maaf sama mama soal kemarin ucap Akira"
"mama udah maafin kamu bahkan sebelum kamu minta maaf,mama yang salah ngatur-ngatur hidup kamu kamu gak perlu minta maaf ucap
mama sambil tersenyum".
"gak mama gak salah aku tau itu semua demi kebaikan aku"ucap Akira
"sekarang apa pun keputusan kamu mama dukung walaupun mama tidak menyukai pacar kamu itu ucap mama"
"makasih ya ma ucap Akira terharu"trus perjodohan dengan anak Tante Lina gimana ma"
"ya mama ingin membatalkannya walaupun nanti Tante lina marah sama mama dan memutuskan kerja sama perusahaan kita tapi demi kebaikan anak mama,mama rela ucap mama"
"Akira mau menikah dengan anak Tante Lina ucap Akira yakin"
"jangaan mama gak mau kamu terpaksa hanya karna keluarga kita lagian kan kamu udah punya Galang mama akan berusaha restui hubungan kalian"
"ini bukan Karna apa2 ma cuma Akira aja yang mau bukan terpaksa lagian Akira udah putus sama Galang dia bukan orang baik untuk Akira nantinya"
"ini beneran makasih ya Ra ucap mama sambil memeluk Akira terharu"
*Akira menerima perjodohan ini karna ia terlanjur sakit hati dan ingin membuktikan kepada Galang dia bisa tanpa Galang disisinya dan mendapatkan yang lebih baik,ya mungkin keputusannya ini akan dia sesali nanti tapi keputusan Akira sudah bulat.
mama langsung memberitahu kabar gembira ini dengan Tante Lina,Tante Lina sangat senang akhirnya anaknya akan menikah dengan anak sahabat dekatnya.
dikediaman rumah Pramana
"ma tapi aku gak mau di jodohin"ucap
Rangga
"pokoknya kamu harus mau kalau kamu nolak mama Pastikan kamu tidak akan menjadi CEO
di perusahaan papa dan gak dapat sepeser pun harta papa kamu ucap mama Rangga dengan tegas"
"dengan terpaksa Rangga menerima
perjodohan ini "terserah mama deh ucap Rangga"
*bagi Rangga pernikahan itu bukan main2 apalagi menikah dengan orang yang tidak dicintai nya itu adalah hal paling buruk Rangga hanya ingin menikah sekali seumur hidup tapi dengan orang yang dicintainya bukan Karna perjodohan apalagi dengan anak sahabat mamanya ucap Rangga dalam hatinya"
malam ini Rangga terlihat sangat prustasi dia berdiri di balkon kamarnya memikirkan pernikahannya yang diadakan 2 Minggu lagi bahkan dia tidak tau dijodohkan dengan anak temen mamanya yang mana,dia sangat pusing memikirkan hal itu.
Rangga hari ini ingin berangkat lebih awal ke sekolah.
"pagi anak mama udah lama kita ngak makan bersama ya?"ya Karna mama dan papa Rangga selalu sibuk dan jarang pulang ke rumah ucap Rangga"
"oh iya sambung mama besok malam kita akan kerumah calon istri kamu"
"Rangga hanya diam dan langsung pergi kesekolah"
"eh tumben Lo datang cepat kesambet apaan Lo? ucap Rasya"
"gue lagi gak mau bicara gue lagi pusing"ucap Rangga
"aelah kayak Lo punya beban hidup aja pake bilangnya pusing segala lagi"ucap Rasya
"Rangga langsung pergi meninggal kan sahabatnya itu"
"eh Lo mau kemana,gue belum
selesai ngomongnya.
*sedangkan ditempat lain Akira sangat bahagia dia bertekad agar dia terlihat bahagia dan tidak lemah didepan Galang
"eh Ra kok Lo terlihat bahagia putus dengan Galang harusnya kan Lo sedih ucap Cika heran dengan tingkah laku sahabatnya"
"ya terus gue harus nangisin sampah kayak dia selain dia banyak yang ngantri buat jadi pacar gue walau 1 hari doang mereka rela ucap Akira sengaja menyindir Galang yang ada disebelahnya"
*tiba2 diva menghampiri Akira dan
Cika*
"eh emang Ira punya pacar kok Lo gak kasih tau gue si Ra ucap diva
"ya maaf pokoknya dia orang yang sangat brengsek bagi gue ucap Akira,Akira melihat sepintas tangan Galang emosi
"oh iya Ra gue sama Galang udah jadian ucap diva makasih ya Ra ini juga berkat kamu aku bisa dekat sama Galang"ucap diva sambil memeluk Akira
"o ya selamat ya div gue ikut seneng dengarnya ucap akira pura2 tegar sebenarnya dia senang sahabatnya bahagia cuma kenapa harus dengan galang ucap Akira dalam hati
"iya gue bahagia banget ra ucap diva"
"semoga hubungan kalian langgeng ya dan Lo selalu bahagia gak pernah disakitin kayak gue"
"makasih ya Ra siapa si yang jahat banget sama sahabat aku padahalkan kamu cantik Ra banyak yang mau sama kamu tapi dia sia2 kan kamu gitu aja ucap diva"
"ya itulah div ucap Cika"
mereka bertiga berbagi cerita sambil tertawa dan melihat foto bersama mereka dulu saat smp.