NovelToon NovelToon
Noda Melukis Cinta

Noda Melukis Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: oniya

Menorehkan tinta di atas kanvas, tak selalu hitam juga putih, akan ada banyak warna yang menghiasi.
Namun, fatal bila salah menorehkan warna, karena akan menjadi noda yang akan merusak nilai estetik lukisan itu sendiri. Berani melukis cinta, juga harus berani menerima risikonya.

Alvin Daran, Pria berparas tampan yang telah menorehkan noda dan merusak sketsa lukisan yang telah susah payah Miya Patrisia rangkai. Akankah Alvin mampu mengubah Noda menjadi indah?, hingga pantas disebut sebagai lukisan, yang akan membuat senyum Miya kembali merekah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salahkah aku bila membenci janin ini

***

Tak lama, dokter yang tadinya bersama Miya, kembali lagi ke ruang UKS, setelah sebelumnya melaporkan tentang kehamilan Miya kepada kepala sekolah. Dokter yang bernama Nita itu, mendekati Miya yang kini sedang menekuk kakinya memeluk erat tubuhnya, menangis terisak-isak. Tiga tepukkan yang begitu lembut mendarat di bahu Miya.

Miya mengangkat wajah sembabnya, menatap dokter Nita dengan tatapan sendunya membuat sang dokter semakin merasa iba dengan kondisi Miya saat ini.

"Kepala sekolah bilang apa, dok?" Tanya Miya tak berdaya.

"Kepala sekolah mengatakan bahwa mereka akan mengambil keputusan besok. Untuk sekarang kamu pulang dan beristirahat saja di rumahmu. Besok datanglah ke sekolah untuk menghadiri rapat tentang keadaanmu." Jawab dokter Nita.

"Apa aku akan dikelurkan dari sekolah, dok?" Tanya Miya dengan buliran bening kembali lolos dari keddua sudut matanya.

"Jangan berpikiran begitu dulu, Miya. Besok kamu datang lagi ke sekolah. Kepala sekolah bilang akan tetap merahasiakan kehamilanmu dari siswa lain. Jadi, kamu tenang saja. Besok kembali ke sekolah seperti biasa." jelas dokter Nita.

"Baiklah, dok. Aku pulang," ujar Miya lalu menghapus air matanya. Miya segera berdiri, lalu keluar dari ruang UKS. Dokter Nita menatap kepergian Miya dengan penuh rasa iba.

Bagaimana dia tidak iba kala menatap takdir gadis semalang Miya. Diusia yang baru menginjak 17 tahun, tapi sudah terjebak dalam benang yang begitu kusut. Tidak memiliki orang tua termasuk kerabat dekat, tidak ada sahabat tempatnya berkeluh-kesah, lalu diperkosa tanpa ada yang mau bertanggungjawab, semua orang tidak ada yang percaya pada ucapannya, dan sekarang dia hamil di luar nikah. Entah kemalangan seperti apalagi yang mengantri didepannya.

Sepertinya tidak akan ada kebahagian dalam hidupnya. Miya sudah menderita saat pertama kali menghembuskan napasnya hingga saat ini, saat dia telah dewasa dia masih saja hidup menderita. Entah hal sebesar apa yang akan terjadi padanya kelak, sehingga yang kuasa mengujinya tiada henti.

Setelah mengambil tasnya, Miya langsung pulang menuju rumah peninggalan nenek yang telah merawatnya.

Miya sama sekali tidak mempedulikan tatap siswa lain yang heran dengan keadaannya yang begitu kusut. Belum lagi matanya yang bengkak karena terlalu lama menangis.

Siswa lain mengira Miya hanya sakit biasa dan akhirnya disuruh pulang lebih dulu. Cih, apa peduli mereka tentang kondisi Miya. Palingan mereka hanya menatap aneh kepergian Miya. Mereka tidak tau apa yang sebenarnya terjadi pada Miya. Dan apapun itu mereka memang tidak peduli.

Berjalan gontai Miya pulang ke rumah sambil mengdukung tasnya yang terasa begitu berat. Miya memeluk perut datarnya bukan karena kelaparan. Melainkan merasai apakah benar dia sedang Hamil saat ini. Miya masih belum percaya akan kenyataan itu.

Miya menghentikan langkahnya ketika tiba di jembatan yang biasanya selalu ia lewati saat pergi dan juga pulang sekolah. Lagi dan lagi Miya menengadahkan pandangnya ke arus sungai yang begitu deras. Takut, Miya takut menatap arus sungai itu. Walaupun hidupnya rumit. Tapi, dia tidak akan pernah melakukan hal sia-sia dan tak berguna.

Puas menatap arus sungai, dan pikirannya tenang. Miya kembali berjalan menuju gubuknya yang berada di penghujung sana. Rumah-rumah elit berjejer dia lewati. Hingga kini, dia sampai di sebuah rumah sederhana yang paling lusuh diatara rumah mewah lainnya.

Miya langsung masuk kedalam rumahnya. Rumah sederhana peningalan Neneknya. Hanya ada satu kamar dengan ranjang kayu beralaskan kasur yang terdapat banyak jahitan. Ada pula ruang tamu dengan sofa lusuh yang bahkan dapat dilihat busanya mengintip dunia. Dapur sederhana dengan satu kompor saja. Kamar mandi yang begitu sempit, dengan air yang diangkut dari sumur diluar, karena Miya tak sangup membayar listrik. Jadi, Miya terpaksa mengangkut air dari sumur yang berada dibelakang rumah.

Untuk menyegarkan pikirannya. Miya langsung mengambil handuk, lalu masuk kedalam kamar mandi untuk segera membersihkan diri. Begitu selesai mandi dan sudah memakai baju sederhananya. Miya menuju dapur untuk masak karena ia merasa sangat lapar. Miya menghembuskan napasnya kasar saat membuka kaleng beras, dan tidak menemukan segenggam beras pun disana. Ya, ia melupakan kalau berasnya telah habis. Miya beralih membuka lemari, senyumannya mengembang seketika saat menemukan sebungkus mi instan. Sebegitu bahagianya ia melihat mi instan itu, hingga mampu melupakan sejenak masalah yang tarjadi dalam hidupnya.

Miya langsung memasak mi instan itu. begitu selesai, dia menyantapnya sampai habis tak bersisa.

"Biasanya aku akan kenyang bila makan sebungkus Mi instan. Ini kenapa aku masih lapar, apakah karena bayi ini. Apakah aku salah bila membenci bayi ini," ucap Miya lalu kembali meneteskan air matanya.

1
myscleoo
Lumayan
myscleoo
Biasa
Surati
bagus
Bahari Sandra Puspita
waow, luar biasa kak..
ceritamu kali ini agak beda, namun malah semakin luar biasa..
keren dah pokoknya.. 🥰🥰🥰
yg ini g ada sekuelnya ya???

oke deh lanjut cerita berikutnya..
sehat2 terus kakak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘🥰🤩😍
Eva Nietha✌🏻
Uhuy
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
nama geng nya kurang garang thor.. 🤭
Dyah Oktina
deh...lagi2 pria bereksek kasih lagi sesuatu d minuman nya...
Rahma Wati
cerita nya keren bagus 👍🏻👍🏻🥰
Nami chan
ceritanya seru bgt
ga tll panjang to bener2 berkesan 🥰
Nami chan
sodara brati alvin dan robber
Nami chan
knp bs ngrekam audio pas itu
Nami chan
knp dl setelah tau tanda lahir robert jg akhirnya pergi setelah nolong 3th
Nami chan
pas waktu diperiksa kelvin kok blm ketauan hamil ya
Nami chan
spy, punya misi tertentu
Nami chan
gmn ga bingung ya miya 🤣
Nami chan
robbert pasti
Nami chan
ahh seruu
Nami chan
eh anjay aku ngakak 🤣
Nami chan
tnyata anan tau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!