NovelToon NovelToon
Anne Dan Anna

Anne Dan Anna

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Contest / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:269.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: tompealla kriweall

Dianjurkan membaca Novel TK berjudul Lelaki Berkacamata agar lebih paham jalan cerita novel berikut ini.

Annemie, biasa di panggil Anne. Dia adalah anak yang cerdas, ceria dan baik hati. Dia dibesarkan di panti asuhan sejak masih bayi. Entah dari mana asalnya.

Berbanding terbalik dengan Anna teman sebayanya di panti asuhan. Meskipun Anna juga anak yang cerdas tapi dia lebih pendiam dan juga perasa.

Seiring berjalannya waktu, banyak cinta yang datang dengan cara yang tidak biasa. Ada Alan, Larry, dan Dinda yang mengelilingi mereka membuat cinta menjadi lebih rumit. Apakah mereka masih akan bertahan sebagai saudara atau saling benci karena cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab VI

Katakan padaku

Kenapa aku bisa rindu

Katakan padaku

Kenapa aku menginginkanmu

Katakan pada dunia

Jangan ragu dengan hatiku

Katakan juga pada dunia

Aku punya cinta

*****

Sekolah yayasan berstandar internasional ini tidak menerima siswa siswi dengan sembarangan. Semuanya masuk melalui sistem test lisan dan juga tertulis.

Semua dilakukan dengan ketat oleh orang-orang yang berkompeten dalam bidangnya.

Meskipun sekolah ini masih tahap sekolah menengah tapi semuanya sangat disiplin dan teratur. Semua siswa-siswi yang sekolah di yayasan ini bebas biaya dan tidak dipungut biaya apapun. Termasuk makan siang di kantin sekolah yang tidak buka di jam selain jam istirahat saja. Jadi jika ada yang ingin makan atau minum selain jam istirahat dianjurkan untuk membawa bekal sendiri dari rumah karena gerbang sekolah juga tutup. Gerbang sekolah hanya buka di jam masuk dan pulang sekolah saja. Ada beberapa titik cctv untuk memantau kegiatan dan kondisi di lingkungan sekolah juga.

Semua ini dimaksudkan agar bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membuat kondisi sekolah tetap stabil. Bebas dari anak yang tidak punya semangat untuk sekolah, bisa memanfaatkan waktu serta kesempatan untuk belajar sebaik mungkin.

Yayasan ini juga memiliki sekolah tingkat menengah atas namun terpisah dari lokasi sekolah menengah pertama ini. Jika tingkat pertama ada di daerah Bintaro, sekolah tingkat atas ada di daerah pondok indah. Sedangkan untuk tingkat universitas masih dalam taraf pembangunan.

Yayasan ini ada di bawah naungan Aditama Group. Yayasan pendidikan yang di bangun ini juga di dukung oleh perusahaan besar Abram Group. Kedua Perusahaan besar tersebut memang sudah bersatu saling bekerjasama karena bersatunya dua pewaris dari masing-masing pemiliknya.

Meskipun pihak yayasan tidak pernah bertemu secara langsung dengan para pentingi perusahaan yang menjadi penyokong utama kegiatan yayasan, mereka tetap memberikan laporan-laporan untuk semua kegiatan operasional secara profesional pada pihak yang ditunjuk sebagai perwakilan.

Semua terorganisir secara baik dan profesional.

Anne dan Anna adalah salah satu dari sekian banyak siswa yang beruntung. Mereka dari sekolah dasar negeri biasa yang tidak jauh dari panti asuhan yang mereka tinggali.

Kebetulan sewaktu ada kunjungan dinas pihak terkait, ada tawaran untuk siswa-siswi berprestasi yang mungkin bisa ikut di ujian test masuk ke yayasan Aditama Group. Dan lebih beruntung lagi orang dinas tersebut memberikan fasilitas untuk Anne dan Anna yang di tunjuk sekolah.

Orang dinas tersebut memberikan alamat yayasan dan donasi untuk persiapan Anne dan Anna agar bisa lolos seleksi. Semua bukan tanpa sebab, karena selain test materi ada juga test lisan yang tentu saja menilai semua sikap dan karakter siswa-siswi yang mau masuk.

Anne dan Anna tentu saja tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Selain bisa meringankan beban biaya dari pihak panti asuhan masa depan mereka juga terjamin.

Lulusan dari yayasan Aditama Group selalu di minati banyak pihak. Selain perguruan tinggi negeri ataupun swasta bisa langsung di tampung oleh banyak perusahaan juga, terutama Aditama Group dan Abram Group.

Jika ada yang berminat dan memenuhi persyaratan ada juga yang di berikan kesempatan untuk melanjutkan studi ke luar negeri sesuai yang di minati. Jadi bebas menentukan sendiri tanpa tekanan dari pihak yayasan.

Tapi jangan gegabah, siswa siswi disini harus bisa mempertahankan nilai dan juga prestasi belajar mereka. Terutama matematika, bahasa Indonesia, Inggris dan Belanda.

Anne dan Anna tidak tahu kenapa harus empat mata pelajaran itu yang di utamakan. Ditambah lagi dengan pelajaran kepribadian.

Semua tingkah laku dan attitude ikut di nilai.

Waoooo keren kan!

Dinda termasuk dalam zona kuning karena sering membuat onar di kelas dengan keusilannya pada Anne. Tapi attitude Dinda terhadap yang lainnya masih bisa di perhitungkan. Apalagi Dinda juga jago berbahasa Inggris dan mahir dalam setiap test kepribadian.

*****

Suasana kelas Anne yang selalu tenang. Semua siswa-siswi sibuk dengan buku pelajaran yang di mulai lima menit lagi.

Anne merasa ada yang tidak beres dengan perutnya. Dia meringis sambil memegang bagian perut. Tapi mau keluar tidak enak karena waktu sudah sangat mepet.

"Larry, bisa bantu aku?" bisik Anne pada Larry yang duduk di bangku depannya.

"Apa?" tanya Larry menjawab pertanyaan Anne tanpa menoleh sedikitpun.

"Perut aku sakit, aku mau ke toilet. Nanti kalau ada guru datang tolong kasi tahu jika aku sedang sakit perut!" jawab Anne dengan meringis, menahan kesakitan yang sedang dia rasakan.

Larry hanya mengangguk sebagai jawaban atas permintaan Anne. Saat Anne berdiri dan melintas di sampingnya, dia memang melihat Anne yang sedang memegangi perutnya dengan sedikit membungkukkan tubuhnya.

Anne bergegas untuk segera sampai di toilet. Sayang di jalan dia malah berpapasan dengan Dinda yang sedang berjalan dari arah toilet sana.

"Wah... si bule bisa sakit perut juga rupanya!" Ledek Dinda dengan tersenyum miring ke arah Anne yang sedang meringis menahan sakit.

Anne tidak menggubrisnya. Dia juga tidak meladeni apapun yang dikatakan oleh Dinda. Anne sedang fokus dengan rasa sakit yang dia alami sekarang ini.

"Eh, di tegur kok diam saja. Lagi sariawan ya?!" Dinda kembali meledek saat Anne berlalu dari hadapannya dan melanjutkan langkahnya menuju ke toilet.

"Dasar bule KW!" kata Dinda kesal karena merasa kali ini Anne tidak merespon bullyian yang dia lakukan.

"Ah... dia kan bukan si Anna" kata Dinda lagi sambil berlalu dan kembali melangkah menuju kelasnya sendiri.

"Anna!" Teriak Dinda pada Anna saat baru saja memasuki kelas. Anna yang merasa namanya dipanggil tentu saja menoleh dengan cepat.

"Si bule sakit perut tuh!" kata Dinda memberi tahu pada Anna. Mendengar Anne sakit Anna langsung panik dan beranjak dari tempat duduknya.

"Eh, mau kemana?" tanya Dinda dengan menghadang langkah Anna yang hampir sampai ke pintu.

"Liat Anne" jawab Anna polos. Padahal dia sendiri tidak yakin dengan apa yang dikatakan oleh Dinda saat ini.

"Kemana?" tanya Dinda lagi dengan wajah menantang.

"Memang Anne di mana?" tanya Anna lagi tanpa maksud apa-apa. Dia memang tidak tahu dimana Anne sekarang ini.

"Aku kan cuma kasi tahu jika si bule sakit, bukan memintamu melihatnya!" kata Dinda kesal.

"Lagi pula jam pelajaran mau mulai, kamu mau jika dapat teguran dan di DO?" tanya Dinda mengingatkan.

Dinda memang usil dan suka membuly Anna tapi untuk urusan sekolah dia tetap memberikan sikap yang lain.

"Tapi... Tapi Anne..." kata Anna gugup dan terbata. Dia merasa tidak enak jika Anne sakit.

"Udah gak apa-apa. Si bule udah gede, bisa urus diri sendiri. Emangnya dia kayak kamu, masih perlu pengawalan!" kata Dinda mengejek Anna, kemudian berjalan ke arah tempatnya duduk.

Anna membalikan badannya. Berjalan untuk kembali duduk dengan menundukkan kepalanya sedih. Dia membayangkan Anne yang sedang sakit, tapi dia tidak bisa melihat dan membantu Anne juga saat ini.

Dari tempatnya duduk, Alan mendengar dan melihat semuanya. Tapi dia juga tidak bisa melakukan apa-apa. Jam pelajaran akan segera dimulai beberapa detik lagi.

Anne yang sedang berada di toilet sudah bisa bernafas dengan lega karena sudah merasa lebih baik. Dengan tergesa dia pun dengan cepat membersihkan diri dan kembali ke dalam kelas. Dia yakin jika sudah terlambat dan pelajaran sudah berlangsung sejak sepuluh menit yang lalu.

1
Luciana Dwiningyad
lha kok sampe sekarang ga berlanjut, judul sama ceritanya ga nyambung
Dyah Oktina
lah... dgantung thor... kpn lanjut ceritannya..
Dyah Oktina
eh...iya... thor kla larry sdh curiga siapa adeknya knp ngak tes DNA aja.. dari pd penasaran & kelamaan kasihan mama yolanda
Dyah Oktina
yg pop tadi bukannya larry ya kok pop end nya jd alan ya thor???
TK
Kamu kapan ini Aku tulis lagi 🙊
triana 13
semangat kak
triana 13
lanjut
triana 13
like
triana 13
lanjut
triana 13
like
Restviani
lanjut
Restviani
maaf, baru bisa datang lagi
Restviani
gintani datang lagi yaaa...
lanjut...
Reo Ruari Onsiwasi
mampir lagi
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
done
🐾Ocheng🐾
hai, ocheng datang bawa Like👍semangat 💪
🐾Ocheng🐾
hadir bawa Like👍
👑Meylani Putri Putti
nyicil
👑Meylani Putri Putti
like selalu
👑Meylani Putri Putti
hadir kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!