Cerita cinta Celline Mauren dan Arjuna Antariksa.
Celline yang sudah terjebak dalam status pernikahan bersama Denish. Akan tetapi hatinya masih menaruh rasa terhadap Arjuna kakak kelas sewaktu mereka sekolah dahulu.
Bagaimana kelanjutan kisah cinta Celline? Biar gak penasaran baca dan terus ikutin tulisan pertama aku! Happy Reading.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Af92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rindu
Rindu terdiri dari lima huruf namun rasa yang ditimbulkan nya sungguh membuat sesak, dan saat ini hanya bisa mendoakan mu dari jauh.
Flashback
Arjuna sedang bercakap via telephone dengan adiknya Ocha, ternyata ocha mengabarkan jika ibunya saat ini sedang sakit, Arjuna langsung panik mendengar ibunya sakit sebab Arjuna sangat menyayangi ibunya, setelah selesai melakukan panggilan dengan adiknya Arjuna berniat pamitan pada Celline dan Denish, tatapan mata Arjuna saat itu sulit diartikan melihat Celline.
Flashback off.
Hari itu juga Arjuna langsung pergi menuju Subang menggunakan sepeda motor miliknya, jarak tempuh Bandung Subang memang memakan waktu sekitar tiga atau empat jam menggunakan motor. Selama perjalanan pikiran Arjuna sungguh bercabang dia mengkhawatirkan ibunya serta masih memikirkan Celline, setelah beberapa jam perjalanan yang di tempuh akhirnya dia sampai di rumah orang tuanya. Kedatangan Arjuna di sambut gembira adiknya Ocha yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas.
"Bang Juna pasti capek ya, Ocha buatin teh hangat dulu ya bang," ucap ocha pada kakak laki laki nya itu.
Arjuna tau bahwa Ocha mungkin sudah sangat rindu dengan dirinya karena memang jarang dirinya pulang ke Subang mungkin hanya waktu tertentu misalnya hari raya.
"Jangan pakai gula ya cha, karena liat adek abang yang cantik ini juga udah manis sekali," ujar Arjuna sambil mencubit pipi adiknya itu.
Begitulah interaksi yang selalu mereka lakukan antara kakak dan adik itu, Arjuna langsung menuju kamar ibunya tak lupa iya mengucap salam terlebih dahulu dan mencium punggung tangan ibu tercinta nya.
"Assalamualaikum bu, Juna pulang," ucap Arjuna mencium punggung tangan ibunya.
Sang ibu yang mendengar suara anak lelakinya langsung membuka mata dan tersenyum melihat Arjuna di hadapannya, air mata Arjuna seketika jatuh melihat ibunya hanya terbaring lemah di atas ranjang, bagaimana pun surga anak lelaki memang pada ibunya dan arjuna selalu menghormati dan mencintai ibunya sepenuh hati.
*****
Siang berganti malam Celline mematung di depan cermin melihat bayangan nya sendiri, dia merasa sangat bersalah terhadap Arjuna, sungguh dia tidak pernah bermaksud ingin menyembunyikan status pernikahan nya selama ini, mungkin hanya waktunya saja yang belum pas untuk mengungkapkan semuanya. Dia raih handphone miliknya dan mencari kontak nama Arjuna Antariksa disana, beberapa menit berlalu Celline masih saja melihat kontak itu tanpa berniat untuk menghubungi atau sekedar mengirim pesan.
Entah menguap kemana perginya keberanian Celline untuk menghubungi Arjuna batinnya seolah berperang antara ingin menghubungi atau tidak, rupanya Celline masih ragu dan malu untuk berkomunikasi dengan Arjuna, dirinya pun pindah menuju ranjang dan melihat suaminya Denish yang sudah terlelap beberapa jam yang lalu, di tatap wajah suami yang sedang tertidur pulas membuat hati Celline sakit, mengapa dirinya tidak bisa mencintai dan menerima sepenuh hati suami yang sangat baik ini, Celline sungguh tidak berdaya membodohi terus menerus hatinya sendiri dia merasa berdosa kepada suaminya karena menyimpan nama lelaki lain di hatinya sudah sejak lama.
Tiba-tiba saja Denish membuka matanya dan melihat Celline sedang menangis tersedu sedu, dia langsung bangkit dan memeluk istrinya, Denish tidak tau apa penyebab Celline menangis tapi dirinya tetap mencoba menghibur dan memeluk Celline saat ini, saat dirasa tangisan Celline sudah mulai tidak terdengar lantas Denish melihat istrinya dan mulai bertanya dengan nada lembut.
"Kenapa menangis sweet heart? jangan menangis di depanku sungguh aku merasa sakit melihat kamu menangis seperti ini sayang," lirih Denish menghapus buliran air mata Celline yang masih sedikit tersisa.
Air mata Celline bukannya berhenti malah semakin deras mendengar perkataan lembut suaminya, dia seolah merasa sangat bersalah sekali, hatinya telah mengkhianati cinta tulus Denish, begitu jahat kah Celline pada Denish? hati tidak akan pernah bisa berbohong, Celline memeluk suaminya sangat erat seolah menumpahkan emosi yang dia rasakan malam ini, tentang kerinduan nya kepada Arjuna dan rasa bersalah kepada Denish.
Moment malam itu sungguh masih melekat di ingatan Denish seolah Celline menyerahkan seluruh jiwa dan raganya tanpa ada paksaan, karena memang Celline selama ini cenderung bersikap pasif kepada Denish, namun memang di luar dugaan malam itu seperti bukan malam-malam yang biasa, dan pagi ini mampu menambah mood seorang Denish sang Manager meningkat drastis dan semangat memulai hari dengan wajah yang berseri-seri.
Sampai di Bank tempat bekerjanya, Denish selalu memasang wajah ramah dan tersenyum kepada siapapun yang menegurnya, efek yang di ciptakan malam itu memang luar biasa untuk dirinya, Denish tak lupa mengirim chat pada Celline untuk menyemangati istrinya juga yang sama sedang bekerja.
Di tempat lain suasana hati Celline masih belum membaik, dia masih memikirkan Arjuna dia merasa rindu sehari saja tidak berkomunikasi dengannya, walaupun hanya sekedar chat. Arjuna sosoknya memang selalu menjadi candu untuk Celline entah sampai kapan semuanya berakhir, perasaan Celline tidak pernah berubah meskipun memang pada akhirnya mustahil untuk bersama, hanya melalui untaian doa Celline menitipkan rasa rindunya untuk Arjuna Antariksa.
Karena rindu hanya untuk orang orang yang kuat
Tinggalkan jejak
ini DBL up apa gimana Thor
hmmmm 🧘♀️
tamatin yok, terserah lah mo sad ending kek, happy ending kek, pokok diberesin yg udh berjalan
ksian yg dulunya baca udh pake effort, ngikutin alurnya dari awal, sapatau dia juga Masi main apk ini dan sebenernya nungguin endingnya
Miliki keluarga dan suami yg sangat menyayangi mu dgn tulus