"Bagaimanapun dia tidak bersalah, biarkan dia tumbuh" ucap Bram
"Tapi aku tidak ingin, Paman" jawab Alex
Pikirannya dipenuhi dengan kebimbangannya mengambil keputusan yang seharusnya
"Aku akan memikirkannya" ucap Alex seraya berdiri dari duduk nya, mengayunkan langkah nya meninggalkan Bram di ruang baca
Naik melewati anak tangga menuju kamar nya dan membuka pintu lalu menutupnya
Kezia berlari menuju kamar mandi karena rasa mual yang dirasakan nya
"Aku ingin muntah, tapi nggak bisa keluar" ucap Kezia
Membawa langkah nya keluar dari kamar mandi, namun baru sampai depan pintu kamar mandi
Mendadak pandangan nya berputar dan tiba tiba ruangan menjadi gelap, tubuh nya jatuh ke lantai di depan Alex yang masih berdiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Proyek Baru
Tak lama penerbangan lalu Lexa tertidur dengan mendekap boneka kesayangan pemberian Mama nya waktu kecil
Alex menatapnya dan berkata
" Abang akan segera menemukannya sayang, dan akan memberikan hukuman yang setimpal " batin Alex
Setelah melewati belasan jam perjalanan akhirnya mereka sampai di bandara Ibu Kota
Memarkirkan pesawat dan menuruni tangga pesawat setelah terparkir sempurna
Alex dan Lexa melangkahkan kaki keluar diikuti Thom.. Lalu berjalan menuruni tangga pesawat
" Paman.... " teriak Lexa kemudian berjalan sedikit cepat menuju ke arah Bram dan meninggalkan Alex
" Selamat datang keponakan Paman " ucap Bram seraya memberikan pelukan untuk Lexa
Mereka kemudian melangkahkan kaki bersama dan memasuki mobil mewah yang sudah menunggu nya
" Selamat datang Nona " ucap Juan sopir pribadi Alex kemudian Lexa melemparkan senyuman pada nya
Satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah
Lexa melangkahkan kaki menuju kamar lama nya dan diikuti seorang pelayan membawa kopernya
" Terimakasih " ucap Lexa
" Dengan senang hati Nona " jawab pelayan tersebut kemudian menutup pintu kamar nya
Menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidur dan mengusap kan tangan dan lengannya pada kasur empuk dan lembut miliknya
" Sudah lama juga nggak tidur di kamar ini " batin nya dan tak lama kemudian Lexa terlelap
Ceklek.... suara pintu terbuka
Alex melangkahkan kaki memasuki kamar Lexa dan mendapatinya sudah tertidur lelap kemudian memutuskan untuk keluar dan menuju ruang keluarga
Bram yang duduk di ruang keluarga menikmati secangkir kopi dengan menonton siaran seputar saham melalui televisi besar di ruang keluarga
Kemudian Alex mendekati nya dan duduk di samping kursi sofa yang masih kosong
" Bagaimana " tanya Bram
" Sudah aku peringatkan Paman, tetapi jika dia mengulanginya aku akan membereskannya " ucap Alex
" Kamu tahu yang harus kamu lakukan " ucap Bram
" Aku ke kantor dulu Paman " ucap Alex kemudian bangkit berdiri dari duduk nya dan melangkahkan kaki menuju pintu keluar rumah menuju mobil nya
Diikuti Thom dan sudah ada Juan di kursi kemudi, dengan segera menginjak pedal gas mobil dan menjalankannya menuju kantor milik Alex
Setelah sampai di kantornya, Alex kemudian berjalan menuju ruangannya. Menyalakan laptop pribadi nya
" Kita ada tamu siang ini Tuan " ucap Thom mengingatkan
" Jika dia datang biarkan dia masuk " ucap Alex
" Baik Tuan " ucap Thom
Tak lama kemudian tamu yang di tunggu datang
" Silahkan masuk Nyonya " ucap Thom
Melangkah masuk kemudian duduk di kursi di hadapan meja Alex
" Ada yang anda butuhkan Bu Retno " tanya Alex
" Pimpinan saya ingin membuat gedung apartemen dan ini design nya... " Seraya menunjukkan gambar design yang dibawanya dan meletakkannya diatas meja kerja Alex
Kemudian Alex meraihnya kemudian membuka dan mengamatinya
" Karena beliau cukup familiar di Ibu Kota ini, jadia saya harap anda tidak mengecewakan kami " ucap Retno
" Baik Bu Retno, saya akan mempelajarinya terlebih dahulu " ucap Alex
" Untuk berapa total anggarannya, anda tidak perlu khawatir. Beliau akan membayarnya sesuai jumlah yang anda ajukan " ucap Retno
" Baik. Akan segera saya kirimkan berapa nominal nya " ucap Alex
Kemudian mereka mengakhiri pembicaraannya dan Retno melangkahkan kaki keluar dari ruangan Alex
Alex kemudian membuka kembali lembaran kertas design yang baru saja dia terima dan mulai mempelajarinya
Ya, design ini adalah sebuah gedung apartemen yang akan di bangun oleh pengusaha kaya di Ibu Kota, mereka akan membangun nya di kawasan perkantoran
lagian Alex yg udah suka kn sama Tasya. bt Thom gak papa ya,Tasya nya sama boss Alex, biar km bisa dapet lexa
kn istri lagi hamil, trs d bikin nggak enak moodnya, sekarang hati bercabang. moga Tasya hatinya tidak egois masih memikirkan sesama wanita.
kl gtu apa nantinya ada karma.
pdhl kn Kenzie gak tau apa2.toh Alex jga belum ktmu ada misteri apa antara ayah kenz sama momz Alex
nunggu selanjutnya aja lah aku
salah ya kak.
ikut alur ya saja.