NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Jeslyn tidak percaya jika dirinya masuk kedalam cerita novel dan parahnya menjadi istri kedua yang tidak diceritakan dalam novel, ibu tiri dari pria yang diceritakan akan meninggal karena memperebutkan seorang wanita.

Jeslyn istri tidak diinginkan suaminya serta anak tirinya berniat mengubah takdir Lucian anak tirinya, siapa sangka niatnya hanya ingin menyelamatkan tokoh Lucian saja malah mendapatkan bonus jika suaminya malah jatuh cinta padanya dan juga Lucian yang bucin pada ibu tirinya.

Mampukah Jeslyn menyelamatkan Lucian dan mengubah takdir Lucian? Selamat Membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menggoda Keith

Pagi ini, mansion yang biasanya terasa seperti museum karena kesunyiannya, mendadak terasa berbeda. Jeslyn melangkah menuruni anak tangga dengan dress rumahan yang nyaman, namun langkahnya terhenti saat matanya menangkap pemandangan yang hampir membuatnya jatuh pingsan di tempat.

​Keith. Pria gila kerja itu ada di sana.

​Dia tidak berada di ruang kerjanya yang kedap suara, bukan pula sedang berdebat di telepon dengan klien di luar negeri. Keith duduk dengan santai di kursi makan utama, menyesap kopi hitamnya sambil membaca koran bisnis dengan tenang. Sinar matahari pagi menembus jendela besar, menyinari wajah tegasnya yang terlihat lebih rileks daripada biasanya.

​"Aku... aku tidak sedang bermimpi, kan?" gumam Jeslyn pelan pada dirinya sendiri.

​Jeslyn berjalan mendekat, langkahnya pelan dan matanya menyipit, menatap Keith seolah-olah pria itu adalah penampakan setan yang menyamar. Ia berhenti tepat di samping Keith, memperhatikannya begitu intens sampai-sampai koran di tangan Keith tidak lagi fokus di matanya.

​Keith menurunkan korannya, mengernyitkan dahi tajam. "Ada apa dengan tatapanmu itu? Kamu menatapku seolah-olah aku ini objek penelitian yang akan meledak."

​Jeslyn tersentak, lalu tertawa kecil. "Ehem! Maaf, maaf. Cuma... aneh saja. Kamu biasanya sudah berangkat sebelum matahari bangun, tapi hari ini kamu malah duduk manis di sini. Kamu sakit? Perlu aku panggil Dokter Morgan lagi?"

​Keith menyesap kopinya dengan elegan. "Aku tidak sakit."

​"Lalu kenapa di rumah? Perasaan proyek properti di pusat kota sedang panas-panasnya, kan? Biasanya kamu orang pertama yang bakal berteriak di depan kontraktor kalau ada meleset sedikit saja," goda Jeslyn, ia menarik kursi di depan Keith dan duduk dengan santai.

​"Aku hanya ingin di rumah," jawab Keith singkat, suaranya sedatar tembok beton.

​Senyum menggoda seketika merekah di bibir Jeslyn. Dengan gerakan cepat dan sedikit bar-bar, ia menampar lengan Keith dengan gemas.

Pletakk!

​"Aw! Apa yang kamu lakukan?" Keith memelototkan matanya, kaget dengan serangan mendadak itu.

​"Ayo mengaku saja!" Jeslyn terkikik, matanya berbinar jahil.

"Kamu di rumah karena Lucian sakit, kan? Kamu mau merawatnya? Kamu mau belajar jadi ayah yang baik sekarang, ya?"

​Keith langsung membuang muka, menatap ke arah taman belakang dengan rahang mengeras.

"Jangan bicara omong kosong."

​"Ih, jangan denial dong, Pak Bos," goda Jeslyn lagi, ia mencondongkan tubuhnya ke arah Keith.

"Lucu deh lihat kamu sok jual mahal. Padahal semalam pas di kamar Lucian, kelihatannya kamu tersentuh banget, kan?"

​"Jeslyn, kamu benar-benar menyebalkan hari ini," gerutu Keith dengan nada yang terdengar seperti gumaman tidak jelas.

​"Menyebalkan tapi tetap bikin kamu betah di rumah, kan?" Jeslyn tertawa renyah, sebuah tawa yang membuat suasana meja makan terasa lebih hangat.

​Keith terdiam. Ia melirik Jeslyn dari sudut matanya. Harus ia akui, meskipun Jeslyn sekarang menjadi jauh lebih cerewet dan menyebalkan, ia merasa jauh lebih nyaman. Dibandingkan dengan Jeslyn yang dulu, wanita yang selalu berusaha menjadi penggoda dengan gaun-gaun minim dan parfum yang menyengat, Jeslyn yang sekarang terasa jauh lebih nyata. Lebih manusiawi.

​Namun, godaan Jeslyn tidak berhenti di situ. Ia mulai bercerita tentang betapa lucunya wajah Keith saat berusaha terlihat kaku di depan Lucian tadi malam.

​"Kamu tadi malam itu kaku banget, tahu tidak? Kayak robot yang baru saja kehabisan baterai. Aku sampai takut Lucian bakal ketakutan lagi," ejek Jeslyn sambil menopang dagu.

​"Cukup, Jeslyn. Kalau kamu tidak berhenti, aku akan kembali ke kantorku sekarang juga," ancam Keith, meski ia sendiri tidak bergerak sedikit pun dari kursinya.

​"Ya sudah, pergi saja kalau berani! Lucian pasti bakal kecewa berat karena ayahnya yang baru saja tobat malah kabur lagi," balas Jeslyn menantang.

​Keith tertegun sejenak. Ia terdiam cukup lama sampai matanya tertuju pada sesuatu yang bulat di depan sana. Pandangannya mendarat pada perut Jeslyn yang membuncit besar, tanda kehidupan yang tumbuh di sana berkat sebuah malam yang tidak disengaja.

"Istri." Pikirannya mengulang kata itu. Sejak kapan ia mengakui wanita cerewet di depannya ini sebagai istrinya?.

​Sejujurnya, ia sendiri tidak tahu kapan perasaan itu berubah. Ia hanya tahu bahwa setelah kejadian malam itu dan kehadiran bayi di dalam kandungan Jeslyn, posisinya sebagai suami meskipun awalnya terpaksa mulai terasa lebih... permanen.

​"Kenapa kamu diam? Kehabisan kata-kata, ya?" Jeslyn kembali memecah lamunan Keith dengan godaannya.

"Ayo dong, akui saja kalau kamu sebenarnya khawatir sama Lucian."

​Keith menghela napas panjang. Ia menghempaskan korannya ke atas meja dan kembali menyesap kopinya dengan gusar, mencoba menutupi kegugupannya dengan sikap angkuh.

"Aku tidak khawatir. Aku hanya menjalankan kewajiban sebagai kepala keluarga."

​"Kewajiban atau karena kamu mulai sayang?" Jeslyn tertawa puas, sangat menikmati melihat sisi Keith yang mulai bisa dikalahkan oleh argumennya.

"Aduh, aku benar-benar nggak bisa berhenti membayangkan betapa gemasnya nanti kalau kamu gendong adik bayi ini, sementara di sisi lain kamu berusaha terlihat tetap kaku di depan Lucian."

​Keith memejamkan mata, memijat pangkal hidungnya yang terasa pening. "Kamu benar-benar tidak tahu kapan harus berhenti bicara, ya?"

​"Tentu saja tidak! Selagi suamiku yang tampan ini masih mau duduk di sini dan menemaniku, aku akan terus bicara sampai kamu benar-benar mengakui kalau kamu itu sebenarnya pria yang sangat penyayang!"

​Jeslyn terus menggoda, terus memancing Keith, dan Keith... dia hanya bisa menghela napas pasrah, membiarkan istrinya itu terus berceloteh sementara ia diam-diam menikmati kehadiran wanita itu yang entah bagaimana, telah mengisi kekosongan di rumah besarnya dengan cara yang paling tidak terduga.

Bersambung...

Ayo Jeslyn pepet dan goda terus sampe Keith tidak bisa berkata-kata.🤣

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

1
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 33 sampai bab 37
Potatoes 🥔
Bagus Banget,/Kiss/
Fajar Fathur rizky
cepat bikin mcnya bongkar kebusukan hera
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 29 dan bab 33 thor
It's me Ri🥕: Udah ya tunggu beberapa menit lagi, selamat membaca
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin lu cian cinta thor bikin perasaan itu seperti anak yang tidak mau ibunya lebih perhatian kepada ayahnya
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 25 sampai bab 30
It's me Ri🥕: Sebentar ya kak, lagi di cek dan edit lagii🙏
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 16 sampai bab 20
It's me Ri🥕: Sudah di up ya, tunggu sebentar lagi🙏
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Aawww🥺 Semoga suka ya kak😘
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bikin adegan Lucian menganggap mcnya seperti ibu kandungnya sendiri
Fajar Fathur rizky
nanti pas lahiran bikin mcnya jadi model yang terkenal dan cantik bikin banyak yang suka bikin suaminya cemburu
Fajar Fathur rizky
cepat update thor bab 7 sampai bab 11 thor ceritanya seru
It's me Ri🥕: Kak😭 Ini udah di up kok, semoga suka yaa/Kiss/
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
besok bikin 5 bab thor ceritanya seru bikin pas mcnya selesai lahiran bikin dia jadi model yang terkenal dan cantik
Fajar Fathur rizky: biar suaminya cemburu thor mcnya banyak yang naksir hahaha
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!