Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.
Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?
Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jujur
Rahma terbangun saat tengah malam saat perutnya merasakan mual yang luar biasa dan perasaan Rahma menjadi semakin takut karena ternyata dirinya sudah terlambat datang bulan selama dua minggu.
" bagaimana jika ternyata aku memang hamil anak kak Aslan ?" tanya Rahma pada dirinya sendiri.
" dan bagaimana jika pak Kahfi meminta ku meninggalkan rumah ini karena berpikir jika aku wanita tidak baik yang sampai bisa hamil di luar nikah ?" tanya Rahma yang tak bisa lagi berpikir jernih jika sampai yang iya takutkan benar terjadi.
Rahma berjalan keluar dari kamar menuju ruang makan untuk mengambil minum karena tenggorokan nya terasa sangat kering tapi langkah Rahma terhenti saat melihat Kahfi yang masih berada di ruang keluarga dengan televisi yang di biarkan menyala.
" pak Kahfi belum tidur ?" tanya Rahma yang hanya ingin memastikan jika yang ada di hadapannya itu memang Kahfi.
" kamu bangun ?" tanya Kahfi balik.
" saya haus " ucap Rahma yang masih belum beranjak dari berdirinya.
" apa yang bapak pikirkan ?" tanya Rahma yang sedikit banyak tau sifat Kahfi yang akan termenung di depan televisi saat tengah malam jika sedang banyak pikiran.
" apa kamu baik baik saja ?" tanya pak Kahfi yang malah balik bertanya sambil menatap ke arah Rahma.
" saya baik pak " ucap Rahma yang malah menjadi sangat gugup saat di tanya seperti itu dan Kahfi sangat menyadari hal itu.
" kamu yakin ?" tanya Kahfi memastikan ulang.
" sebenarnya ada yang ingin saya bicarakan dengan bapak meski saya sendiri tak yakin apakah setelah ini bapak akan mau menerima kehadiran saya di rumah ini lagi atau tidak " ucap Rahma yang tak ingin Kahfi merasa di bohongi jika sampai dirinya benar benar hamil anak Aslan.
" baiklah, saya akan mencoba mendengarkan apa yang ingin kamu katakan dan kita lihat apa yang akan saya lakukan setelah mendengar semua cerita mu " ucap Kahfi sambil meminta Rahma duduk di kursi yang tak jauh dari dirinya meski hanya dengan gerakan tangannya saja.
Rasa haus yang tadi Rahma rasakan kini hilang berganti dengan rasa gugup saat Kahfi menatap ke arahnya dan Kahfi menyadari hal itu dengan sangat jelas.
" jika memang kamu belum yakin untuk bercerita, saya tidak akan memaksa " ucap Kahfi yang hanya ingin Rahma merasa nyaman saat memang ingin bercerita.
" saya bukannya tidak yakin tapi saya tak siap dengan semua nya yang mungkin akan saya hadapi setelah ini " ucap Rahma sambil terus menautkan kedua jari jemari tangannya.
" Malam sebelum saya bertemu dengan Caca tanpa di sengaja adalah malam kelam dalam hidup saya dan saya harap semua itu hanya mimpi buruk yang hanya ada dalam mimpi bukan kenyataan pahit dalam hidup saya " ucap Rahma dengan mata yang mulai berkaca kaca.
" setelah saya lulus sekolah saya di terima bekerja di sebuah hotel di ibukota meski hanya sebagai housekeeper tapi saya sangat menikmati pekerjaan itu " ucap Rahma sambil mengenang kenangan manis dalam hidupnya sebelum semua mimpi buruk dalam hidupnya di mulai.
" mimpi buruk ?"
" malam itu tepatnya tiga hari sebelum kakak tiri saya menikah, calon kakak iparnya memesan sebuah kamar hotel dan tanpa sengaja saya datang ke kamar itu karena selain sebagai housekeeper saya juga terkadang diminta menjadi room service "
" andai saya tau jika kedatangan saya ke kamar itu akan menjadi awal kehancuran hidup saya lebih baik saya kehilangan pekerjaan itu dari pada harus kehilangan kehormatan yang selama ini saya jaga " ucap Rahma yang tak bisa lagi menutupi raut penyesalan kenapa dirinya masuk ke kamar itu.
" kehilangan kehormatan maksudnya ?" tanya Kahfi yang masih ragu dengan apa yang iya pikirkan saat ini.
" yang saya ingat saya diminta kembali ke kamar itu setelah saya pulang kerja dan saat saya masuk kak Erik memberikan satu gelas minum langsung setelah itu semua teman teman kak Aslan berpamitan satu persatu hingga yang tersisa hanya Rahma dan kak Aslan " ucap Rahma.
" dan entah bagaimana semua itu terjadi yang saya tau saya terbangun dengan kepala yang terasa berat dan tubuh yang tak lagi seperti sebelumnya " ucap Rahma sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya karena ini adalah kali pertama dirinya menceritakan apa yang sudah terjadi pada malam itu.
" lalu calon kakak ipar mu ?" tanya Kahfi yang tak ingin berkomentar apapun untuk saat ini tentang yang terjadi karena baginya semua cerita itu belum benar benar selesai.
" kak Aslan tak mengakui jika dirinya sudah merusak diri saya dan saat saya pulang ternyata semua itu sudah sampai lebih dulu ke telinga kakak tiri saya hingga akhirnya saya terusir dari rumah itu tanpa Isa menjelaskan kenapa semua itu bisa terjadi " jelas Rahma yang ternyata setelah menceritakan semua itu hatinya menjadi jauh lebih lega.
" lantas apa kakak mu dan calonnya tetap menikah setelah semua yang terjadi ?" tanya Kahfi tapi Rahma hanya menggeleng sebagai jawaban.
" sejak saat itu saya tidak pernah menerima kabar apapun dari keluarga saya meski saya sudah mencoba berkali kali menghubungi nomor ayah tapi nomor itu tak lagi bisa di hubungi " ucap Rahma sedih.
" benarkah ?"
" apa mungkin jika nomor kamu sengaja di blokir agar kamu tak bisa menghubungi mereka ?" tanya Kahfi memikirkan kemungkinan yang bisa saja terjadi pada Rahma dan keluarga nya terutama ayahnya.
" entahlah, tapi saya selalu berdoa semoga ayah baik baik saja dan jika memang kak Via dan kak Aslan tetap menikah semoga pernikahan mereka bahagia " ucap Rahma tulus.
" dan apa sekarang kamu berpikir jika mungkin saja saat ini kamu sedang hamil ?" tanya Kahfi yang berhasil membuat Rahma memalingkan wajahnya menghindari tatapan Kahfi pada dirinya.
" jika saja saya masih boleh berharap saya tak ingin hamil karena malam kelam itu " ucap Rahma sedih.
" tapi bagaimana jika ternyata saat ini kamu benar benar hamil ?" tanya Kahfi.
" entah lah, tapi yang pasti saya tak akan pernah meminta pertanggungjawaban dari kak Aslan karena saya tak ingin merusak pernikahan kakak saya" ucap Rahma yang akan menanggung semuanya sendiri.
" lalu kamu akan memendam semuanya sendiri ?"
" kamu akan menelan semua omongan buruk orang lain pada dirimu ?" tanya Kahfi.
Deggh
Rahma tersadar jika dirinya diam saja saat tau dirinya hamil anak Aslan, bukan hanya dirinya yang di cap buruk tapi juga Kahfi karena bagaimanapun dirinya tinggal di rumah kahfi selama ini.
" bapak tenang saja, jika benar saya hamil saya akan pergi dari rumah ini dan bapak tak akan terkena fitnah atas apa yang tidak bapak lakukan" ucap Rahma yang tak ingin menyeret Kahfi dalam masalah hidupnya.
" kita akan pastikan itu sebelum memutuskan semuanya, jadi sebelum semua itu terbukti jangan coba coba meninggalkan rumah ini "
" kamu dengar ?"
✍🏻✍🏻✍🏻 memang apa yang akan Kahfi lakukan jika memang benar Rahma hamil saat ini ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘