NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.

Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: Penghinaan di Showroom Porsche & Kartu Hitam Beraksi

Keesokan paginya, sinar matahari menyinari Kota Jiangcheng.

Karena Su Qingxue kini resmi memegang jabatan sebagai Direktur Utama untuk proyek pembangunan Kota Baru Jiangnan senilai seratus juta yuan, ia harus sering bolak-balik meninjau lokasi proyek dan menghadiri rapat di kantor pusat Grup Shengshi. Namun, mobil skuter listrik tua yang biasa ia gunakan jelas tidak lagi memadai untuk membawa berkas-berkas penting dan menemui klien besar.

"Qingxue, hari ini sebelum kau ke lokasi proyek, ayo kita beli satu mobil baru untukmu," ajak Ye Chen saat sarapan pagi.

Mendengar kata "beli mobil baru", mata Liu Lanfang langsung menyala terang!

"Beli mobil?! Bagus sekali!" seru Liu Lanfang bersemangat. "Putriku sekarang adalah Direktur Utama proyek seratus juta yuan! Paling tidak harus membeli mobil mewah seharga lima ratus ribu yuan seperti BMW atau Porsche supaya para tetangga dan keluarga Paman Pertama mati karena iri! Kebetulan dari uang anggaran operasional kantor yang cair kemarin sore ada lima ratus ribu yuan untuk kendaraan dinas, bukan? Ayo, Ibu ikut menemani kalian ke Pusat Otomotif Internasional Jiangcheng sekarang juga!"

"Bu, uang operasional kantor hanya cukup untuk membeli mobil sedan bisnis biasa seharga dua ratus ribuan yuan, tidak cukup untuk membeli Porsche," kata Su Qingxue sambil menggelengkan kepala.

"Lihat-lihat saja dulu ke showroom Porsche, siapa tahu ada promo cicilan!" paksa Liu Lanfang sambil menarik tangan putrinya, sementara Ye Chen mengikuti dari belakang dengan tenang.

Setengah jam kemudian, ketiganya tiba di Showroom Porsche Center Jiangcheng yang megah dan berkilauan dengan lantai kaca.

Begitu mereka melangkah masuk, seorang pria muda berambut klimis yang mengenakan setelan jas manajer sales dan lencana bertuliskan Wang Chao sedang berdiri menyambut pelanggan. Ketika melihat wajah cantik Su Qingxue, mata Wang Chao langsung berbinar penuh ketertarikan.

"Wah, bukankah ini Su Qingxue, bunga kampus Universitas Jiangcheng kita dulu?!" sapa Wang Chao sambil berjalan mendekat dengan gaya sok keren, sengaja memamerkan jam tangan Tissot palsu di pergelangan tangannya.

Su Qingxue sedikit terkejut. "Wang Chao? Kau bekerja di sini sekarang?"

"Jangan salah paham, Qingxue, aku bukan sales biasa. Bulan lalu aku baru saja dipromosikan menjadi Manajer Penjualan Showroom Porsche ini dengan gaji dan komisi ratusan ribu yuan setahun!" pamer Wang Chao dengan dagu terangkat tinggi. Dulu saat kuliah, ia pernah mengejar-ngejar Su Qingxue namun ditolak mentah-mentah.

Pandangan mata Wang Chao kemudian beralih ke arah Ye Chen yang berdiri di samping Su Qingxue dengan mengenakan kemeja kasual biasa dan sepatu kets sederhana. Senyum mengejek langsung terukir di bibir Wang Chao.

"Ngomong-ngomong, Qingxue, kudengar dari grup alumni bahwa tiga tahun lalu kau menolak semua tuan muda kaya di kampus dan malah menikah dengan seorang menantu numpang hidup yang miskin dan tak punya pekerjaan," ujar Wang Chao dengan suara yang sengaja dikeraskan agar didengar oleh para sales dan pengunjung lain di showroom. "Jangan bilang... pria berpenampilan gembel di sebelahmu ini adalah suamimu yang terkenal itu?"

Wajah Liu Lanfang langsung berubah asam karena malu. Ia buru-buru melangkah maju memisahkan Su Qingxue dari Ye Chen. "Hmph! Manajer Wang, kau jangan melihat orang sebelah mata! Putriku Qingxue sekarang adalah Direktur Utama yang memegang proyek seratus juta yuan dari Grup Shengshi! Kami datang ke sini untuk membeli mobil Porsche untuk putriku, bukan untuk sampah ini!"

"Oh? Proyek seratus juta yuan?" Wang Chao melirik ragu, namun karena tahu Keluarga Su hanyalah keluarga kelas tiga yang sedang kesulitan uang, ia mendengus dalam hati. Paling-paling mereka hanya ingin melihat-lihat dan berfoto di dekat mobil mewah untuk dipamerkan di media sosial!

Sementara itu, perhatian Su Qingxue tertuju pada sebuah mobil SUV mewah berwarna putih mutiara yang dipajang di atas panggung putar utama di tengah showroom—sebuah Porsche Cayenne Turbo GT edisi terbaru yang tampak begitu gagah dan elegan.

"Ye Chen, lihat mobil putih di tengah itu, bagus sekali ya..." gumam Su Qingxue tanpa sadar dengan mata berbinar.

Ye Chen melihat binar di mata istrinya dan langsung tersenyum. "Kalau kau suka, kita bungkus yang itu saja sekarang."

Mendengar kalimat santai Ye Chen, Wang Chao dan beberapa sales wanita di dekat sana langsung meledak dalam tawa terbahak-bahak!

"Hahaha! Bungkus yang itu sekarang?! Hei, menantu sampah, kau kira sedang membeli sawi putih di pasar pagi?!" ejek Wang Chao sambil menunjuk mobil di panggung utama. "Buka matamu lebar-lebar! Itu adalah Porsche Cayenne Turbo GT edisi terbatas impor langsung dari Jerman! Harganya beserta pajak dan aksesoris adalah dua juta delapan ratus ribu yuan! Bahkan untuk menyentuh gagang pintunya saja, orang miskin sepertimu harus mencuci tangan sepuluh kali! Kalau sampai catnya tergores oleh pakaian murahanmu, menjual ginjalmu pun tidak akan cukup untuk menggantinya!"

Wajah Su Qingxue langsung memerah karena marah mendengar suaminya dihina seperti itu di depan umum.

"Wang Chao! Jaga mulutmu! Kami datang ke sini sebagai pelanggan, kalau kau tidak ingin melayani kami, kami bisa pindah ke showroom lain!" tegas Su Qingxue, lalu menarik lengan Ye Chen untuk pergi.

"Mau kabur setelah ketahuan tidak punya uang?" cibir Wang Chao sambil melipat kedua tangannya di dada. "Makanya, Qingxue, dulu waktu kuliah aku mengejarmu kau jual mahal! Sekarang lihat nasibmu, bersuamikan pecundang yang hanya bisa membual membeli mobil dua koma delapan juta yuan! Kalau hari ini suamimu itu benar-benar sanggup membeli Cayenne Turbo GT itu secara tunai, aku, Wang Chao, akan merangkak mengelilingi showroom ini sambil menggonggong seperti anjing tiga kali!"

Langkah kaki Ye Chen berhenti.

Ia berbalik perlahan, menatap Wang Chao dengan senyum tipis yang tenang, lalu melirik seorang gadis sales magang muda di sudut ruangan yang sejak tadi tidak ikut menertawakannya dan justru menyuguhkan air minum.

"Siapa namamu?" tanya Ye Chen kepada gadis sales magang itu.

"S-saya Xiao Lin, Tuan..." jawab gadis itu gugup.

Ye Chen merogoh sakunya, mengeluarkan Kartu Hitam Berlapis Emas Hitam yang diberikan Long Wu, lalu menyerahkannya kepada Xiao Lin.

"Bantu aku gesek kartu ini untuk membeli Porsche Cayenne Turbo GT putih di atas panggung itu secara lunas tanpa cicilan," ujar Ye Chen tenang. "Sekalian tambahkan paket asuransi tertinggi selama lima tahun. Seluruh komisinya masuk atas namamu."

"Hahaha! Xiao Lin, jangan buang-buang waktu melayani orang gila ini! Kartu mainan warna hitam dari situs belanja online seharga sepuluh yuan seperti itu mana bisa digesek di mesin POS bank kita!" teriak Wang Chao sambil tertawa terpingkal-pingkal, bahkan Liu Lanfang pun ikut menarik baju Ye Chen karena takut mesin kasir berbunyi error dan mempermalukan dirinya.

Namun Xiao Lin yang patuh pada sopan santun pelayanan tetap menerima kartu yang terasa agak berat itu dengan kedua tangan, lalu menggesekkannya ke mesin pembaca kartu nirkabel milik bank sentral di meja kasir.

"Masukkan kode sandi... tidak perlu sandi untuk kartu di atas batas otoritas tertinggi..." gumam Xiao Lin bingung melihat layar mesin yang tiba-tiba berkedip emas, lalu ia menekan tombol konfirmasi sebesar 3.150.000 Yuan!

Satu detik kemudian—

Ting! Cetakan Berhasil!

Suara derik halus mesin kasir terdengar jelas di tengah keheningan showroom, diikuti oleh keluarnya struk panjang bukti pembayaran lunas senilai tiga juta seratus lima puluh ribu yuan!

Tawa di wajah Wang Chao langsung membeku seketika seperti disiram air keras!

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancur keluarga murong
Fajar Fathur rizky
cepat bantai keluarga zhao
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!