NovelToon NovelToon
Menikah Karena Patah Hati

Menikah Karena Patah Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: kikoaiko

Zayyan Mahendra membawa Lolly ke Swiss untuk merayakan kelulusannya sekaligus melamar wanita itu. Namun di saat Zayyan berharap cinta mereka berakhir bahagia, Lolly justru memilih pria lain.

Dengan hati hancur, Zayyan memutuskan pulang ke Indonesia. Tak disangka, di bandara ia bertemu kembali dengan teman lamanya dan membuat keputusan gila. Dia menikah Alin, teman lamanya itu.

Pernikahan tanpa cinta itu awalnya hanya pelarian. Tapi siapa sangka, takdir justru mempertemukan mereka pada cinta yang sebenarnya. Namun, keberadaan Lolly selalu mengganggu rumah tangganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikoaiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Sementara itu, di bawah langit Swiss yang cerah dan udara yang begitu bersih, Lolly justru menjalani hari yang sangat berbeda.

Wajahnya tampak bahagia, tidak seperti saat bersama Zayyan.

Di sampingnya, Aldi berjalan santai, sesekali menoleh ke arah Lolly dengan tatapan penuh perhatian. Tangan keduanya saling menggenggam satu sama lain, terlihat mesra selayaknya pasangan yang sedang di mabuk asmara.

Mereka berjalan di sepanjang jalanan berbatu yang dipenuhi toko-toko kecil dan kafe dengan kursi-kursi di luar ruangan. Aroma kopi hangat bercampur dengan udara dingin pegunungan menciptakan suasana yang begitu romantis.

“Capek?” tanya Aldi sambil melirik Lolly.

Lolly menggeleng, tersenyum lebar. “Enggak. Justru pengen keliling lagi,” jawabnya ringan.

Aldi terkekeh kecil. “Semangat banget ya. Kemarin kamu nggak kayak gini,” godanya.

Lolly terdiam sejenak. Namun hanya sebentar. Senyumnya kembali muncul, seolah tidak ada yang perlu dipikirkan lebih jauh.

“Ya… sekarang kan beda,” ucapnya santai.

Mereka berhenti di sebuah cafe. Aldi memesan makanan dan juga minuman untuk mereka berdua.

Tak lama seorang pelayan datang membawakan kopi dan beberapa cemilan.

Lolly yang tidak sabar langsung menyesap kopi tersebut dengan nikmat. "Kopinya enak" ucapnya dengan wajah berbinar

Aldi duduk di sampingnya. “Makanya aku ajak kamu ke sini. Cafe ini merupakan salah satu tempat favoritku selama aku tinggal di sini"

Lolly menoleh, menatap Aldi dengan mata berbinar. “Oh ya...kamu pasti betah tinggal di sini"

Aldi tersenyum. "Iya, tapi aku harus pulang ke tanah air. Kasihan pacarku, nanti kesepian" ucap Aldi.

Kalimat itu sederhana, tapi cukup untuk membuat Lolly tersenyum lebih lebar. Ia menunduk sejenak, lalu tanpa sadar tertawa kecil.

Dan di momen itu, tidak ada bayangan Zayyan. Tidak ada rasa bersalah, dan tidak ada penyesalan. Seolah semua yang terjadi kemarin hanyalah sesuatu yang sudah selesai… dan tidak perlu diingat kembali.

Padahal, belum genap sehari sejak ia menolak lamaran Zayyan, Tapi Lolly memilih untuk tidak memikirkan itu. Ia memilih menikmati saat ini. Bersama orang yang… sebenarnya sudah lebih dulu ada di hatinya.

“Aldi,” panggil Lolly tiba-tiba.

“Iya?”

“Kalau aku dari awal bilang semuanya ke Zayyan… menurut kamu bakal beda nggak?” tanyanya, nada suaranya terdengar ringan, seolah hanya bertanya tanpa beban.

Aldi terdiam sejenak. “Kenapa nanya gitu?” baliknya.

Lolly mengangkat bahu. “Cuma kepikiran aja,” jawabnya santai.

Aldi menatapnya beberapa detik, lalu menghela napas pelan. “Mungkin dia tetap bakal sakit,” ucapnya jujur. “Tapi setidaknya… nggak separah sekarang.”

Lolly tidak langsung menjawab. Ia menatap ke arah bangunan yang berdiri kokoh di depan cafe.

Namun hanya sesaat. Lolly menarik napas, lalu tersenyum lagi.“Ya sudah lah,” ucapnya ringan. “Yang penting sekarang aku sama kamu.”

Aldi menatapnya, lalu mengangguk pelan.

“Iya.”

Dan percakapan itu selesai begitu saja. Tanpa penyesalan. Tanpa rasa bersalah yang benar-benar dalam. Tanpa keinginan untuk memperbaiki apa yang telah terjadi.

Setelah bosan di cafe, Lolly dan Aldi melanjutkan perjalanan mereka. Mengunjungi tempat-tempat indah. Mengabadikan momen dengan tawa, dan menciptakan kenangan baru, di tempat yang sama, di waktu yang sama… saat seseorang yang pernah memperjuangkannya justru pulang dengan hati yang hancur.

Dan tanpa Lolly sadari, keputusan yang ia anggap ringan hari ini…mungkin akan menjadi sesuatu yang akan ia sesali suatu hari nanti.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Mobil hitam yang ditumpangi Zayyan akhirnya berhenti di depan rumah megah keluarganya. Sejak meninggalkan bandara, pikiran masih tetap memikirkan tentang Lolly. Wanita yang telah menyakitinya.

Zayyan menghela nafas panjang, sebelum akhirnya keluar dari mobil. Dia melangkahkan kakinya menuju pintu utama rumahnya.

Ceklek....

Pintu rumah terbuka bahkan sebelum ia sempat membukanya. Kiandra, sudah berdiri di sana dengan wajah penuh tanya, sementara Adam berdiri sedikit di belakangnya, menatap putra sulungnya dengan sorot mata yang tak kalah tajam.

"Ayo masuk" ajak Kiandra sambil merangkul bahu putranya. Mereka masuk kedalam rumah.

"Bagaimana perjalananmu? Kamu sudah makan atua belum?" tanya Kiandra, yang tidak ingin terburu-buru membahas masalah putranya dengan Lolly. Dia ingin putranya beristirahat terlebih dahulu sebelum membahasnya.

"Sangat melelahkan mom. Aku sudah makan, aku hanya ingin istirahat. Kepalaku pusing" ucap Zayyan.

Kiandra langsung menatap wajah putranya lebih teliti. Mata Zayyan sembab, wajahnya pucat, dan suaranya terdengar berat. Sebagai seorang ibu, Kiandra tahu betul putranya sedang tidak baik-baik saja.

“Ya sudah, kamu istirahat dulu aja,” ucap Kiandra lembut sambil mengusap pelan rambut Zayyan.

Zayyan mengangguk kecil. Namun baru saja ia hendak melangkah menuju tangga, suara Adam menghentikannya.

“Zayyan.”

Langkah Zayyan terhenti. Ia menoleh pelan ke arah daddynya.

Adam berdiri tegak dengan kedua tangan dimasukkan ke saku celana. Wajahnya terlihat tenang, tapi sorot matanya menunjukkan kalau ia sedang menahan banyak hal.

“Besok kamu nggak usah ke kantor dulu,” ucap Adam.

Zayyan terlihat sedikit heran. “Aku nggak apa-apa, dad.”

“Kamu kelihatan jelas nggak baik-baik aja.” Kalimat itu membuat suasana mendadak hening.

Zayyan tersenyum tipis, senyum yang lebih terlihat pahit daripada tulus. “Aku cuma capek. Besok aku sudah baik-baik aja dad”

Adam menatap putranya beberapa detik. “Daddy tidak sebodoh itu bisa kamu bohongi Zay”

Zayyan terdiam.

Kiandra langsung menyikut pelan lengan suaminya, memberi kode agar Adam tidak menekan Zayyan terlalu.

Adam akhirnya menghela napas pendek. “Istirahat sana.”

Zayyan mengangguk pelan. “Makasih, dad.”

Ia kembali melangkah menuju lantai atas. Namun semakin dekat menuju kamarnya, langkahnya justru terasa semakin berat.

Brak.

Pintu kamar tertutup. Dan saat itulah, semua ekspresi tenang yang sejak tadi ia tahan perlahan runtuh.

Zayyan berdiri membelakangi pintu beberapa saat. Sunyi kamar terasa begitu menyesakkan. Pandangan matanya jatuh pada lantai kamarnya yang terasa dingin. Lalu tanpa sadar, pikirannya kembali mengingat semuanya.

Tentang tatapan Lolly yang sama sekali tidak terlihat menyesal. Dan yang paling menyakitkan…

Tentang fakta kalau ternyata sejak awal hati perempuan itu memang bukan untuknya.

Zayyan tertawa kecil. Namun terdengar menyedihkan. Ia berjalan pelan menuju ranjang, lalu duduk dengan kedua siku bertumpu di paha. Tangannya mengusap wajah kasar.

“Bodoh banget sih lo, Zayyan…” gumamnya lirih.

Ia mengingat bagaimana dirinya begitu yakin membawa cincin itu. Begitu yakin akan pulang bersama jawaban bahagia. Bahkan di perjalanan menuju Swiss, ia masih membayangkan bagaimana mommy nya mendukung rencanaya.

Tapi kenyataannya… Ia justru pulang sendirian dengan hati yang seperti dihancurkan perlahan.

Tok… tok…

Suara ketukan pintu terdengar.

Zayyan langsung menegakkan tubuhnya, berusaha kembali terlihat normal.

“Masuk.”

Pintu terbuka perlahan. Kiandra masuk sambil membawa segelas air hangat dan obat sakit kepala.

“Mommy tahu kamu belum tidur,” ucap Kiandra pelan.

Zayyan memaksakan senyum kecil. “Mommy tidak perlu khawatir"

Kiandra berjalan mendekat lalu duduk di samping putranya. “Anak mommy lagi sakit, mana mungkin mommy bisa tenang.” Kalimat sederhana itu justru membuat dada Zayyan terasa semakin sesak.

Kiandra menyerahkan obat itu. “Minum dulu.”

Zayyan menurut tanpa banyak bicara. Setelah itu suasana kembali hening.

Kiandra sebenarnya ingin bertanya banyak hal. Tentang Lolly. Tentang apa yang sebenarnya terjadi di Swiss. Tentang kenapa putranya pulang dengan keadaan seperti ini. Namun melihat wajah Zayyan sekarang, ia tahu luka itu masih terlalu baru.

Kiandra akhirnya hanya menggenggam tangan putranya pelan. “Nggak semua yang kita perjuangkan akan jadi milik kita,” ucapnya lembut. “Kadang Tuhan menjauhkan seseorang bukan karena kamu kurang baik… tapi karena memang dia bukan orang yang tepat.”

Zayyan menunduk. Rahangnya mengeras pelan.

“Aku kalah sama orang lain, mom. Aku kecewa karena dia sudah membohongiku” ucapnya lirih.

Kiandra langsung menoleh.

“Lolly ternyata udah punya seseorang yang dia suka sejak lama.” Suara Zayyan terdengar tenang. “Dia bertemu pria itu sehari setelah menolak lamaranku, mom"

Kiandra mematung beberapa detik. Meski sudah menduga hubungan putranya dan Lolly bermasalah, tetap saja mendengar kenyataannya secara langsung terasa menyakitkan.

“Kenapa dia baru ngomong sekarang…” lirih Kiandra.

Zayyan tersenyum tipis. “Itu juga yang aku pikirin.”

Hening kembali memenuhi kamar.

Kiandra perlahan mengusap punggung putranya.

“Menangislah kalau memang sakit,” ucapnya pelan. “Nggak perlu pura-pura kuat di depan mommy.”

Kalimat itu seperti menghancurkan pertahanan terakhir Zayyan. Pria itu menunduk semakin dalam. Bahunya bergetar pelan.

1
Mita Paramita
baru juga bahagia nih pengantin baru udah diganggu aja sama pelakor🤣🤣🤣 lanjut Thor 💪💪💪
Dew666
👄👄👄
Mita Paramita
so sweet zayyan & Alin 😘😘😘
lanjut Thor 💪💪💪
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Dew666
💃💃💃
Mita Paramita
so banget pasutri ini 😘
Diah Anggraini
Lanjut ya Ka
Mita Paramita
alin malu malu kucing 🤣🤣🤣
lanjut Thor 🔥🔥🔥
merry yuliana
🤣🤣🤣🤣🤣
Diah Anggraini
lanjut ya Ka
Mita Paramita
🔥🔥🔥
Dew666
🪭🪭🪭
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
merry yuliana
ayo kak crqzy up
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
merry yuliana
eits bang zay kemajuan ayo bang pepet terus....crazy up banyak2 ya kak🙏💪
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
merry yuliana
crazy up ya kak👍💪🙏
Dew666
👑👑👑👑
merry yuliana
crazy up.kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!