"Di puncak tertinggi multisemesta, aku adalah hukum. Namun di dunia ini, kalian memperlakukanku seperti sampah?"
Shen Long telah mencapai segalanya. Sebagai penguasa mutlak multisemesta, tidak ada lagi puncak yang bisa ia daki, tidak ada lagi musuh yang bisa menantangnya. Di tengah kebosanan abadi yang menjemukan, ia memutuskan untuk melakukan tindakan gila: membuang takhta keabadian dan melompat ke dalam siklus reinkarnasi.
Namun, takdir seolah sedang bercanda.
Ia terbangun di tubuh seorang tentara muda berwajah pucat dengan nama yang sama, Shen Long. Bukannya mewarisi kejayaan, tubuh barunya ini justru sedang sekarat di sudut kamp pelatihan militer, babak belur akibat perundungan kejam dari para seniornya.
Saat ingatan sang Penguasa Multisemesta bangkit, roda takdir berputar balik. Dari seorang prajurit yang ditindas, Shen Long siap merangkak naik, menghancurkan konspirasi, dan menunjukkan pada dunia apa artinya kemurkaan seorang Dewa!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kairon04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
Bab 21: Perbendaharaan Agung dan Utusan dari Langit Tertinggi
Hening yang tercipta di Alun-Alun Gerbang Zhuque saat ini adalah jenis keheningan yang biasa ditemukan pada ruang hampa di antara galaksi-galaksi mati. Sepuluh ribu prajurit Korps Pengawal Dalam Kekaisaran yang kini telah kehilangan seluruh basis kultivasi mereka terkapar di atas lantai marmer merah darah, meratap dalam keputusasaan yang tidak akan pernah berakhir seumur hidup mereka. Pakaian zirah hitam emas mereka yang kokoh telah retak berkeping-keping, dan jaringan meridian di dalam tubuh mereka telah hancur total akibat sisa gelombang kejut tamparan Shen Long. Di ujung tangga istana, jasad Kaisar Agung Zhao Kun tertimbun di bawah reruntuhan pilar batu giok dewa, menandakan bahwa dinasti kekuasaan yang telah mendominasi seluruh negeri selama ribuan tahun kini telah terhapus dari sejarah fana hanya dalam hitungan helaan napas.
Shen Long berdiri dengan tegak di tengah-tengah kawah retakan marmer yang luas. Angin sore yang kencang bertiup melintasi halaman istana yang hancur, memainkan ujung jubah militer hijaunya yang sederhana, namun posisi berdirinya begitu kokoh bagaikan sebilah pedang dewa yang menancap di inti bumi. Wajahnya yang tampan tetap memancarkan ketenangan yang mutlak, acuh tak acuh, dan tidak menunjukkan setitik pun kelelahan setelah ia memusnahkan seluruh pimpinan tertinggi ranah Pembentukan Jiwa negara fana ini.
Di dekat jip militer lapis baja hitam nomor satu, Sun Mo melangkah keluar dari kabin mobil dengan lutut yang gemetar hebat. Seluruh tubuhnya terasa lemas sepenuhnya, seolah-olah seluruh sisa kekuatannya telah tersedot habis oleh rasa takjub yang luar biasa dahsyat. Ia memandang punggung Shen Long dengan sepasang mata yang dipenuhi oleh pemujaan mutlak yang setara dengan penyembahan kepada sesosok Dewa Pencipta sejati yang sedang berjalan di muka bumi fana. Seorang kaisar agung yang menguasai jutaan rakyat dan puluhan tentara kultivator elit, merangkak memohon ampun sebelum akhirnya dihancurkan hingga jiwanya meledak hanya karena satu tamparan santai dari pemuda tersebut.
"Sun Mo," Shen Long memanggil tanpa membalikkan tubuhnya, namun suaranya yang rendah terdengar sangat jernih di dalam pusat pendengaran Sun Mo. "Ikuti aku melangkah masuk ke dalam istana utama. Perbendaharaan rahasia klan kekaisaran mereka berada di bawah ruang singgasana. Aku ingin mengambil seluruh pasokan batu spiritual tertinggi yang mereka kumpulkan sebelum melanjutkan langkah kakiku."
"Siap... Siap melaksanakan perintah, Tuan Besar Shen Long!" Sun Mo merespons dengan suara yang parau penuh dengan penghormatan tertinggi. Ia segera menegakkan tubuh militernya, berjalan di belakang Shen Long dengan langkah kaki yang penuh dengan kewaspadaan dan kepatuhan mutlak.
Shen Long melangkah naik ke atas tangga marmer merah darah yang telah hancur berantakan. Setiap ketukan langkah sepatunya di atas batu menciptakan suara ritmis yang seolah-olah menghentak langsung di dalam pusat jiwa sepuluh ribu prajurit yang masih meratap di tanah, membuat mereka menundukkan kepala mereka semakin dalam ke dalam celah batu karena ketakutan primal yang amat sangat.
Ia mendorong pintu gerbang gantung utama Aula Singgasana Sembilan Naga yang terbuat dari bahan paduan logam spiritual langka seberat puluhan ton. Hanya dengan sentuhan ringan dari ujung jari telunjuk kirinya yang memancarkan kilau gas emas murni, pintu besi raksasa tersebut langsung terlepas dari engselnya dan runtuh ke dalam aula dengan suara dentuman yang sangat keras.
*BRAKKKK!*
Di dalam Aula Singgasana yang sangat luas dan dipenuhi oleh dekorasi emas murni serta patung naga raksasa, suasana tampak sangat sunyi dan berdebu. Shen Long berjalan melintasi karpet sutra kuning kekaisaran yang robek, menuju langsung ke arah bagian belakang kursi singgasana giok dewa yang telah ringsek. Indra spiritual agungnya yang sedalam multisemesta telah mendeteksi keberadaan sebuah pintu masuk dimensi bawah tanah yang dipasangi oleh lapisan formasi penyegelan raksasa berskala nasional—*Formasi Pengunci Langit Sembilan Lapis Bumi*.
Di atas lantai marmer di belakang singgasana, terpasang sebuah lempengan pintu besi kuno berdiameter lima meter dengan ukiran rune mata naga yang memancarkan cahaya merah tua yang sangat tebal dan berat. Formasi penyegelan ini didesain khusus oleh para leluhur klan kekaisaran agar tidak bisa dibuka oleh siapa pun kecuali menggunakan esensi darah murni kaisar yang berkuasa.
"Teknik penyegelan energi bumi yang sangat primitif dan dipenuhi oleh ribuan lubang cacat struktur," Shen Long berkata dengan nada suara yang penuh dengan cemoohan dingin.
Ia tidak mencari kunci atau menggunakan esensi darah apa pun. Tangan kanan Shen Long perlahan bergerak keluar dari saku jubah militernya, membentuk telapak tangan terbuka lebar yang dilapisi oleh seluruh gelombang kekuatan emas murni dari tingkat pertama ranah Inti Emas (*Gold Core First Stage*) yang baru saja dibentuknya dengan sempurna tadi. Ia melayangkan sebuah gerakan tamparan telapak tangan ke arah bawah, menghantam permukaan lempengan pintu besi kuno tersebut secara langsung dengan tangan kosong.
*PLAAAAAAAALAK!*
Suara tamparan keras yang luar biasa dahsyat menggema di dalam seluruh ruangan aula utama, menciptakan getaran hebat yang meruntuhkan langit-langit kayu cendana kuno bangunan istana.
*BYARRRRRRRR!*
Tanpa ada penundaan, perlawanan, atau jeda waktu pertarungan sedikit pun, seluruh struktur *Formasi Pengunci Langit Sembilan Lapis Bumi* beserta lempengan pintu besi baja tebal seberat puluhan ton tersebut langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan debu logam halus yang menguap di udara dalam waktu kurang dari satu milidetik fana! Segel pertahanan tertinggi klan kekaisaran dihancurkan seperti lapisan kaca tipis yang dihantam palu godam raksasa kosmis oleh telapak tangan Shen Long.
Sebuah jalur tangga batu kuno yang mengarah jauh ke dalam perut bumi bawah tanah istana langsung tersaji di depan mata mereka, memancarkan seberkas gelombang cahaya energi spiritual berwarna ungu keemasan yang sangat tebal, padat, dan melimpah hingga membuat udara di dalam aula utama terasa sangat harum dan segar dalam sekejap.
Shen Long melangkah turun menyusuri anak tangga batu tersebut dengan ketenangan yang mutlak, diikuti oleh Sun Mo yang berjalan dengan napas yang tertahan karena takjub melihat lautan energi spiritual di bawah tanah.
Di ujung tangga batu, terbuka sebuah ruangan perbendaharaan raksasa seluas beberapa hektar yang dinding-dindingnya dilapisi oleh susunan batu giok putih surgawi. Di dalam ruangan tersebut, susunan rak-rak emas murni setinggi belasan meter berdiri berjejer dengan rapi, dipenuhi oleh jutaan batu spiritual kelas tertinggi (*Chaos-Grade Spiritual Stones*), belasan ribu botol obat pemurni esensi jiwa baru, ratusan gulungan teknik beladiri kuno, dan sejumlah besar tanaman herbal langka berumur ribuan tahun yang memancarkan kilauan cahaya berwarna-warni yang sangat menyengat mata fana. Tempat ini adalah seluruh akumulasi kekayaan kekaisaran yang dikumpulkan dari pengorbanan dan upeti seluruh wilayah provinsi selama ribuan tahun peradaban dinasti.
"Harta kekayaan yang di dalam dunia fana ini dianggap sebagai fondasi tertinggi... namun di mataku, tidak lebih dari sekadar tumpukan batu kotor bercampur polusi bumi," Shen Long berkata dengan nada suara datar sedingin es abadi saat ia berdiri di tengah ruangan perbendaharaan raksasa tersebut.
Meskipun demikian, ia tidak berniat menyia-nyiakan pasokan energi murni yang melimpah ini. Shen Long melangkah maju ke pusat ruangan, merendahkan tubuhnya sedikit, lalu duduk bersila sempurna di atas lantai batu giok putih. Kedua tangannya diletakkan di atas lutut, dan sepasang matanya perlahan terpejam saat ia mulai mengoperasikan *Teknik Pembalikan Kosmos Primordial* dengan intensitas penuh yang belum pernah ia lepaskan sejak tiba di dunia fana ini.
*WUSH!*
Seketika itu juga, sebuah pusaran daya sedot tak kasat mata berskala raksasa dengan diameter mencapai ratusan meter terbentuk di sekeliling tubuh pualam Shen Long. Seluruh jutaan batu spiritual kelas tertinggi, botol obat pemurni, dan tanaman herbal langka yang berada di atas rak-rak emas murni di sekeliling ruangan secara serentak bergetar hebat sebelum akhirnya hancur berkeping-keping menjadi kepulan kabut energi spiritual berwarna ungu keemasan yang sangat tebal dan padat di udara.
Kabut energi raksasa tersebut meluncur melintasi ruangan seperti air bah yang mengalir deras, menyatu dan disedot masuk secara paksa melalui seluruh titik akupunktur di permukaan kulit tubuh Shen Long, mengalir langsung menuju ke dalam pusat dantiannya yang luas.
Di bawah pengaruh hukum pembalikan kosmos yang mutlak milik esensi jiwa agung Penguasa Multisemesta, seluruh elemen kotor, residu polusi industri bumi, dan sisa energi emosional dari jutaan batu spiritual tersebut dibakar habis tanpa sisa dalam waktu sekejap mata fana. Energi tersebut disaring secara ekstrem, disublimasikan menjadi aliran esensi cairan emas murni yang mendidih dan mengalir deras memperluas kapasitas tampung jaringan meridian utama tubuh barunya dengan kecepatan yang melampaui seluruh batas imajinasi manusia bumi sejati.
*KLEK! KLEK! KLEK!*
Suara retakan persendian dan transformasi internal dari dalam struktur tulang pualam yang semakin padat dan kokoh kembali terdengar dari dalam tubuh Shen Long dengan ritme yang menakutkan seperti dentuman guntur dewa kuno di masa primordial peradaban. Kepadatan struktur sel fisiknya meningkat hingga ratusan kali lipat, membuat permukaan kulitnya memancarkan kilau emas suci yang sangat tebal dan memancarkan aura keagungan tirani mutlak yang mampu membalikkan seluruh hukum elemen energi alam sepihak.
Sebutir *Inti Emas Primordial Mutlak* yang berputar di dalam dantian perutnya mulai menyerap aliran cairan emas murni tersebut dengan kecepatan gila, tumbuh menjadi lebih besar, padat, dan memancarkan guratan sembilan rune naga primordial yang menyala terang.
Tingkat kedua ranah Inti Emas (*Gold Core Second Stage*)...
Tingkat ketiga ranah Inti Emas...
Tingkat kelima ranah Inti Emas...
Puncak tingkat kesembilan ranah Inti Emas sejati!
Hanya dalam waktu kurang dari tiga puluh menit proses penyerapan massal di dalam ruang perbendaharaan raksasa tersebut, seluruh jutaan batu spiritual kelas tertinggi dan harta herbal milik klan kekaisaran telah habis disedot tanpa sisa, berubah menjadi tumpukan debu batu putih yang kering dan dingin di atas lantai. Basis kultivasi Shen Long telah resmi menembus batas tertinggi dan menetap di puncak tingkat kesembilan ranah Inti Emas dengan fondasi yang ribuan kali lebih murni dan padat daripada seluruh standar penguasa ranah Pembentukan Jiwa sejati di dunia fana bumi ini.
Struktur fisik tubuh barunya kini telah diperkuat hingga ke tingkat di mana ia bisa meremukkan seluruh lempengan benua fana hanya dengan menggunakan kekuatan satu pukulan tangan kosong tanpa menderita luka atau kelelahan sedikit pun. Wadah energinya telah siap sepenuhnya untuk melepaskan kekuatan tamparan destruktif berskala dimensi yang sesungguhnya.
Shen Long perlahan membuka sepasang matanya. Kilatan cahaya keemasan yang sangat masif memancar dari pupil matanya yang hitam sebelum akhirnya kembali tenang dan acuh tak acuh. Ia berdiri dengan gerakan yang sangat anggun, menatap sekeliling ruangan yang kini telah kosong melompong dari seluruh harta kekayaan dinasti.
Sun Mo, yang menyaksikan seluruh proses kultivasi gila tersebut dari sudut ruangan, berdiri mematung dengan mulut terbuka setengah, seluruh jiwanya telah kosong sepenuhnya akibat rasa takjub yang melampaui seluruh batas kemanusiaannya. Ia melihat bagaimana seluruh kekayaan negara yang dikumpulkan selama ribuan tahun habis ditelan oleh tubuh pemuda tersebut dalam waktu kurang dari tiga puluh menit tanpa menyisakan efek serangan balik energi sedikit pun.
Namun, kedamaian setelah proses penyerapan energi di dalam perbendaharaan bawah tanah tersebut tidak berlangsung lama. Tepat ketika Shen Long bersiap untuk melangkah kembali menuju tangga batu bersama Sun Mo, seluruh struktur bumi di sekeliling wilayah metropolitan Ibu Kota Pusat tiba-tiba bergetar hebat dengan ritme yang sangat menakutkan.
*BOOMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*
Suara ledakan energi spiritual yang jauh lebih masif, berat, dan menakutkan daripada seluruh pertempuran sebelumnya tiba-tiba menggema dari arah langit di atas kompleks istana suci kekaisaran. Langit sore yang tadinya mulai tenang kini tiba-tiba robek, terbelah membentuk sebuah celah dimensi raksasa sepanjang beberapa kilometer yang memancarkan gelombang cahaya listrik berwarna merah tua bercampur ungu keemasan yang sangat tebal dan padat yang memancar dari arah dimensi luar.
Tekanan energi yang dihasilkan oleh robeknya celah langit tersebut begitu dahsyat hingga seluruh gedung-gedung pencakar langit baja di sekitar komplek istana mulai bergoyang hebat, beberapa platform giok melayang runtuh berkeping-keping, dan atmosfer udara di seluruh wilayah kota terasa sangat panas seolah-olah sebuah matahari baru sedang diturunkan secara paksa oleh kehendak dewa tertinggi.
Dari dalam celah dimensi raksasa yang robek di atas langit tersebut, perlahan-lahan meluncur turun sesosok pria tua kurus yang mengenakan jubah perang kuno berwarna ungu keemasan yang dipenuhi oleh sulaman sembilan naga langit raksasa yang sedang mencengkeram mutiara dewa. Pria tua ini memiliki rambut yang memutih seluruhnya namun bersinar memancarkan kilatan aliran listrik, wajahnya dipenuhi oleh garis-garis keangkuhan mutlak seorang penguasa tertinggi dimensi, dan sepasang matanya memancarkan aura keganasan dewa kematian sejati yang siap meruntuhkan langit jiwa manusia fana.
Aura energi spiritual berwarna ungu keemasan bergejolak hebat di sekeliling tubuh tuanya membentuk kubah energi raksasa setinggi ratusan meter yang mengendalikan seluruh aliran energi alam secara sepihak, menandakan basis kultivasinya yang telah lama melampaui seluruh tingkatan ranah Pembentukan Jiwa fana bumi dan berada di **ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga sejati** (*Deity Transformation Third Stage / Ranah Dewa Fana*)!
Pria tua berjubah ungu keemasan ini adalah **Xie Xuan**, High Emissary Agung dari Aliansi Suci Alam Atas (*Upper Realm Holy Alliance*). Ia adalah pelindung sejati yang mengawasi seluruh dinasti kekaisaran fana di dunia rendah ini, seorang monster tua yang telah hidup selama lebih dari lima ratus tahun di dalam dimensi atas yang lebih tinggi. Kematian beruntun dari Kaisar Zhao Kun, Grand Preceptor Xie Ming, dan hancurnya seluruh formasi perlindungan negara beberapa menit lalu telah memicu pengaktifan lonceng alarm darurat tertinggi di dalam kuil hukum alam atas, memaksa Xie Xuan untuk merobek batas dimensi secara paksa menggunakan teknik langkah hukum demi turun ke bumi fana untuk menghentikan laju amukan Shen Long.
Di belakang Xie Xuan, berdiri tiga sosok pria paruh baya yang mengenakan jubah perang perunggu kuno dengan pedang terbang raksasa di tangan mereka—tiga Emissary Pelindung dari Alam Atas: **Yuan Shuo**, **Xie Ling**, dan **Yuan Dong**. Ketiga orang ini memiliki wajah yang sangat dingin dengan pandangan yang memandang seluruh manusia bumi sebagai tumpukan kotoran yang tidak berharga, dan basis kultivasi mereka masing-masing berada di puncak ranah Pembentukan Jiwa tingkat kesembilan sejati. Mereka berempat membentuk satu barisan penindasan dimensi tertinggi di atas langit istana suci, mengunci seluruh ruang visual dengan aura pemusnahan massal mereka yang sangat pekat.
"Pemberontak lancang bernama Shen Long!!! Berani sekali kau membantai seluruh keturunan darah kekaisaran pelayan kami dan menghapus seluruh harta kekayaan perbendaharaan dinasti mereka!" Xie Xuan meraung dengan suara yang dilapisi oleh seluruh esensi energi ranah Transformasi Dewa tingkat ketiganya, menciptakan gelombang kejut suara berskala dimensi yang sangat dahsyat hingga menghancurkan seluruh dinding beton aula utama istana di bawahnya menjadi puing-puing batu halus dalam sekejap mata. Raungan suaranya membuat seluruh wilayah kota bergetar hebat seolah-olah gempa bumi berskala tinggi sedang melanda.
Shen Long melangkah keluar dari dalam reruntuhan jalur tangga perbendaharaan bawah tanah, berdiri tegak di tengah-tengah puing-puing aula utama bersama Sun Mo dengan gerakan yang sangat tenang dan anggun. Ia memasukkan kedua tangannya kembali ke dalam saku jubah militernya, menengadah perlahan menatap lurus ke arah Xie Xuan, Yuan Shuo, dan dua utusan alam atas lainnya yang melayang di udara di atas langit istana.
Sepasang matanya yang hitam, sedalam lautan galaksi purba, merefleksikan kilatan celah dimensi dan jubah ungu keemasan para utusan tersebut dengan pandangan yang penuh dengan rasa bosan yang teramat sangat. Bagi sang Penguasa Multisemesta yang di kehidupan masa lalunya pernah menginjak-injak seluruh kaisar dewa penguasa dimensi atas berskala kosmis tertinggi di bawah telapak kakinya, kedatangan seorang utusan ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga dari alam atas fana ini tidak lebih dari sekadar tarian seekor serangga kecil yang menggelikan di atas permukaan tanah.
"High Emissary dari Alam Atas... ranah Transformasi Dewa tingkat ketiga fana bumi, dan tiga ekor anjing utusan di ranah pembentukan jiwa tingkat puncak," Shen Long berkata dengan nada suara yang sangat ringan, namun suaranya anehnya mampu merambat memotong melintasi seluruh raungan suara energi dimensi Xie Xuan dengan sangat jernih di telinga semua makhluk hidup di kota tersebut.
Shen Long menggelengkan kepalanya perlahan, sebuah senyuman tipis penuh misteri dan gairah pertempuran dingin yang mulai membumbung tinggi dari lubuk jiwanya yang paling dalam, perlahan mengembang di sudut bibirnya yang seputih giok. "Kalian mengumpulkan seluruh sisa kekuatan hukum dimensi atas kalian dan merobek batas langit ini hanya untuk mengantarkan sisa leher kalian ke hadapan keputusan hukumku? Sangat bagus... panggung pertunjukan kecil di dunia rendah kotor ini akhirnya mulai terasa sedikit lebih meriah dan layak untuk dilemparkan ke dalam satu gerakan tamparan telapak tanganku."
"Bajingan kecil! Kau sedang mencari mati!!!" High Emissary Xie Xuan meraung histeris dengan kegilaan murni bercampur kemarahan yang tak terbatas mendengar tantangan tirani dingin dari Shen Long. Sebagai seorang utusan terhormat dari alam atas yang selalu disembah sebagai dewa sejati oleh seluruh kaisar fana bumi, kapan ia pernah dihina sebagai "anjing utusan" oleh seorang bocah ingusan di tengah medan perang terbuka?
Xie Xuan melambaikan tangan kanannya ke arah depan dengan kegilaan mutlak, mengalirkan seluruh energi spiritual ranah Transformasi Dewa tingkat ketiganya ke luar tubuh tuanya. "Yuan Shuo! Xie Ling! Yuan Dong! Turun sekarang juga dan hancurkan seluruh wadah fisik tubuh barunya hingga tidak tersisa setitik pun abunya! Aku ingin jiwanya diekstrak secara paksa untuk dibakar di dalam tungku hukum alam atas kami seumur hidupnya!"
"Siap melaksanakan perintah, High Emissary Agung!"
Yuan Shuo, Xie Ling, dan Yuan Dong menjawab serentak dengan suara yang menggelegar dahsyat. Ketiga utusan pelindung alam atas tersebut secara bersamaan melompat turun dari atas pedang terbang raksasa mereka, meluncur turun dari langit menembus lapisan udara dengan kecepatan yang melampaui batas kecepatan suara sejati hingga beberapa kali lipat, meninggalkan serangkaian bayangan kabur berwarna perunggu kuno di udara saat mereka bergerak membentuk formasi lingkaran segitiga yang mengunci seluruh koordinat posisi tempat Shen Long berdiri dalam radius lima belas meter di tengah reruntuhan istana.
Masing-masing dari mereka menghunus sebilah pedang panjang spiritual berwarna perunggu kuno yang memancarkan energi ranah Pembentukan Jiwa tingkat puncak yang sangat tebal, tajam, dan membawa esensi hukum pemusnahan dimensi yang mematikan.
"Mati kau, cacing tanah fana yang lancang!" utusan pelindung utama **Yuan Shuo** meraung dahsyat, melayangkan tebasan pedang panjangnya langsung menuju ke arah leher Shen Long, membawa kekuatan energi hukum alam atas yang siap memutuskan kepala pemuda itu dari tubuhnya dalam satu gerakan kilat mutlak.
Di saat yang sama, Xie Ling dan Yuan Dong juga meluncur maju dari arah belakang dan kanan, mengarahkan tusukan pedang perunggu mereka menuju jantung dan pusat dantian perut Shen Long, mengunci seluruh kemungkinan jalur pelarian pemuda itu secara mutlak dengan jaring energi perunggu yang memancarkan suhu panas luar biasa tinggi yang siap melelehkan seluruh struktur material bumi fana dalam sekejap mata.
Serangan gabungan dari tiga master utusan ranah Pembentukan Jiwa tingkat kesembilan puncak yang dilatih langsung oleh hukum aliansi suci alam atas ini begitu masif hingga permukaan lantai marmer aula utama di sekeliling kaki Shen Long mulai hancur berkeping-keping menjadi abu batu halus yang beterbangan ditiup angin badai dimensi. Sun Mo yang menyaksikan dari kejauhan sampai harus memejamkan matanya dengan seluruh tubuh yang menegang kaku karena ketakutan yang teramat sangat, menanti datangnya kehancuran mutlak atas tubuh fana manusianya.
Namun, menghadapi kepungan mematikan dari tiga utusan pelindung dimensi atas tersebut, Shen Long tetap berdiri diam di tengah reruntuhan dengan kedua tangan masih dimasukkan ke dalam saku jubah militernya yang hijau sederhana. Sepasang matanya yang memancarkan kilau gas emas murni menatap gerakan pedang panjang perunggu mereka dengan pandangan yang penuh dengan rasa bosan yang teramat sangat. Bagi sang Penguasa Multisemesta, taktik formasi pertempuran dari para pelayan alam atas bumi yang kotor ini tidak lebih dari sekadar lelucon anak kecil yang penuh dengan kecacatan struktural fatal di setiap sudut jalurnya.
"Kekuatan hukum ranah Pembentukan Jiwa tingkat puncak yang dikumpulkan dari esensi energi alam atas yang kotor... berani sekali kalian memamerkan mainan besi kasar kalian di hadapan telapak tanganku?" Shen Long berkata dengan nada suara yang sangat datar sedingin es abadi.
Tepat ketika ujung tajam pedang panjang perunggu Yuan Shuo berada hanya satu inci dari kulit lehernya, tangan kiri Shen Long perlahan bergerak keluar dari saku jubah militernya dengan kecepatan hukum kosmis yang melampaui batas kecepatan persepsi seluruh makhluk fana sejati. Ia tidak membentuk jaring pertahanan atau menghindar; ia hanya membentuk telapak tangan terbuka lebar, dilapisi oleh seluruh gelombang esensi kekuatan gas emas murni dari puncak tingkat kesembilan ranah Inti Emas miliknya yang baru saja dibentuknya dengan sangat sempurna tadi dengan kualitas yang sangat suci dan membawa keagungan tirani mutlak.
Shen Long mengayunkan tangan kirinya dari samping dalam sebuah gerakan tamparan telapak tangan terbuka yang sangat luas, menyambut hantaman tiga pedang panjang perunggu ranah Pembentukan Jiwa tingkat puncak dari utusan alam atas tersebut secara bersamaan dengan tangan kosong.
*PLAAAAAAAALAK!*
Suara tamparan keras itu terdengar jauh lebih dahsyat dari seluruh dentuman guntur terbesar yang pernah terjadi di dunia fana bumi, menggema kuat membelah seluruh struktur ruang udara Kompleks Istana Suci secara mutlak. Sebuah gelombang kejut telapak tangan keemasan raksasa dengan diameter mencapai puluhan meter meledak keluar dari tangan left Shen Long, meluncur melintasi ruangan dengan kekuatan hukum pembalikan kosmos sejati.
*BUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*
Benturan energi berskala dimensi meledak hebat di tengah reruntuhan aula utama istana. Gelombang kejut tamparan emas murni milik Shen Long menghantam tiga bilah pedang panjang perunggu milik utusan pelindung alam atas secara telak di udara.
Tanpa ada penundaan, perlawanan, atau jeda waktu pertarungan sedikit pun, seluruh tiga bilah pedang panjang spiritual berwarna perunggu kuno seberat ratusan pon yang dibanggakan oleh Yuan Shuo, Xie Ling, dan Yuan Dong langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan debu logam halus yang menguap di udara dalam waktu kurang dari satu milidetik fana! Senjata hukum kebanggaan aliansi suci alam atas itu hancur seperti lapisan kaca tipis yang dihantam palu godam raksasa kosmis.
Tidak hanya itu, kekuatan tamparan emas murni Shen Long terus melaju ke depan dengan kecepatan hukum tak terhindarkan, menembus sisa pertahanan energi perunggu ketiga utusan tersebut, dan mendarat dengan telak tepat di wajah mereka secara berurutan dengan akurasi yang kejam.
*PLAK! PLAK! PLAK!*
Tiga suara hantaman tamparan keras yang luar biasa dahsyat membelah atmosfer ruangan dengan gema suara yang sangat nyaring.
Utusan Pelindung Utama **Yuan Shuo**, yang berada di ranah Pembentukan Jiwa tingkat kesembilan puncak, menerima tamparan pertama tepat di sisi kanan wajah tuanya. Kekuatan destruktif emas murni Shen Long meledakkan seluruh struktur tengkorak, rahang, pelipis, dan seluruh jaringan tulang kepalanya menjadi bubuk halus dalam sekejap. Tubuhnya terlempar secara horizontal sejauh puluhan meter melintasi ruangan sebelum akhirnya jasadnya menghantam pilar emas murni utama istana hingga pilar raksasa seberat ratusan ton itu bengkok parah dan ia tewas seketika di tempat—sebuah penjelasan detail mengenai kematian Yuan Shuo di tempat.
Utusan Pelindung **Xie Ling**, yang juga berada di ranah Pembentukan Jiwa tingkat puncak, menerima tamparan kedua tepat di pusat dadanya. Kekuatan murni Shen Long meledakkan seluruh zirah perunggu kuno, tulang rusuk, paru-paru, dan jantung pria paruh baya itu hingga hancur berantakan menjadi serpihan daging yang menguap di udara. Tubuhnya meluncur secara vertikal ke bawah seperti meteor jatuh, menghantam lantai marmer hingga menciptakan kawah sedalam dua meter sebelum akhirnya ia tewas seketika dengan seluruh meridian dan kesadaran jiwanya yang meledak berkeping-keping menjadi abu energi kosong—sebuah penjelasan detail mengenai kematian Xie Ling di tempat.
Utusan Pelindung **Yuan Dong**, yang juga berada di ranah Pembentukan Jiwa tingkat puncak, mencoba menggunakan seluruh sisa esensi hidupnya untuk mengaktifkan teknik pemisahan jiwa demi melarikan diri ke atas langit karena panik melihat kematian tragis kedua rekannya. Namun, energi emas murni milik Shen Long telah mengunci seluruh struktur jiwanya secara mutlak. Gelombang kejut tamparan Shen Long menghantam perut bagian bawah Yuan Dong dengan akurasi yang kejam, meledakkan sebutir inti emas di dalam dantian perutnya beserta seluruh wadah spiritualnya hingga hancur menjadi debu energi kosong, memutuskan seluruh jaringan meridian utamanya dan melenyapkan jiwanya dari tubuh fana secara mutlak dalam waktu satu helaan napas. Ia terkapar di atas lantai dengan sepasang mata yang melotot keluar penuh dengan horor sebelum akhirnya tewas seketika di tempat—sebuah kematian yang mutlak bagi seluruh utusan pelindung alam atas yang diturunkan hari ini.
Hanya dalam waktu satu gerakan tamparan tunggal yang sangat santai dari tangan kiri Shen Long, tiga master utusan tertinggi ranah Pembentukan Jiwa tingkat puncak dari aliansi suci alam atas telah dibantai habis hingga tewas mengenaskan di atas lantai reruntuhan Aula Utama Istana Suci Kekaisaran.
Keheningan yang jauh lebih mencekam daripada kuburan massal di tengah malam kembali menyelimuti seluruh area Gerbang Zhuque dan kompleks istana. High Emissary Agung Xie Xuan yang masih melayang di udara di bawah celah dimensi langsung merasakan seluruh aliran darah di dalam jantung tuanya membeku secara instan. Sepasang matanya yang ungu melotot keluar dengan rasa takut primal yang luar biasa dahsyat, memandangi jasad ketiga utusan kepercayaannya yang dihancurkan menjadi tumpukan daging hancur hanya dalam waktu satu gerakan tamparan anak kecil yang sangat santai oleh pemuda di bawah sana.
Roda takdir kekuasaan aliansi suci alam atas kini telah berada di bawah ujung telapak tangan sang Penguasa Multisemesta, bersiap untuk konfrontasi berdarah berikutnya yang akan memusnahkan seluruh pimpinan tertinggi ranah Transformasi Dewa hingga ke akar-akarnya tanpa ada satu pun kekuatan fana manusia bumi yang mampu menahan laju amukan mutlak dari telapak tangan Shen Long.