NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 6 : Sifat yang baru

Hyunjin memeluk eunbi dari belakang, keduanya tengah menyaksikan beberapa orang mengangkat tanaman bunga dengan berbagai jenis yang berbeda.

"Kau suka?"

"Apa ada mawar merah?" Tanya eunbi.

"Ya, aku tau kau menyukainya, jadi aku membeli dalam jumlah banyak" ungkap hyunjin.

"Boleh aku kesana?"

"Ayo!" Hyunjin menarik tangan eunbi lembut dan berjalan menuju halaman tempat dimana orang orang tersebut meletakkan puluhan pot bunga.

"Terimakasih sudah membeli bunga di toko kami" Ucap salah satu pegawai laki laki tersebut.

"Sama sama" Jawab hyunjin singkat.

"Kami permisi tuan"

Sepeninggalan tukang bunga eunbi berjalan kesana kemari menyentuh tumbuhan hijau yang beberapa di antaranya sudah berbunga.

"Aku suka ini, terimakasih hyunjin-ah"

"Kau harus membayarnya malam ini" Kata hyunjin.

Eunbi tersenyum lebar dan mengedipkan sebelah matanya.

Telepon genggam hyunjin berbunyi dan menampilkan nama ayahnya di sana, pria itu sudah tidak pulang sejak kemarin malam.

"Aku akan mengangkat telepon" Pamit hyunjin pada eunbi dan di balas anggukan oleh si cantik.

Gadis itu tak bohong ketika ia mengatakan bahwa ia suka melihat bunga karena memang begitulah kenyataannya, eunbi mengedarkan pandangan nya pada halaman rumah keluarga hwang yang sangat luas.

"Darimana bedebah itu mendapatkan uang untuk membeli mansion ini?" Gumam eunbi bertanya.

Walaupun ia mengenal hyunjin namun ia tak tahu pasti apa pekerjaan yang sedang di jalaninya, setahu dirinya pria itu membuka sebuah bar di pusat kota yang sempat berkerja sama dengan bar milik ayahnya.

Saat sedang mengamati sebuah bunga tiba tiba seseorang menyapanya.

"Selamat pagi?" Sapanya.

Eunbi mendongak dan memperhatikan seorang pemuda yang sepertinya memiliki usia yang tak jauh darinya.

"Hai? kau bawahan tuan hwang?" Tanya eunbi

"Ya, aku baru datang kemarin, namaku jungwoo" Katanya sembari mengulurkan tangan.

"Eunbi, lee eunbi"

"Kenapa kau memiliki marga Lee?"

"Hanya karna tinggal di rumah hwang bukan berati aku bagian dari mereka" Balas eunbi.

"Jadi apa yang di lakukan gadis secantik ini di sini?" Jungwoo tertawa kecil.

"Semua orang di sini adalah bajingan ternyata"

"Menurut mu kenapa aku di sini, jungwoo-ya" Eunbi mengusap telapak tangan jungwoo lembut.

"Entahlah, aku jadi gugup" Jungwoo melepas jabatan tangan nya, ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Ah panas sekali!" Eunbi berpura pura mengipas dengan telapak tangan dan membuka cardigan nya, menampilkan lengan yang tak berbalut kain dan terlihat menawan, belahan dadanya juga sedikit terlihat dan membuat jungwoo menengguk ludahnya sekali.

Glup

"Aku sudah lama tidak pergi keluar, aku lupa suasana Seoul di pagi hari jadi sepanas ini" Katanya.

"Kau terlihat cantik" Pujinya.

"Mau berkencan?" Tawar eunbi.

"Aku?"

"Tentu saja"

"Apa tidak masalah, aku bahkan belum tau asal usulmu" Kata jungwoo.

"Untuk apa terlalu lama mengenal, toh kau juga akan tau dengan sendirinya" Kata eunbi.

"Ah ya begitulah, jadi...?"

"Temui aku di gudang malam ini" Kata eunbi.

"K-kenapa?" Tanya jungwoo gugup.

"Kita hanya punya tempat itu untuk bersenang senang" Balasnya.

"B-baiklah, aku akan menunggumu" Balas jungwoo.

"Kalau begitu aku pergi dulu, sampai jumpa!" Eunbi melambai kecil dan pergi meninggalkan jungwoo.

"Gila! dia membuatku terangsang" Ujarnya lirih.

Sementara itu....

brakk

Hyunjin membuka pintu kamarnya dengan kasar.

"Hyunjin?" Eunbi berjalan mendekati pria yang tampak marah tersebut.

"Darimana kau?!" Tanyanya tak suka.

"Aku langsung kembali ke kamar, di luar terlalu panas, apa kau mencariku? sayang?" Tanyanya sembari merangkul bahu hyunjin mesra.

Hyunjin mengatur napasnya yang memburu, ia tersulut emosi saat tak menemukan keberadaan eunbi di taman tadi, ia sempat berfikir bahwa gadis ini kabur darinya.

"Kau kenapa? kau pikir aku lari?" Tanya eunbi.

"Sudahlah" Hyunjin mendengus pelan.

"Aku sudah keluar kamar ini sejak satu minggu, apa aku pernah berniat kabur?" Tanyanya.

"Itulah kenapa aku berani membiarkanmu sendiri, kalau pun kau lari aku pasti akan menemukan keberadaan mu dimanapun, sekalipun kau bersembunyi di lubang tikus!" Katanya tegas.

"Kau terlihat seksi jika sedang marah" Eunbi mencolek hidung besar hyunjin singkat.

"Aku tidak bercanda! jangan memancing ku" Peringatnya.

"Baiklah" Eunbi melepas jas hitam hyunjin lalu melemparnya ke lantai, wanita itu juga lihat mencopot satu persatu kancing kemeja putih milik hyunjin.

"Kenapa kau selalu berpakaian seperti bos besar, jadi apa pekerjaanmu sebenarnya" Eunbi bertanya.

"Kau tidak perlu tau" Balas hyunjin, hyunjin memperhatikan bagaimana eunbi tampak menggodanya, wanita itu mencium dada bidangnya singkat.

"Ini sangat lah bukan dirimu yang ku kenal, kau terlihat berbeda" Kata hyunjin.

"Apa aku terlihat seperti jalang?"

"Bagaimana aku bisa menyebut wanitaku sebagai jalang?"

"Entahlah, aku hanya merasa begitu" Jawab eunbi, wanita itu berbalik arah akan meninggalkan hyunjin saat tiba tiba hyunjin kembali menarik tangan dan meminta eunbi menghadapnya lagi.

"Jangan pernah menyebut dirimu begitu, aku tidak suka" Kata hyunjin.

"Baiklah sayang"

...****************...

"Kenapa kau tidak bilang ada wanita cantik di sini?" Jungwoo bertanya pada salah satu rekan kerjanya.

"Siapa yang kau maksud wanita cantik?"

"Lee eunbi!" Jawabnya heboh.

"Kau bertemu dengan nya?dimana?"

"Tadi pagi di taman bunga, apa hubungannya dengan keluarga ini?" Tanya jungwoo.

"Dia tunangan tuan muda kurasa" Balas teman nya.

"Apa? kau serius?!"

"Lalu kenapa gadis itu ingin bertemu di gudang malam ini? apa dia menjebakku?" Batin jungwoo

"Ya aku tau dia memang sangat cantik, aku pernah melihatnya beberapa kali" Balasnya.

"Beruntung aku bertanya padamu" Kata jungwoo.

"Memangnya ada apa?"

"Tidak ada, lupakan saja"

Keduanya tengah merokok di halaman belakang rumah besar hwang.

"Kang seo-joon, aku mengenalnya, kenapa tiba tiba dia ada di sini?" Tanya jungwoo.

"Entahlah, jika seseorang sudah berada di rumah ini itu berarti mereka sedang membutuhkan uang, seo-joon juga baru datang 2 hari yang lalu dan semua orang sangat menyanjungnya"

"Dia petarung, dia memenangi banyak pertandingan, skill berkelahinya luar biasa, dia juga sangat kuat" ungkap jungwoo.

Teman nya mendengus samar, "Pantas saja tuan hwang sangat mengandalkan nya" Katanya.

...****************...

"Setelah makan ikutlah pergi denganku, aku akan menunggumu di mobil" Bisik yunho.

"Baiklah" Jawab seo-joon singkat.

Yunho menepuk bahu seo-joon yang sedang melanjutkan acara makan paginya di meja makan dan pergi ke luar rumah.

Saat seo-joon sedang asik menyantap makanan nya terdengar suara seseorang menuruni tangga, eunbi datang dan mengambil segelas air lalu meminumnya di tempat

Walaupun merasa penasaran karena ingin memperhatikan eunbi lebih seo-joon tetap menikmati makan nya dan berusaha tidak terganggu sedikitpun.

"Dimana temanmu yang lain?" Tanya eunbi.

"Mereka sudah keluar" Jawab seo-joon singkat, dan tanpa menoleh.

"Apa makanan nya enak?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!