NovelToon NovelToon
Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah cinta Kapten John Christo Nagasaki Lantang seorang perwira angkatan laut yang berjanji menjadi pengawal bagi seorang perempuan yang dia temui di sebuah club malam. Ternyata perempuan itu adalah seorang dokter bedah bernama Pamela Christine Giardini.
Bagaimana Cinta bisa hadir diantara dua orang yang memiliki kepribadian keras dan cenderung introvert ini???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Terpendam

Dua minggu bersama kekasihnya di Papua, membuat John merasa senang. Masalahnya dengan Ella sudah selesai. John sudah menjelaskan dan Ella mengerti. Semua kegiatan do kota kelahiran Ella yang di lakukan oleh John bersama anggota yang lain menarik perhatian warga masyarakat. Sehingga di lokasi - lokasi tertentu di kota ini, banyak sekali orang - orang berkumpul.

"Sayang, cepat sekali, aku masih rindu."

"Mas kan kerja. Enam bulan ngak lama."

"Awas kalau aku dengar ada cowok lain dekati kamu."

"Masa mas boleh, aku ngak??? Boleh juga dong??"

"PAMELLA CHRISTINE GIARDINI, mas tembak betul, mas pukul sayang. Ingat your mine."

"Yes i know that. Look !!!" Ella memamerkan cincin tunangan khusus dari John kepada Ella. Dan ketika Ella menerimanya, saat itu Ella sadar bahwa dia sudah di ikat perasaannya oleh seorang perwira angkatan laut. Cincin yang dibeli John waktu itu, couple. Dan John pun menggunakannya.

"Ini mengikat kita berdua sayang. Cincin ini. I love you."

"I love you too."

Kapal perang sudah bertolak dari Biak Papua kembali ke Surabaya pangkalan utamanya. Dan Ella melanjutkan aktivitasnya. Hari minggu ini, ketika Ella ke gereja, anggota yang gereja bersama, sangat menghormati Ella. Dia tahu, bahwa John pasti menitip dirinya pada letting se angkatannya.

Sudah tiga empat bulan Ella, praktek di rimah sakit daerah di kota kelahirannya. Sedangkan John tidak jadi cuti karena kapal mereka kembali berlayar ke Australia. Akhirnya mereka hanya saling telepon saja.

Di rumah sakit tentara yang di Jakarta, dokter Esau mendapat surat perintah penempatan pada poliklinik angkatan darat yang ada di Biak Papua.

"Dokter, bukankah dokter Ella ada di sana??"

"Oooo iya ya. Dokter Ella kan praktek disana. Ners Siti tolong tanyakan dokter Ella prakteknya di rumah sakit apa ya. Bisa kan??"

"Siap bisa dokter."

Ners Siti menghubungi Ella, tentu Ella kaget, mendapat informasi bahwa dokter Esau akan melayani di Biak Papua.

"Dokter, apa di sini ada rumah sakit di kompleks angkatan darat??"

"Tidak ada, kalau ada hanya klinik atau balai pengobatan."

Ella tidak tahu kapan dokter Esau akan datang berdinas disini. Jadi dia tidak terlalu memikirkan itu. Lagian dia dengan dokter Esau jarang bertegur sapa. Sampai suatu ketika, Ella kaget ketika berada di rumah sakit angkatan laut. Dia melihat sosok dokter Esau disana.

Hari ini papa Ella sedang di rawat di rumah sakit angkatan laut, karena tensinya tinggi, papanya John Johanes kelelahan karena seminggu kegiatan di kantornya banyak. Tadi di kantor papa lemas dan dibawa oleh stafnya ke rumah sakit angkatan laut, karena jarak dari kantor lebih dekat kesana. Ella yang ditelepon oleh mamanya langsung selesai pelayanan operasi pertama pagi ini, dia memohon ijin kepada dokter kepala untuk melihat papanya. Namun Ella di minta mamanya untuk membawa mobil mereka di kantor papa.

"Dokter Ella??"

"Selamat siang dokter???"

"Siapa yang sakit??"

"Papa saya dokter??"

"Yang pakai pegawai pemda itu."

"John Johanes, itu papa saya."

"Iya masih di IGD, lagi tunggu ruangan. Tensinya tinggi."

"Iya papa ada riwayat hipertensi."

Ella langsung menuju ke IGD. Dia melihat papanya, yang sudah berumur itu. Bulan depan ulang tahunnya dia sudah masuk masa purna tugas. Sudah lima puluh delapan tahun.

"Kak......"

"Ella sudah melihat daftar riwayat kesehatan papa. Papa kelelahan, harus istirahat yang cukup biar pulih."

"Iya sayang."

Tidak lama papanya sudah dibawa dari IGD ke ruangan. Ella dan mamanya terus menemani. Setelah memperhatikan kondisi papanya. Ella ijin pulang sebentar ke rumahnya. Dari ruangan perawat Ella di pantau oleh dokter Esau.

"Anaknya dokter juga."

"Iya, aku kenal. Dokter Pamella Christine Giardini."

"Kok dokter tahu nama lengkapnya dokter Ella."

"Perna kerja bareng di rumah sakit tentara di Jakarta. Anak tunggal ya??"

"Iya dokter."

"Tapi tidak manja ya. Dia mandiri sekali."

Ella lagi kerumahnya untuk menyalakan lampu dan memberi makan hewan peliharaannya. Ella sedang menunggu omnya untuk menjaga rumah. Setelah omnya datang, Ella langsung pergi ke rumah sakit, dia juga membawa kasur kecil dan kursi yang biasa dibawa jika ke pantai. Dan sempat mampir ke mini market berbelanja beberapa jajan dan minuman buat di rumah sakit.

"Kak, tadi ada dokter jaga yang kesini, katanya perna kerja satu rumah sakit dengan kamu."

"Oooo kapten dokter Esau. Itu dokter yang memeriksa papa."

"Iya. Angkatan darat ya???"

"Iya ma."

Malam ini, mama tidur di tempat tidur, sedangkan Ella tidur di kasur kecil yang dia bawa. Ella juga membawa baju ganti bagi papa mama dan dia serta perlengkapan mandi dan skincarenya dan punya mama. Setelah papa selesai di visit dokter Esau sebagai dokter jaga, papa makan dan langsung tidur. Sedangkan mamanya baru mau mandi. Selesai makan malam. Ella menonton drama korea.

"Kak, katanya kamu perna diserang di tempat kos."

"Pasti dari dokter Esau lagi ya ma. Dia dokter yang mengobati luka di kening kaka. Bekas luka dan lukanya hilang dan sembu."

"Kenapa waktu itu tidak beri tahu mama??"

"Kaka ngak mau mama susah dan sedih mikiri kaka."

"Tapi mama mau kamu harus jujur sama mama dan papa disini."

"Pelakunya tertangkap??"

"Ya di tangkap ma."

"Kamu tahu, tadi dokter Esau memberitahu mama, kagetnya minta ampun."

"Sudah mama, tidur. Ini sudah malam."

Malam - malam jam delapan dokter Esau datang membawa buah dan kue - kue juga air mineral. padahal Ella sudah membeli satu karton.

"Selamat malam tante."

"Eee... Dokter???"

"Saya menganggu tante ya."

"Ngak ayo silahkan. Ini Ella baru atur saja kasur buat dia tidur."

Dokter Esau cerita dengan mama dan papa, ternyata dokter Esau ada bakat buat ngelawak. Mama dan papa senang sekali. Sampai jam sembilan. Dokter Esau pamit dan kembali ke ruang dokter dan perawat. Ternyata jika jadwal ronda malam di kompleks mereka juga berkeliling di rumah sakit. Perwira yang jaga adalah lettingnya John.

"Siapa yang sakit sayang??"

"Mas tahu dari mana??"

"Dari lettingku yang ronda malam. Mas sudah minta tolong Jess untuk beli tiket buat mas besok ke sana."

"Mas sudah di Indonesia??"

"Sudah baru sandar pelabuhan angkatan laut di kota Surabaya."

"Mas , papa baik - baik saja."

Ella langsung menyerahkan handphonenya kepada papanya. Akhirnya papa dan John bicara sangat lama. Ella sudah tidak bisa menghadangnya. Tiket sudah oke dan sudah dibayar. Lusa John akan datang ke Biak.

Tahunya John tentang keadaan papanya membuat, Ella harus hati - hati. Apalagi dari gerak dan gerik dokter Esau, Ella tahu bahwa beliau ada perasaan lebih kepadanya. Dia tidak mau John akan memukul dokter Esau.

1
Yohana Pandie
keren thor
Ceisye: terima kasih
total 1 replies
Trivenalaila
lanjut🙏🙏🙏
Ceisye: siap mba. otw. 👍👍👍
terima kasih mba sudah membaca karyaku🙏🙏🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!