NovelToon NovelToon
Father'S Beloved Adopted Daughter

Father'S Beloved Adopted Daughter

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Roh Supernatural / Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: sky tulip

Ada yang bilang anak perempuan itu kesayangan ayahnya
tapi, Anisa bukan putri kandung keluarga ini
Ia anak adopsi yang kebetulan bertemu dengan James Arthur didepan panti asuhannya.
Pertama kali melihat Anisa James langsung membawanya.
Anisa menjadi kesayangan James saja nyawanya hampir dalam bahaya.
Karena Anisa sadar ia kesayangan pria yang dianggapnya ayah sekarang semua bahaya itu ia tantang seperti masalah kecil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sky tulip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Anisa

Sejarah keluarga Oceanus adalah memiliki kelebihan dalam tubuhnya yaitu bisa melakukan telekinesis yang membuatnya banyak di butuhkan dalam beberapa urusan rahasia atau kepentingan yang tidak terlalu di ketahui banyak orang karena rahasianya kekuatan ini.

Memang sulit di percaya kalo ada yang punya kemampuan itu di jaman ini apa lagi kemampuan itu tak semua keluarga Oceanus punya karena beberapa keturunan yang bisa mendapatkan kelebihan itu tapi, Anisa adalah anak yang di adopsi James bisa melakukan ini.

Canaria tak bisa bergerak dari tempatnya karena pengaruh Anisa bahkan kedua pelayan di belakang Anisa sampai takut berdiri dan berlutut dengan keringat yang banyak.

Darah dari hidung Anisa mulai keluar.

Sol dan lainnya juga tak bisa membantu bahkan para bawahan yang Alexa bawa mereka tak bisa menahan perasaan tertekan ini yang tiba-tiba membuat lutut mereka semua lemas.

"DIAM KAU !" Teriakan yang terdengar bersamaan tangis yang benar-benar membuat semua yang ada di dekat Anisa tak bisa diam saja.

"Nona!" Panggilan Canaria tak di hiraukan bahkan Canaria benar-benar terkejut dengan Alexa yang sudah berlutut di depan Anisa entah sejak kapan dan seluruh rambutnya berantakan.

Ledakan guci dan beberapa benda membuat seisi rumah berantakan beruntung hanya beberapa benda di ruang tamu tapi, jika terus seperti ini maka semua benda di Mansion ini akan hancur.

"Tenanglah Nona!" Teriakan Sol yang panik karena ini kekuatan yang hanya di miliki beberapa keturunan Oceanus.

Sol pernah merasakan kekuatan telekinesis milik James saat masih kecil berumur dua belas tahun yang begitu besar bahkan ini hampir mirip dengan besarnya kekuatan Tuan James saat berumur dua belas tahun.

"Kau pikir kau siapa berani membahas tentang siapa aku di rumah ini."

"Aku tidak membunuhmu pun itu keberuntunganmu."

***

James merasakan kalo Anisa tidak baik-baik saja.

"Perasaanku tak nyaman." Silva terkejut dengan Tuannya yang tiba-tiba bergegas keluar ruangan setelah pekerjaan baru saja selesai.

"Baik Tuan."

Semuanya bergegas kembali ke mansion dengan jarak satu jam dari kantor ke rumah tak terasa satujam.

"Cepat lah." Bergegas mobil yang di kemudikan sampai membuat Silva yang duduk di sebelah James merasa kalo situasinya semakin buruk karena takut jika mobil ini tiba-tiba oleng.

Di rumah yang terus terasa mencekam lebih dari dua jam.

Semuanya tak bisa lagi menahan tekanan yang Anisa timbulkan bahkan air mata dan darah yang keluar dari hidung Anisa sama derasnya.

Mobil yang baru saja sampai dan James yang turun dengan santai melihat ada mobil lain tiba-tiba melihat situasi rumah tak nyaman.

"Anisa!" Teriakannya berlari masuk melewati para bawahan yang di bawa tamunya berlutut bahkan sampai tak berdaya dengan nafas yang menipis.

Pintu yang sulit di buka tiba-tiba bisa James buka dengan hentakan dua tangannya.

"Tuan!" Silva langsung berhenti mengikuti James saat tangan James terangkat untuknya berhenti.

Situasi sekitar perlahan netral dan semuanya bisa kembali bernafas biasa dan James yang selangkah lagi mendekat ke Anisa memeluknya dan menggendongnya. Darah dari hidungnya dan air matanya masih keluar terus bahkan mata anak itu sudah rapat tertutup.

Anisa pingsan saat James mendekat dan memeluknya.

"Tenang lah Anisa, ayah sudah disini, aku memelukmu."

Alexa mengambil banyak nafas dan ketakutan luar biasa di wajahnya.

"Sialan anak iblis!" Teriaknya tak terima dengan kekuatan anak itu yang membuatnya terlihat lemah tak berdaya.

Canaria langsung mendekat dan Sol bersamaan.

"Bawa kekamar dan kompres dia." Perintahnya pada Sol sambil memberikan Anisa pada Canaria yang langsung di angguki keduanya.

Kini semua bawahan Alexa di tangani bawahan James bersamaan dengan itu Alexa berusaha berdiri tapi kakinya tetap lemas ia masih terduduk lemah diatas lantai.

"Kau membuat masalah karena mengetahui aku mengganggu tempatmu bukan?" Suara yang terdengar seperti akan membuatnya mati secara perlahan.

"Kau melakukan ini setelah menemukan anak itu bukan?" Tatapan mata yang memerah dan basah air mata. James terkekeh.

Berlutut menatap lebih dekat.

"Jangan pernah datang lagi kemari karena kau akan mati dan aku tidak benar-benar bisa membantumu tidak seperti sekarang."

"Aku sudah menyembunyikannya karena itu aib keluarga Australis kenapa kau malah ikut campur Oceanus !"

"Aku tidak ikut campur tanpa alasan tapi, aku hanya membantu orang yang butuh bantuan bahkan orang yang tak bernyawa mati dengan di fitnah seperti Rosa."

Alexa terkekeh geli dalam keadaan menyedihkannya.

"Anak kurang ajar itu harusnya mati!" Seketika tangan James mencengkram rahang Alexa sangat kasar bahkan hampir membuatnya remuk.

"Sekali lagi aku mendengar mu memakinya kau akan mati tanpa di ketahui siapapun bahkan para bawahanmu sekalipun, pergi dan jangan pernah muncul karena aku masih berbelas kasih padamu, karena putri ku tak suka ayahnya melakukan kekerasan pada perempuan lemah."

Dua bawahan Silva membawa Alexa keluar bahkan mengantarnya masuk kedalam mobilnya.

James pergi masuk kedalam kamarnya sempat sebelum masuk kamar ia menaiki tangga melihat sekitar ruang tamu hampir hancur.

"Apa kau benar putriku?"

Menghela nafasnya benar-benar lelah di buat oleh Anisa.

Di dalam kamarnya saat akan melepas mantelnya ia melihat noda darah begitu banyak di pakaiannya.

Sebenarnya apa pengaruhnya sampai membuat hidungnya berdarah?

Di ruang kerjanya sekarang James hanya dengan kaos putih dan celana dasar kaos panjang satu tangan masuk kantung celana dan satunya sibuk melihat tumpukan berkas di meja kerjanya.

Sialan Silva membawa pekerjaan itu pulang.

"Tuan! Nona mengamuk!" Teriak Silva yang terlihat berantakan.

Di dalam kamarnya Anisa menangis melempar semua bantal dan meminta semuanya untuk tidak mendekat.

James masuk tanpa mengetuk pintu dan Sol yang berusaha menenangkan bersama Canaria langsung pergi melihat James.

"Anisa?"

"Kenapa aku membunuh orang! Aku tidak mau melakukan ini, aku di kutukan aku pembawa sial perempuan itu bilang begitu."

James memeluknya dan duduk di sebelahnya.

"Tenang sekali lagi atur nafasmu dan tenangkan dirimu, aku di sini semuanya sudah beres... Ayah bisa membereskannya jadi jangan di pikirkan, tidak ada yang mati semuanya aman."

"Benarkah !" Wajahnya menangis itu tiba-tiba terlihat bersemangat.

"Iyah duduk lah. Disini." Anisa tak menurut dan duduk di depan James sedikit jauh.

"Kamu baru saja melakukan sesuatu dan itu namanya telekinesis, kekuatan itu adalah kekuatan rahasia yang keluarga Oceanus miliki, tidak bisa di pakai sembarangan kecuali urusan yang benar-benar rahasia dan penting."

"Tapi, aku."

"Kau kelepasan, kau juga menghancurkan semua barang-barang ku." Wajah James terlihat menyebalkan malah membahas barang-barang nya yang hancur.

"Akukan tidak sengaja aku tidak tahu kalo itu membuat kerusakan aku akan bekerja nanti kalo sudah besar aku akan menggantinya..."

"Tidak perlu, kau hanya perlu sehat dan jadi anak yang baik seperti biasanya tak perlu memikirkan rongsok itu."

"Dasar! Tapi, tadi membahasnya Ayah perhitungan sekali, dari situkan ayah jadi tahu aku bisa melakukan hal sebesar apa." Sombong kan dirinya yang merasa keren.

James rasa anak ini baik-baik saja karena sudah terlihat menyebalkan.

"Apa-apan mata ayah itu!"

Apa James bilang ia sudah mulai berisik berarti ia baik-baik saja.

1
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
jangan kasih ampun
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
hajarrr
Jijah Atul
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!