NovelToon NovelToon
MISTERI DESA GETIH

MISTERI DESA GETIH

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:39.3k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Alawiyah yang nekad menyusul suaminya ke kampung halaman yang terletak dilereng Gunung Kawi, membuat ia dihadapkan pada teror yang mengerikan.

Desa yang ia bayangkan penuh kedamaian, justru menjadi mimpi buruk yang mengerikan.

Rahasia apa yang sedang disembunyikan suaminya?

Ikuti kisah selanjutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sesuatu

Bayu menarik senyumnya. Wajahnya berupa datar.

"Apakah kamu tidak nyaman disini? Apakah si Mbok kurang perhatian?" cevar Bayu.

Alawiyah menggelengkan kepalanya. "Masalahnya bukan pada si Mbok. Tetapi pada warganya, dimana Wiyah merasa jika banyak hal janggal dan berbahaya," ia menjelaskan maksudnya.

Bayu menundukkan kepalanya. Ia tampaknya sedang ingin mengungkapkan semua yang tersimpan dihatinya.

"Mas melihatmu memiliki ilmu agama yang cukup kuat. Apakah tidak sebaiknya, ilmu itu kita jadikan jalan untuk mengubah kebiasaan warga desa yang sesat, menjadi orang-orang yang bertaubat, dan menghidupkan suara adzan yang lama terbungkam."

Suara Bayu terdengar penuh semangat, dan itu seperti kobaran api yang terlihat dimatanya.

Alawiyah teringat akan peristiwa Usman—ayah mertuanya yang meninggal mengenaskan—karena dibakar hidup-hidup oleh warga, sebab mengumandangkan adzan di desa ini.

Wajah Alawiyah mendadak pucat. Ia sungguh tak ingin kehilangan Bayu lagi. Ia tak ingin peristiwa buruk itu menimpanya.

"Mas, cukup. Aku tak ingin peristiwa bapak yang di dzhalimi warga terulang lagi, aku tidak mau kehilangan kamu." Alawiyah membantah.

Dadanya tampak naik turun dengan ritme yang tidak beraturan.

"Tetapi, meninggal dalam keadaan menegakkan kebenaran adalah sebuah perjuangan yang sangat diimpikan." Bayu terus mendesak.

Ia mencoba meyakinkan istrinya, jika mereka akan baik-baik saja. "Ingat, jika kamu menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kita dari arah yang tidak disangka-sangka, apakah kamu ragu akan hal itu?"

Alawiyah semakin goyah, namun juga tidak mau mati konyol.

"Lebih baik mengajar agama di kampungku saja, Mas. Daripada disini, sama saja bunuh diri," tolak Alawiyah.

Bayu terdiam, tetapi ia tak ingin melanjutkan ucapanya, takut membuat istrinya kepikiran, dan menjadi baby blues, maka ia berniat untuk melakukannya sendiri.

"Ya, sudah. Ayo tidur. Sudah malam. Atau kamu lapar, biar mas masakin,"

Alawiyah mengangguk, jujur ia sangat lapar. "Iya, Mas. Aku lapar." sahutnya.

"Ya, sudah Mas buatin sambal jahe merica, biar tubuhmu hangat."

Bayu beranjak keluar dari kamar, dan menyiapkan makanan untuk istrinya.

Sementara itu, Novita dan Sarinah sedang dalam kekalutan. Rumah mereka terbakar habis, dan harus memulainya dari awal.

Gadis itu berlari ke rumah Tejo. Ia berharap pria itu membuka pintu untuknya, sebab hanya itu satu-satunya harapan yang ia punya.

Ia berlari hanya menggunakan lingerie saja, dan mengingat jima Tejo baru saja menggagahinya.

Setibanya di depan rumah tersebut, tampak qorin Intan mengawasinya.

Ia sangat merasa bemci pada Novita, yang sudah menjadi perusak dalam rumah tangganya.

Apalagi, mereka melakukan zinah, saat jasadnya baru saja dimakamkan, itu sangat menyakitkan.

Akan tetapi, akhirnya gadis itu menuai karma akan perbuatannya.

Tok

Tok

Tok

Novita mengetuk pintu rumah Tejo berulang kali.

"Mas, Mas Tejo, buka pintunya." tubuhnya mulai menggigil kedinginan, ditambah lagi dengan cairan pekat darah bercampur dengan nanah yang terus saja keluar dari rahimnya, membuat ia merasa kebingungan.

"Aduh, kenapa darahnya gak berhenti-henti, sih?" gumamnya, saat melihat kondisinya yang semakin mengenaskan.

Tak hanya itu, belatung juga berjatuhan dari liang rahimnya, dan perutnya mendadak sakit.

Tejo yang mendengar suara ketukan dipintu, mengintai dari tirai jendela.

Kedua matanya membelalak, saat melihat Novita yang berdiri tepat di depan pintu, dengan kondisi tak lagi menarik perhatiannya.

Wajahnya pucat, dan paling parahnya, aroma busuk menguar sampai ke dalam rumah.

"Mas Tejo, tolong buka pintunya. Kamu sudah janji, jika ingin hidup bersamaku, saat Intan sudah mati. Tetapi mengapa kau menjauhiku?" Keluhnya, dan membuat Tejo semakin bergidik.

Novita masih mematung di depan pintu, dan karena Tejo tak juga membuka pintunya, akhirnya ia melangkah keluar, dan langkahnya cukup gontai.

Saat bersamaan, Genderuwo datang menghampirinya."Novita. Kembalilah padaku. Hanya aku yang dapat menerimamu dengan semua kekuranganmu."

Sosok itu merentangkan tangannya, bersiap menyambut tubuh Novita yang sudah sangat lemah.

"Cuuuih, sok romatis, Lu!" cibir Kuntilanak Merah yang melihat hal itu. Ia mengibaskan rambutnya yang panjang berkilau.

Baginya, ucapan Genderuwo sangat absurd sekali, sebab baru siang tadi ia menyatakan cinta padanya, kini sudah mengobral.cinta pada sosok manusia.

Genderuwo menoleh ke arah Kuntilanak Merah yang menatapnya dengan wajah masam. "Jangan cemburu dong, Sayang. Berbagi cinta itu indah."

Genderuwo mencoba menenangkan Kuntilanak Merah yang terbakar api cemburu.

"Bullshit! makan tuh, cinta!" Kuntilanak Merah melesat pergi, membawa rasa sakit hatinya.

"Setan juga makhluk hidup, punya rasa, dia kira aku ini batu." omel Kuntilanak Merah, yang sudah nangkring di rumah Inem.

Sedangkan Pocong yang melihat antar setan yang sedang dilanda perdebatan itu menggelengkan kepalanya. Ternyata cinta sangat rumit.

"Semua akan preeet pada waktunya."

Ucapnya, lalu kembali menyeret Wewe Gombel dengan menggunakan giginya, dan tanpa sadar, kutu-kutu dirambut gimbal setan betina, sebagian sudah masuk ke mulutnya.

Sementara itu, Novita yang sudah tidak punya arah, akhirnya diarahkan kembali pada Genderuwo yang sudah hilang arah.

Ia menghampiri sosok berbulu itu, lalu mendekap erat, sembari menangis tersedu.

"Tejo tidak lagi peduli padaku, setelah aku tidak menarik lagi dimatanya." hatinya sangat hancur, dan ia tak tau harus kemana.

Saat ini, hanya makhluk berbulu itu yang mau menerimanya, dalam kondisi apapun.

"Menangislah, Sayang. Keluarkan semua keluh kesahmu. Kamu harus semangat lagi mencari tumbalnya. Masih banyak yang bisa ditumbalkan, kamu lupa dengan Jono, suaminya si Rini? Sepertinya ia layak buat tumbal."

Genderuwo mengusap punggung Novita, memberikan rasa nyaman pada gadis tersebut.

"Bagaimana caranya, agar aku dapat mengirimkan makanan untuknya?" tanya Novita, sembari menghapus jejak air matanya, serta ingus yang belepotan.

"Jono itu sangat ganjen sekali. Rumah tangganya bersama Rini sedang tidak baik-baik saja, jadi kamu goda saja dia dengan makanan yang paling enak, kamu tau—kan?"

Genderuwo memegang bagian intim milik Novita yang sedang mengeluarkan belatung.

"Aww, jangan gitu, ah. Geli—tau." Novita tersenyum malu-malu.

Akan tetapi, senyumnya mendadak hilang.

"Tejo saja tidak mau, karena berbau busuk, apalagi Jono." keluhnya, dengan nada putus asa.

"Tenang saja, semua bisa diatur, asalkan cocok saja," sahut.Genderuwo. Ia menggesek jemari telunjuk dan jempolnya, menirukan symbol bayaran.

"Terserah kamu, atur saja bagaimana baiknya." Novita pasrah pada usul Genderuwo.

Kemudian ia menunduk, lalu sesenggukkan.

"Aku tidak punya rumah, aku harus tinggal dimana?" Novita kembali bersedih. Suaranya tercekat ditenggorokan.

"Masih ada gubuk Si Tresno, kamu ke sana saja, ayo—aku antar." Genderuwo memimpin tubuh Novita, menuju persawahan.

Novita mengangguk patuh ia tak punya pilihan, maka ia hanya menurut saja.

Sementara itu, Sarinah tampak sangat kalut. Ia sedang berguling-gulingan di tanah, dan tidak terima jika rumahnya hangus terbakar.

1
☕𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
wehh si kunti putih g kepanasan
Desyi Alawiyah
Baru sadar mbak Kun 🤭
Desyi Alawiyah
Pasti semasa hidup, om pocongnya menderita mata minus tuh.. makanya agak burem 🤭


#ngomongindirisendiri 😄
neni nuraeni
lnjutttt
Tini Nurhenti
next,lnjut kk jgn lama2 cpek nungguinnya kk.
SENJA
sukur lu pada 🤣
SENJA
ada untungnya jadi pengangguran 🤣
SENJA
heeeemmm pengecut! anakmu lho di rumah ratih bukannya diurus malah ditumbal 🤮😳
Ayani Lombokutara
🤣🤣🤣🤣 melorot juga kan lo
Shankara Senja
ngeyel...alawiyah di jabarkan orangnya taat agama ga sih..ta ga nyalahin dia klo nyati susminya..tp pake perhitungan yg matang..ga kasian sm calon bayinya..
FiaNasa
ayo Bayu jgn patah semangat,,kau juga Ratih jgn kendor,,berjuanglah terus semangat kan semua kluargamu Ratih,,jgn takut,,Allah pasti melindungi kalian
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
apa kerjaan yg halal untuk wewe gombel? jadi pengasuh anak? gak mungkin! atau jadi mbok mbok jualan pecel? lebih gak mungkin!! 🙄🙄
FiaNasa: ah bingung sendiri,,mana aq nya juga butuh kerjaan juga 😀😀
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
kepreett lu Tejo kalo berani ikutan demo /Curse/
☕𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
sbar kk smg anak kk siti g rewel lagi ya
biar mau maem dan minum dlu smgt kk siti
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
duuh tenang cong, aset satu2 nya yg masih bisa gerak tuuh, bahaya kalau sengklek 😋👻
yuyun Rahayu
iya kak gk ap² smg lks sembuh si bungsu mya,biar bisa beraktifts kembali😍😍😍
neni nuraeni
oh pntesan thor,,, itu mah udah biasa dulu ank sya juga gitu yg besar rewelnya minta ampun,,,, tapi nnti juga bkl anteng lgi karena udah biasa,,,, syafakillah buat dd nya semoga CPT smbuh dan ga rewel lagi,,, 💪💪
SENJA
sehaaat teruss kak semua keluarga
tetap semangaaaaaat 💪💪💪
SENJA
waaaah langsung pada kumpul
FiaNasa
semoga si bungsu cepat sehat kembali n author bisa kembali aktifitas dg lancar🤲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!