––Tak ada angin, tak ada hujan, Ailena di ajak oleh seorang laki-laki yang entah muncul darimana tiba-tiba menarik nya menuju kantor urusan agama (KUA).
"Cepat katakan nama mu! Dan tanda tangan setelah nya" desak Haikal dengan nada tegas.
"Tapi kita nggak saling kenal!"
"Nanti kenalan!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanisanisa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
(6) Angkot
Ailena keluar dari kantor urusan agama tanpa menunggu Haikal yang mengekori nya di belakang.
"Mau kemana, wahai istri ku?" tanya Haikal dengan nada menggoda, tapi tak membuat Ailena menoleh ke belakang.
"Heh suami mu ini panggil, kok nggak di jawab sih" sungut Haikal yang segera mengejar Ailena yang mencegah nya.
"Ck" Ailena berdecak sebal sembari memutar bola mata jengah.
"Nama ku Ailena, bukan istri mu!" ketus Ailena, ia masih tak terima dengan status baru nya, bahkan kini pikiran nya menjalar ke beasiswa yang akan terancam.
"Iya Alien ini istri ku" Haikal terus mencoba menggoda Ailena.
Ailena menepis angin dan menghentakkan kaki nya di tanah, dia juga memberi lirikan sinis pada laki-laki yang sudah menjadi suami nya secara agama dan hukum.
"Nikah aja sana sama alien beneran" Ailena langsung kembali pergi dengan perasaan yang kesal.
"Eh mau kemana?" tanya Haikal kembali mencekal tangan Ailena dan memutar tubuh Ailena agar menghadap pada nya.
"Pulang lah" jawab Ailena dengan nada ketus, dia tak bisa membayangkan akan hidup bersama dengan laki-laki yang menyebalkan ini.
"Kok nggak ngajak suami nya pulang sih? Mau jadi istri durhaka ya?" Haikal benar-benar selalu membuat Ailena kesal sejak awal bertemu.
"Pulang ke rumah mu sendiri, rumah ku sempit" ketus Ailena kembali melangkah ke trotoar jalan, ia akan menunggu angkot lewat.
"Loh kita kan suami istri sekarang, kenapa harus tidur di rumah yang berbeda" sahut Haikal membuat Ailena berdecak makin terasa jengah menghadapi Haikal.
"Kita begini juga karena kamu yang duluan mengajak ku, minimal pakai aba-aba dan pendekatan" ketus Ailena segera masuk ke dalam angkot saat melihat angkot yang berhenti.
Haikal pun mengikuti Ailena sembari melirik ke sekitar, dia merasa sesak dengan kondisi angkot yang membuat nya terasa di apit.
"Geseran dong" bisik Haikal membuat Ailena melirik nya sinis dan tak menanggapi, masalah nya penumpang angkot itu sudah penuh tapi Haikal tetap bersikeras ingin bergeser, jadi Ailena makin kesal saat melihat Haikal yang gelisah.
"Nggak pernah naik angkot ya sampai segelisah itu?" cetus seorang wanita yang duduk di depan Haikal.
Haikal mendongak dan tersenyum kaku, ia menyenggol lengan Ailena secara pelan.
"Iya Bu, dia maksa buat naik ngikutin saya, biasalah nggak mau lepas" sahut Ailena dengan tanpa sadar.
"Oh pacar nya ya? Cocok banget, langsung nikah aja biar nggak di embat yang lain" tebak Ibu itu sembari memperhatikan Ailena dan Haikal secara bergantian.
Haikal menggaruk tengkuk nya di sertai senyum yang masih kaku. "Sudah nikah Bu, ini baru dari KUA" sahut Haikal memperjelas status nya dan Ailena.
"Wah pengantin baru ternyata, selamat ya, semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan kalian" doa Ibu itu dengan antusias.
"Aamiin, terimakasih Bu" balas Haikal dan Ailena juga yang memilih untuk bergumam, rasa nya untuk mengakui jika diri nya sudah menjadi istri orang sangat susah.
Ailena dan Haikal turun di gang yang tak terlalu lebar, dan membuat Haikal mendongak sembari meregangkan otot nya yang terasa pegal dan kebas.
"Cape kan? Makanya mending pulang kerumah mu sana" Ailena menatap Haikal dengan tatapan mengejek.
"Nggak, kata siapa cape? Ayo! Tunjukkan rumah mu yang katanya sempit itu" Haikal kembali bersemangat dan berjalan masuk ke dalam gang itu.
Ailena menggeleng pelan melihat tingkah Haikal. "Ngapain masuk ke gang itu?" tanya Ailena membuat Haikal berhenti dan berbalik.
"Terus lewat mana?" tanya Haikal dengan mengernyit, pasal nya Ailena meminta berhenti di depan gang itu jadi Haikal mengira rumah Ailena berada di dalam gang itu.
"Di ujung sana, mobil mana bisa lewat" jawab Ailena sembari menunjuk ke arah samping yang terlihat lebih sempit daripada gang yang di masuki Haikal tadi.
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️
sehat-sehat ya kakkk ❤️