Sebuah kisah yang menceritakan tentang seorang gadis cantik yang tidak pernah di anggap oleh keluarganya.
Hingga Asyila menemukan seorang pria yang mau menjadi suaminya dan Asyila pun sangat mencintai nya. Tapi lagi dan lagi Asyila harus kecewa karna pria yang Dia cintai ternyata ada maksud tertentu padanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 6
Malam harinya Asyila telah selesai dengan tugasnya. Di berjalan ke arah dapur yang khusus untuk para pelayan. Semua menatap jijik pada Asyila. Syila hanya menunduk tanpa mau membalas tatapan mereka.
'Ada apa dengan mereka?'
Asyila terus berjalan ke arah meja makan untuk makan malam. Asyila makan malam dengan keheningan tanpa ada yang menemani. Suap demi suap nasi yang masuk ke dalam mulut nya beriringan dengan air mata dan isakan.
Selesai makan malam Asyila pun pergi ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya di tempag tidur yang hanya cukup untuk satu orang saja. Asyila menatap langit langit kamar dengan mata berkaca kaca.
Tiba tiba ponselnya bergetar menandakan ada pesan masuk. Asyila pun segera meraih ponselnya yang ada di atas meja. Asyila tersenyum melihat pesan dari sahabat nya Kiren tapi sesaat kemudian Asyila mengerutkan keningnya melihat Kiren mengirimkan sebuah video.
Kiren
Apa maksudnya ini semua Syila? Apa lo baik baik aja?
Syila semakin bingung dengan pesan yang di kirimkan oleh Kiren. Asyila pun segera membuka video yang di kirimkan oleh Kiren. Sekali lagi Syila harus menelan pil pahit kekecewaan. Isi video itu adalah tentang Kenzo yang sedang di wawancara tentang pernikahan nya dan jawaban Kenzo membuat dada Asyila sesak.
"Apa benar anda menikahi Dia karna terpaksa Tuan?" tanya seorang wartawan
"Saya menikahinya karna memang saya sangat mencintai nya. Tapi.." Kenzo menunduk sedih
"Tapi apa Tuan"
"Dia ternyata hanya memanfaatkan saya dan harta saya. Sungguh saya tidak menyangka dengan kepolosan istri saya. Bahkan Dia sudah tidak gadis lagi entah sudah dengan siapa saja Dia melakukan nya. Saya benar benar menyesal telah mencintai nya dengan tulus" terang Kenzo
Asyila menangis terisak mendengar ucapan Kenzo yang benar benar menyudutkan nya. Asyila pun mendapat beberapa pesan dari teman teman nya yang menghujatnya.
Gak nyangka ternyata lo semurah itu Syila
Gue jijik sama lo Syila. Gue nyesel pernan berteman dengan lo
Lo menjijikan Syila
Syila hanya bisa menatap nanar pada ponselnya. "Apa lagi ini Tuhan? Belum cukupkah aku menderita selama ini? Ku ingin Bahagia"
Asyila tak membalas pesan dari teman teman nya termasuk dari Kerin. Asyila benar benar terpuruk saat ini. Sungguh Dia tidak menyangka kalau pernikahan nya malah menambah derita untuknya.
"Baiklah Syila, kau terlanjur menderita. Hadapi semuanya Syila. Kau pasti bisa" Asyila menyemangati dirinya sendiri
...⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘...
Pagi harinya Asyila sudah di sibukan dengan pekerjaan nya. Tanpa memperdulikan mereka yang menatap rendah padanya.
Kenzo berjalan menghampirinya dan melemparkan pakaian kotor tepat di wajah Syila.
"Kerja yang benar" kata Kenzo datar dan langsung pergi
"Terimakasih atas semuanya Kenzo"teriak Syila membuat Kenzo menghentikan langkahnya
Kenzo berbalik dan menatap Syila dengan tatapan sinis nya "Panggil aku Tuan. Kau itu pelayan di rumah ini jadi kau harus menghormatiku seperti pelayan yang lain"
Asyila tersenyum getir "Baik Tuan, aku akan menghormati mu karna anda juga sangat menghormatiku sebagai istrimu. Terimakasih Tuan"
Asyila memberanikan diri untuk berbicara seperti itu pada Kenzo. Kenzo berjalan mendekat ke arah Asyila.
Plakk
"Kau berani ya, jangan harap aku akan menganggap kau istriku" kata Kenzo
Asyila memegangi pipinya yang terasa panas "Tapi kenapa Kenzo? Kenapa kau lakukan ini padaku?"
Kenzo tersenyum sinis "Karna kau anaknya Nandi Sanjaya dan aku sangat dendam pada ayahmu. Aku akan balas dendam pada ayahmu lewat dirimu Asyila Septiani"
"Hahahaha" Asyila tertawa dengan air mata yang terus menetes
"Lakukan lah yang kau mau, semoga balas dendam kau berhasil" kata Asyila
'Kenapa Dia malah pasrah seperti itu? Dan kenapa aku selalu merasa tidak tega melihat air matanya. Ayolah Kenzo kau tidak boleh lemah hanya dengan melihat air mata buaya nya' Kenzo pun langsung pergi dari sana
Asyila terduduk di lantai dengan pakaian Kenzo berserakan dimana mana.
Asyila tersenyum getir sambi mengusap air matanya "Semoga kay berhasil balas dendam pada ayahku Kenzo. Karna sampai kapanpun ayahku tak akan merasakan sakit melihatku disiksa oleh mu bahkan sampai mati pun. Yang ada mereka akan tertawa bahagia melihat penderitaan ku"
Asyila pun melanjutkan pekerjaan nya. Sudah lelah untuk menangis, Asyila hanya harus semangat menjalani nya apapun takdir yang Tuhan rencanakan padanya.
Bersambung
Semoga suka 🤗🤗
Lanjut kak
Lanjut kak
lanjut kak