NovelToon NovelToon
CINTA TAK TERDUGA DARI BERONDONG MANIS

CINTA TAK TERDUGA DARI BERONDONG MANIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Berondong
Popularitas:653
Nilai: 5
Nama Author: intan_fa

Ranaya Aurora harus rela mengakhiri hubungan asmaranya dengan sang kekasih karena perselingkuhan. akibat dari itu, Naya tidak lagi percaya cinta dan pria sehingga memutuskan untuk tidak akan pernah menikah.
akan tetapi, tuntutan keluarga membuatnya harus menikah. Aero Mahendra menjadi pilihan Naya, lelaki asing dengan usia empat tahun di bawahnya. Walaupun pernikahan itu di tentang keluarga hanya karena perbedaan status sosial, Naya kekeh memilih Mahen atau tidak menikah sama sekali.
Bagaimana Naya menjalani pernikahan dan hidup bersama Mahen?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intan_fa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Numpang

Naya penasaran dengan apa yang Yuna katakan tadi. Kemudian ia melihat postingan di akun sosial media Miko.

Benar saja, dengan terang-terangan Miko mengumumkan sedang dekat dengan Shella sekretarisnya sendiri. Kemudian ia melihat kolom komentar dan banyak yang menyayangkan hubungan Miko dengan Naya berakhir.

Akan tetapi, ada salah satu komentar menyebut kalau Shella adalah pelakor yang Miko balas mengatakan kalau sudah putus lama dengan Naya sehingga Shella bukanlah pelakor.

Merasa kesal, Naya memblokir akun media sosial Miko itu.

"Kurang ajar memang si Miko. Padahal jelas-jelas selingkuh! Bodoh banget sih aku pacaran sama dia sampai bertahun-tahun." Naya merutuki dirinya sendiri.

Demi ketenangan hatinya itu, Naya memilih untuk tidak terlibat lagi dengan Miko walaupun pada akhirnya tetap ada rasa sakit hati karena tiga tahun bukanlah waktu yang sebentar.

Keesokan harinya ....

Sopir Naya tidak masuk hari ini dan terpaksa ia membawa mobil sendiri ke kantor walaupun sebenarnya ia sangat malas menyetir.

Dengan diiringi musik kesukaannya, Naya melaju dalam kemacetan yang lumayan padat.

Tiba-tiba pintu belakang terbuka dan ada orang yang masuk. Membuat Naya terkejut dan menodongkan tumbler-nya.

"Heyyy siapa kamu? Keluar gak atau aku timpuk nih?" ancam Naya.

Kemudian pria itu menampakkan wajahnya seraya tersenyum tanpa rasa bersalah. Ternyata itu adalah Mahen. "Hayyy bu Naya ...."

Lalu Naya menurunkan tumbler-nya itu dan melihat keluar mobil ada dua orang berpakaian hitam-hitam celingukan seperti mencari seseorang. "Kamu? Ngapain masuk ke mobil saya? Kamu maling?" tanya Naya.

Klakson dari mobil belakang terdengar nyaring. Lampu lalu lintas sudah berubah jadi hijau. "Tunggu ... Tunggu ..." dengan terpaksa Naya segera melajukan mobilnya lagi dan dengan tiba-tiba Mahen berpindah duduk ke kursi depan.

"Aku numpang ya, bu. Kita satu tujuan, kan?" ucap Mahen.

"Ehhh ... Ehhh ..." kemudian Naya menghentikan mobilnya. "Memangnya saya ini taksi? Cepat turun!" titahnya.

"Bu, ini sudah setengah jalan. Lagi pula kita satu tujuan, boleh ya numpang? Kalau harus cari taksi lagi, nanti aku terlambat. Kata ibu sendiri aku tidak boleh terlambat!" tutur Mahen.

Naya tidak ingin memulai harinya dengan marah-marah. Ia harus tetap tenang. Kemudian melajukan mobilnya kembali.

"Wah makasih banyak. Nanti setelah aku terima gaji, janji aku teraktir bu Naya," ujar Mahen.

"Tidak perlu!" ketus Naya.

Mahen tersenyum tipis. Melihat Naya serius seperti itu membuatnya terlihat menggemaskan.

"Tadi dua orang itu mengejarmu?" tanya Naya tiba-tiba.

"Hehee ... Tapi jangan berpikiran aneh-aneh. Aku bukan maling!" sahut Mahen.

"Siapa mereka? Apa jangan-jangan itu yang nagih utang pinjol? Wahh gak bener kamu. Nanti pasti tuh datang nagih ke kantor, bermasalah sekali hidupmu!" cetus Naya.

"Ehhhh ... Bukan. Aku tidak punya utang pinjol, a–aku tidak tahu siapa mereka," jawab Mahen bohong. Padahal dua orang itu suruhan orangtuanya.

"Bukan urusanku juga!"

"Pasti lagi sedih, ya?" tanya Mahen.

"Tidak! Sok tau kau!"

Kemudian Mahen mengeluarkan sebatang cokelat dari tasnya dan menyodorkannya pada Naya. "Nih, untuk bu Naya. Kemarin aku lihat cokelatnya tinggal sedikit lagi," ucapnya.

"Aku bisa beli sendiri!" jawab Naya datar.

Tanpa bicara lagi, Mahen memasukkan cokelat itu pada tas Naya yang kebetulan terbuka.

Sesampainya di gerbang kantor. Naya menghentikan mobilnya dan menyuruh Mahen untuk keluar.

"Nanggung amat, bu," protes Mahen.

"Sudah di beri tumpangan, tapi masih protes? Gak tahu terima kasih sekali!" cetus Naya.

"Ya sampai parkiran aja kek," sahut Mahen.

"Mahen!" tatap Naya tajam.

"Iya ... Iya ... Aku turun, terima kasih tumpangannya. Sampai bertemu di dalam ..." Mahen turun seraya melambaikan tangannya.

Naya hanya menggelengkan kepala seraya melajukan mobilnya. "Aghhh pagi hariku rusak gara-gara tuh bocah!" gerutunya.

Turun dari mobil dan masuk ke kantor. Menaiki lift menuju keruangannya. Rossi sudah menunggu dengan setumpuk berkas di tangannya.

"Selamat pagi, Bu Naya ..." Rossi menyapanya dengan hangat seraya meletakkan berkas-berkas itu di meja Naya.

"Aghhh harus banget sepagi ini pekerjaanku sudah banyak?" keluh Naya.

"Kayaknya setiap pagi juga seperti ini. Mmmhhh apa bu Naya lagi badmood?" tanya Rossi.

"Sedikit!"

"Siapa yang sudah membuat pagi bu Naya rusak? Katakan padaku, biar aku hajar!" cetus Rossi bersemangat.

Naya melihat Mahen melewati ruangannya dan menghela nafas panjang. "Hmmm tidak perlu. Sana bekerja!"

"Baiklah. Eh iya, pemotretan di mulai pukul sembilan. Nanti bu Naya harus cek untuk kesesuaiannya," jelas Rossi.

"Oke."

Rossi keluar dari ruangan Naya dan kembali ke mejanya. Naya merogoh tasnya untuk mengambil ponsel, lalu ia menemukan sesuatu di tasnya.

"Cokelat?" lalu teringat pada Mahen yang memberikan cokelat saat tadi di mobil. "ternyata dia masukkan cokelatnya ke dalam tasku. Hmmm boleh juga!"

Naya memakan satu gigit cokelat itu dan senyuman tersungging di bibirnya. Rasa manis cokelat memang bisa memperbaiki mood yang kurang bagus.

Sementara itu di depan pintu Mahen mengintip dan merasa senang karena Naya memakan cokelat darinya.

1
Kaira
sejauh ini sih seru
Kaira
Harus jodoh Naya sama Mahen dong
Aruna
Naya cocoklah sama Mahen
Intan Diamond: penasaran, kan???
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!