*PERINGATAN*
~Mengandung kata-kata kasar!. Kalo nggak suka, nggak usah dibaca.
~Di awal emang berantakan karena baru pertama kali nulis. Tapi coba baca dulu, kali aja suka mwehehee.
~Budayalan like, coment and vote setelah membaca.
~ Promosi bebassss, asalkan like and vote dulu:v
Kenzia Nastasya Aleskey, gadis cantik dengan seribu pesona yang ia miliki. Wajah bak dewi dengan mata indahnya membuat dirinya begitu memikat. Namun dibalik itu, ada sikap 'Badgirl' yang tertanam dalam dirinya.
Dipertemukan dengan seorang pemuda tampan membuatnya kembali merasakan apa itu cinta. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?, ikuti terus ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ketemu lagi
"Eh kak, aku ke kelas dulu ya" Ucap Kenzi seraya pergi.
"Iya, ayo biar gue anter" Jawab Bintang.
"Gak usah kak, gue bisa sendiri kok. Gak bakal kesasar juga" Tolak Kenzi.
"Gapapa, udah ayo" Sahut Bintang sambil Berjalan dengan menggandeng tangan Kenzi. Kenzi pun hanya terdiam melihat perlakuan Bintang terhadapnya.
Siswa dan siswi yang melihat sontak berbisik-bisik membicarakan Mereka dan Hal itu masih bisa terdengar oleh Kenzi dan Bintang.
"Astaga neng Kenzi, potek hati abang Neng" Ucap siswa A
"Lebay lo, lagian si Kenzi gak bakal mau sama lo. Lo sama Bintang tuh gak ada apa-apanya." ucap siswi B.
"Si Kenzi baru 2 hari masuk sekolah aja udah jadi primadona. Hmmm emang ya, sekarang fisik tuh nomer 1" Ucap Siswi C.
"Lebay lo semua. Si Kenzi aja tuh yang kegatelan. Semua cowok diembat. Masih cantikan juga gue" cibir siswi D.
"Sirik ae lu. Muka lo sama kukunya kenzi juga masih cantikan kukunya Kenzi" sahut siswa A.
"Terserah"
Bintang yang mendengar hal itu tersenyum, lalu menatap ke arah Kenzi.
"Kayaknya fans lu banyak banget deh. baru 2 hari langsung jadi Primadona hahaa"Ucap Bintang sambil tertawa kecil.
"Ya gitu deh. Risih sih sebenernya. Gue lagi ngapain aja selalu jadi perhatian" dengus Kenzi.
"Makanya, jadi orang jangan terlalu cantik" ledek Bintang.
"Apaan sih, orang dari sana muka gue udah gini. Masa' mau tuker muka" jawab kenzi sambil mengerucutkan bibirnya.
"Iya iya, gausah manyun juga kali. Bikin gue gemes aja sih lo" ucap Bintang sambil mencubit pipi Kenzi.
"Aduh kak sakit tau. Main cubit aja" Dengus kenzi. Sedangkan Bintang hanya tersenyum.
"Udah sampek kelas lo tuh, sana masuk. Belajar yang bener" Ucap bintang sambil tersenyum.
"Iya iya, siap pak ketos. Udah sana pergi" Jawab Kenzi sambil tersenyum.
"Dih, ngusir lo" Gerutu Bintang. "Yaudah gue balik dulu. See you cantik" Tambah bintang sambil mengedipkan sebelah matanya. Kenzi pun hanya tersenyum lalu masuk ke dalam kelas. Beruntung guru mapel tidak datang, jadi kenzi bisa lega sekarang. ia pun segera duduk disamping Renata.
"Lo tadi dianterin kak Bintang ken? omo.... beruntung banget lo. tadi kalian ngapain aja, ngomong apa aja, trus dia orangnya gimana?" tanya Renata secara beruntun.
"Apaan sih lo. Lama² kayak reporter sepak bola tau gak. Tadi tuh gue dihukum sama kak bintang, trus dia nganterin gue kesini. Padahal gue udah nolak. Tapi dia tetep keras kepala." Ucap kenzi panjang lebar.
"Kayaknya dia suka deh sama lo Ken. soalnya, baru kali ini kak bintang care sama cewek." ucap tasya.
"Entahlah, gak peduli juga. Btw, Bu lely kemana? kok gak ada" ucap Kenzi.
"Katanya sih ada seminar di SMA Karya" jawab Andin.
"Owh,, jamkos dong. Kantin kuy!" seru Kenzi.
"Buset dah ni anak. baru juga dateng kemaren udah berani kek gini, wah wah wah salut gue sama lo" jawab Tasya.
"Hehee, lo aja yang belum terlalu deket sama gue. Di sekolah lama gue kebih badung dari ini. Cuma sekarang gue lebih nahan diri. Bukan karna takut dikeluarin, tapi karna belum waktunya aja. Entar, kalo gue beraksi gue pengen kalian ikut sama gue" ucap Kenzi sambil menunjukkan senyum smirknya.
"Siap bosque, lagian kita bertiga juga sama kek lo. Langganan ruang BK. Tapi karna gue pikir lo tuh anak baik baik, jadi gue ga mau nunjukkin sifat asli kita ke lo. kita gak mau di cap sebagai pembawa pengaruh buruk ke lo" jelas Renata panjang lebar.
"Yaelah, sans aja kali. Meskipun kita baru kenal, tapi gue nyaman dan seneng punya temen kek lo bertiga" ucap Kenzi sambil tersenyum.
"Katanya mau ke kantin, kok malah curhat. Ayok buruan " ajak Tasya.
"Oke, let's go girls" seru Kenzi.
4 Gadis cantik itupun pergi ke kantin. tidak ada yang berani menegur Renata dkk, ditambah lagi ada Kenzi disana. Para cowok pun tidak mau kehilangan imagenya di depan Kenzi. Sedangkan untuk Renata, tasya, dan Andin mereka adalah atlet tekoundo sekolah yang pastinya jika mereka ingin macam², bisa saja 3 gadis itu mematahkan tulang tulang mereka.
Sesampai di kantin, mereka memesan bakso dan segera mencari tempat duduk. Tak lama pesanan mereka pun datang. Mereka pun segera melahap makanannya.
"Ken, ntar sore keluar yuk. Ke mall kek atau nonton gitu. gimana mau gak ikut kita bertiga?" tanya Renata.
"Boleh aja sih. Jam berapa, trus ngumpulnya dimana_?" tanya Kenzi
"Jam 5, ngumpulnya di taman kota"
"Oke sip" jawab Kenzi.
Setelah selesai makan, mereka pun membayar. Namun, tak sengaja ada yang menyenggol lengan kenzi hingga ia hampir terjatuh.
"Woyy punya mata tuh dipake dong. Lo pikir, ini jalan nenek moyang lo apa. Seenak jidat lo nabrak nabrak orang" cerocos Kenzi.
"Sorry, gue gak sengaja" sahut cowok itu.
"ELO!" seru mereka secara bersamaan. semetara temen² kenzi dan teman² cowok itu mengeryitkan alis karena keheranan.
"Lo tuh ya, kalo rabun tuh diobatin. jangan didiemin aja, biar kalo jalan tuh gak nabrak orang mulu" ketus Kenzi.
"Eh betina, siapa juga yang rabun. gue gak rabun ya. kan gue tadi udah minta maaf" bela cowok itu.
"Kalo gak rabun terus apa? minus? or katarak? atau BUTA?" Ketus Kenzi
"Wah wah, tuh mulut emang kaga ada filternya yah. pedes amat kek cabe" sahut cowok itu.
"Whatever" jawab Kenzi. "Yaudah yuk guys kita balik. disini gerah, banyak syetannya"Tambahnya.
Kenzi Dkk pun pergi dari kantin meninggalkan cowok itu.
"Huh cantik cantik galak. Kalo bukan cewek, udah gue bejek² lo" umpat cowok itu yang tak lain adalah reyhan. Sedangkan teman²nya ada Reza, Ariel, dan Vicky.
"Lo tau gak dia tadi siapa?" tanya Reza pada Reyhan.
"Kagak, emang dia siapa?" jawab reyhan.
"Iya, gue juga gak pernah liat cewek secantik dia di sekolahan ini. Tapi galaknya beuh, kek singa betina" timpal vicky.
"Dia itu Kenzia. Dia kenzi yang sekarang jadi primadona sekolah masak lo pada gak tau sih. Satu sekolah udah pada tau dan banyak yang tergila-gila sama dia. Padahal dia baru 2 hari masuk sekolah." jelas Reza panjang lebar.
"What, jadi itu yang namanya Kenzi. Pantesan anak anak pada ngomongin dia.Bahkan ada yang sampek jadi stalkernya dia. Ternyata gila, cantik banget anjyr" Ucap Ariel.
"Iya, gila cantik benget. Rossa Dkk kalah ini mah" timpal Vicky.
"Ohh, jadi dia kenzi. Cantik juga" gumam Reyhan dalam hati.
"Woy, napa lu mesem² sendiri. Kesambet lo?" seru Vicky.
"Apaan Sih lo, kagak" Ketus Reyhan.
"Eh Han, btw lo kok bisa kenal gitu sama si Ken?" Tanya Ariel.
"Kepo lu" sahut Reyhan.
"Anjyr lo, ditanyain juga" ketus Ariel.
"Udah ah, gue mau ke kelas" ucap Reyhan sambil melenggang pergi. Teman-temannya hanya melihat kepergian Reyhan.
Saat diperjalanan menuju kelasnya, reyhan sempat melirik ke kelas Kenzi
"Dia ada di kelas gak ya?
Arghh mikir apaan sih gue. Jangan bilang kalo gue suka sama tuh singa betina. Gak gak, gak mungkin gue suka sama cewek galak kek gitu. Arghh tau ah, pusing gue" gumsm reyhan dalam hati.
Ia kemudian terus berjalan menuju kelasnya. Sesekali ada beberapa siswi yang menyapannya dengan tingkah centil. Namun Reyhan tak menggubrisnya. Yaa, Reyhan merupakan salah satu cowok populer di sekolah. Hal ini dikarenakan wajahnya yang tampan, putih, tinggi, cool, serta kekayaan keluarganya membuat para kaum hawa mengejarnya.
**Tandai typo. Jangan lupa like, vote and coment ya guys. Jangan jadi readers rahasia 😂
Happy reading**:)