NovelToon NovelToon
Diantara Rasa Yang Tak Seharusnya

Diantara Rasa Yang Tak Seharusnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:42.7k
Nilai: 5
Nama Author: NisfiDA

Baca dulu di season 1 yang berjudul Penyesalan ( Karena Telah Selingkuh ), agar paham dengan alurnya.


" Aurelia, ada yang ingin abang katakan kepadamu" ucap Fathaan dengan seriusnya

" Katakanlah " sahut Aurelia

" Aurelia, selama ini abang menyukaimu" ucap Fathaan membuat Aurelia terkejut


Seiring waktunya berjalan, tanpa disadari Fathaan bahwa dia sedang jatuh kepada adik tirinya yaitu Aurelia.

Dia juga tidak menyangka bahwa dirinya bisa menyukai Aurelia, awalnya dia masih menganggap Aurelia sebagai adiknya.

Namun dengan waktu berjalan begitu cepat baginya, perasaan itu berubah menjadi rasa suka yang begitu dalam sekali.

Saat dia mengutarakan perasaan yang sebenarnya kepada Aurelia, tetapi jawaban yang dia tunggu tidak sesuai dengan harapannya.

Akankah Fathaan bisa bertahan dengan perasaan itu atau dia mengakhirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisfiDA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khawatir

Hari berganti pagi.

Dimana Aurelia bangun lebih awal untuk membantu Aluna menyiapkan sarapan, sebenarnya Bi Berlin ada namun Aluna lebih memilih untuk masak sendiri.

" Pagi Bunda" ucap Aurelia sambil mengecup pipi Aluna

" Pagi kembali cantiknya Bunda" jawab Aluna namun wajahnya begitu pucat sekali

" Bunda sakit?" tanya Aurelia dengan khawatirnya

" Tidak sayang, Bunda hanya tidak enak badan saja"

" Kalau begitu, Bunda istirahat saja biar Aurelia yang memasak"

" Tidak usah sayang Bun-"

" Bunda" teriak Aurelia saat melihat Aluna hampir terjatuh

Aluna yang sudah tidak bisa menahannya lagi membuat dirinya menjadi hampir terjatuh, untungnya saja Aurelia dengan cepatnya menangkap Aluna.

" Ayah, Abang" teriak Aurelia

Aurelia begitu sangat khawatir sekali melihat Aluna seperti itu, hanya satu panggilan saja Alaska dan Fathaan tiba.

Saat mereka melihat Aluna yang ada dipangkuannya Aurelia dengan cepatnya mereka menghampiri.

" Bunda" teriak keduanya

Aurelia langsung menoleh saat mereka berdua datang.

" Apa yang sedang terjadi Aurelia?" tanya Alaska

" Bunda" panggil Fathaan

" Aurelia tadi sudah mengatakan kepada Bunda untuk beristirahat karena wajah Bunda terlihat sangat pucat sekali, namun tak lama Bunda hampir jatuh t-tapi untungnya Aurelia cepat menangkap Bunda" jelas Aurelia dengan nada tangisnya

Alaska langsung menggendong Aluna dan membawanya untuk kekamar, sepertinya ada hal yang aneh dari Aluna sehingga dia seperti ini.

Aurelia dan Fathaan pun mengikuti Alaska yang sedang menggendong Aluna kedalam kamarnya. Lalu saat sudah tiba dikamar dengan cepatnya Alaska menaruh Aluna diatas tempat tidur.

Aurelia dan Fathaan sangat khawatir sekali melihat Aluna yang hanya bisa menutup matanya saja, sedangkan Alaska dia menelpon Dokter pribadinya untuk memeriksa keadaan Aluna sementara.

Jika tidak ada perubahan maka dia akan membawanya kerumah sakit. Kini Aurelia dan Fathaan duduk disampingnya Aluna.

" Bunda, tidak apa-apa kan?" tanya Fathaan sambil memegang tangannya Aluna

" Bunda merasa tidak enak badan saja Fathaan jangan khawatir" jawab Aluna dengan mata tang yang tertutup

" Bagaimana Fathaan tidak khawatir jika Bunda seperti ini, lihatlah wajah Bunda sangat pucat sekali" protes Fathaan

Aluna tersenyum, dia begitu merasa teringat seseorang jika sedang khawatir dengan dirinya pasti akan protes. Tentu saja dia teringat dengan Elang, sifat Fathaan sama tidak ada bedanya dengan Elang.

" Bagaimana Ayah?" tanya Fathaan

" Sebentar lagi Dokter akan tiba"

Alaska pun duduk disampingnya Aluna tepat disebelah kanannya mereka bertiga begitu amat sangat khawatir sekali.

" Kamu jangan menangis terus, nanti malah bikin Bunda kepikiran" tegur Fathaan

" A-aurelia kan takut jika Bunda kenapa-kenapa" jawab Aurelia dengan sesegukannya

" Doakan saja Bunda baik-baik saja"

Aurelia hanya menganggukkan kepalanya, dia memang berharap bahwa Aluna akan baik-baik saja. Dia begitu sangat takut sekali akan terjadi sesuatu kepada Aluna.

Setelah 10 menit mereka menunggu, akhirnya Dokter tersebut tiba dengan cepatnya dia mulai memeriksa keadaannya Aluna.

" Nyonya, apa ada salah makan?" tanya Dokter itu

" Tidak ada dok seingat saya" jawab Aluna

Dokter tersebut masih memeriksa dibagian uluh hatinya Aluna, saat dia mencoba untuk menekannya Aluna sedikit meringis merasakan sakit.

" Apa disini sakit?" tanya Dokter tersebut

" Iya dok sakit sekali disana, ada apa ya dok?"

" Sepertinya lambung Nyonya sedang bermasalah, sudah berapa kali anda muntah-muntah?"

Aluna tidak begitu ingat saat dia muntah berapa kali, namun Alaska yang begitu ingat.

" Kalau gak salah 4-7 kali dia muntah dok" sahut Alaska

Dokter menghelankan nafasnya, lalu dia mengeluarkan semua alatnya untuk memberikan Aluna infus sementara.

" Saya akan memberikan pengobatan sementara, jika tidak ada perubahan tolong dibawa kerumah sakit"

" Baik dok" sahut Alaska

Dimana Dokter memulai untuk memasang infusan kepada Aluna, bukan Aluna yang meringis kesakitan namun Aurelia yang merasakan sakit saat Aluna ditusuk dengan jarum.

" Bunda, apa tidak sakit?" tanya Aurelia

Aluna hanya tersenyum.

" Tidak sayang, hanya seperti digigit semut saja"

" Bunda jangan berbohong, itu pasti begitu sangat sakitkan"

Dokter itu sampai terkekeh saat mendengar Aurelia yang begitu khawatir dengan Aluna.

" Sepertinya, putri anda benar-benar sangat khawatir dengan Nyonya sehingga dia begitu panik melihat jarum yang ditusuk ke anda"

" Dia memang begitu, kadang saya tidak apa-apa dia yang menangis"

" Itu tandanya dia sangat menyayangi Nyonya"

Dan akhirnya, infusan tersebut berhasil terpasang ditangannya Aluna. Padahal dia tidak ada makan apapun tetapi mengapa bisa Dokter mengatakan bahwa lambungnya sedang bermasalah?

" Baiklah, saya sudah selesai memasangkan infus kepada Nyonya ini ada beberapa obat juga saya berikan untuk pereda sakitnya, jika tidak ada perubahan tolong cepatnya dibawa kerumah sakit agar bisa melakukan pemeriksaan lengkap"

" Baik dok, terima kasih banyak"

" Sama-sama tuan, kalau begitu saya pamit dulu"

" Silahkan dok"

Alaska pergi mengantarkan Dokter itu kembali, kini hanya ada Aurelia dan Fathaan saja. Namun dia teringat sesuatu dia pun langsung membawa Aurelia keluar dari kamarnya Aluna.

Merasa bingung, Aurelia pun bertanya kepadanya.

" Ada apa bang?" tanya Aurelia

" Ikut abang keluar sebentar, ada yang ingin abang tanyakan kepadamu"

Aurelia mengangkat satu alisnya, dia merasa heran sebenarnya apa yang dia ingin tanyakan. Saat sudah tiba dihalaman belakang dengan cepatnya Fathaan mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sesuatu kepada Aurelia.

" Jelaskan kepada abang, apa maksudnya ini?" tanya Fathaan sambil memperlihatkan ponselnya kepada Aurelia

1
Siti Maemunah
bagus sihh tpi kok cuma dua bab
Siti Maemunah
kapan up lagi kak udah lama looh
Dian Fitriana
update
novi a.r
good novel
Kasih Bonda
next Thor semangat
Kasih Bonda
next Thor semangat.
Kasih Bonda
next Thor semangat
Yuliati Soemarlina
fathan pisesifnya kaya dedynya
Kasih Bonda
next Thor semangat.
Kasih Bonda
next Thor semangat
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up trs thor
Reni Anjarwani
doubel up thor ceritamya makin bagus bgt
Kasih Bonda
next Thor semangat
Reni Anjarwani
doubel up thor
Kasih Bonda
next Thor semangat
falea sezi
jeki ne gk tau diri. lama lama
Kasih Bonda
next Thor semangat
Reni Anjarwani
lanjut up trs thor tiap hari ceritanya makin bagus bgt
Kasih Bonda
next Thor semangat
Reni Anjarwani
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!