NovelToon NovelToon
Jerat Hasrat Dosen Dingin

Jerat Hasrat Dosen Dingin

Status: tamat
Genre:Dosen / Naik Kelas / Keluarga / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:89.8k
Nilai: 5
Nama Author: jeny chan

Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah sebuah ungkapan yang tepat untuk seorang Gadis cantik bernama Safira Navia, Beasiswa yang tiba tiba di cabut oleh pihak kampus setelah kepergian Ibunya membuat Safira langsung melemas seketika.

Pekerjaannya yang hanya sebagai pelayan Cafe pun tidak mencukupi biaya kuliah nya, mundur dari bangku perkuliahan nya pun tidak mungkin karena hanya tinggal sedikit menuju gelar Sarjana nya.

yuk ikuti ceritanya, bagaimana Safira menjalani semua kehidupannya, selamat membaca semoga suka dengan ceritanya.

.

.

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jeny chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 Hanya sebatas wanita simpanan

Safira terdiam karena dia bingung harus memakai pakaian yang mana, sedangkan pakaian nya cuma pakaian yang dari cafe tempat nya bekerja.

"Kunci pintu dan tidur pakai handuk kimono saja deh, biar pakaian ini untuk besok. "

ucap Safira saat menggantung pakaiannya di dalam lemari.

Pagi menjelang.....

Safira mengerjapkan matanya saat mendengar gedoran dari pintu kamar nya, Safira langsung terdiam karena dia sangat asing dengan sekitarnya.

"Aku kan di rumah nya Pak Al, oh tidak jangan jangan itu Pak Al. "

gumam Safira sambil beranjak lalu membenarkan handuknya dan segera membuka pintunya.

"Selamat pagi Neng, ini pakaian gantinya dan segeralah bersiap karena Den Al meminta sarapan bersama. "

ucap pelayan saat Safira membuka pintunya.

"Terimakasih Bibi dan saya akan bersiap. "

ucap Safira saat menerima sebuah tas berisi pakaian untuknya.

Safira langsung merapihkan ranjangnya lalu bergegas menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.

Di kamar Al saat ini, dia sudah rapih memakai pakaian santai nya karena memang sekarang hari sabtu, tidak ada kegiatan apapun dan dia akan mulai dengan rencananya yaitu "Menjerat Safira".

"Sudah di berikan pakaiannya Bi?? "

tanya Al saat memasuki meja makan dan Bibi mengiyakannya.

"Sudah Den, sepertinya Neng Safira nya sedang bersiap. "

jawab Bibi dan Al hanya mengangguk saja lalu duduk di kursi.

Al langsung menikmati teh hangat seperti biasanya sambil menunggu Safira yang sedang bersiap, hanya menunggu lima menit akhirnya Safira datang menghampiri dan di minta duduk di kursi samping Al.

"Sarapan dulu dan setelah sarapan barulah kita bicarakan masalahnya. "

ucap Al dan Safira mengangguk lalu menikmati makanannya.

Keduanya langsung menikmati sarapan dan Safira tidak canggung sama sekali saat memakan makanannya, Al hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah Safira yang tidak di tutupinya.

"Saya sudah ijinkan kamu hari ini pada Arfan, jadi kamu hari ini gak perlu berangkat ke cafe dan kita selesaikan masalah kamu itu. "

ucap Al dan Safira kembali mengangguk menjawabnya.

Sarapan selesai dan Al langsung mengajak Safira menuju ruang kerja di rumahnya, Safira begitu kagum dengan ruang kerja Dosen nya itu, sangat rapih dan buku buku nya begitu lengkap.

"Baca dan tanda tangani suratnya. "

titah Al saat Safira duduk di sofa di ruangan kerjanya.

Safira membaca dengan sangat teliti setiap point nya dan saat selesai dia langsung menatap ke arah Al membuat Al langsung balik menatap Safira.

"Kenapa semuanya memberatkan saya Pak?? apa ini perjanjian sepihak yaa?? "

tanya Safira dan membuat Al tertawa sinis mendengarnya.

"Saya adalah aturan yang harus kamu patuhi, jadi lakukan semuanya karena saya juga akan memberikan fasilitas lengkap sama kamu dan apapun yang kamu inginkan akan saya penuhi kecuali lepas dari saya. "

jawab Al dengan nada penuh penekanannya dan membuat Safira hanya bisa mendesah saja.

"Ini namanya jeratan hidup dan aku harus mau menerimanya, semoga keputusan aku benar. "

gumam Safira dalam hatinya sambil menandatangani suratnya.

"Kamu tahu kan status kamu sekarang, kamu adalah wanita simpanan saya dan kewajiban kamu adalah melayani saya tanpa mengeluh, saya akan memberikan apapun yang kamu minta kalau kamu bisa membuat saya senang. "

ucap Al saat Safira memberikan surat perjanjiannya dan Safira hanya mengangguk menjawabnya.

"Apa saya masih bisa bekerja?? "

tanya Safira dan Al menggelengkan kepalanya.

"Saya gak mau saat saya datang kamu malah tidak ada, mulai sekarang kamu akan hidup dengan saya dan kamu harus melayani saya dari saya mau tidur sampai tidur lagi, hanya kuliah yang saya ijinkan karena kamu mahasiswi berprestasi jadi kamu wajib untuk kuliah Safira tapi tidak dengan bekerja. "

jawab Al dan Safira kembali hanya bisa mengangguk menjawabnya.

"Sudah jangan di fikirkan semua ini, kamu cukup jalani dengan sepenuh hati, sekarang kita akan membayar lunas hutang kamu itu, ayo kita berangkat sekarang karena setelah dari sana, kita akan ke rumah kamu mengambil barang penting saja, lalu ke cafe tempat kerja kamu untuk memberitahukan pengundur dirian kamu dari pekerjaan. "

jelas Al sambil beranjak dan mau tidak mau Safira pun ikut beranjak.

Al langsung meminta Safira menunjukkan jalan menuju orang yang akan di bayar hutangnya dan Safira langsung menyebutkan alamatnya.

"Tidak jauh dari rumah kamu ternyata. "

ucap Al setelah Safira menyebutkan alamatnya.

"Kenapa Pak Al tahu alamat rumah saya?? "

tanya Safira dan Al hanya tersenyum di balik kemudinya.

"Sebelum saya mendatangi kamu, saya mencari tahu latar kamu dulu dan saya bukan orang sembarangan yang akan menjadikan wanita sebagai simpanan saya. "

jawab Al dan Safira langsung diam mendengarnya.

"Ya Tuhan...... aku hanya sebatas simpanan, ampunilah dosaku. "

gumam Safira dalam hatinya sambil memalingkan wajahnya ke jendela sampingnya.

Tidak ada percakapan kembali setelah Al menjawab pertanyaan terakhir Safira, kedua nya sibuk dengan dunianya.

Tiba di gang depan rumahnya, Safira langsung keluar dari mobil namun di hentikan oleh Al dan membuat Safira langsung menatap ke arah Al.

"Ini uang sepuluh juta buat melunasi hutang kamu, minta sekalian tanda bukti pembayarannya. "

ucap Al sambil menyodorkan amplop nya dan Safira mengangguk lalu menerima uangnya.

"Terimakasih Pak Al. "

ucap Safira dan Al hanya berdehem menjawabnya.

"Satu jam lagi saya akan tunggu kamu disini, selesaikan urusan kamu dan bawa baju menurut kamu butuh dan berkas berkas yang menurut kamu penting. "

titah Al dan Safira mengiyakannya lalu keluar dari mobil.

Safira langsung keluar dan berjalan menuju rumah rentenirnya, dia tidak melirik atau berbalik menatap ke arah Al, hatinya sakit mendengar ucapan Al tadi dan Safira sangat sadar siapa dirinya.

Hanya lima menit berjalan kaki akhirnya Safira sampai di rumah rentenir itu dan ternyata begitu banyak orang yang datang.

"Mereka gak tahu kalau minjam uang disini membuat sengsara di dunia. "

gumam Safira dalam hatinya sambil duduk menunggu gilirannya di panggil.

Nama Safira di panggil dan langsung masuk kedalam rumah, ternyata sertifikat rumah dan berkas sudah ada di atas meja.

"Ini uang sepuluh juta nya, terimakasih karena memberikan pinjaman nya, saya minta tanda bukti pembayaran nya. "

ucap Safira yang menyodorkan amplop berisi uang.

"Uangnya pas dan silahkan cek sertifikat dan kwitansinya, karena uangnya sudah pas dan saya sudah tanda tangan tinggal kamu yang tanda tangan Safira. "

ucap rentenir dan Safira mengiyakannya lalu membaca berkasnya ternyata semua asli dan benar.

"Semua sudah benar dan saya sudah tanda tangan yaa. "

ucap Safira sambil merapihkan berkasnya kedalam. amplop.

"Senang bekerjasama dengan kamu Safira, kalau membutuhkan uang lagi kamu jangan sungkan datang kesini. "

ucap sang rentenir dengan nada ramahnya membuat Safira merasa mual seketika.

Safira memilih segera keluar dari rumah itu dan berlalu menuju rumahnya untuk membawa beberapa pakaian juga beberapa barang pentingnya.

.

.

Bersambung......

1
🌷💚SITI.R💚🌷
akhirnya happy endingnya semua..tp sayang harapan ga terjadi safira bisa hamil lg..
Jeny Chan: hhee.....gak akan hamil lagi amma, makasih udah ikuti ceritanya yaa amma.
total 1 replies
🌷💚SITI.R💚🌷
lanjuuut
🌷💚SITI.R💚🌷
ga pa² Al safira hamil lg,,smg kalian ini tdk seperti dulu
🌷💚SITI.R💚🌷
Aamiin..smg safira sm Al bisa berdamai sm masa lalu dan mereka bisa punya anak lg..
🌷💚SITI.R💚🌷
di tunggu debat para suamiy de..
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah..amel hamil lg sm maya nanti menyusul
🌷💚SITI.R💚🌷
smg safira dapat rizki di perolehan hamil lg jg msya gmn sdh punya momongan blm ya dr arfan
🌷💚SITI.R💚🌷
udh jujur aja amel klu kamu jg mau cpt² nikah
🌷💚SITI.R💚🌷
bagus idey safira krn safira punya pengalaman paling buat diriy jg amel dion
🌷💚SITI.R💚🌷
ya udh sekarang tinggal happy² sm sahabat² kamu safira
🌷💚SITI.R💚🌷
Bener bangeet Al dan kamu hrs iklan dan siap..kira²siapa yg membakar tokoh safira ya
Hesty
uuuup nya lbh bnyk lagi thoorrr
🌷💚SITI.R💚🌷
kira² udh siapa ya..knp tokoh bisa kebakaran smg si hanya kosleting
🌷💚SITI.R💚🌷
wah safira kejam jg ya tp ya jg si jangan biarkn kejahatan berlalu begitu aja
🌷💚SITI.R💚🌷
wah amel langsung tembak dan kena sasaran.. gmn ya apa maya mau nerima atau msh bertahan sm egoy atau nunggu mantany
🌷💚SITI.R💚🌷
Arfan ga sasaran ya takut keduluan sm orang lain..udh maya jawab aja biar beres dan cpt ijab kobul
🌷💚SITI.R💚🌷
sabar ya arfan smg maya lulus dan mau menerima kamu jd suami dan ibu dr anak² kamu..lanjuut
🌷💚SITI.R💚🌷
wah apa ada penghianat ya di perusahaan fosa hrs lbh ketat lg ini..
🌷💚SITI.R💚🌷
kira² siapa yg berhasil meluluhkn hati maya arfan atau mantan maya..wah pasti terjadi persaingan...
🌷💚SITI.R💚🌷
maya kebingungan tp arfan ga bisa jauh dr maya..wis anggel pokoke
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!