SEASON 1
Arwah bunuh diri menceritakan tentang seorang perempuan cantik jelita bernama NABILA yang menempuh pendidikan sekolah menengah atas dia meninggal bunuh diri. Tetapi Arwah Nabila terus meneror semua orang? Ada apa dengan Arwah Nabila?
LIKE
LIKE
LIKE
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GERBANG SEKOLAH
Sebelum pulang sekolah Noval sahabat Yulia berpostur gendut di minta untuk menolong gurunya sebut saja namanya pak Samsul, ketika sedang menuruni tangga, tiba-tiba Aldo diberi tahu untuk berhenti sejenak oleh gurunya.
Namun karena Noval tidak menurut, akhirnya Noval pun kena jatuh dari tangga. Noval mendapatkan serangan hembusan seperti angin kencang yang menabrak badannya hingga oleng.
Hembusan angin itu terlihat seperti bayangan putih namun memiliki aroma bunga melati yang sangat menyengat. Pak Samsul pun hanya menertawakan Noval.
Sesampainya di ruangan guru dan ketika hendak pamit pulang, Pak Samsul bertanya kepadanya. "Hati-hati di jalan nak, baru aja lantai di pel" ucap pak Samsul."Baik pak".
Akhirnya di tengah perjalanan tiba-tiba waktu yang sangat tunggu-tunggu berbunyi juga. Ya, lonceng sekolah yang seharusnya sudah dimuseumkan itu berbunyi yang menandakan waktu jam pulang telah tiba. Pikiranku sudah tertuju membayangkan lezatnya soto ayam buatan ibuku yang paling enak sejagad raya. hmm kelezatannya serasa sudah menempel diujung lidahku. Alah lebay yaa...hihi. Noval beranjak ke kelas mengambil tasnya yang ketinggalan yang lumayan jauh.
Sinar matahari jadi semakin terik. Mungkin ini pertanda akan ada hujan di sore atau malam hari nanti. Di gerbang sekolah Yulia dan Zakia, tengah menunggu jemputan, Aldo dan Zakia lebih dahulu pulang ke rumah naik motor bareng sedangkan Yulia masih saja menunggu di gerbang. Suasana menjadi sepi karena semua siswa sudah pulang. Yulia bertemu sosok wanita cantik, "Yuk? Kenapa gak pulang"Yulia yang memanggil perempuan itu yang sedang berdiri. Perempuan itu diam saja sambil menunduk dengan rambut panjang. Yulia menjadi keheranan. "Dia kenapa ya?" ucap Yulia yang kebingungan.
Tiba-tiba datang Noval dari belakang menegur Yulia. " Loh kenapa Yul, ngomong sendiri?" Noval yang kebingungan. Yulia menoleh ke belakang "Eh Noval dari mana aja loh" Yulia bertanya ke Noval.
"Gw tadi disuruh pak Samsul balikin buku di kantornya" Noval jawab.
"Oh, pantesan. Tumben gak bareng Aldo" Yulia.
"Loh ngomong sama siapa?" Noval yang bertanya.
"Ini sama perempuan cantik" Yulia menoleh kembali ke belakang tetapi perempuan itu menghilang. "Loh tadi ada kok perempuan berdiri disini?" Yulia yang kebingungan.
"Halu kali loh, dari tadi memang gak ada orang kok" Noval yang menggelengkan kepalanya sedangkan Yulia masih saja kebingungan. Noval merasa sudah tidak sabar untuk segera melepas lapar dan dahaga. Terlebih lagi rasa haus karena dehidrasi akibat dibakar oleh terik matahari yang sedang kurasakan.
Lalu Noval yang membawa sepeda motor menyuruh Yulia untuk bareng, Noval melirik ke kiri kanan, "Bareng aja yok Yulia" Noval." Boleh do" Yulia ikut bareng. Noval menarik gas ngebut, rasanya Noval sudah tidak sabar untuk segera melepas dahaga dan lapar. Terlebih lagi rasa haus karena dehidrasi akibat dibakar oleh terik matahari. Noval menyalip truk yang ada di depannya dia menarik gas sangat kencang "Hati-hati val" Yulia yang ketakutan.
Sampai di rumah Yulia duduk di atas kamarnya dengan raut kelelahan dan melempar tasnya di atas kasur. Capeknya, masih saja dia tidak percaya. Dia yakin perempuan memang ada, tapi siapa ya? Yulia lalu mengecek ponsel nya, biasa scroll scroll media sosial aja, tiba-tiba bayangan hitam muncul ke ponselnya yang membuat dia kaget. Lalu dia melempar ponselnya di atas kasur dan belari keluar. Ibunya yang di dapur, bersama ayah dan adiknya yang sedang makan menjadi binggung melihat Yulia yang ngos-ngosan "Kamu kenapa nak? Ibu nya sedang menyiapkan makanan "Pasti belum makan, yok buruan makan dulu" ucap ibunya. mengajak Yulia makan.
*****
Keesokan harinya, sekolah digemparkan dengan ditemukannya jasad Nabila yang tergeletak dilantai dasar dengan tubuh penuh luka dan lumuran darah.
Semua menduga jika Nabila terjatuh dari lantai dua......