NovelToon NovelToon
Frosen King OF Calestial

Frosen King OF Calestial

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:527
Nilai: 5
Nama Author: Raja Ilusi

Cerita ini mengisahkan tentang Kaelen, Raja Es Kerajaan Celestial yang hidup terisolasi selama seratus tahun dalam kesendirian dan dingin yang abadi. Hidupnya berubah drastis saat kedatangan Lira, seorang wanita dari dunia luar yang datang meminta bantuannya untuk melawan kekuatan gelap yang mengancam nyawa banyak orang. Seiring berjalannya waktu, terungkap bahwa Lira memiliki kekuatan es yang sama dengan Kaelen, yang mengindikasikan adanya hubungan rahasia antara dirinya dan Kerajaan Celestial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raja Ilusi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1:Kerajaan Yang Tertutup Dingin

Angin salju berhembus kencang, meniup butiran es yang menabrak dinding batu kasar istana yang menjulang tinggi di puncak Gunung Celestial. Di dalamnya, di ruang singgasana yang luas dan dingin, duduk seorang pria dengan rambut putih seputih salju yang menutupi bahunya, dan mata biru secerah es yang membeku di danau terdalam.

Itu adalah Kaelen, Raja Es Celestial. Selama seratus tahun terakhir, ia memerintah kerajaan yang terisolasi dari dunia luar, sebuah tempat di mana musim dingin tidak pernah berakhir, dan di mana es adalah hukum yang berlaku. Tubuhnya dipenuhi dengan garis-garis cahaya biru yang bersinar lembut, tanda dari kekuatan es yang mengalir di dalam darahnya—kekuatan yang membuatnya tak terkalahkan, namun juga membuatnya terpisah dari semua makhluk hidup lainnya.

Kaelen menatap ke luar jendela besar yang menghadap ke lembah yang tertutup salju. Di sana, tidak ada kehidupan yang terlihat. Tidak ada pohon yang berdaun, tidak ada burung yang bernyanyi, tidak ada suara tawa manusia. Hanya ada keheningan yang panjang dan dingin yang menyelimuti segalanya.

"Yang Mulia," suara seorang pelayan terdengar lembut dari pintu. "Makanan sudah siap."

Kaelen tidak menoleh. "Letakkan saja di meja."

Pelayan itu mengangguk, meletakkan nampan berisi makanan sederhana di meja dekat dinding, lalu mundur perlahan dan keluar dari ruangan. Ia tahu betul, Raja Kaelen tidak suka diganggu. Selama bertahun-tahun, raja itu selalu sendirian, terkurung dalam kesendiriannya yang dingin.

Kaelen akhirnya berdiri, langkahnya ringan namun penuh wibawa. Ia berjalan ke meja, namun tidak menyentuh makanan. Matanya kembali tertuju ke luar jendela. Ada sesuatu yang mengganggu pikirannya hari ini—perasaan aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Seolah-olah ada sesuatu yang akan berubah, sesuatu yang akan datang dan mengubah segalanya.

Selama seratus tahun, ia hidup dengan rutinitas yang sama. Bangun, memerintah, berlatih mengendalikan kekuatannya, lalu tidur lagi. Tidak ada kejutan, tidak ada harapan, tidak ada cinta. Hanya ada es dan dingin.

Tiba-tiba, angin di luar berhembus lebih kencang, dan suara gemuruh terdengar dari kejauhan. Kaelen menajamkan pendengarannya. Itu bukan suara angin biasa. Itu suara sesuatu yang bergerak, sesuatu yang hidup.

Ia berjalan cepat ke jendela, matanya membelalak saat melihat sesuatu yang tidak biasa. Di lembah yang biasanya kosong, ada sebuah titik kecil yang bergerak perlahan menuju puncak gunung. Itu adalah sosok manusia—seorang wanita, yang berjalan dengan susah payah di tengah salju yang tebal, membawa sebuah tas kecil di punggungnya.

Kaelen terkejut. Tidak ada manusia yang pernah datang ke Kerajaan Celestial selama bertahun-tahun. Dunia luar sudah melupakan keberadaan kerajaan ini, menganggapnya hanya sebagai legenda yang menakutkan. Namun, sekarang ada seorang wanita yang berani datang ke sini, di tengah musim dingin yang paling parah.

Siapa dia? Mengapa dia datang ke sini? Apakah dia tahu siapa yang memerintah di sini?

Pertanyaan-pertanyaan itu berputar di kepala Kaelen. Ia merasa penasaran, namun juga waspada. Kekuatannya yang dingin membuatnya sulit untuk percaya pada orang lain, terutama pada manusia yang datang dari dunia luar. Namun, ada sesuatu pada sosok wanita itu—cara dia berjalan dengan tegas meskipun kakinya terasa berat, cara dia menahan rasa dingin yang seharusnya bisa membunuh manusia biasa dalam hitungan menit—yang membuatnya tidak bisa mengalihkan pandangan.

Kaelen memutuskan untuk menunggu. Ia akan melihat apa yang akan dilakukan wanita itu. Apakah dia akan berhenti di gerbang kerajaan, atau apakah dia akan terus maju? Dan jika dia terus maju, apa yang akan dia katakan saat bertemu dengan Raja Es yang legendaris itu?

Di luar, wanita itu terus berjalan. Napasnya terengah-engah, dan tubuhnya gemetar karena dingin, namun matanya tetap tegas menatap ke depan. Dia tahu apa yang dia hadapi. Dia telah mendengar cerita tentang Kerajaan Celestial, tentang Raja Es yang dingin dan tak terkalahkan. Namun, dia tidak punya pilihan. Dia harus datang ke sini, harus bertemu dengan raja itu, karena hanya dia yang bisa membantunya.

Wanita itu mengangkat kepalanya, melihat istana yang menjulang tinggi di puncak gunung. Di sana, di jendela besar, dia melihat sosok seorang pria dengan rambut putih dan mata biru yang bersinar. Dia tahu itu adalah Raja Kaelen.

Jantungnya berdegup kencang, campuran antara rasa takut dan harapan.dia tidak akan mundur. Dia akan terus maju, sampai dia mencapai tujuannya.

Dan di dalam istana, Kaelen menatap wanita itu dengan perasaan yang campur aduk.

 

1
Ridwani
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!