NovelToon NovelToon
Ditinggal Menjelang Nikah

Ditinggal Menjelang Nikah

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Seminggu menjelang pernikahaannya, Anna mendapatkan berita tidak terduga. Zico, sang tunangan menikah dengan wanita lain, di mana Anna telah siap memberikan kejutan atas kehamilannya.

Tidak menerima kenyataan ia ditinggal menikah saat hamil, Anna memilih untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, Amar hadir menyelamatkannya.

Amar dipaksa untuk menikahi Anna oleh neneknya ... Bagaimana kelanjutannya? Apakah Amar bersedia menikahi Anna, sementara ia sendiri memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Pasangan di atas kertas

"Luna ... Luna ... aaahh ...."

Anna terus mendapat serangan hasrat atas nama orang lain. Saat kecupan demi kecupan dilakukan Amar di dalam pakaiannya, Anna hanya bisa menangis.

Anna mengangkat kakinya, mengaitkan kakinya pada bagian belakang tulang lutut Amar. Sontak Amar oleng dan ambruk. Anna segera bangkit dengan ketakutan masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintu.

"Tidak boleh! Ini tidak boleh terjadi!" Anna meringkuk memeluk lutut ketakutan.

*

*

*

Cahaya mentari masuk lewat ventilasi udara. Pancaran menyilaukan itu tepat menyerbak masuk ke kamar di mana Anna sedang terlelap di atas lantai dekat pintu. Cahaya itu lurus mengetuk kelopak mata yang sedang tertutup.

Rasa hangat karena pancaran cahaya tersebut membuat Anna perlahan bergerak dan menggeliat. Kelopak mata itu perlahan terbuka dan Anna memicingkan matanya kembali.

Beberapa waktu ia mulai terbiasa akan cahaya yang lurus merembet ke wajahnya. "Hmmmff ...." Suara halus dari bibirnya jelas menandakan ia masih malas untuk bangkit.

Anna bangkit dan melirik ke kiri dan ke kanan. "Aah, siang? Bang Amar sudah berangkat kerja mungkin." Anna bangkit dengan rasa sakit di sekujur tubuh. Tubuhnya terasa kaku karena tidur di atas lantai tak beralas sepanjang malam.

Anna mengikat rambutnya dengan tinggi hingga memperlihatkan lehernya seputih susu yang jenjang. Ia masih dengan penampilan yang sama seperti tadi malam. Tanpa pikir panjang, Anna memutar kunci dan keluar dari kamarnya itu.

"Aaagghhh!" Ia terperenjat melihat apa yang ada di depan pintu kamarnya. Sebuah tubuh yang masih lengkap dengan setelan jas dan dasi, meringkuk di atas lantai dengan memar di keningnya.

Anna refleks mendekati pria yang ternyata dalam keadaan tidak sadar itu. Ia segera memperbaiki posisi tubuh pria yang berstatus suami di atas kertas. "Bang? Bang? Apa kamu baik-baik saja?" Anna menepuk pipi Amar beberapa kali, akan tetapi tak satu pun sahutan yang terdengar.

Bola mata bewarna coklat terang itu fokus pada satu titik bewarna merah keunguan. "Ada memar, kenapa bisa begini?"

Tiba-tiba, tangannya menutup mulut yang membulat. Ia teringat akan kejadian tadi malam. Tanpa ia ketahui ternyata Amar terbentur keras saat Anna mendorongnya untuk menjauh.

"Ya, aampuun ... Bang Amar?" Ia kembali menepuk-nepuk pipi pria yang tak sadarkan diri itu.

Namun, kali ini berbeda dibanding pertama tadi. "Hmmfff, aaiiir ...." terdengar racauan Amar yang masih parau.

"Apa, Bang? Kamu bilang apa?"

"Aiir ... Aaaiiirr ...."

Kali ini Anna memasang telinganya dengan baik. "Air? Kamu mau minum?"

"Aaiirr ...." ucapa Amar semakin jelas.

"Baik lah, tunggu sebentar. Aku ke belakang dulu untuk mengambil air." Anna menurunkan kepala Amar dengan hati-hati. Dengan segera ia menuju dapur dan mengambilkan segelas air.

"Ini, Bang?" Anna membantu Amar untuk bangkit duduk. Meski sedikit melas, Amar bangkit dan segera meminum air tersebut beberapa teguk meski matanya masih terpejam.

Usai minum, Amar menyandarkan dirinya ke dinding dan mulai membuka matanya. Pemandangan yang pertama kali dilihatnya adalah leher yang tidak terganggu dari helaian rambut yang telah tinggi tersanggul di kepala.

Selanjutnya, sinar mata yang masih sayu itu menuruni bagian bawah leher. Sejenak ia terpana merasa pertama kali melihat bagian itu. "Gleek ...." Amar menelan saliva yang dilarang merembes keluar dari rongga mulut.

"Bang, sekarang bagaimana keadaanmu?"

Namun, Amar masih terpana membayangkan benda yang ada di balik pakaian wanita yang telah satu rumah dengannya beberapa hari ini. Anna mulai menyadari apa yang diperhatikan oleh Amar.

Tangan Anna refleks menyilang menutup bagian yang belum dilapisi dalaman itu. Tanpa berkata, Anna bangkit dan mundur berjalan membelakangi Amar.

"Kau jangan takut padaku. Kita ini hanya pasangan di atas kertas."

*

*

*

Yuhuuu every body ... Yuuuk hari ini adalah waktunyanya untuk promosi karya author-author keceh teman-temanku yaaah ... Ini akan berlangsung hingga 20-an bab ke depan ... Kami semua saling bekerja sama dalam promosi. Jangan protes yaa.. Kali aja tertarik untuk mampir pada karya keceh teman-teman Author. 😇🤣🤣

Nama pena: Nazwa Talita

Judul: Cinta Berselimut Luka

Blurb:

Bagaimana jika sikap baik dan penuh perhatian sang suami ternyata adalah sebuah sandiwara untuk menutupi kesalahannya?

Dara Jelita tidak pernah menyangka kalau Raditya Pratama, suami yang sangat dicintainya ternyata menyimpan banyak rahasia. Cinta yang ditunjukkan oleh suaminya ternyata hanyalah sebuah topeng untuk menutupi kebohongan yang selama ini disembunyikannya selama bertahun-tahun.

Akankah Dara tetap bertahan dalam pernikahannya setelah tahu rahasia yang disembunyikan oleh suaminya?

1
siti salamah
typo nya ckup bnyak..di sini
siti salamah
Sedikit aneh baca kalimat "Memperluruskan''
Moertini
sudah baca Thor kalau tidak salah Arsen masih ditubuh putranya dan pergi ke luar negeri ada tugas dari sistem dilanjutin Thor bagaimana setelah jiwa Arsen keluar dari tubuh putranya apa yg dialami putranya semangat
Moertini
terimakasih Thor sudah tamat Anna dan Amar hidup bahagia bersama 2 putra putrinya mantap terus berkarya Thor semangat
Moertini
kasihan Amar selalu jadi sasaran kesalahan yang Anna perbuat karena kesalahan pahaman yang menuruti rasa egonya bikin rumah tangganya berantakan meskipun belum bercerai yang sabar ya Amar bujuklah ayah Anna biar bisa memberi restu lagi
siti rohimnah
Masya Allah sejuknya hati membacanya
siti rohimnah
Kecewa
SoVay: halo kaka siti rohimah, terima kasih sudah baca ya. tapi alangkah baiknya bintang dikasih pada angka 5 dibanding 1,2, dan 3

jika hati kaka keberatan utk memberi 5, sebaiknya tidak usah diberi bintang. terima kasih
total 1 replies
siti rohimnah
Buruk
Abdul Fatah
masalahnya selalu di buat" padahal tinggal Bilang saja dari awal hadeh🤣🤣🤣
Abdul Fatah
justru KLO tidak diceritakan sekarang akan jadi bomerang kedapan, katanya mau memulai hubang baru yg lebih baik,gmna mau jadi baik di awal aja sudah tidak jujur 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
aneh ya bgt,di ceritakan seolah olah si lelaki ny yg salah bgt,tapi lupa kelakuan wanita bagaimana 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
pantesan jadi barang barang bekas kelakuan nya begitu siapa yg salah siapa yang merasakan tersakiti,setidak KLO mau jadi barang mewah lagi harus ada proses ,Jang buru" 🤣🤣🤣🤣
Abdul Fatah
yang salah siap,yg merasa tersakiti siapa 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Abdul Fatah
ganteng kaya tapi dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Nurr Amirr🥰💞
Slam hangat... Aqu numpang hadir thorrrr🤭🥰
Jastiah Tia: sungguh disayangkan,knpa bgtu cot serahkan keperawanannya
total 1 replies
Yanti
Luar biasa
Nenk Jelita
semoga keguguran
Triyono Budi
Karyanya keren. Tata bahasanya juga sudah rapi. Semua gat thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!