NovelToon NovelToon
Sistem Ekstraksi Surgawi

Sistem Ekstraksi Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
​Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
​Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
​[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
​Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: Jembatan Boneka Kuno

​Langit di dalam Makam Pedang Kuno tak pernah berubah dari warna merah senjanya yang mencekam. Angin yang berhembus membawa suara siulan tajam, seolah udara itu sendiri tersusun dari jutaan bilah pedang yang saling bergesekan.

​Di tengah lanskap sunyi dan mematikan itu, siluet hitam melesat dengan kecepatan bayangan.

​Berkat ingatan yang ia ekstrak dari murid Paviliun Awan Hijau, Ye Xuan memiliki "GPS mental" yang memetakan jalur aman menuju pusat makam. Ia dengan mudah menghindari zona Lumpur Pedang Pemakan Tulang dan Hutan Baja Beracun yang dipenuhi jebakan formasi kuno.

​Setiap kali ada monster ilusi yang terlahir dari Niat Pedang mencoba menyerangnya, seberkas cahaya biru dari Pedang Embun Beku di tangannya akan melesat, membelah makhluk itu menjadi kabut es sebelum mereka bisa menyentuh ujung bajunya.

​"Senjata Tingkat Bumi benar-benar berbeda," Ye Xuan mengagumi bilah pedangnya yang kini memancarkan hawa dingin menusuk tulang.

​Dengan Tubuh Pedang Nirwana miliknya, ia bahkan tidak perlu menguasai teknik pedang khusus. Cukup dengan mengayunkan pedang secara asal, Niat Pedang Kehancuran (Tingkat Surga) yang mengalir di dalamnya akan secara otomatis mencari kelemahan musuh dan memusnahkannya.

​Satu jam kemudian, langkah Ye Xuan terhenti.

​Di depannya, jurang tanpa dasar membentang memotong daratan. Dari dalam jurang itu, ribuan pedang patah melayang-layang tanpa gravitasi, menciptakan badai logam pemotong daging.

​Satu-satunya jalan untuk menyeberang adalah sebuah jembatan batu raksasa selebar lima puluh meter. Di ujung jembatan tersebut, menjulang gerbang besar Istana Pewarisan Kaisar Pedang.

​Namun, jembatan itu tidak kosong.

​Barisan patung perunggu humanoid berdiri berjejer rapat di sepanjang jembatan. Mereka tidak memiliki wajah, hanya celah menyala merah di bagian mata. Masing-masing memegang pedang besar berkarat.

​Ini adalah Boneka Pedang Penjaga. Makhluk mekanis kuno yang digerakkan oleh formasi roh dan sisa Niat Pedang.

​"Ada seratus Boneka Pedang Perunggu. Fluktuasi energi mereka setara dengan kultivator Pondasi Spiritual Lapis Pertama," Ye Xuan menyipitkan matanya, Kesadaran Spiritualnya menyapu jembatan tersebut. "Dan di ujung jembatan, ada tiga Boneka Perak yang setara dengan Pondasi Spiritual Lapis Ketiga."

​Bagi rombongan jenius dari sekte besar, formasi ini adalah mimpi buruk. Mereka harus membentuk barisan pertahanan, mengonsumsi pil pemulihan Qi dalam jumlah besar, dan bertarung mati-matian berjam-jam untuk bisa menerobos.

​Namun bagi Ye Xuan... matanya justru melengkung membentuk bulan sabit yang dipenuhi keserakahan.

​"Seratus kultivator Pondasi Spiritual yang tidak bisa lari dan tidak bisa berteriak? Makam ini benar-benar tahu cara memanjakan tamunya."

​Ye Xuan melangkah perlahan menaiki jembatan batu.

​Klang!

​Begitu ujung sepatu botnya menyentuh lantai jembatan, mata merah dari seratus Boneka Perunggu menyala serentak. Suara derit logam purba menggema. Mereka menoleh ke arah Ye Xuan secara bersamaan, memancarkan niat membunuh yang seragam dan mekanis.

​"PENYUSUP... MATI..." suara gesekan logam kasar keluar dari mulut mereka.

​BUM! BUM! BUM!

​Seratus boneka itu berlari menyerbu Ye Xuan secara bersamaan. Formasi langkah mereka menciptakan gempa lokal yang membuat jembatan batu bergetar hebat. Ratusan pedang raksasa diangkat tinggi-tinggi, bersiap mencincang pemuda itu menjadi pasta daging.

​Ye Xuan menarik napas panjang, hawa sedingin es keluar dari mulutnya.

​"Mari kita uji kekuatan penuh dari Niat Pedang Kehancuran."

​Ia mengangkat Pedang Embun Beku. Energi Qi di danau Dantiannya menderu, mengalir masuk ke bilah pedang. Bilah biru es itu seketika diselimuti oleh aura hitam pekat yang melahap cahaya di sekitarnya.

​Saat barisan pertama Boneka Perunggu melompat dan menebaskan pedang raksasa mereka...

​Wusss!

​Ye Xuan menghilang dari tempatnya. Langkah Bayangan membawanya langsung ke tengah kerumunan boneka raksasa tersebut.

​"Tebasan Kehancuran."

​Ye Xuan memutar tubuhnya, mengayunkan pedangnya dalam satu putaran penuh 360 derajat.

​Sebuah cincin energi pedang berwarna hitam-es meledak dari titik ia berdiri, menyapu keluar dengan kecepatan suara.

​KRAAAK! CRAT! PRANG!

​Tidak ada perlawanan. Saat cincin hitam itu menyentuh tubuh perunggu Boneka Pedang, logam kuno yang diyakini tak bisa dihancurkan oleh senjata biasa itu terpotong sehalus tahu. Hawa dingin dari Pedang Embun Beku membekukan sisa tubuh mereka, sementara Niat Kehancuran meremukkan susunan formasi di dalamnya menjadi debu.

​Dalam satu tarikan napas, dua puluh Boneka Perunggu di sekitar Ye Xuan terbelah menjadi dua di bagian pinggang dan ambruk ke tanah!

​"Lemah," cibir Ye Xuan.

​Ia tidak berhenti. Bagaikan serigala yang dilepas ke dalam kandang domba, Ye Xuan melesat ke depan, meninggalkan tebasan bayangan hitam di mana-mana. Setiap ayunan pedangnya pasti diiringi jatuhnya potongan tubuh perunggu.

​Hanya butuh tiga menit bagi Ye Xuan untuk mengubah sembilan puluh tujuh Boneka Perunggu menjadi tumpukan besi tua.

​Kini, ia berdiri di ujung jembatan. Tiga Boneka Perak raksasa setinggi tiga meter menatapnya. Mata merah mereka menyala lebih terang.

​"FORMASI PEMBANTAIAN TIGA TALENTA!"

​Ketiga Boneka Perak itu tiba-tiba bergerak dengan kecepatan yang sangat lincah, membentuk formasi segitiga dan mengurung Ye Xuan di tengah. Tiga bilah pedang perak menebas secara serentak dari sudut mati, membawa tekanan kekuatan Pondasi Spiritual Lapis Ketiga yang sempurna.

​TRAAANG!

​Bilah pedang mereka menghantam tubuh Ye Xuan.

​Namun, alih-alih darah yang muncrat, pedang-pedang perak itu memantul keras. Tubuh Tirani Tulang Emas memancarkan kilau perunggu-keemasan dari kulit Ye Xuan, memblokir serangan fatal itu tanpa meninggalkan luka gores sedikit pun!

​Ye Xuan bahkan tidak menangkis. Ia sengaja menerima serangan itu hanya untuk menguji ketahanan fisiknya.

​"Sempurna. Bahkan formasi gabungan Lapis Ketiga tidak bisa menembus kulitku," Ye Xuan tersenyum iblis. "Waktu bermain habis."

​Ia menjentikkan jarinya ke arah ketiga Boneka Perak yang masih membeku karena tolakan kekuatan.

​"Sistem. Ekstrak seluruh area jembatan ini."

​[Ding! Mode Ekstraksi Area Diaktifkan!]

[Menemukan 100 Sisa Bangkai Boneka Perunggu! Memulai ekstraksi...]

[Menemukan 3 Entitas Boneka Perak! Memulai ekstraksi paksa...]

[Menghancurkan Roh Formasi... Berhasil!]

​WUUUUUSSSHHH!

​Ketiga Boneka Perak di depan Ye Xuan bergetar hebat sebelum akhirnya hancur menjadi debu perak yang bercahaya. Begitu pula dengan seratus bangkai perunggu yang berserakan di sepanjang jembatan. Semuanya menguap, ditarik masuk ke dalam tubuh Ye Xuan oleh Akar Spiritual Melahap Surga.

​[Memperoleh: 45.000 Poin Qi Murni!]

[Memperoleh: 103 Inti Formasi Pedang (Material Upgrade)!]

[Memperoleh: Niat Formasi Tiga Talenta!]

[Sintesis Otomatis...]

[Selamat! Kultivasi Inang menerobos ke Alam Pondasi Spiritual Lapis Keempat!]

[Danau Spiritual Inang meluas sebesar 30%!]

​Ye Xuan merasakan kekuatan ledakan baru menderu di dalam nadinya. Lapis Keempat Alam Pondasi Spiritual adalah batas yang memisahkan tahap awal dan tahap menengah. Di titik ini, Qi di dalam tubuhnya cukup padat untuk membentuk perisai absolut dan mengendalikan benda dari jarak jauh tanpa menyentuhnya.

​Dengan sekali kibasan, Pedang Embun Beku menyarungkan dirinya sendiri ke dalam punggung Ye Xuan.

​Ia baru saja akan melangkah melewati gerbang ujung jembatan, ketika Kesadaran Spiritualnya menangkap fluktuasi energi pembantaian yang sangat kental dari arah Lembah Ilusi di sisi kanan jurang.

​Ye Xuan memiringkan kepalanya. Ia mengaktifkan Langkah Bayangan dan melompat ke atas pilar gerbang raksasa untuk mendapatkan jarak pandang yang lebih baik, menggunakan sisa bayangan pilar untuk menyembunyikan dirinya.

​Di dasar Lembah Ilusi yang tertutup kabut tebal, sebuah pertempuran berdarah sedang terjadi.

​Sekitar lima puluh murid berpakaian jubah putih dengan corak pedang awan di dada mereka sedang membentuk lingkaran pertahanan. Itu adalah seragam Sekte Pedang Berkabut!

​Mereka sedang dikepung oleh puluhan monster yang terbuat dari kabut merah dan tulang belulang, Binatang Ilusi Pedang. Binatang-binatang ini abadi; setiap kali mereka ditebas, kabut merah akan menyatukan mereka kembali.

​Di tengah formasi Sekte Pedang Berkabut, berdiri seorang pemuda tampan dengan rambut panjang yang diikat rapi. Jubahnya paling bersih, dan auranya memancarkan kekuatan Puncak Pondasi Spiritual Lapis Kedua. Ia memegang sebuah Payung Emas yang memancarkan cahaya penangkal ilusi.

​Ia adalah Feng Wuhen, Kakak Tertua (Chief Disciple) dari Sekte Dalam Pedang Berkabut. Sang jenius nomor satu sekte setelah kematian Zhao Tian.

​"Tahan formasi! Jangan ada yang mundur!" teriak Feng Wuhen, memutar Payung Emasnya. Namun, energi payung itu mulai redup, membutuhkan pasokan Qi atau darah untuk terus menyala.

​Seekor Serigala Ilusi berhasil menembus celah formasi pertahanan dan menerkam seorang murid junior Lapis Kesembilan Pembentukan Qi.

​"Tolong! Kakak Senior Feng, tolong aku!" jerit murid itu, kakinya tergigit hancur.

​Alih-alih menyelamatkannya, mata Feng Wuhen memancarkan kekejaman. "Pengorbananmu untuk sekte akan selalu diingat, Junior."

​Feng Wuhen tidak menebas serigala itu, melainkan mengarahkan Payung Emasnya ke arah murid malang tersebut. Payung itu menembakkan paku emas menembus dada sang murid, bukan untuk membunuhnya seketika, melainkan untuk memaku tubuhnya ke tanah dan menyedot habis esensi darahnya sebagai bahan bakar pelindung formasi!

​"AAARGHH!" Murid itu mati dalam keputusasaan yang luar biasa, dikhianati oleh Kakak Seniornya sendiri. Sementara Payung Emas Feng Wuhen kembali menyala terang benderang.

​Murid-murid lain melihat kejadian itu dengan wajah pucat pasi dan gemetar ketakutan, namun tak ada satu pun yang berani memprotes. Otoritas Feng Wuhen mutlak.

​Dari atas pilar gerbang, Ye Xuan menonton pertunjukan itu dengan senyum tipis yang tak mencapai matanya.

​"Kekejaman faksi lurus memang selalu lebih memuakkan daripada faksi iblis," batin Ye Xuan.

​Ia membelai gagang Pedang Embun Beku di punggungnya. Mengingat sebagian besar sumber dayanya dirampas oleh Zhao Tian dan diakon sekte atas persetujuan para petinggi, semua yang memakai jubah Sekte Pedang Berkabut di matanya adalah musuh.

​"Kau sangat suka mengorbankan juniormu, Kakak Senior Feng?" gumam Ye Xuan di tengah angin yang melolong. "Kalau begitu, sebagai mantan juniormu di Sekte Luar, rasanya tidak sopan jika aku tidak menyapamu secara langsung dan mengekstrak semua usahamu."

​Ye Xuan meleburkan dirinya ke dalam bayangan, terjun bebas ke dalam kabut Lembah Ilusi.

1
Night Watcher
percuma kalo cuma "100% kepastian" utk melarikan diri, mending gak usah beradapan dulu... 🤭🤭🤦
Night Watcher
wedeee... mau nekat kabur lu Ye????🤦
Night Watcher
untung bisa lolos kamu Ye... ⛷️🤦
Night Watcher
jangan dimatiin... mending hancurin pusat meridiennya, biar jd org yg sangat lemah dan dihina dimana2🤭
Night Watcher
lanjut baca.. gak banyak drama menderita...💪🤭
Night Watcher
seru nih kyknya.. mudah2an cocok dgn selera, dan bisa dijadikan hiburan bg org2 yg hobby baca2..🤭
TIEL
mampir novel gua cuy
Hadi Hadi
is good😍
Hadi Hadi
bantai🤭🤭💪
Hadi Hadi
up up😍
Hadi Hadi
semangat😍😍
Hadi Hadi
up🤭l
Hadi Hadi
lanjut💪😍
Hadi Hadi
mantap😍
Hadi Hadi
is good😍😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
mantap💪💪💪
Hadi Hadi
bunuh😍
Hadi Hadi
bantai💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!