pernikahan yang tidak didasari sama-sama mencintai akan lah sulit untuk kita.
begitu pun dengan Myranda, awalnya dia sangat bahagia menikah dengan lelaki cinta pertama nya, Namun Afandy tidak pernah mencintai nya. pernikahan mereka terjadi karena perjodohan kedua orangtua mereka. akankah Afandy membuka hatinya untuk myranda??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 6
" aku ingin kuliah ayah" kata Mira
" baiklah nak ayah kan mengurusnya," kata Anggara
" Mira ingin mengambil kedokteran ayah" kata Mira
" baiklah nak, di mana rencanamu akan kuliah" kata Anggara
" nantilah dulu ayah Mira lihat-lihat dulu di internet" kata Mira
" kabarin ayah secepatnya, agar ayah bisa mengurusnya" kata Anggara
" iya ayah" kata Mira
sesampainya di kamar, Mira melihat-lihat di internet universitas yang cocok untuknya. dia mencoba mendaftar disitus online, ada beberapa universitas yang menyediakan beasiswa.
Mira mencoba mendaftar di UI, satu Minggu kemudian Mira di terima di Universitas Indonesia.
hari ini mertuanya Mira berangkat ke luar negeri, Karena ada urusan bisnis. Mira mengantar mertuanya ke bandara.
" jaga diri mu nak" kata Anggara
" iya ayah, ayah juga jaga diri di sana" kata Mira
" kalau begitu ayah berangkat ya nak" kata Anggara
" iya ayah ... ayah hati-hati disana" kata Mira
setelah itu Mira ingin kembali ke rumahnya, namun Mira sepertinya melihat Afandi ada disini bersama dengan seorang perempuan. Mira berlari kecil kearah mobilnya, namun Mira tidak sengaja menabrak Seseorang.
bruuuukkkk
" kalau jalan pakai mata dong?" kata pria tersebut marah pada Mira
" maaf mas, aku tidak sengaja" kata Mira langsung pergi meninggalkan laki-laki tersebut tanpa memperdulikan laki-laki itu lagi.
" sial...dia malah kabur lagi " kata laki-laki itu sambil mengambil kamera nya yang sudah hancur gara-gara terjatuh ditabrak oleh Mira.
Mira mengejar mobilnya Fandi, sepertinya mobil Fandi menuju sebuah hotel. sesampainya disini Mira melihat Fandi turun dan kemudian Fandi membuka pintu mobil untuk wanita itu.
Fandi masuk ke hotel dan menggandeng tangan wanita itu, dada Mira terasa sesak melihat suaminya bersama dengan perempuan lain, padahal sebelum mereka menikah Fandi sudah menjelaskan semuanya pada Mira, namun Mira tetap bersikap egois.
setelah itu, Mira kembali ke rumah mereka, sesampainya di rumah, Mira langsung menangis.
hari ini hari pertama bagi Mira menjadi maha siswa, seperti cita-cita nya Mira mengambil kedokteran. sudah hukum nya bagi junior di kerjain dengan kakak kelas atau senior.
pada saat mereka berkumpul di lapangan beberapa senior mereka menghampiri mereka dan berbaris di depan.
" baik lah.... untuk para mahasiswa baru selamat bergabung di universitas Indonesia, dan semoga kalian berhasil dengan apa yang kalian cita-cita kan" kata Haris
" perkenalkan nama saya Haris dari jurusan kedokteran" kata Haris
" Nama saya Rangga dari jurusan Teknik" kata Rangga
" nama saya Hans" dari jurusan hukum
" nama saya Andrew" dari jurusan kedokteran
" nama saya Anggraini dari jurusan Ekonomi " kata Anggraini dan masih banyak lagi kakak senior yang akan mengospek kami.
" baiklah untuk para maba, kita akan membentuk kelompok sesuai dengan jurusan masing-masing" kata Haris
" dan kami akan memandu kalian sesuai dengan jurusan kita, misalnya aku dari ekonomi dan aku akan mengospek jurusan ekonomi" kata Anggraini
" ok... jurusan kedokteran di sebelah sini" kata Andrew
hanya 100 orang saja yang di ambil di jurusan kedokteran. satu kelompok di buat menjadi 20 orang setiap kelompok.
jadi kedokteran hanya 5 kelompok saja, dan satu kelompok didampingi 3 senior masing-masing, berarti hanya 15 orang kakak senior yang mengospek di jurusan kedokteran.
setiap kelompok di bentuk berdasarkan nomor induk masing-masing, dan Mira masuk ke kelompok A. Andrew, Bryan dan Varel yang mengospek kelompok A.
" kami bertiga akan memandu kelompok A" kata Andrew
" baiklah hal yang pertama kita lakukan adalah, kita akan keliling area fakultas dan kampus, dan kalian jangan lupa mencatat tempat lokasinya di mana. agar kalian tidak kebingungan nantinya" kata Varel
" dan jangan lupa untuk memakai jaket almamater masing-masing agar kita bisa tau, kalian Maba, dan agar kami bisa membantu kalian disaat kebingungan, " kata Bryan
" namun sebelumnya kita kenalan dulu" kata Andrew
Tapi seru kok cerita y. Makasih da menyuguhkan cerita ini jak author