NovelToon NovelToon
Mentari Tanpa Sinar

Mentari Tanpa Sinar

Status: tamat
Genre:Janda / Tamat
Popularitas:414.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Alvaro zian

Yatim piatu bukan menjadi impian untuk semua orang, begitu juga dengan Mentari Kumala Dewi bocah cantik yang biasa di panggil Mala, Ayah dan ibunya meninggal dunia karena kecelakaan mobil hingga membuat Mentari kehilangan semua nya, mulai dari orang tua, harta dan keluarga.

Mentari dititipkan oleh pamannya di panti asuhan kota tetangga karena pamannya ingin menguasai semua harta Mentari.

Bagaimana kehidupan Mentari selanjutnya???

Baca kisah nya di novel Mentari tak Bersinar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kerja

Tak terasa seminggu sudah berlalu Mentari menjadi seorang istri dan masa cuti nya kerja pun sudah selesai,pagi ini Mentari di repot kan dengan pekerjaan rumah dia sudah bangun subuh untuk menyiapkan semua keperluan Aris dan keluarga nya hingga Mentari harus mencuci baju terlebih dahulu baru dia bisa pergi bekerja.

Mentari membawa bekal untuk dirinya karena memang tidak sempat lagi sarapan takut terlambat datang ke toko.

"Bu...aku berangkat kerja dulu" pamit Mentari pada sang mertua

Mentari di antar kan oleh Aris karena memang Aris juga akan pergi mengojek.

"Mas aku kerja dulu ya,mas yang semangat kerja nya" ucap Mentari menyalami punggung tangan Aris lalu segera masuk kedalam toko roti

Rasa lelah sangat di rasakan oleh Mentari karena dia tak henti-henti nya bekerja di rumah mertua nya itu.

****

"Hanya kamu satu-satunya harapan papa saat ini Bram,kamu harus bisa memimpin perusahaan ini" ujar Pak Mahardika ayah Bram

Ini hari pertama Bram masuk ke perusahaan papa nya, sekian lama dia menimba ilmu di negri orang akhirnya Bram kembali ke tanah air dan siap untuk memimpin perusahaan.

"Papa ingin melebarkan sayap bisnis di Jakarta,papa memiliki Rekan di sana yang bisa di ajak bekerja sama Bram papa minta kamu temui beliau"

"Tapi pa aku belum begitu mengerti"

"Nanti beliau akan mengajarkan mu Bram"

***

"Tari kamu kenapa?" tanya teman Mentari yang juga bekerja di toko roti tersebut

"Kamu sakit?" lanjut Aisah

"Tidak,aku hanya sedikit lelah " jawab Mentari pelan

"Maklum lah Sah pengantin baru " goda Ibrahim yang juga rekan kerja Mentari

Mentari hanya tersenyum kecil menanggapi nya, tubuh nya serasa remuk saat ini ,selain malam dia harus melayani Aris,subuh Mentari sudah harus bangun dia harus menyiapkan semua kebutuhan keluarga Aris.

"Kalau masih capek istirahat saja dulu Tar, nanti malah sakit" ucap Nina

"Nggak papa Nin aku masih kuat kok"

"Jangan terlalu di paksa Tar apalagi kalian masih muda masih banyak waktu untuk bersenang-senang dahulu,jangan cepat-cepat punya anak"

Mentari terdiam sejenak,dia dan Aris tak pernh membahas soal anak,tapi jika dia memang hamil dan melahirkan otomatis Mentari harus siap berhenti bekerja dan mengabdi pada keluarga Aris secara siapa yang akan mengasuh anak nya nanti, pikir Mentari.

"Sedikasih nya saja Nin,aku tidak menunda nya,jika tuhan percaya aku dan mas Aris insya Allah kami siap" jawab Mentari sambil tersenyum

"Cowok nya cakep" bisik Aisyah pada Nina

"Yang mana?" tanya Nina

"Itu...." tunjuk Aisyah lagi

Mentari juga ikut melihat salah satu pembeli yang sedang memilih roti, memang sangat tampan tapi Mentari tidak mau melihat terlalu lama dia sadar kalau dia sudah bersuami.

****

"Maaf nak Bram, Mentari sudah menikah dan saat ini dia sudah tinggal bersama suaminya" ucap Ibu panti membuat jantung Bram lemas perempuan yang sangat dia tunggu sudah menikah.

"Bisa saya minta alamat Mentari bu?" tanya Bram

"Sekali lagi saya minta maaf nak Bram,saya tidak bisa memberi tahu nya karena saya juga tidak tau,kami hanya datang ke resepsi pernikahan Mentari setelah itu tidak pernah bertemu lagi" jawab ibu Panti, memang benar mereka tidak pernah bertemu lagi setelah pernikahan Mentari tapi ibu Panti juga tidak ingin memberi tahu nya karena Mentari sudah menikah,dia takut nanti malah rumah tangga Mentari jadi berantakan.

Akhirnya Bram pamit dengan tangan kosong tanpa tau di mana keberadaan Mentari saat ini.

1
Na Lyna
mentari ni lemah bngtt hrs brani melawan
Uba Muhammad Al-varo
bagus dan luar biasa
Budinahwati
Luar biasa
ngabdul salah
Lumayan
Anwa
Arga nih
Anwa
Mampus tari bego
Adi Suweni
Luar biasa
Irene
oke cer8tanya
Nurlaila Hasan
k
Mei Mei
Luar biasa
Dyah Oktina
Terima kasih. .. cerita mu sangat menghibur ❤️
Dyah Oktina
rasain.... dulu jahat sih... berjamaah lagi jahatnya
Eka Rauf Ginting
koq bacanya capek ea
Dyah Oktina
dunia halu... ku rasa ngak ada laki2 yg bisa cinta mati ... rela membujang bertahun2.... yg ada lakinya yg bolak-balik nikah.. 🤭
Dyah Oktina
ya Allah. . ngak sadar diri ya.. kla harta bukan punya kalian.. apa jangan2 p Deni & istrinya mereka yg bunuh
Dyah Oktina
enak aja mau balik sm mentari cuma unk d jadiin babu... siapa juga yg mau..
Dyah Oktina
wah.....author sukses ya... membuat pembacanya ikut emosi.. 👍🏻💪💪semangat terus berkarya thor...❤️
Dyah Oktina
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
super sekali, masih dengan cerita selingkuh dan janda.. 😁
bagus banget kak cerita, selalu suka..

semoga sehat selalu ya kak..
semangat untuk terus berkarya.. 💪🏻😘🥰🎉🎊
debby harahap
speechless banget..keren..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!