NovelToon NovelToon
FROM ROOMMATE TO SOULMATE

FROM ROOMMATE TO SOULMATE

Status: tamat
Genre:CEO / Identitas Tersembunyi / Kaya Raya / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: zarin.violetta

Lavinia Xerxes pergi dari Inggris menuju ke Amerika untuk mencari kakaknya yang tak ada kabar selama sebulan lamanya.

Hal itu membuat dirinya tinggal di apartemen sang kakak yang ditinggalinya bersama teman sekamarnya yaitu Rocco Robert yang sebenarnya adalah pemilik asli apartemen itu.

JANGAN LUPA FOLLOW
INSTAGRAM @ZARIN.VIOLETTA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Bab 6

Seperti biasa, Lavia bangun pagi dan langsung memasak makan pagi. Hari ini Bibi Rosa tak datang ke apartemen karena bukan jadwalnya.

Hanya dalam waktu satu jam, Lavia sudah menyelesaikan sesi memasaknya.

Lavia kembali ke kamarnya dan membersihkan tubuhnya sebelum memuali makan paginga bersama Rocco.

Harum aroma masakan itu tentu saja membuat Rocco terbangun dan dia tahu siapa yang memasak di dapurnya.

Rocco menuju ke kamar mandi dan mandi dengan cepat. Setengah jam kemudian, Rocco keluar dari kamarnya.

Dia melihat Lavia juga keluar dari kamarnya.

"Good morning," ucap Rocco tersenyum.

Lavia membalasnya dengan senyumnya manisnya.

"Good morning," balas Lavia.

Lalu mereka berdua makan pagi bersama. Rocco menikmati masakan Lavia yang menurutnya cukup enak.

"Masakanmu selalu enak, Lav," ucap Rocco.

Lavia melihat ke arah Rocco karena pria itu memanggilnya dengan menggunakan nama panggilan kesayangan dari kakeknya.

"Terima kasih. Aku senang jika kau menyukainya," jawab Lavia tersenyum.

Rocco mengamati Lavia dan dia selalu melihat Lavia membenarkan letak kaca matanta yang terlihat selalu mengganggu.

"Matamu bermasalah?" tanya Rocco.

"Hmm?" ujar Lavia.

"Maksudku, kau tak terlalu nyaman memakai kacamata sepertinya. Lebih baik kau memakai softlense saja jika matamu minus," jawab Rocco.

Lavia hanya mengangguk saja.

"Aku tak punya pakaian formal untuk bekerja di perusahaanmu. Besok saja aku mulai bekerja. Aku akan membeli pakaian dulu," kata Lavia.

"Baiklah. Terserah kau saja," jawab Rocco.

Lalu Rocco membuka dompetnya dan memberikan sebuah kartu pada Lavia.

"Pakai kartu ini untuk membeli pakaian. Kemarin kau bilang bahwa kau tak punya uang, jadi pakailah kartu itu," ucap Rocco.

Lavia melihat ke arah.

"Kau adik Sammy, jadi aku harus menjagamu, kan?" kata Rocco seakan tahu apa makna pandangan wanita cantik itu.

"Tapi ini terlalu berlebihan. Aku tak ingin berhutang apa pun pada siapa pun termasuk dirimu," jawab Lavia.

"Ganti uangnya ketika kau sudah menerima gaji dari pekerjaanmu di perusahaanku nanti. Buatlah menjadi simple dan tak memperumitnya," kata Rocco.

Lavia akhirnya mengambil kartu itu.

"Terima kasih," jawa Lavia.

Dia tetap mengambil kartu itu meskipun uang di tabungannya sangat banyak.

"Nanti supirku yang akan mengantarmu berbelanja," ucap Rocco.

Lavia mengangguk.

"Baiklah, aku berangkat ke perusahaan dulu. Bye," kata Rocco setelah menyelesaikan makan paginya.

"Ya," jawab Lavia kembali tersenyum.

*

Setelah Rocco pergi, Lavia pun membereskan meja makan dan dapur lalu akan pergi berbelanja pakaian.

"Adakah orang sebaik dia? Tidak, pria ini pasti bukan pria sembarangan. Aku akan menyuruh paman Fred menyelidikinya," gumam Lavia pelan ketika mengganti pakaiannya.

"Apakah aku sudah melakukan kecerobohan dengan tak menyelidiki siapa Rocco? Oh my ... Sepertinya aku memang sudah meremehkan hal ini sejak awal," gumam Lavia menatap dirinya di depan cermin.

Lalu Lavia pun mengambil ponselnya dan menelepon Fred.

"Ada apa, Lavia?" tanya Fred.

"Paman sudah menyelidiki dengan siapa Sammy tinggal di sini?" tanya Lavia.

"Bukankah kau sedang tinggal bersamanya saat ini? Kau melakukan semuanya sendiri tanpa mau ada campur tangan orang lain termasuk paman, bukan? Seharusnya kau sudah tahu siapa orang itu," jawab Fred.

"Ya, baiklah. Aku sangat ceroboh untuk hal ini. Dan aku sama sekali tak memikirkan ini sebelumnya. Katakan padaku, siapa Rocco Robert sebenarnya?" tanya Lavia.

"Bukalah di internet dan cari nama Nathaniel Rocco Robert. Kau tak perlu susah-susah mencarinya karena semua artikelnya ada di sana termasuk kerajaan bisnis keluarga Robert yang ada di seluruh dunia. Kau tak akan mendapatkan foto. Tapi hanya artikel bisnis saja, bukan kehidupan pribadi mereka karena mereka sangat menutupinya dari media," jawab Fred.

"Baiklah, itu artinya aku harus berhati-hati padanya?" tanya Lavia.

"Ya Tuhan, tentu saja kau harus berhati-hati padanya. Keluarganya bukan orang sembarangan. Dia memiliki lingkup keluarga besar yang sangat berpengaruh yaitu Romanov dan Kingsford. Kau pernah mendengar nama itu, kan?" ucap Fred.

"Apa yang harus kulakukan, Paman?" tanya Lavia.

"Pergi dari sana. Lebih baik kau keluar dari lingkupnya meskipun targetmu bukan keluarganya tapi Sammy adalah temannya. Kau pikir dia tak akan membantu Sammy? Bisa saja Sammy mengatakan hal yang membuat Rocco lebih percaya ceritanya dibanding ceritamu," kata Fred.

"Begini, apa yang dia katakan tentang pencarian Sammy?" tanya Fred.

"Dia bilang Sammy berpindah-pindah negara dan itu cukup sulit mencarinya," jawab Lavia.

"Dan kau mempercayainya? Itu hal yang mustahil bagi keluarga mereka yang cukup berkuasa di balik layar," sahut Fred.

"Jadi menurut paman aku dibodohi olehnya?" tanya Lavia.

"Dia pasti sudah tahu seluk beluk tentangmu, Sayang. Ada sesuatu yang membuatnya menahanmu di sana. Mungkin dia bekerja sama dengan Sammy," jawab Fred.

"Kalau begitu aku tak akan pergi dari sini. Aku tetap akan menemukan Sammy apa pun yang terjadi," sahut Lavia.

"Yang kau lakukan itu sangat beresiko, Lavia. Pulanglah. Kau tak akan mendapatkan apa-apa meskipun menemukannya," jawab Fred.

"Apa maksud paman?" tanya Lavia.

"Mereka sudah menjualnya dan mengalihkannya ke Bank Swiss. Kau tak bisa mendapatkannya lagi. Paman tahu hal itu ketika Becca ditemukan. Dia mengatakan semuanya," jawab Fred.

"Apa maksud paman? Becca sudah mati dan apa maksud paman dia mengatakan hal itu? Apakah paman menyelamatkannya?" tanya Lavia dengan dingin.

"Ya, paman menyelamatkannya karena paman menemukannya lebih cepat sebelum dia mati. Kau tak seharusnya melakukan hal sadis itu padanya, Lavia," ucap Fred.

Lavia menggertakkan giginya mendengar ucapan sang paman yang sangat menentang rencananya menghabisi Becca dan Sammy.

"Pulanglah. Tak akan ada yang kau dapat di sana karena Sammy tak akan bisa kau temukan. Meskipun Tuan Robert menemukannya, dia tak akan mengatakan hal itu padamu. Relakan semuanya," ujar Fred.

"Ini bukan semata karena harta, Paman," jawab Lavia.

"Kau mendramatisir ini terlalu besar, Lavia. Ini bukan masalah besar dan kematian kakek adalah murni karena penyakitnya, bukan karena Becca dan Sammy mengganti surat warisan dan mengambil semua saham kakek. Meskipun begitu, kau tetap yang memiliki hak untuk perusahaan itu, bukan? Kau tetap mendapat bagian terbesar," kata Fred.

"Sudah kubilang ini bukan masalah harta. Penyakit kakek? Mereka mengintimidasi kakek sampai kondisi kakek menjadi benar-benar drop dan akhirnya meninggal. Paman bilang itu bukan masalah yang besar? Apakah paman ada di pihak mereka?" sahut Lavia.

"Lalu dengan seperti itu, apakah kakek akan hidup kembali?" tanya Fred dengan logika.

"Dendammu kurang beralasan, Lavia. Paman tak yakin jika ini hanya masalah itu saja. Kau memendam dendam lama dan ini adalah pemicunya hingga kau memunculkan dendam itu lagi. Ya, kan?" ucap Fred.

Lavia terdiam.

"Keluarga besar ayahmu mengasingkanmu ke Australia bukan tanpa tujuan. Kakek sangat menyayangimu dan ingin mengamankanmu saja. Apakah karena hal itu kau dendam pada mereka?" tanya Fred.

Lavia masih terdiam dan tak menjawab apa pun karena apa yang dikatakan Fred begitu menusuk hatinya.

1
Susana Sari Sari
mewekk thooorr dr bab aeblumnya...terharu banget /Sob//Sob/
wati
🤩
Arsinta Official
karya yang sangat luar biasa 👍👍
Tiffany_Afnan
coba membuka diri neng cantik... dan jdi diri sendiri aja.. biar abang rococo nyaman dan bucin akhirnya..
Tiffany_Afnan
namamu terlalu garang untuk wajah imutmu rocco 🤭😍
Ical Habib
lanjut thor yg lainya blm ad kisahnya
Bastian Sipahutar
Luar biasa
Bastian Sipahutar
Lumayan
capr.gurlll
laviaaa😭😭😭
bini hisenk
😆
Susanti Susanti
Luar biasa
Nurul Fariza
/Sob/
Karo Karo
👍👍👍👍👍👍
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
kalea rizuky
Sammy becca bukannya mereka satu ibu
kalea rizuky
Fred ini g beresss malah belain becca
Nur Andi Baharuddin
/Heart//Heart//Heart/
Aviciena
keren lah, di tengan cerita ceo ceo an
Mochimolala
malah ngikutin jejaknya uncle phoenix celup celup sebelom halal🤭
Mochimolala
hareudang hareudang 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!