NovelToon NovelToon
Belenggu Cinta, pak Duda

Belenggu Cinta, pak Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Beda Usia / Anak Kembar / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Nasya Andira, sejak kecelakaan yang membuat kedua orang tua nya meninggal. Nasya terpaksa harus hidup seorang diri, beruntung ia bertemu dengan Olin. Wanita paruh baya yang begitu baik hati dan memberikannya pekerjaan.

Berawal menjadi seorang pelayan di sebuah warung makan mie milik Olin. Nasya memilih untuk pergi ke Jakarta mengadu nasib agar bisa berkuliah dengan bekerja di rumah menantu Olin untuk menjaga kedua cucunya.

Adnan Bimantara, seorang laki laki dewasa. Berstatus dia dengan dua anak. Menerima Nasya bekerja dengan nya karena sudah lelah mengurus kedua anaknya yang begitu nakal dan sering membuat ulah. Adnan berharap bahwa setelah mempekerjakan Nasya, maka pekerjaan nya mengurus kedua anaknya akan berkurang. Namun, nyatanya kini malah dirinya merasa memiliki tiga orang anak.

Bagaimana kisah Nasya menghadapi dua tuyul yang selalu membuat ulah untuk para pekerja nya. Berhasilkah Nasya membuat dua anak itu takluk padanya? Atau malah sang duda yang akan takluk padanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kerusuhan dua R

...~Happy Reading~...

“Ih, kopi terus. Rokok terus, itu gak sehat Adnan!” geram Olin menggelengkan kepala nya.

Adnan tidak menjawab perkataan Olin lagi, ia malah berjalan meninggalkan Olin dan menuju gazebo tempat ternyaman nya. Sementara itu, Olin segera menghampiri dua cucu nya yang sudah menanti sarapan dari sang oma.

“Oma, kenapa nasi goreng nya pakai sayur! Ryana gak suka!” seru Ryana langsung bersedekap tangan di dada ketika melihat nasi goreng nya terdapat beberapa sayuran.

“Sayang, ini wortel sehat untuk mata kamu. Dan ini—“

“Mata Ryana udah sehat, Olin. Jadi Ryana gak mau makan sayur itu!” kata Ryana yang dengan cepat memotong ucapan Olin.

Sementara itu, Ryan tampak seolah tidak perduli dengan drama yang di perankan oleh sang adik. Ia begitu menikmati nasi goreng buatan Nasya yang ternyata sangat cocok di lidah nya. Hingga tanpa sadar beberapa menit piring nya sudah kosong.

“Pokok nya Ryana gak mau makan ini!” seru Ryana lagi dengan kesal.

“Kalau kamu gak mau, ya sudah. Sini biar aku makan!” saut Ryan yang langsung menukar piring kosong nya dengan piring milik Ryana.

Tentu saja hal itu membuat Ryana semakin marah, dan tidak terima. Ia semakin menangis begitu kencang hingga membuat Adnan yang tengah menikmati waktu santai nya terganggu.

“Astaga, kalian kenapa lagi sih?” tanya Adnan menghela nafas nya kasar ketika sudah berada di depan kedua anak nya. Sementara Olin, ia memilih untuk duduk diam dan menjauh dari meja makan.

Bukan tidak mau melerai, namun Olin sangat tahu bagaimana kebiasaan cucu nya. Terutama Ryana yang memang sangat banyak drama, ia selalu saja memiliki akal lebih yang membuat orang sekitar nya darah tinggi.

“Ryan rakus! Dia mau ambil makanan Ryana!” seru gadis kecil itu begitu melengking.

“Dady, Ryana sendiri yang marah marah dan tidak mau makan. Daripada makanan itu di buang, lebih baik Ryan makan, kan?” kata Ryan membela diri.

Adnan membenarkan perkataan putra nya, namun disini ia juga bingung bagaimana harus menjawab. Karena bila sampai dirinya membela Ryan di depan Ryana, maka akan terjadi perang dunia yang entah ke berapa.

“Ryan masih laper?” tanya Adnan mengalihkan pembicaraan.

“Engga sih, Cuma mubasir kalau Ryana gak mau makan, dan buang buang makanan. Kan gak boleh Dad!” jawab Ryan sedikit cemberut.

“Ryana, mau makan gak?” tanya Adnan menatap putri nya datar.

“Makan lah, kan Ryana lapar!” jawab nya sedikit ketus, lalu segera memakan nasi goreng nya.

Meskipun tadi dirinya sempat menolak karena terdapat beberapa sayuran di dalamnya. Namun, entah mengapa ketika makanan itu memasuki mulut nya dan berkenalan dengan lidah nya, seketika membuatnya ketagihan dan ingin memakannya lagi dan lagi.

Sementara itu, Ryan yang melihat adiknya begitu lahap makan, langsung mendengus karena kini harapannya untuk mendapatkan nasi goreng itu lagi sudah pupus. Padahal ia sangat berharap bahwa Ryana tidak akan memakan nasi goreng itu agar dirinya bisa memakannya lagi. Namun ternyata dirinya salah.

“Huhh, dasar cewek, nyebelin!” ucap Ryan ketus dan langsung meninggalkan meja makan dengan perasaan kesal.

“Kamu juga cowo nyebelin!” jawab Ryana dengan mulut yang begitu penuh dengan makanan, hingga membuat Adnan dan Olin menggelengkan kepala melihat tingkah kedua anak tersebut.

1
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
🌹🪴eiv🪴🌹
maaf ya sya,, aku bukannya prihatin tapi malah ngekek geli ngebayangin wajah kamu yang menangis darah 🙈
🌹🪴eiv🪴🌹
hm....... dahlah ketauan 🤣🤣🤣
Bambang Sukardji
suka sekali...

cerita tidak ber-liku2....
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Eleanor
ehh ngomongnya ko ngawur.ga boleh gitu sya
Eleanor
duh ikut mewek 😭😭
Eleanor
wah pagi pagi dilamar.belom.mandi bau jigong 😅😍
Eleanor
bau jigong oii🤣
Eleanor
😂😂
Eleanor
ngakak njirrr 🤣🤣🤣🤣
Eleanor
yah digerebek dong 🤣🤣🤣
Eleanor
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Eleanor
punyamu sya tembus pas tadi pangku pangkuan 😂😂
Eleanor
🤣🤣🤣🤣🤣
Eleanor
pasti dibrong 🤣🤣🤣🤣
Eleanor
ngakak 🤣🤣🤣
Eleanor
eh🤣🤣🤣
Eleanor
aih jawabannya ambigu sekali pak 😅🤣😅
Eleanor
eh awas tar ketahuan on Loh
Eleanor
😂😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!