NovelToon NovelToon
Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Status: tamat
Genre:Cerai / Romansa / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: orang jelek

SUDAH SELESAI DI REVISI!!


Dan ada perubahan alur nya. Jika tidak keberatan mohon baca ulang, tidak juga tidak apa apa si hee



Namaku Maya, Aku adalah seorang pembantu dari keluarga Rian mahesa wiratmaja. Aku terpkasa menikah dengan seseorang yang tidak menginginkan ku, setiap hari aku menjalani kehidupan dengan kesedihan serta air mata.

Ya di rumah mewah nan megah ini lah aku meratapi nasib ku. nasib yang membuat ku harus bertahan hidup demi mempertahkan nasib bayi yang aku kandung. Mas Rian dia suamiku yang sama sekali tak pernah menganggap ku ada, Aku hanya bisa berdo'a setiap hari kepada Allah. agar Allah memberikan hidayah kepada mas Rian, agar dia bisa menerimaku sebagay istrinya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orang jelek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 5

Setelah pertengkaran dan lebih tepatnya perdebatan la yah.

"Aku harus membujuk mas Rian agar ia mau menemaniku periksa dan mengetahui perkembangan janin ku. Aku ingin sekali melihat anakku" agan- angan Maya sudah ada di atas awan tatkala ia membayangkan saat ia dan suaminya pergi untuk melakukan USG kehamilan dan periksa kapan ia akan melahirkan.."Sebaiknya aku cepat keluar sebelum Mas Rian berangkat kerja." gumamnya dan ia pun keluar dari kamarnya.

Tak di sangka Maya dan Rian berpas-pasan di meja makan. Biasanya Maya yang selalu menunggu Rian namun kali ini berbeda, ada perasaan senang di hati Maya saat ia dan Rian saling berpas-pasan dan duduk saling berhadapan. Hening kemudian dan hanya terdengar suara sendok dan garbu yang mengiringi kesunyian..

Maya memberanikan diri untuk bertanya dan sebelumnya ia membuang nafas nya pelan agar tenang saat mengatakan yang mau ia sampaikan.

"Mas.. " ucap Maya, namun Rian masih tetap dengan pendiriannya selalu menghiraukan Maya..

"Hari ini jawdal Maya periksa ke Dokter,

apa mas mau menemani Maya?

Sekali ini ajah ya mas, ini bukan Maya yang minta." ucap Maya dengan wajah penuh harap.

"Jam berapa? " jawab Rian tanpa menoleh ke arah Maya.

Maya sungguh di buat terkejut oleh Rian sungguh ini bukan di luar nalar menurut Maya. Ia sudah sempat berfikir kalo Rian akan menolaknya dan mengeluarkan kata- kata yg tidak enak di dengar. Setitik senyuman terbit di bibir Maya karna senang mendengar jawaban Rian.

"Kalau Mas tidak keberatan,jam 10.Apa bisa Mas? " tanya Maya takut- takut..

Rian sudah selesai dengan sarapannya lalu melihat ke arah Maya. Baru kali ini ia melihat Maya dengan tatapan lembut tidak ada tatapan tajam dan marah. Tidak tau ada angin mana yang merasuki Rian.

"Baiklah, nanti aku jemput." jawabnya sambil berlalu meninggalkan Maya yang masih tercengang dengan jawaban suaminya, jujur rasanya dia ingin melompat jika tidak ingat sedang hamil.

Maya tersenyum dan memegang dadanya.

ia keheranan melihat Rian yang aneh menurut nya. lagi -lagi ia menyungingkan senyum nya.

"ya Allah aku semalam mimpi apa? " Batin Maya girang.

@@

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Jam 10pun sudah tiba dan Maya sudah siap dengan mamakai pakaian muslimah nya. Ia sudah menunggu suaminya yang tak kunjung muncul namun tak lama kemudian ia mendengar deru mesin mobil di pekarangan rumahnya. Segara ia berjalan dan membuka pintu, sebelumnya ia pamit kepada Bibik karna akan pergi. Saat Maya membuka pintu senyumnya kembali mengembang melihat suaminya yang fokus dengan gadgetnya di dalam mobil. Supir turun dan membukakan pintu kemudi belakang. Sementara Rian masih tetap memainkan ponselnya ia menghiraukan keberadaan Maya yang sudah duduk di samping nya.

"Ya tuhan. baru tadi pagi kau baik Padaku sekarang aku di cuekin lagi?" batin Maya berteriak. Akhirnya ia memutuskan pandanganya ke arah jendela melihat pemandangan kota yang penuh dengan kendaran lain berseliweran kesana kemari. Saat di tengah jalan. tiba -tiba mata Maya melihat tukang rujak dan berhasil membuat air liurnya meleleh eakssh..

"Berhenti pak. " ucap Maya kepada sopir dan sopirpun berhenti, Rian yang tengah fokus dengan ponsel nya tiba -tiba menoleh ke arah Maya dan menautkan kedua alisnya.

"Mas.Maya pengen rujak itu" ucapnya sambil tangannya ia tunjuk ke arah tukang rujak.

"Cek! Pak tolong belikan ya, " ucap Rian kepada supir, supir pun mengangguk dan hendak membuka pintu, tap tiba- tiba Maya berkata lagi.

"Mas..Maya pengen nya kamu yang belikan," ucap Maya terkekeh, ia tau itu tidak akan mudah untuk membujuk Rian. Tapi Maya sudah menyusun ide di fikirannya.

"Apah" pekik Rian dengan mata tajam nya.

"Ini bukan Maya yang minta, tapi ini." tunjuk Maya pada perut nya lagi.

Rian langsung turun dari mobil tanpa banyak bicara, atau menuntut.

lagi -lagi Maya tersenyum melihat Rian yang memang benar -benar aneh baginya. "Andai saja kamu bersikap seperti itu Mas padaku." batin nya. Tak lama Rian datang membeli begitu banyak rujak. Maya hanya menutup mulutnya tak percaya! "

Bersambung

1
Nurjana Bakir
kebur aja sebekun kahirin
Nofi Aldi
ceritanya banyak ngolor ngidulnya.bikin yg ringkas donk.
Nofi Aldi
jgn bentar bentar putus kasi yg panjang donk ceritanya thor
Nofi Aldi
hoooh tenaaan
Nofi Aldi
jangan macam macam thor
Nofi Aldi
hoo oh tenaaaan
Nofi Aldi
lanjutlanjutin donk
Nofi Aldi
lanjut
Nofi Aldi
sialan Lo thor
Nofi Aldi
teruskan
Nofi Aldi
akting nya keterlaluan
Nofi Aldi
lanjut coy
Nofi Aldi
kembalilah maya
Nofi Aldi
ngawur ceritanya
Nofi Aldi
baru dua baris baca
Nofi Aldi
diancuk
Nofi Aldi
brensek
Nofi Aldi
cerita kacau
Nofi Aldi
balas dendam
Nofi Aldi
e e e kunyuk baru baca sedikit tau dah habis aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!