NovelToon NovelToon
Pacar Settingan Presdir

Pacar Settingan Presdir

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Citoz

Kamu punya segalanya dalam dirimu. Kamu punya hal paling mulia, yaitu "Perasaan Bahagia". Tak usah berharap pada seorang laki-laki untuk membuat hidupmu bahagia. Karena itu banyak wanita melakukan kesalahan. Temukanlah kebahagiaan pada dirimu sendiri #A.C

"Sekarang yang paling Aku benci adalah diriku sendiri. Terhadap pria sepertimu, Kenapa Aku menyerahkan seluruh hati dan jiwaku hanya untuk dipermainkan berkali-kali. Padahal sepatah katapun, Aku tidak pernah mendengar Kau berkata mencintaiku" (Fani, 21 Tahun, mahasiswa tingkat akhir)

"Dasar, Bodoh ! Kau selalu bilang pada siapapun kalau Aku tidak mencintaimu ya ? Bagaimana bisa, setiap orang mengetahui kalau Aku mencintaimu, tetapi Kau sendiri tidak menyadarinya" (Rendi, 29 Tahun, Presiden Direktur)

Disini ada dua cerita. Jadi, kalau enggak suka season 1 boleh langsung loncat baca ke season 2.

Novel begenre romantis komedi ini, mengangkat kisah tentang dua insan yang saling membenci, seiring berjalannya waktu mereka saling memberi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citoz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. kekejaman yang hakiki

Keesokan harinya, Fani bangun pagi-pagi sekali. Dia tidak mau datang terlambat lagi. Karena hari ini adalah hari ke dua Fani magang di perusahaan Mandala putra group.

Bisa habis aku kalau sampai terlambat lagi hari ini.

"Nek, sudah siap semuakah ? Cuma ini aja nih yg fani bawa ? Tetap antaran seperti biasa kan ? Ga ada orederan dadakan lagi kan ?" tanya Fani panjang lebar.

"Aduh cucu nenek cerewet sekali hari ini. Nenek sampai bingung mau jawab pertanyaan yang mana. Pokoknya itu sudah siap semua tinggal anter ke toko-toko langganan kita " jawab Nenek.

"Ok, nek. Fani berangkat yah. Fani takut telat lagi nek. Assalamualaikum" ucap Fani seraya menyalami dan menciumi tangan neneknya.

"Hati-hati sayang " ucap Nenek.

*****

Selesai melakukan pengantaran untuk mengisi kue di toko. Fani langsung naik bis menuju perusahaan Mandala.

Setelah turun dari bis, Fani bersiap-siap mau menyebrang. Ketika mau melangkahkan kaki untuk siap menyebrang, tiba-tiba mobil sport berwarna merah kembali datang melaju dengan kecepatan tinggi. Untung Fani belum sempat menyebrang ke jalan. Dan yang paling penting tidak ada genangan air di sekitar Fani. Karena memang cuaca tidak turun hujan dari semalam.

"Mobil sialan.. akan aku hafal plat mobilmu yah ! kamu pikir ini jalan Nenek moyangmu !" teriak Fani kesal.

Tapi sayang sang empunya mobil terus melaju kencang dan tidak mendengar kata-kata Fani sama sekali. Malah orang-orang yang berdiri disekitar halte yang mendengar umpatan Fani. Mereka memandangi Fani dengan tatapan heran bahkan iba.

Aduh, bodoh amatlah.. semua orang mau mikir apa. Emang tu mobil ngeselin. Tapi mobil yang kemarin ngecipratin air ke baju aku juga warnanya merah. Iya, aku inget. Ini mobil yang sama.

"Astaga, gara-gara mikirin mobil itu aku jadi melamun. Ah, mending aku cepat-cepat ke kantor daripada kena sembur lagi" ucap Fani.

*****

Sesampainya dikantor, Fani langsung meletakkan tasnya di atas meja dan pergi mencari Mbak Lia diruangannya.

"Selamat Pagi Mbak Lia !" sapa Fani.

"Pagi Fani. Sudah sarapan, Fan ?" tanya Mbak Lia.

"Sudah mbak. Mana tugas yang mau Fani kerjain mbak ?" tanya Fani.

"Oh, Iya. Sudah mbak letakkin di ruangan fotocopy ya, Fan. Selamat bekerja " ucap Mbak Lia sambil tersenyum.

"Ok, Mbak. Makasih " balas Fani.

Fani lalu mulai mengerjakan pekerjaannya. Dia membuka mesin fotocopy dan meletakkan berkas yang akan di copy di dalamnya.

Tidak terasa sudah 4 jam, Fani berdiri disamping mesin fotocopy untuk menunggu hasil dari lembar dokumen yang telah dicopy.

Rasanya badanku mau oleng berdiri terus dari tadi. Salut sama Mas-mas dan mbak-mbak yang jaga fotocopyan. Dua jempol deh buat kalian, hiks. (Batin Fani).

Tiba-tiba, Mbak Lia masuk ke dalam ruangan tersebut.

"Wah, Fan cepet juga yah kerjaan kamu. Semua berkas sudah selesai difotocopy semua" ucap Mbak Lia.

Andai kau tau mbak perjuanganku. Ini badan rasanya mau roboh berdiri terus.

"Ah, nggak kok Mbak. Biasa aja. Apa ada lagi Mbak yang mau difotocopy ?" tanya Fani.

"Masih ada kok Fan. Tapi sekarang kamu boleh istrahat dulu. Karena sekarang sudah jamnya makan siang. Semua karyawan juga sudah mau siap-siap pergi makan" ucap Mbak Lia.

"Ok, makasih Mbak Lia. Kalau begitu, Aku ke kantin dulu ya, Mbak" ucap Fani.

Fani lalu bergegas meninggalkan ruangan dan pergi menuju kantin Mandala Putra Group.

*****

Dikantin perusahaan mandala, Tiga sahabat yang sedang berkumpul, sedang melahap makanan favorit mereka masing-masing. Terutama Fani yang sangat kelihatan sangat bersemangat menyuap makanannya.

"Wow, Fani. Pelan-pelan dong makannya. Kayak takut ga kebagian nasi aja" ucap Dila.

"Iya nih Fani. Entar keselek loh " ucap Nisa.

"Aku perlu makan yang banyak nih. Biar kuat berdiri. Soalnya aku perlu extra amunisi buat berdiri lama-lama disamping mesin fotocopy" ucap Fani.

Kedua temannya terlihat heran.

"Tugas kamu masih aja memfotocopy berkas ya fan ? tanya dila.

"Iya nih. Mau gimana lagi kalau kaisar sudah bicara. Lagipula memang itu kesalahanku sih datang terlambat dihari pertama bekerja " ucap fani.

Tapi ga selama seminggu juga kali pak presdir ! baru 2 hari aja kaki aku rasanya mau gempolan. Gimana kalau seminggu. Lagian kan aku juga harus buat laporan praktek magang untuk kuliahku. Masak iya aku tulis di laporanku selama seminggu memfotocopy

"Aduh semangat ya fan ! " ucap nisa.

Fani cuma tersenyum.

Setelah makan dila dan fani kembali bekerja keruangan masing - masing. Kecuali Nisa yang baru saja mau naik lift ke ruangannya dilantai atas. Karena tadi dia sakit perut, jadi dia ke toilet kantin dahulu.

Lift-pun terbuka. Ada seorang laki - laki berdiri disana. Pakaiannya sangat rapi dengan jas bermerk. Badannya tegap dan Wajahnya sangat tampan. Seperti pernah lihat tapi dimana yah, batin nisa. Nisapun masuk ke dalam lift.

Laki - laki itu melirik Nisa yang berdiri membelakanginya. Ia melihat nisa dari atas sampai bawah. Nisa yang sempat menoleh kebelakang merasa risih karena dipandang seperti itu.

"Nona, apa kamu tadi makan menggunakan saus sambal ?" ucap lelaki itu.

"Tidak ! " jawab nisa ketus.

"Lalu apakah.. ? " belum selesai laki - laki itu berbicara nisa langsung memotong.

"Maaf pak, mengapa anda sangat peduli apa yang saya makan sedangkan kita baru ketemu pertama kali disini. Lalu apa maksud anda melirik saya dari atas sampai bawah ? jangan anda kira saya tidak tahu apa yang anda pikirkan ? kalau bapak macam - macam saya bisa teriak ! " ucap nisa.

"hahahaa, anda berpikir terlalu jauh nona. Saya hanya berniat memberitahu anda. Coba lihat kebelakang rok anda ! " ucap lelaki itu.

Nisa menoleh kebagian belakang roknya.

"Menstrurasiiiiiiii !!!" teriak Nisa, Lalu menutup mulutnya sendiri menggunakan tangannya karena sadar akan teriakannya.

Laki - laki itu hanya tertawa.

"Aduh, bagaimana ini. Jadi dari tadi sepanjang aku berjalan menuju lift ini sudah berpapasan dengan berapa orang aku yah. Arrggh, sungguh memalukan " ucap nisa.

"Lalu bagaimana aku bisa keluar dari sini dengan rokku yang penuh noda merah " rancau nisa berbicara sendiri yang terdengar seperti berbisik - bisik.

Lelaki itu tersenyum mendengar perkataan nisa. Lelaki itu melepas jasnya. Dan memberikannya kepada nisa.

"Pakai ini untuk menutupinya. Sebaiknya kamu izin pulang dulu pada atasan kamu. Bilang kamu sakit " ucap pria itu.

Tiba - tiba hati nisa terasa hangat, seolah - olah dapat perlindungan dari pangeran berkuda putih.

"Tunggu, ruanganmu ada dilantai berapa ? Aku harus mengembalikkan jasmu nanti kalau sudah aku cuci " ucap nisa.

"Tidak usah dikembalikan, aku bisa membelinya lagi. Aku bukan pegawai sini. Aku hanya berkunjung mengunjungi temanku disini " ucap lelaki itu.

Ting. Lift-pun terbuka. Lelaki itu keluar dari lift. Dia melambaikan tangan ke arah Nisa.

"Sampai bertemu lagi " ucapnya.

Nisa tidak membalas, hanya bengong melamun.

1
Sastri Dalila
👍👍👍
MomSlaRizRayShe
Luar biasa
Lia Baharta
lanjutkan
Lia Baharta
menantang ni ceritax
Nadia
aku suka keberanian Fani, tp pas part ini aku gak suka terlalu berani menurutku terlalu lancang
Divi Bilqis
Luar biasa
nining
Bagus
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA RENDI JUGA NYUSUL AZZAM DN RIKO, SLEPAS INI KYKNYA FAHRI JG AKN MNYUSUL.
Sulaiman Efendy
DI UNBOXING JUGA NISA MA RIKO...😘😘😘😘😘
Sulaiman Efendy
WADUHHHH NISSS, NIKAHNYA MAU, MP NYA TAKUT😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
KNP MSH DIURUS, BIARKN MATI KNP...
Sulaiman Efendy
RENDI KOQ GK BISA TEGAS SIH, JENGKEL AMAT SAMA RENDI...
Sulaiman Efendy
GAK TEGAS BANGET RENDI...
ITU MMG SENGAJA KEYLA LKUKAN BIAR LO GK RAYAIIN ULTAH FANI
Sulaiman Efendy
MASA GK FAHAM SI FAN, TU RENDI CEMBURU..
Sulaiman Efendy
WAHHH NNTI VINO SUKA NI MA FANI. ATAU FANI YG SUKA MA VINO
Sulaiman Efendy
SATU SERVER PPANYA RENDI SAMA FANI.. 😁😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
DENDAM AMAT SI RENDI MA FANI...
PERLU MANDI KEMBANG 7 RUPA, 7 WARNA & 7 TAMAN NI FANI BUAT ILANGIN APESNYA..😂😂😂😂😂😊
Mulyani Asti
suka sama pemeran nya
Ddek Aish
senjata makan tuan
Alan Budi
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!