NovelToon NovelToon
Ketua Osis Dingin Itu Suamiku

Ketua Osis Dingin Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:482.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Sherly02

Kim Aira Kusuma
Aira (17) adalah anak ketiga dari pasangan Kim Woo Joon dan Indira Kusuma dan memiliki kakak kembar yang sangat menyanyanginya, yaitu Kim Jayden Kusuma dan Kim Jordan Kusuma.

Kenzo Aditama
Kenzo (18) merupakan anak pertama dari pasangan Nathan Aditama dan Lydia Aditama dan tak lupa adiknya yang bernama Daniel Aditama.

Mereka dijodohkan oleh kedua orang tua mereka yang mana adalah sahabat dari mereka kuliah. Mereka pun akhirnya menikah diam-diam tanpa ada yang tahu hubungan mereka, hingga mereka saling jatuh cinta walaupun banyak masalah. Setelah 1 tahun pernikahan mereka Kenzo membuat kesalahan yang fatal mengakibatkan Aira pergi meninggalkannya dalam keadaan hamil sampai tak seorang pun yang tau keberadaannya.

Apakah Aira akan kembali dan memaafkan Kenzo atau Aira akan meninggalkan kenzo selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sherly02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

APA?

Setelah 20 menit Jayden mengantar Rara ke sekolahnya pun akhirnya sampai, Rara pamit pada oppanya dan langsung berjalan menuju kelasnya untuk menjumpai sahabat-sahabatnya. Rara disambut dengan heboh oleh kelima sahabatnya.

"Selamat datang ibu wakil ketua kelas yang pasangannya bapak ketua kelas Arvin, selamat pagi", sambut Laura dengan embel-embel "ibu wakil ketua kelas" sambil merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Rara

Di kelasnya Rara memang memegang jabatan sebagai wakil ketua kelas yang ditunjuk langsung oleh wali kelas dan teman-teman kelasnya, karena mereka merasa Rara sangat cocok memegang jabatan itu dengan sifat tegas namun lembutnya dan sifat Arvin yang juga tegas dan berwibawa layaknya seorang pemimpin untuk menggiring teman-temannya untuk menjadi kelas yang tertib dan taat aturan.

"Pagi Panda eonni, adiknya Jordan oppa yang bakalan jadi calon adik ipar gue, apa kabar?", ucap Dina yang membawa-bawa nama Jordan

"Pagi juga semuanya, eh iya Din siapa yang bilang kalo gue bakal jadi calon adik ipar lo. Yang gue tau Jordan oppa kayaknya gak suka deh sama lo", jawab Rara dengan nada sindiran untuk Dina yang memiliki perasaan suka pada Jordan. Dan Dina pun hanya biasa mendengus kesal dengan perkataan Rara.

"Selamat pagi papa Arvin", ucap Rara langsung membuat satu kelas riuh dengan ucapannya dan Arvin pun hanya membalas dengan berdehem dan tersenyum kepada Rara. Sebenarnya Arvin mempunyai perasaan sama Rara yang bisa dibilang kalau Arvin sayang dan cinta terhadap Rara dengan tulus, namun Arvin hanya bisa memendam perasaannya karena ia takut mengungkapkannya pada Rara. Arvin dengan senang hati mendapat panggilan "papa" yang diberikan oleh Rara dan tentu saja seluruh anak kelas pun mengikuti Rara yang memanggil Arvin dengan panggilan tersebut.

"Cie elah mama Rara gak pernah lupa kayaknya nyapa papa tiap hari, apalah daya anak-anak mu di kelas ini yang terlantar ma", ucap Kartika meledek Rara sontak membuat yang lainnya tertawa

"Ya iya lah emang lo pada mau gak punya papa di kelas ini, emang lo pada mau jadi anak terlantar kalo gak ada gue ama nih papa Arvin dan emang lo pada mau nilai kalian kecil kalo bukan kami berdua yang ngurus kalian semua di kelas ini. Iya gak pa?", dengan panjang lebar Rara menceramahi anak kelasnya sambil bertanya pada Arvin untuk mendukungnya

"Iya emang kalian mau nilai kalian semua kecil dan apa kalian mau kelas kita di cap jelek sama guru-guru kalo bukan gue sama nih mama kalian yang ngurus lo pada semua, jadi wajar aja kalo mama kalian nyapa gue tiap hari baru ngurus kalian semua", ucap Arvin yang mendukung Rara yang membuat Rara tersenyum dengan kemenangannya dan membuat anak-anak kelasnya terdiam.

Mereka langsung mengakhiri perdebatan pagi mereka dan pelajaran pun dimulai dengan konsentrasi penuh sampai tak terasa bel istirahat berbunyi membuat keenam sahabat itu langsung melangkahkan kaki mereka ke kantin sambil berbicara.

"Besok kalian jangan lupa untuk datang rapat osis, kalo kalian gak datang tau sendirikan kak Kenzo gimana kalo ada anggotanya yang telat?", ucap Kartika pada sahabatnya

"Iya kita semua ingat kok tenang aja, apalagi gue selalu ingat dan gak bakal lupa", ujar Rara dengan percaya diri

"Ah lo mah emang selalu inget karekan ada kak Kenzo yang mau lo liat bukan fokus rapatnya", kata Bella dengan mengejek Rara, dan Rara hanya bisa senyum-senyum apa yang dikatakan Bella memang lah benar adanya

"Ye, kayak lo pada gak tau aja ama nih anak kalo udah ada pujaan hatinya di depan mata, udah kayak orang gila yang lagi kesambet tau", ucap Dina sambil mengacungkan dagunya ke arah Rara yang tiba-tiba terlihat sedih

"Seharusnya kalian itu dukung gue kek dan kasih gue semangat gue kek, biar siapa tau gue bisa jodoh sama kak Kenzo bukannya malah mojokin gue kayak gini", Rara hanya bisa menghela nafas panjang dengan perkataan sahabatnya

"Tapi apa gue beneran bisa jodoh sama kak Kenzo secara kak Kenzo orangnya ganteng kayak itu pasti banyak yang suka sama kak Kenzo, atau jangan-jangan kak Kenzo udah punya pacar. Gue kan jadi pesimis untuk bisa dapatin kak Kenzo", batin Rara dengan raut sedihnya.

"Iya...iya kita bakalan dukung lo kok tenang aja, udah lo gak usah sedih gitu dong kan lo gak cantik lagi, enaknya kita jalan ceoat biar sampe ke kantin untuk ngisi perut udah laper nih gue", Laura menenangkan Rara yang terlihat sedih dan mencoba menghibur Rara

Seusai mereka makan di kantin langsung menuju kembali ke kelas mereka dengan perut yang sudah kenyang dan siap melanjutkan pelajaran berikutnya.

••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

KIMRA COMPANY

Di kantor daddy Woo Joon kedatangan sahabat lamanya siapa lagi kalo bukan Nathan Aditama yang merupakan papa dari Kenzo Aditama sekaligus calon besannya nanti. Mereka membicarakan rencana perjodohan anak mereka yang juga akan membahas kapan mereka akan mempertemukan kedua anak mereka.

"Joon, apa lo sudah bicara sama Rara calon mantu gue soal perjodohan ini?", tanya Nathan pada sahabat karibnya tersebut tentang perjodohan kedua anak mereka.

"Belum Than, nanti malam gue baru mau bicarakan perjodohan ini sama anak kesayangan gue si Panda Rara. Emang lo sendiri sudah bicara sama anak lo Kenzo?", Woo Joon bertanya balik pada Nathan

"Sama gue juga rencana nya mau malam ini baru mau gue bicarakan, yang gue takutkan kedua anak kita pada gak mau sama perjodohan ini", ucap Nathan dengan lesu nya

"Kalo Rara sih gue yakin dia bakal mau dijodohin sama anak lo, soalnya dia pernah cerita sama gue kalo dia mau nikah muda. Yang gue ragu apa anak lo bakal mau dijodohin sama anak gue Rara?", Woo Joon ragu akan perjodohan ini apalagi kalo sampai Kenzo menolak perjodohan tersebut.

"Entahlah, gue juga jadi ragu sama anak gue sendiri. Gimana kalo lo bicara dulu sama Rara soal rencana kita ntar kita langsung ketemu besok malam untuk membicarakan lagi perjodohan ini di depan kedua anak kita biar mereka yang putuskan, tapi gue berharap keduanya bisa terima sama rencana kita", ujar Nathan

"Ide bagus biar nanti malam gue bicara sama anak gue dulu terus besok malamnya kita pertemukan mereka berdua", Woo Joon langsung menyetujui usulan ide dari Nathan.

Tak lama Nathan pun pamit pada Woo Joon karena masih ada pekerjaan yang harus di selesaikan nya dan tidak bisa ditunda.

 

••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Malam harinya

Tepat pukul 19.00 Rara dan keluarganya makan malam bersama seperti biasanya hanya ada bunyi dentingan sendok yang terdengar tanpa ada yang berbicara selagi makan.

Setelah 15 menit mereka makan malam, daddy Woo Joon langsung menyuruh mereka untuk berkumpul di ruang keluarga tanpa terkecuali.

"Karena kalian sudah selesai makan semua langsung kumpul di ruang keluarga semuanya tanpa terkecuali", ucap daddy Woo Joon pada anak-anaknya

Rara langsung mengandeng kedua kakaknya menuju ruang keluarga "Jayden oppa, Jordan oppa ayo kita duluan ke ruang keluarga biar nanti daddy sama mommy nyusul kita", ucap Rara pada kedua kakaknya setelah tiba di ruang keluarga mereka langsung duduk di sofa yang ada, Rara langsung saja membaringkan tubuhnya di sofa seraya meletakkan kepalanya di paha Jayden sebagai bantal empuknya, Jayden pun hanya membiarkan Rara yang tidur di pangkuannya dan Jordan pun duduk di sofa yang lain.

Tak lama kemudian daddy Woo Joon dan mommy Indira menyusul mereka ke ruang keluarga dan langsung duduk bersebelahan.

"Oke disini daddy mau bicara sama kalian semua tentang perjodohan yang akan daddy lakukan", ucap daddy Woo Joon kepada semuanya dan ketiga anakanya masih santai menanggapinya

"Daddy disini mau membicarakan soal perjodohan Rara sama anak sahabat daddy dan pernikahannya akan dilaksanakan ketika mereka libur sekolah, apa Rara mau nak dijodohkan?", lanjut daddy Woo Joon langsung to the point soal perjodohan Rara dan membuat ketiga anaknya terkejut dengan hal itu apalagi Rara yang akan dijodohkan pun langsung bangkit dari pangkuan Jayden.

"APA? Rara mau dijodohkan, mau dinikahin waktu liburan nanti? Daddy yang benar aja masa mau jodohin Rara sama anak sahabat daddy yang belum Rara kenal dan emang Rara punya keinginan nikah muda tapi gak sekarang juga daddy nanti orang yang jadi suami Rara gak mau terima Rara jadi istrinya, kenapa bukan Jayden oppa yang dijodohkan kenapa mesti Rara sih dad. Apa daddy yakin anak sahabat daddy mau terima perjodohan ini?", ujar Rara dengan panjang lebar dan masih tida menyangka dengan rencana daddy nya.

"Daddy yakin pasti anak sahabat daddy mau terima kok dengan perjodohan ini dan besok malam kita bakalan mempertemukan kalian berdua agar saling mengenal sekaligus membicarakan pernikahan kalian, apa Rara mau di jodohin sayang?", tanya daddy Woo Joon pada Rara yang mendekat duduk di samping Rara dan langsung memeluk anak gadis satu-satunya serta mengelus kepala Rara.

"Kalo Rara sih insyallah Rara mau dad, karena Rara yakin ini daddy lakukan yang terbaik buat Rara dan menjodohkan Rara dengan orang yang baik juga tapi Rara gak yakin apa anak sahabat daddy mau dijodohin sama Rara secara kita berdua belum pernah bertemu apalagi belum saling kenal satu sama lain", ujar Rara yang masih ragu dengan perjodohan ini

"Dek, lo yakin mau terima perjodohan ini, apa lo gak mau pikir lagi dek?", tanya Jordan pada sang adik

"Iya Ra, emang Rara gak mau gitu pikir-pikir lagi?", Jayden pun menanyakan hal yang sama kepada Rara

"Bismillah aja oppa, besok malam kan kami bakal ketemu, iya kan dad?", tanya Rara pada daddy nya untuk memastikan

"Iya sayang besok malam kalian akan kami pertemukan, dan sekarang kalian semua masuk ke kamar kalian untuk istirahat dan jangan tidur terlalu larut", ucap daddy Woo Joon pada ketiganya langsung dituruti oleh anak-anaknya

Di dalam kamarnya Rara masih memikirkan masalah perjodohan antara dirinya dan anak dari sahabat sang daddy sambil merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur yang berukuran queen size, apakah anak sahabat daddy nya bakal menerima perjodohan ini atau akan ditolaknya? Begitu lah yang dipikirkan oleh Rara.

Serasa terlalu larut dalam pikirannya yang tidak yakin dengan perjodohan ini dan tak terasa Rara pun tertidur dengan pulasnya hingga pagi pun menjelang menunjukan sinar paginya.

1
Suzieqaisara Nazarudin
Mampir thor...🙋🙋🙋 aku nyimak dulu...
Tamaida Saragih
kpn up ny thor
alisa 12
cheer up sis💪
Tamaida Saragih
kpn up ny thor
Euodia Febe
salfok am covernya ...tpi suukaaa...vkook😁😁
adalah pokoknya
update nya berabad-abad yak thor
Gridina Suciati
makasih thor
Ari Astari
koq br mncul thor? hbs lburan ya.lanjut dong crazy up 💪💪💪
Murjanah Alfinzira
lama bngt ngilangx Thor,,smangaat💪💪💪thor
nabilla septiyani
lanjutanya
Raudatul Jannah
thor semanggat lanjutin
bunda jo
lanjut lagi thor
Vien Margareta
seruu
Kirana
ok
Naa
like
only siskaa
lanjutannya thor
:)
good
RatnaS
lanjut thor, setelah begitu lama akhirnya kau up juga😌😌😌
adalah pokoknya
next kak
shanty
d tunggu lanjutannya Thor
makasih udah mau up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!