NovelToon NovelToon
Permaisuri Gendut

Permaisuri Gendut

Status: tamat
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno / Tamat
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Tiara Mo akan menghadiri kompetisi tinju tahunan, namun dalam perjalanan ia mengalami kecelakaan dengan truk tangki minyak , saat sadar ia sudah menempati tubuh permaisuri 200kg.

" APA APA INI ! APA PEMILIK TUBUH ASLI TIDAK BISA MENAHAN RASA LAPAR !" Pekik tiara mo kesal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30 : Akhir

Di ruang hampa yang sunyi, Lin Yue berdiri mematung di antara dua cermin kehidupan.

​Di sebelah kiri, ia melihat kejayaan. Tiara Mo akan bangun, disambut sorak sorai, uang, dan ketenaran. Ia akan hidup sehat sampai tua. Namun, ia melihat matanya sendiri di cermin itu—mata seorang juara yang kesepian, yang selalu pulang ke apartemen mewah yang kosong.

Ia sadar, selama di abad 21, Tiara mo hidup sendiri setelah nenek nya meninggal. Kejayaan yang ia alami hanya berada di mata publik. Saat kembali ke apartemen nya, ia hanya lah seorang anak sebatang kara.

Kelak, sang pelatih masih bisa mencari pengganti Tiara Mo. Sedang kan Huang Su bisa berhenti melayani Tiara Mo dan kembali ke keluarga nya.

Saat masih hidup, karena kekayaan Tiara Mo amat banyak, ia akhir nya meninggalkan sebuah wasiat. Bahwa jika suatu saat ia meninggal , maka yang harta kekayaan nya akan disumbangkan ke yayasan sosial , Huang Su mendapat beberapa ratus juta , dan sisa nya untuk pertandingan tinju.

​Di sebelah kanan, ia melihat keputusasaan. Han Shuo, Kaisar yang baru saja menaklukkan segalanya, kini terlihat seperti anak kecil yang kehilangan dunianya. Pria itu menempelkan dahinya ke tangan Lin Yue yang dingin, bahunya berguncang hebat.

​"Tanpamu..." suara Han Shuo terdengar samar dari seberang cermin. "Tahta ini hanyalah penjara emas."

​Lin Yue tersenyum. Air matanya mengering. Keputusannya sudah bulat sejak detik pertama ia mendengar suara Han Shuo pecah.

​Ia berbalik menghadap Dewa Akhirat.

​"Aku memilih pintu kanan," ucap Lin Yue tegas.

​Dewa itu mengangkat alisnya yang memutih. "Kau yakin? Kau ingat peringatanku? Tubuh itu rusak. Kau mungkin hanya punya waktu sepuluh, dua puluh tahun lagi. Kau menukar umur panjangmu demi seorang pria?"

​"Aku tidak menukarnya demi seorang pria," bantah Lin Yue. "Aku menukarnya demi sebuah kehidupan. Apa gunanya hidup seratus tahun jika hatiku mati di usia dua puluh lima? Di sana, di tubuh yang rusak itu... aku merasa lebih hidup daripada saat aku memegang sabuk juara dunia."

​Lin Yue melangkah mendekati cermin kanan. Ia menempelkan telapak tangannya ke permukaan kaca yang dingin.

​"Selamat tinggal, Tiara Mo. Kau adalah petarung yang hebat," bisiknya pada bayangan masa lalunya. "Tapi Lin Yue... Lin Yue memiliki rumah untuk pulang."

​Cahaya menyilaukan menelan segalanya. Dewa Akhirat tersenyum tipis sebelum menghilang. "Pilihan yang menarik. Keberanianmu mungkin saja mengubah takdir umur pendek itu, Manusia."

​Kekaisaran Daxuan - Paviliun Teratai

​Suasana hening mencekam. Tabib ketua perlahan melepaskan tangannya dari pergelangan tangan Lin Yue. Ia menunduk, wajahnya pucat.

​"Yang Mulia Kaisar..." ucap Tabib dengan suara bergetar. "Hamba mohon ampun... Denyut nadi Permaisuri telah..."

​"DIAM!" bentak Han Shuo. Matanya merah menyala. "Jangan berani kau ucapkan kalimat itu! Dia tidak mati! Dia berjanji padaku! Dia wanita terkuat di dua kekaisaran, dia tidak mungkin kalah hanya karena jantungnya berhenti sebentar!"

​Han Shuo mencengkeram bahu Lin Yue yang kaku. "Lin Yue! Bangun! Kau bilang kau butuh lawan tanding! Bangunlah, bodoh! Aku perintahkan kau bangun!"

​Air mata Han Shuo jatuh, menetes tepat di atas kelopak mata Lin Yue yang tertutup.

​Satu detik.

Dua detik.

​Tiba-tiba, jari kelingking Lin Yue berkedut.

​Tabib ketua ternganga. "I-itu..."

​Dada Lin Yue tersentak naik. Sebuah tarikan napas panjang dan rakus terdengar, seolah-olah seseorang baru saja muncul ke permukaan air setelah hampir tenggelam.

​"Hah..." Lin Yue membuka matanya. Pandangannya kabur, tapi ia mengenali wajah berantakan di depannya.

​"Kau berisik sekali, Han Shuo," bisik Lin Yue, suaranya parau dan lemah. "Aku sedang mencoba tidur sebentar."

​Han Shuo mematung. Wajahnya yang tegang perlahan runtuh menjadi tangisan lega yang tak terbendung. Ia langsung memeluk tubuh Lin Yue erat-erat, membenamkan wajahnya di leher wanita itu, tak peduli pada para tabib dan pelayan yang menangis haru di sekeliling mereka.

​"Kau kembali..." isak Han Shuo. "Kau benar-benar kembali..."

​Lin Yue tersenyum lemah, mengangkat tangannya yang berat untuk mengelus rambut Han Shuo. "Tentu saja. Aku belum mengalahkanmu di ronde terakhir."

​Epilog: Dua Puluh Tahun Kemudian

​Rumor mengatakan bahwa Permaisuri Lin Yue akan berumur pendek karena kerusakan jantungnya. Namun, takdir tampaknya takut pada wanita itu.

​Dua puluh tahun telah berlalu, dan Kekaisaran Daxuan kini berada di puncak keemasannya. Perdagangan dengan Bangsa Tang makmur, dan tidak ada lagi kelaparan di perbatasan.

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
mampir kak
ANWi: makasi udah mampir kaka cantik ~
total 1 replies
Erlina Ibrik
Berarti Han shuo adalah Putra mahkota atau Kaisar yang sesungguhnya..?
🧐
Erlina Ibrik
Semangat Author , awal cerita keliatan menarik 👍
ANWi: terimakasih sudah mampir kak erlina ~
total 1 replies
sahabat pena
happy ending... di tunggu karya baru nya Kak💪💪💕
sahabat pena: Sama-sama Kak
total 2 replies
sahabat pena
pilihan yg terbaik adalah mengikuti kata hati mu tiara mo. semangat lanjut Kak 💪💪💪
sahabat pena: sama sama kak
total 2 replies
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪
ANWi: siap kakak cantik~
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
ANWi: siap kak, terimakasi sudah mampir~
total 1 replies
sahabat pena
kurang waspada
ANWi: iya nih Lin Yue ga fokus , kenapa ya~
total 1 replies
sahabat pena
jangan bilang jodoh nya permaisuri itu han suo lagi? 🤣🤣🤣🤣
ANWi: waduh~
total 1 replies
sahabat pena
lanjut kak💪💪💪😘
sahabat pena
part awal masih penasaran. lanjut kak💪💪💪
sahabat pena: sama sama trs semangat kak💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!